<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744</id><updated>2011-11-28T08:51:24.558+09:00</updated><category term='Militer'/><category term='In Memory'/><category term='Pemilu'/><category term='Feature'/><category term='BBM'/><category term='Save Indonesian'/><category term='Korupsi'/><category term='PSSI Watch'/><category term='Iklan'/><category term='Hukum'/><category term='Pendidikan'/><category term='Agama'/><category term='Stop Global Warming'/><category term='Pendidikan dan Anak'/><category term='Subsidi rakyat'/><category term='Greeting'/><category term='Nasionalisme'/><category term='USA'/><category term='Lain-lain'/><category term='Recomment'/><category term='DPR watch'/><category term='Media Watch'/><category term='Politik'/><category term='Olahraga'/><category term='Bekasi'/><category term='Soeharto watch'/><category term='Luar Negeri'/><category term='Police Watch'/><category term='HAM'/><category term='Yth:'/><category term='Charity..Please Donate'/><category term='Ibukota'/><category term='about INDONESIA'/><category term='Video'/><title type='text'>&gt;&gt; Berkaryalah Dalam NYATA di Lingkungan Anda BUKAN Berkarya dalam KATA &lt;&lt;&lt;</title><subtitle type='html'>Selamat Datang di blognya Rakyat Jelata,berisi tentang opini-opini rakyat Indonesia terhadap berita-berita yang ada saat ini</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>141</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-7264508827086848645</id><published>2008-08-11T19:52:00.003+09:00</published><updated>2008-08-11T19:57:46.543+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ibukota'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HAM'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Media Watch'/><title type='text'>Nikmatnya menjadi seorang Ryan..</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SKAa1mka4VI/AAAAAAAAAVA/xGqjkpsJzHk/s1600-h/ryandalam.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5233212275193209170" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SKAa1mka4VI/AAAAAAAAAVA/xGqjkpsJzHk/s320/ryandalam.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Ini bukan maksud ingin berhaluan orientasi seksual setelah melihat sosok Ryan sang fenomena, tetapi dilihat dari segi sensasionalnya dia selama penyidikan terkait kasus yang menimpa dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ryan sang Homoseksual ini harus merasakan hotel prodeo karena di indikasikan terbukti membunuh 11 orang yang dikubur secara serampangan di sekitar rumahnya, ke-11 ini baru terungkap ketika beliau ini tertangkap sebagai pelaku dari pembunuhan mutilasi yang dia buang di Depok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasti anda pembaca dan pengunjung web blog ini bertanya apa nikmatnya menjadi seorang Ryan bukannya dia seorang psikopat homo, tukang jagal dan apapun julukan yang dialamatkan kepada dia ? judul tersebut diatas bukan maksud jadi homo tapi enak sekali menjadi seorang Ryan dalam tahanan Polisi Daerah Jawa Timur dan Polisi Resort Jombang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa penulis bisa bilang begitu sekarang kita bayangkan..apakah bisa seorang tahanan konsumsi terutama urusan perutnya selalu dihidangkan makanan ala ayam goreng taliwang, kadang Hoka-Hoka Bento dan lebih parahnya lagi sosok Ryan ini menganut sistem 4 sehat 5 sempurna harus tersedia pencuci mulut yang tidak tanggung-tanggung yaitu buah-buahan segar seperti semangka bahkan beberapa kali minta disajika Es atau Juice Durian bisa di bayangkan donk nikmatnya di penjara kalau semua tahanan kayak Ryan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jadi pertanyaan sekarang adalah daripada Penyidik Kepolisian Daerah Jawa Timur darimana mereka mendapatkan uang untuk membeli makanan yang dipesan oleh Ryan, secara kita tahu bagaimana kondisi dunia per-makanan tahanan yang sampai sekarang kadang-kadang mesti ngutang sama rekanan catering yang telah dipilih oleh Polri kemudian lauk dari makanan itu sendiri yang jauh dari kata sehat seperti 4 sehat 5 sempurna, bahkan sedikit alot kayak makan sol sandal jepit, kenapa pernah bilang gitu karena pernah mengalami walaupun tidak tidur di dalam Tahanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan pejabat di Polda Jawa Timur memberikan keluasaan dan memenuhi apa yang di minta Ryan adalah untuk memudahkan penyidikan, kalau alasan itu, kenapa sampai hari ini penyidikan itu masih belum ada titik terang dan diserahkan kepada pihak Kejaksaan Tinggi Jawa Timur bersamaan dengan berita acara yang sudah di P-21 a.k.a. lengkap ? tetapi polisi masih berkutat diareal penyidikan terus tanpa ada penambahan, bahkan malah menjadi Polisi memberikan ke-leluasaan untuk Ryan dan Novel sang kekasih untuk memadu hasrat seksualnya di ruangan penyidik bahkan sampai mandi bareng, kalau sudah seperti ini dimana harga diri institusi Polisi di mata masyarakat yang benar-benar ingin mencari keadilan dan kebenaran, kalau sampai ruang penyidik gunakan untuk berciuman mesra bahkan beradegan panas layaknya seperti yang sering kita lihat atau yang hobi mengkoleksi real player 3gp.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis sependapat dengan psikolog klinis dan terapis Liza Marielly Djaprie ketika ditanya oleh wartawan suatu situs berita online soal kasus ini, mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh Polisi dengan memberikan apa yang diminta oleh Ryan tidak dapat semuanya benar, malah bisa merusak lambang dan harga diri Polisi, kalau untuk menghadirkan Novel sang pacar dapat dibilang bisa membantu dan meringankan pekerjaan Polisi karena kita tahu bagaimana sifat dari Ryan yang sebentar-sebentar tenang kemudian tiba-tiba marah-marah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan juga kalau ini sampai terdengar ke kamar tahanan, kemudian para tahanan ini berontak dan demo apakah Polisi bisa menjelaskan tentang apa yang mereka dengar, sementara kita tahu bagaimana kondisi ruangan kamar Hotel Prodeo di Indonesia mulai yang dikelola mulai dari Kepolisian Sektor hingga Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia, belum lagi yang dikelola oleh Kejaksaan dan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Kalau seperti ini kan boleh dibilang Kepolisian Republik Indonesia terutama Kepolisian Daerah Jawa Timur dan Kepolisian Resort Jombang melakukan tindakan diskriminasi dan Pilih kasih, disaat tersangka maling ayam atau mencuri sepeda motor dengan kunci letter T, atau hanya sekedar pemalakan harus di pukuli pake tangan kosong hingga lebam-lebam atau dipaksa tanda tangan BAP biar cepat kelar kemudian di kasih makan seperti kasih makanan ke hewan piaraan, sementara Ryan ? apakah ini sudah sesuai dengan motto Polisi yang selalu kita lihat karena terpasang di samping pintu mobil patroli yaitu Melindungi dan Mengayomi, memang sudah apa yang di lakukan Polri sesuai dengan motto itu tapi kalau hanya di lakukan oleh Ryan jelas sekali itu bukan motto daripada Polri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana kelanjutan dari akhirnya penyidikan ini, kita tinggal menunggu kesabaran dan kekayaan Polri dalam menghadapi permintaan-permintaan Ryan yang di luar akal orang waras dan normal..&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;em&gt;Diponegoro 82..JKT &lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;em&gt;Rhivan Lorca&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-7264508827086848645?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/7264508827086848645/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=7264508827086848645' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/7264508827086848645'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/7264508827086848645'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_08_01_archive.html#7264508827086848645' title='Nikmatnya menjadi seorang Ryan..'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SKAa1mka4VI/AAAAAAAAAVA/xGqjkpsJzHk/s72-c/ryandalam.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-8006635093397276974</id><published>2008-08-11T19:50:00.001+09:00</published><updated>2008-08-11T19:52:20.181+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemilu'/><title type='text'>Bung Indra.. Bung Indra.. Kenapa Kau di Golkar ?</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SKAZyZu8CoI/AAAAAAAAAU4/qskht71A100/s1600-h/indra-j-pilliang.thumbnail.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5233211120696429186" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SKAZyZu8CoI/AAAAAAAAAU4/qskht71A100/s320/indra-j-pilliang.thumbnail.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Mungkin judul diatas ada pertanyaan bagi setiap orang ketika bertemu dengan analisis politik dari Centre for Strategic and International Studies – CSIS Indra Jaya Piliang ketika memutuskan ber-transformasi politik ( kata beliau ) dari pengamat ke politisi yang mana kendaraan yang beliau bawa adalah Partai Golkar pimpinan saudara saudagar dari Kawasan Timur Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau memang tidak lagi menjadi seorang pengamat politik dari CSIS lagi karena semenjak tanggal 6 Agustus 2008 di salahsatu kampus terkemuka hasil ide dari Cak Nur yang berlokasi tepat di depan Rumkit Medistra tapi sayangnya mahasiswa dari kampus itu sepertinya hanya mementingkan kuliah dan dugem tanpa ada nurani untuk memikirkan bagaimana cara membangun negara ini dan membalas jasa-jasa pahlawan beliau berpamitan kepada rekan-rekan beliau mulai dari media hingga kawan sejawat bahwa sejak tanggal itu beliau menjadi seorang calon legislative dari Partai Golkar ( walaupun sampai acara ini berlangsung di Slipi masih sibuk untuk menentukan nomor jadi untuk semua caleg termasuk beliau ) untuk daerah pemilihan Sumatra Barat II meliputi Kota Pariaman, Kota Payakumbuh, Kota Bukittinggi, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten 50 Kota, Kabupaten Agam, Kabupaten Pasaman dan Kabupaten Pasaman Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menjadi pertanyaan adalah kenapa harus GOLKAR ? bukan partai yang baru tapi muka lama, bukankah selama dua tahun ke belakang beliau yang hampir 500 lebih artikel yang ia buat termuat di semua harian dinegara ini menjadi fungsionaris di partai garapan sang reformator.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tahulah bagaimana GOLKAR selama hampir 32 tahun lebih berkarya di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, sudah berapa banyak rayuan-rayuan gombal yang membuat pundi-pundi suara yang mayoritas dari kalangan jelata tapi hasilnya mana memang di awal-awal saja program mereka bagus tetapi masuk tahun 1996 hingga sekarang mana, hancur lebur ibarat mayat yang coba disembunyi tetapi bau bangkainya tidak bisa ditutupi walaupun sudah dikamuflase dengan aroma kopi atau durian tapi tidak bisa juga, walaupun pada akhirnya ada satu tokoh yang bisa menyelamatkan partai ini dari hujatan agar ini partai ini dibubarkan yang akhirnya nasib tokoh ini ibarat habis manis sepah dibuang, tanpa ada ucapan terimakasih langsung dilengserkan dan digantikan oleh seorang pedagang yang orientasi otaknya hanya bagaimana cara mendapatkan untung besar dan itulah yang diterapkan di Partai ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut penulis ada beberapa hal yang membuat hubungan antara bung Indra dengan Golkar mesra ibarat pasangan Ryan dan Novel asal jombang.. pertama, adanya beberapa fasilitas yang disediakan oleh partai kepada setiap orang yang ingin bergabung, kita tidak usaha munafiklah bagaiamana fasilitas yang diberikan Golkar dari tahun ke tahun, kemudian bung Indra pun sudah bosan hanya dengan mengkritik lewat tulisan-tulisan panasnya di media sehingga dia butuh kritikan nyata dilapangan tetapi ya itu tidak fasilitas dan sponsor yang mendukung mau tidak mau harus masuk partai dan Golkarlah yang dipilih karena semua yang mungkin dipikirkan oleh bung Indra ada semua di sana walaupun di salahsatu media online, beliau mengatakan alasan dia masuk ke Golkar setelah dua penjahat kemanusiaan Indonesia keluar dari partai itu dan membentuk partai baru. Kedua, Golkar ibarat anak remaja yang baru pubertas sedang mengalami pencaharian jati diri, kenapa penulis menggambar itu ? mungkin dengan bergabungnya bung Indra di Partai rumahnya kaum makhluk halus ini setidaknya bisa mendongkrak lagi pundi suara mereka yang beberapa bulan ini keok, kita bisa lihat beberapa bulan ini setiap pilkada di wilayah Indonesia, tidak ada satupun calon pimpinan mulai dari tingkat Bupati hingga Gubernur yang di usung Golkar tampil sebagai jawara, rata-rata tiarap hanya mendapatkan suara kurang dari ketentuan election thresold dengan pemikiran dan gagasannya terhadap Golkar kedepan, atau yang ketiga menurut penulis, maaf sebelumnya kalau salah, Bung Indra ingin mengubah ideology partai Golkar dengan ideology beliau yang mungkin dilandasi jiwa kepemudaan dengan sikap-sikap yang kritis setelah melihat tindak-tanduk daripada rekan sejawatnya di sana terlebih dahulu yaitu Bung Yudhi Chisnandi yang sudah dua kali mendapatkan surat peringatan yang langsung ditanda tangani oleh sang saudagar karena menolak kebijakan pemerintah menaikkan BBM dalam interplasi paripurna DPR, sementara partai yang dinaunginya mendukung 100 % kebijakan yang dipelopori sang saudagar ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Uda Indra Jaya Piliang dengan ideology dan kritikannya masih setajam setelah masuk dan terpilih menjadi anggota DPR hingga masa tugasnya ? kita hanya bisa menunggu.. &lt;em&gt;&lt;strong&gt;selamat berjuang Uda tunjukkan ketajaman ideology dan kritikanmu di dalam atas nama penderitaan rakyat..&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Cawank...Agustus 2008&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Rhivan Lorca&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Pendapat Pribadi&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-8006635093397276974?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/8006635093397276974/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=8006635093397276974' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/8006635093397276974'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/8006635093397276974'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_08_01_archive.html#8006635093397276974' title='Bung Indra.. Bung Indra.. Kenapa Kau di Golkar ?'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SKAZyZu8CoI/AAAAAAAAAU4/qskht71A100/s72-c/indra-j-pilliang.thumbnail.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-9039350276403861045</id><published>2008-08-11T19:48:00.000+09:00</published><updated>2008-08-11T19:49:33.461+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemilu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Media Watch'/><title type='text'>Indonesian Artist be a Member of Indonesian Parlieament and be a leader regional government ? F*#* Off Go to Hell</title><content type='html'>Pesta demokrasi 2009 sudah di depan mata, banyak parpol yang mulai merapatkan posisi terhadap segala bidang dalam mengamankan suara untuk partai mereka ketika pesta itu akan dilaksanakan, berbagai upaya dilakukan mulai dari iklan, rayuan-rayuan maut kepada rakyat jelata agar memilih partai mereka termasuk menjaring tokoh-tokoh yang bisa menjalankan roda partai mereka di rumah rakyat jika memang 3 persen dari jumlah rakyat Indonesia yang mencoblos partai mereka dan menempatkan orang-orang dari partai mereka di rumah rakyat..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal pemilihan atau pengkaderan dari suatu partai sekarang semakin hari semakin tidak jelas, kalau dulu bolehlah pengkaderan yang dilakukan sebuah partai sudah sesuai, tapi kalau sekarang penulis agak ragu dan tidak percaya dengan konsep pengkaderan dari partai saat ini baik yang baju lama atau baru yang membuat penulis tidak percaya dengan konsep pengkaderan partai politik saat ini adalah banyak artis-artis baik yang baru terkenal hingga yang sudah tidak terkenal lagi sebagai anggota partai bahkan anggota dewan, yang menjadi pertanyaan saat ini adalah sudah sebegini parahkah atau tidak sanggup lagi partai menjaring masyarakat untuk dicalonkan menjadi anggota dewan sehingga artis yang digunakan, atau hanya sebagai bumbu penyedap supaya bisa naik popularitas dari partai itu di mata masyarakat walaupun jelas-jelas sudah bobrok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi pantaskah artis masuk rumah rakyat dengan segala jenjang karier di bidang politik yang boleh dibilang masih bau kencur ? bagi penulis artis masuk rumah rakyat adalah tindakan bodoh atau bunuh diri, karena apa ? pertama, kita tahu bagaimana kehidupan artis itu apalagi yang sering wara-wiri masuk redaksi infotainment dengan berita perceraian, menikah berulang-ulang, selingkuh atau intinya dunia artis itu tidak ada positifnya ditambah dengan masuk ke rumah rakyat..&lt;br /&gt;Kenapa penulis menulis judul di atas dengan nada sedikit marah dan sedikit arogan (mohon sujud maaf kepada artis yang ingin nyalek ke Senayan atau jadi pemimpin daerah), karena ya itu selebritis kita belum bisa menjadi politisi atau yang bahasa halusnya adalah selebritis kita masih bau kencur walaupun ada beberapa mengklaim pernah ikut organisasi seperti OSIS di sekolahnya, dan terbukti sudah banyak artis kita yang periode tahun 2004-2009 saat ini hanya sebagai macan ompong atau mau lebih tragis artis kita yang jadi politisi hanya makan gaji buta yang bermiliar-miliar rupiah sambil planga-plongo itu tanpa ada bukti konkret buat warga Indonesia termasuk konstituennya yang telah memilihnya dengan harapan hidup mereka di negara ini bisa terangkat dari dibawah garis kemiskinan paling tidak naik sedikit tepat di Garis Kemiskinan J&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setidaknya ada lima artis yang menghuni rumah rakyat periode 2004-2009, tapi bukti nyata buat rakyat termasuk konstituennya mana ? BBM tetap naik, kemiskinan masih ada, korupsi masih ada bahkan dirumah rakyat sendiri yang nota bene pembuat undang-undang anti korupsi, dan tidak pernah penulis baca koran atau nonton di televisi ada anggota dewan yang latar belakang artis berkoar-koar sampai marah besar banting meja trus buang mic hingga melakukan Walk Out menolak apa yang menjadi kebijakan Lembaga mereka tanpa melihat nasib rakyat, kemudian apakah anggota dewan yang akan tugas mulai Juli 2009 hingga 2014 dan yang duduk di kursi orang nomor satu atau nomor dua di daerah seperti mulai dari Gubernur hingga Bupati yang berasal dari kalangan artis nasibnya sama planga-plongo atau lebih maju ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba anda tanyakan kepada lima artis yang kebanyakan Planga Plongo  di Senayan, terus tanyakan kepada wakil Bupati Tangerang, kemudian Wakil Gubernur Jawa Barat sudahkah mereka bekerja dengan nyata yang sesuai dengan ucapan mereka ketika kampanye kepada rakyatnya paling tidak dalam jangka pendek 100 hari sampai dengan hari ini ? BELUM TUCH ? karena penulis belum membaca semua harian tentang berita kegiatan mereka, kemudian tanyakan kembali kepada Bung H.Y Calon Gubernur Sumatera Selatan, terus Calon Walikota Serang Bang S.J, kemudian Kang D.C. calon Wakil Bupati Garut, lalu Kang P.Y. calon wakil Bupati Sumedang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi menurut penulis, artis yang nyalek ke Senayan sampai jadi pemimpin di daerah belum bisa menjadi wakil rakyat karena mereka bagi penulis tidak mengerti dan paham akan politik, percuma saja kalau mereka jualan untuk mendapatkan dan menaikkan suara partai dan kursi dia lewat paras dan body yang aduhai cantik dan ganteng, sering masuk Tipi lewat sinetron sampah tapi begitu masuk ke Senayan hanya planga – plongo kayak wong deso katro apa yang mesti di kerjakan karena mereka hanya di beri pengkaderan tentang sistem politik, demokratisasi secara instan paling Cuma 3 bulan di intensifkan seperti anak sekolah yang mau ikut ujian SPMB di tempat bimbingan belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Jadi pesan penulis untuk kalangan selebritis Indonesia yang katanya nuraninya diminta bergerak untuk mensejahterahkan rakyat agar berpikir dua kali ini bukan sinetron yang biasa anda bintangi dimana dapat rating dan ada bonus untuk anda, TAPI ini pengabdian ibaratnya anda itu Budak yang harus bekerja apa yang Tuan anda yaitu rakyat anda sendiri minta seperti kesejahteraan ya..anda harus bisa memanjakan mereka, bukan sekedar tebar pesona atau tebar kepopuleran biar banyak yang milih, rakyat sekarang BUTUH bukti nyata di depan mata mereka BUKAN tebar pesona atau jualan kecap yang semua orang terhanyut akan jualan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Senayan akan dipenuhi oleh artis-artis yang sudah kalah pamor di dunianya sehingga Senayan menjadi pelampiasan kantong mereka yang sudah menipis, atau dengan kata lain Senayan tempat pengungsian artis yang sudah tidak popular lagi, atau mereka bisa merubah negara ini menjadi lebih baik dengan keVOKALan mereka melihat rakyat makin miskin berkaitan dengan ketentuan yang ditetapkan oleh pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita nantikan saja kiprah mereka…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cawank..Agustus 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Rhivan Lorca&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-9039350276403861045?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/9039350276403861045/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=9039350276403861045' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/9039350276403861045'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/9039350276403861045'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_08_01_archive.html#9039350276403861045' title='Indonesian Artist be a Member of Indonesian Parlieament and be a leader regional government ? F*#* Off Go to Hell'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-2847384276126336352</id><published>2008-08-11T19:42:00.002+09:00</published><updated>2008-08-11T19:48:00.050+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Media Watch'/><title type='text'>Wartawan  Vs Pemberitaan = Babak Belur</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SKAY1uZckNI/AAAAAAAAAUw/BA96Lz-IYB0/s1600-h/PErs.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5233210078271410386" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SKAY1uZckNI/AAAAAAAAAUw/BA96Lz-IYB0/s320/PErs.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Lagi-lagi ada individu yang tidak terima akan kinerja daripada wartawan dalam memberitakan suatu kejadian sehingga kontak fisiklah yang melayani daripada resiko pekerjaan sebagai wartawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang penulis maksud di atas terjadi di kampung halaman daripada Wakil Presiden Jusuf Kalla, yaitu Makassar- Sulawesi Selatan dimana seoarang wartawan biro dari sebuah media cetak dianiaya oleh seorang lurah karena sedang meliput pembagian sembako yang di indikasikan hasil dari korupsi, lantas sang wartawan langsung di aniaya oleh sang lurah yang berkuasa di daerah itu, akibat perbuatan dari lurah ini wartawan mengalami luka-luka, sang wartawan pun melaporkan apa yang ia alami ke kantor polisi setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini bukan kali ini saja wartawan di aniaya oleh sejumlah orang yang memang tidak senang dengan kehadiran dari wartawan ini, kita bisa lihat bagaimana sosok Udin yang vokal dengan beritanya terkait kasus korupsi yang ada diwilayah pemberitaannya akibat ke-vokalan dari sang kuli pena dan disket ini nyawapun taruhannya, dan sampai sekarang tidak jelas siapa yang membunuh dan merancang untuk membunuhnya, itu baru didalam negeri bagaimana dengan kondisi wartawan di luar Indonesia tidak jauh berbeda ibaratnya 11-12 dengan nasib wartawan di sini, contohnya yang menimpa wartawati Rusia yang ditembak tepat di bagian kening di depan pintu masuk apartementnya, pokok permasalahannya adalah pemberitaan yang dilakukan oleh sang wartawati terkait pembantaian yang dilakukan oleh gerilyawan Chechnya dengan Pemerintah Rusia kala itu dipimpin oleh Presiden Kamerad Vladimir Putin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setidaknya menurut data yang pernah penulis baca setiap tahun seratus orang lebih wartawan meregang nyawa ketika meliput seperti wartawan perang yang meliput di wilayah konflik Timur Tengah, selebihnya adalah korban akibat intimidasi dari pihak-pihak yang merasa dirugikan akibat berita yang dimuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebegitu berbahayakah profesi wartawan sehingga harus di bunuh, harus dianiaya biar tidak terungkap kebenaran daripada yang ditulis oleh wartawan itu ? memang fungsi dari wartawan atau media adalah sebagai anjing penjaga yang berfungsi mengawasi jalannya pemerintahan atau suatu kejadian, sebenarnya yang sederhana fungsi dari wartawan adalah memberitakan atau memberitahukan yang sebenar-benarnya serta akurat dari suatu kejadian sehingga masyarakat tahu dan mengerti akan kejadian, tetapi kalau sudah seperti ini apakah masyarakat peduli dengan kinerja wartawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi kita juga tidak boleh menutup mata, karena wartawan juga bisa menaikkan nama negara menjadi lebih maju dan disegani bisa juga menjatuhkan kredibilitas dari suatu negara itu dan sudah terbukti, anda mungkin tahu bagaimana seorang Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik Richard Nixon harus rela meninggalkan Gedung Putih karena kasus persengkongkolan dalam hal pemilu dimana yang mengungkapnya adalah duo wartawan Washington Post berkat seorang tokoh dengan kode istilah pornstyle- Deepthroat yang baru dibuka identitas dari narasumber ini setelah beliau wafat pada usia 92 tahun, bisa bayangkan posisi wartawan dalam suatu negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pekerjaan wartawan adalah pekerjaan yang mulia dan berat, kenapa penulis bilang mulia karena tanpa ada wartawan maka tidak akan ada yang namanya pengetahuan, tidak akan tahu bagaiamana keadaan suatu negara atau kegiatan, misalnya tanpa ada wartawan mana bisa kita tahu pertandingan Piala Eropa ada atau tidak juaranya kalau tanpa ada wartawan, tidak akan ada hasil dari laporan kerja pemerintah kepada masyarakat dengan apa yang pemerintah lakukan selama ini, tanpa wartawan negara juga tidak bisa mengetahui apa yang masyarakat minta untuk pembangunan negara ini, jadi peran wartawan adalah yang tadi penulis utarakan adalah sangat mulia, kalau soal berat ya.. itu karena pekerjaan wartawan boleh dibilang lebih berat karena 24 jam dalam 7 hari tanpa ada isitilah libur harus mencari berita, mencari dan mewawancari narasumber dan itu semua tidak gampang penuh dengan lika-liku bahkan nywa sebagai taruhannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi ada yang salahkah dengan profesi wartawan, sehingga harus di siksa, diancam jiwa dan keluarganya hingga nyawanya, jadi kalau menurut penulis apa yang dilakukan oleh beberapa orang hingga sekelompok orang yang menganiaya wartawan hingga membunuhnya adalah orang-orang bodoh dan tidak punya otak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis sangat setuju dengan apa yang dilakukan oleh wartawan biro Makassar tersebut dengan langsung melaporkan kepada pihak kepolisian terkait apa yang terjadi, tetapi juga penulis menyesalkan dengan sikap daripada aparat, dimana sampai saat ini penulis belum pernah melihat tayangan televisi khusus acara kriminalitas dan Polisi serta berita yang dicetak di Harian tentang sesorang yang di vonis pengadilan dan menginap di Hotel Prodeo karena menganiaya atau yang ringan menghambat kinerja wartawan dalam meliput dilapangan, karena selama ini yang ada hanya pelaporan-pelaporan saja tanpa ada tindakan lanjut dari pihak aparat keamanan untuk memproses hingga mengantarkan ke pihak penyidik Pengadilan, lantas kemana itu semua bahan laporan yang dilaporkan wartawan yang telah menjadi korban di kantor, apa dijadikan tumpukan kertas bekas setelah sekilo lebih panggil tukang abu gosok terus di lego dech buat nambah-nambahi uang rokok sama bensin dan terbukti apa yang penulis tulis ini yaitu KEMANA !! hasil akhir dari laporan seorang wartawati yang didampingi oleh pemimpin redaksi, dimana sang wartawati sebuah harian mengalami pelecehan seksual yang di lakukan oleh aparat suatu kesatuan di Polda Metropolitan Jakarta Raya dan pelecehan itu sendiri didapat diareal Markas Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mau berapa lagi wartawan setiap hari, setiap bulan bahkan setiap tahun yang bekerja di wilayah hukum negara kesatuan Republik Indonesia dengan jumlah penduduk lebih 220 juta jiwa ini mengalami yang namanya intimidasi, penghinaan, pelecehan, hingga kematian, mungkin hanya wartawan ini dan Tuhan yang tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita Hormati kinerja daripada wartawan….&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;em&gt;Salemba, Agustus 2008&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;em&gt;Rhivan Lorca&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-2847384276126336352?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/2847384276126336352/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=2847384276126336352' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/2847384276126336352'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/2847384276126336352'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_08_01_archive.html#2847384276126336352' title='Wartawan  Vs Pemberitaan = Babak Belur'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SKAY1uZckNI/AAAAAAAAAUw/BA96Lz-IYB0/s72-c/PErs.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-2302380697720641782</id><published>2008-08-11T19:36:00.001+09:00</published><updated>2008-08-11T19:41:37.047+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemilu'/><title type='text'>Yang Muda Yang Bergairah… Yang Tua Mbok Sadar diri..Ingat Umur !</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SKAXF5nTc-I/AAAAAAAAAUo/qcFv9YFeew0/s1600-h/KPU.gif"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5233208157136974818" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SKAXF5nTc-I/AAAAAAAAAUo/qcFv9YFeew0/s320/KPU.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Pesta demokrasi yang selalu dinantikan orang-orang di negara ini akan segera di gelar dan tinggal menunggu harinya..sudah banyak individual-individual negeri ini yang berkompeten berlomba membuat iklan politiknya bahkan ada yang numpang semaraknya ajang sepakbola warga Eropa dengan menyelipkan unsure politik negara ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada satu fenomena yang mungkin menurut pengamatan penulis agak aneh tapi kok baru sekarang bergerak ya.. yaitu adanya beberapa anak muda ( dari segi umur sich udah tua, tapi kalau disejajarkan dengan para pemimpin bangsa ya paling muda ) yang mendeklarasikan untuk maju menjadi pemimpin negara ini a.k.a RI 1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita bisa lihat ada sosok Rizal Mallarangeng, Ratna Sarumpaet, Yusril Ihza Mahendra dan Fadjroel Rahman yang berlomba untuk mencuri perhatian 220 juta jiwa penduduk Indonesia ini untuk memilih mereka menjadi RI 1, trak record mereka di dunia dan panggung perpolitikan negara ini tidak dapat diragukan lagi, berbagai macam analisis politik mereka sering dimuat wara-wiri pada sejumlah media.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menjadi pertanyaan sekarang adalah, apakah mereka mampu membawa negara ini menjadi berubah dan lebih maju dengan kelemahan mereka adalah usia mereka yang masih muda ? sementara yang tua dengan segala macam asam garam politik mereka ternyata tidak mampu membawa negara ini bangkit dan maju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau menurut penulis dari sekian itu, hanya ada satu yang menurut penulis agak berpontesi untuk duduk di kursi empuk Istana Negara, karena visi-misinya sangat jelas sekali ditunjang dengan latarbelakang yang membuatnya geram melihat kelakuan dari para tokok-tokoh tua negara ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah banyak masalah yang membuat negara ini hancur selain ekonominya yang sudah sepuluh tahun masih saja tiarap, bila kita bandingkan dengan negara tetangga Thailand, dalam beberapa tahun saja hingga saat ini perekonomian mereka sudah melesat jauh, yaitu penegakkan hukum, kita bisa lihat dalam pemberitaan media massa setiap harinya ada berapa kolom berita yang dimuat redaksi terkait dengan penegakkan hukum baik korupsi, penyelewengan kekuasaan, hingga HAM, seperti contoh tidak jelasnya berbagai kasus HAM yang ada di negara ini misalnya kasus kematian akibat racun dari aktivis HAM Munir, Marsinah, Wartawan Bernas Udin, penculikan aktivis HAM, kasus trisakti, Semanggi I dan II, 27 Juli 1997, Tanjung Priok September 1984, Talang Sari, Lapindo Brantas dan masih banyak lagi termasuk yang uzur seperti nasib korban G 30s PKI yang sampai sekarang masih termarjinalkan oleh negara dan masyarakat karena mereka tidak tahu apa-apa..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang disatu sisi kemampuan calon pemimpin dari komunitas anak muda belum bisa diragukan kemampuannya oleh para kaum tua, tapi kalau tidak sekarang dimulai mau sampai kapan negara ini akan berserah kepada kaum tua yang jelas-jelas tidak mampu membawa negara ini lebih maju setelah tahun 1996 hingga sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intinya sich bagi penulis buat para calon muda yang ingin duduk empuk dan nyaman di istana Negara adalah pertama, Jangan lagi membuat rayuan gombal kepada rakyat, karena rakyat sudah muak dan pengen muntah sampai dehidrasi karena selama lebih dari 63 tahun Indonesia merdeka dan 10 tahun Reformasi banyak pemimpin negara ini yang selalu janji-janji manis kepada rakyat bahwa negara ini akan lebih maju tetapi kenyataannya ? jadi Berkaryalah dengan NYATA BUKAN!! Dengan KATA-KATA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, adanya sikap tegas dan keras dalam artian kalau memang dilingkungan kerjanya ada yang salah harus bisa menghukum dan meminggirkan dulu orangnya kalau perlu PECAT tanpa harus memikirkan siapa dia, latar belakangnya apa, terus prestasi untuk negara ini apa, kalau yang namanya kriminal ya kriminal, karena selama ini penulis lihat banyak pemimpin negara ini tidak bisa tegas dalam menindak anak buahnya, jadi saran penulis adalah berikan surat keputusan dimana jika ada pejabat negara mulai dari pusat hingga ke daerah yang terlibat bisa langsung diperiksa bahkan di penjara tanpa harus ada surat ijin, karena masalah surat ijin berlogo kepresidenan lah yang membuat banyak kasus pidana dan perdata seperti kasus korupsi terbengkalai bahkan gantung, karena aparat penyidik khususnya di lingkungan Mabes Polri dan Polda hingga Kejaksaan tidak berani karena belum keluar surat berlogo itu, kalau surat berlogo itu tidak ada lagi niscaya banyak kasus baik yang lama atau yang baru akan langsung proses hingga vonis. Selain itu juga harus berani membongkar kejahatan yang sifatnya mata rantai atau lingkaran setan seperti kasus Soeharto, kenapa negara ini bisa hancur dari segala dimensi dan bidang ya..karena tokoh otoriter inilah semua bermula sehingga beliau dan orang-orangnya bebas berkeliaran untuk memperkosa secara asal ekonomi negara ini dan sudah terbukti hingga sekarang, kalau ini bisa di berantas, walaupun secara kenyataan sang RI 1 ini pun kena harus mundur juga..tapi penulis yakin satu dari sekian orang yang penulis sebutkan ada satu yang bisa membongkar itu semua, karena ya.. itu ia tidak suka, Alergi atau anti dengan yang berbau namanya SOEHARTO dan CENDANA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau dua hal yang bisa di jalankan oleh para kandidat yang penulis utarakan di atas, tidak mustahil negara ini akan maju, dan tentunya suara penulis akan penulis berikan jika kedua hal di atas dilaksanakan dan bukan sekedar rayuan ibarat lelaki meminang pujaan hatinya begitu dapat apa yang diinginkannya lantas ditinggal begitu saja..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Berjuang kawan muda negeri ini untuk 2009 RI.1 &lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Rhivan Lorca&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;em&gt;mahasiswa Dept.Komunikasi Fisipol - UKI&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-2302380697720641782?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/2302380697720641782/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=2302380697720641782' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/2302380697720641782'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/2302380697720641782'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_08_01_archive.html#2302380697720641782' title='Yang Muda Yang Bergairah… Yang Tua Mbok Sadar diri..Ingat Umur !'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SKAXF5nTc-I/AAAAAAAAAUo/qcFv9YFeew0/s72-c/KPU.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-3105672303224305989</id><published>2008-08-04T19:03:00.004+09:00</published><updated>2008-08-06T18:12:21.149+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DPR watch'/><title type='text'>DPR Gudangnya Korup ? Emang..baru tahu</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_E9AmGCx9bvs/SJbVQMsYUHI/AAAAAAAAAUg/tMJWmZbLCpw/s1600-h/KPK.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5230602491499401330" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_E9AmGCx9bvs/SJbVQMsYUHI/AAAAAAAAAUg/tMJWmZbLCpw/s320/KPK.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Pertama-tama penulis ingin minta maaf jika ada para pembaca atau pengunjung blog ini yang masih ada hubungan keluarga baik jauh maupun dekat dengan beberapa anggota DPR saat ini, bukan maksud untuk memojokkan atau menghina tapi itulah kenyataannya yang ada saat ini….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Boleh dibilang setiap bulan ada saja wakil rakyat kita di jemput oleh pejabat Komisi Pemberantasan Korupsi-KPK atau Kejaksaan dari rumah pribadinya atau rumah selirnya bahkan dari ruang kerjanya untuk pindahan ke Hotel Prodeo di Trunojoyo, Jenderal Sudirman atau Cipinang untuk 40 hari mendatang karena suatu kasus yang berkaitan dengan kekuasaan bahkan sampai urusan ranjang segala..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebegini parahkah wajah wakil rakyat yang bulan April 2004 lalu kita antre sambil menunggu nama kita dipanggil untuk berikan suara kita kepada orang yang kita anggap tepat untuk menyalurkan apa isi hati kita terhadap perubahan negara ini? Kalau dilihat sich memang sudah parah kondisi muka-muka wakil rakyat kita yang ada sekarang maupun jaman-jaman dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin yang tepat menggambarkan muka dari para kelakuan politisi senayan adalah lirik dari sebuah lagu yang dibuat oleh SLANK yang sempat membuat heboh dan membuat merah muka dan kuping daripada Ketua Badan Kehormatan hingga akan menyeret kelompok Band ini ke meja hijau tapi hanya gertak sambal serta isapan dua ibu jari saja karena takut kali didemo 220 juta jiwa rakyat Indonesia yang sudah muak, tetapi itulah kenyataan, mari kita telaah lirik dari Gossip Jalanan apakah sesuai dengan muka dan perilaku daripara anggota DPR…mari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Siapa yang tau mafia selangkangan&lt;br /&gt;Tempatnya lendir2&lt;br /&gt;berceceran&lt;br /&gt;Uang jutaan bisa dapat perawan&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Lirik di atas sangat tepat sekali dengan kelakuan daripada para politisi Senayan, karena kita bisa lihat bagaimana skandal video Format real player 3gp antara penyanyi dangdut karbitan dengan anggota dewan yang beredar luas hingga ke ruang redaksi televisi yang membuat sosok dewan yang jadi new porn star ini harus rela menarik diri dari peredaran hingg sekarang tidak tahu dimana rimbanya, soal yang satu ini penulis tidak aneh melihatnya karena memang disana ada jaringan khusus buat penyedia wanita-wanita escort yang stand bye di sekitar lingkungan ya.. ibarat petugas Valet yang bisa kita lihat di Mall-Mall bahkan ada yang sampai bawa buku yang isinya photo-photo wanita-wanita mulai dari yang rapi, setengah bugil hingga bugil dengan posisi yang menggairahkan serta latarbelakang ada yang masih polos hingga artis kurang terkenal dan familiar keluar-masuk acara gossip dan ini diamini oleh beberapa staff dari anggota DPR itu sendiri termasuk juga sang sekretarisnya pun bisa rangkap jabatan, kalau Pagi Jam 08.00 sampai jam kantor usai jadi sekretaris kantor dari anggota itu dan mulai jam 18.00 hingga 06.00 pagi jadi sekretaris paling pribadi dan intim..betul tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau yang seperti ini kita bisa lihat bagaimana merahnya muka dari pada secretariat daerah Bintan ketika diputar pembicaraan telepon antara beliau dan Al Amin Nasution yang mana ada kata-kata seperti di bawah ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Al Amin Nasution: Ya, carikanlah. Yang kira-kira udah lama aku kenal bos ini paham kan kira-kira.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;A: Yang kayak tadi malam kan bagus juga yang baju putih itu.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Al Amin Nasution: Tak bagus.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;A: Udah dipake ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;Atau yang seperti ini , &lt;strong&gt;&lt;em&gt;'Tailor itu jahitannya sempit &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;ini sangat jelas sekali arah pembicaraannya walaupun penuh dengan kode-kode yang mereka berdua dan Tuhan yang tahu, itu baru satu yang baru-baru ini membuat muka merah para anggota DPR ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian ada lagi lirik lagu seperti ini,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Mau tau gak mafia di senayan&lt;br /&gt;kerjanya tukang buat&lt;br /&gt;peraturan&lt;br /&gt;bikin UUD ujung2nya duit, &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;kalau lirik yang satu ini sich tidak perlu ditutupi memang sudah menjadi makanan sehari-hari betul tidak ? untuk sekali rapat saja anggota kita yang ganteng-ganteng dan cantik-cantik walaupun pada munafik semua mendapatkan amplop paling tidak minimal isi dari amplop coklat berlogo bank atau lambing DPR Rp.500,000 coba kalikan saja jumlah anggota yang hadir, tapi kenyataan di dalam ruang rapat ada berapa anggota yang hadir sisanya kemana ? ya tidak jauh-jauh alasan ke ketua sidang adalah kunjungan ke konstituen padahal seperti lirik lagu yang pertama diatas, itu baru sidang pertama kalikan berapa kali mereka bersidang hingga ketuk palu paripurna yang mengsahkan rancangan itu menjadi UU, berapa ratus ribu hingga jutaan uang itu masuk ke kantong depan, belakang, samping daripada jas anggota dewan ini, belum lagi lobby-lobby yang dilakukan pihak-pihak supaya perangkat daftar undang-undang itu menjadi sah secara hukum, berbagai jalan ditempuh termasuk urusan baju putih dan tailor jahitannya sempitpun di gunakan, agar bisa lolos, dan wakil rakyatlah yang ahlinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi sangat pantas dan wajar kalau dua lirik yang ditulis oleh bimbin cs sangat pas dialamatkan kepada penghuni dari gedung yang mana pagarnya seharga Rp.2,1 Miliar tapi kok bisa rubuh ya sebanyak dua kali, dan juga sangat wajar kalau sekarang rakyat sudah muak dan ogah untuk memilih para calon anggota dewan untuk pemilu besok karena mungkin yang ada dipikiran warga Indonesia, ganti orang tetap saja perilakunya sama bahkan mungkin jangan-jangan lebih parah dari sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan dan sekalian kesimpulannya tentang masalah kelakuan dan perilaku daripada anggota dewan adalah pada pemilu 2009 besok berapa banyak jumlah warga pemilih yang tersebar mulai dari Ujung Pulau Sumatera hingga Ujung Papua begtu juga di tingkat kantor Perwakilan Indonesia di Luar Negeri mulai dari Kedutaan Besar Republik Indonesia hingga Kamar Dagang Internasional yang GOLPUT ??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tunggu saja…..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Rhivan Lorca...&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Mahasiswa Dept. Komunikasi Fisip- UKI&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Pendapat Pribadi&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-3105672303224305989?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/3105672303224305989/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=3105672303224305989' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/3105672303224305989'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/3105672303224305989'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_08_01_archive.html#3105672303224305989' title='DPR Gudangnya Korup ? Emang..baru tahu'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_E9AmGCx9bvs/SJbVQMsYUHI/AAAAAAAAAUg/tMJWmZbLCpw/s72-c/KPK.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-3256780549818865883</id><published>2008-08-04T19:02:00.002+09:00</published><updated>2008-08-04T19:03:40.458+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HAM'/><title type='text'>Keterlaluan ( part1 )</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_E9AmGCx9bvs/SJbT4HDBYJI/AAAAAAAAAUY/rM38V4kwPjE/s1600-h/Red+Cross.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5230600978155266194" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_E9AmGCx9bvs/SJbT4HDBYJI/AAAAAAAAAUY/rM38V4kwPjE/s320/Red+Cross.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Ini mungkin kisah paling tragis yang pernah penulis baca dalam hidup penulis, setidaknya 31 warga miskin diusir dari Rumah sakit hanya gara-gara pembangunan Rumah Sakit yang nantinya bersifat internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konyol itulah pernyataan sikap penulis terhadap apa yang terjadi di lingkungan Rumah Sakit Pusat Negara Dr. Cipto Mangunkusumo Jl Diponegoro Salemba-Jakarta Pusat, hanya karena ke 31 pasien rujukan dari berbagai Rumah sakit di daerah harus terusir hanya karena adanya pembangunan lanjutan dari salahsatu sarana rumah sakit yang nantinya digunakan supaya rakyat Indonesia yang biasa berobat di Luar Negeri tidak pergi lagi karena sudah ada fasilitasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tahu setiap hari RSCM menerima puluhan bahkan ratusan pasien yang kurang mampu dari berbagai daerah, karena keterbatasan peralatan dan biaya, sehingga rumah sakit di daerah mengirimkan pasien ke Jakarta, tetapi apa yang ada mereka menurut pihak terkait di kategorikan sebagai pasien rawat jalan, yang tidak perlu penginapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang penulis heran dan sedikit geram adalah, kok bisa-bisanya para pegawai terutama satpam rumahsakit mengusir mereka bahkan kata dari para pasien ini ada yang diusir dengan nada marah, kemudian yang herannya juga kok Ibu Menteri Kesehatan Republik Indonesia tidak menegur staff rumah sakit malah membuat pernyataan bahwa mereka ini keluarga pasien disuruh menginap di rumah sanak saudaranya daripada menginap di rumah sakit, yang menjadi pertanyaan penulis buat Ibu Menkes, mereka ini dari daerah mana mungkin mereka ada sodara di Jakarta, kalau ada tidak mungkin donk berobat di RSCM, jelas-jelas mereka rujukan dengan stempel GAKIN !! aneh-aneh aja nich Ibu Menteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menjadi pertanyaan lagi adalah, kenapa rumah sakit daerah selalu merujuk ke RSCM jika tidak mampu, memangnya mereka tidak ada fasilitas alat dan dokter apa disana ? bukankah RSCM tidak jauh bedanya dengan rumah sakit di pusat propinsi seperti Hasan Sadikin Bandung memangnya tiap rumahsakit di daerah tidak dapat jatahan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk biaya operasional ? kalau seperti apa yang dialami oleh ke-31 pasien tidak mampu yang di usir adalah kesalahan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia karena tidak mampu memfasilitasi masyarakat yang butuh kesehatan, bukankah di konvensi kesehatan dunia mengatakan bahwa rumahsakit harus menerima pasien tanpa membedakan statusnya, kalau soal ke-31 pasien itu bagaimana, itu berarti Indonesia melanggar ketentuan itu untuknya belum tercium oleh badan kesehatan walaupun sudah diekspos oleh media di negara ini dan mungkin juga sudah dibaca oleh perwakilan badan kesehatan dunia yang ada di Jakarta, lalu bagaiamana kalau ternyata ada surat pertanyaan soal ke-31 pasien itu jika melihat konvensi kesehatan dunia ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saran penulis sich, simple dana itu janganlah dikorupsi kemudian perbaikilah sarana – prasarana yang ada di semua rumahsakit yang ada di Indonesia, karena selama ini rumah sakit di daerah sepertinya menurut pengamatan penulis, setiap ada masalah penyakit, rumah sakit tingkat kotamadya atau kabupaten langsung merekomendasikan ke rumah sakit ibukota propinsi, padahal kondisi rumahsakit di ibukota propinsi tidak jauh berbeda dengan konsisi rumah sakit di ibukota kotamadya atau kabupaten.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah tragedy ke-31 pasien terlantar ini akan terulang kembali, tidak akan terulang jika masing-masing pihak tidak merasa paling hebat, seperti apa yang ada saat ini, pasienlah yang dijadikan korban. ( R-21 )&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-3256780549818865883?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/3256780549818865883/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=3256780549818865883' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/3256780549818865883'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/3256780549818865883'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_08_01_archive.html#3256780549818865883' title='Keterlaluan ( part1 )'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_E9AmGCx9bvs/SJbT4HDBYJI/AAAAAAAAAUY/rM38V4kwPjE/s72-c/Red+Cross.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-7378358624907539378</id><published>2008-08-04T18:58:00.001+09:00</published><updated>2008-08-04T19:01:40.919+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HAM'/><title type='text'>Keterlaluan ( Part 2 )</title><content type='html'>Belum selesai masalah 31 pasien diusir, kali ini ada aja dinegara ini menyimpan diskrimanasi fisik dalam hal pendidikan dan ini sangat keterlaluan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini terjadi disebuah institusi negeri berlatarbelakang agama, dimana seorang calon mahasiswa ditolak mengikuti kegiatan perkuliahan di kampus tersebut dan pihak kampus mengembalikan dana calon mahasiswa itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa alasan dari pihak kampus menolak calon mahasiswa ini, apakah kurang ganteng atau apa ? ternyata ada factor yang membuat penulis kecewa yaitu calon mahasiswa ini memiliki kekurangan yaitu tidak bisa melihat a.k.a. Tuna netra, walaupun selang 2 x 24 jam, pihak rektorat kampus meralat serta mengklarifikasi dan mau menerima kembali sang calon mahasiswa itu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang dilakukan oleh sebuah kampus yang mana “pemegang sahamnya “ adalah negara dalam hal ini Kementerian Pendidikan Nasional Republik Indonesia sangat bertentangan dengan kebijakan dan amanat daripada para bapak bangsa dan pencetus negara ini yang tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 alinea keempat yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa, kalau kasusnya seperti ini apa yang dicerdaskan oleh bangsa kepada rakyatnya ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang di satu sisi sebuah kekurangan dari seorang manusia akan selalu dipandang sebelah mata oleh sebagian orang yang melihat kekurangan dari manusia itu, tetapi apakah dengan kekurangan itu seorang manusia tidak bisa melakukan aktifitas atau untuk memenuhi kebutuhannya seperti pendidikan kalau modelnya seperti ini itu berarti pemerintah telah melanggar atau memasung kebebasan seseorang untuk memperoleh pendidikan yang ia inginkan dan itulah yang terjadi saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas kalau semua warga Indonesia dari ujung Pulau We hingga ujung Pulau Merauke yang memiliki kekurangan fisik tetapi isi otaknya briliant kemudian tidak bisa melanjutkan pendidikan dan cita-citanya apakah negara mau bertanggung jawab dalam mencerdaskan anak bangsa yang mana sudah diamanatkan oleh pemimpin negara ini ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah saatnya jangan ada lagi diskriminasi lagi dalam hal pendidikan serta kekurangan orang karena bagaimanapun yang berhak mengatur mereka adalah Tuhan BUKAN manusia, lagipula di negeri ini banyak anak-anak atau warga yang secara fisik kurang seperti apa yang dialami oleh calon mahasiswa itu, tapi kalau dilihat dari kemampuan isi otak mereka, penulis akui ada beberapa yang cemerlang bahkan menciptakan suatu inovasi, tapi ya itu kembali lagi ke kitanya yang selama ini menganggap sebuah kekurangan itu adalah bagaikan kiamat atau AIB, padahal mereka itu sama-sama dengan kita diciptakan oleh Tuhan, sama-sama bayar pajak, sama-sama makan nasi, sama-sama mengenakan pakaian, sama-sama (maaf) memiliki rasa seksual, sama-sama ingin bersekolah sampai tingkat yang lebih tinggi, kenapa juga kita harus meminggirkan kepentingan mereka, alangkah lebih elegan kalau kita sama-sama merangkul mereka dan membantu mereka mewujudkan impian mereka, toch kalau kita membantunya paling tidak kita nanti di ujung usia kita apa yang telah kita perbuat akan menjadi catatan sendiri bagi sang pencipta betul tidak ? (ervanca)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-7378358624907539378?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/7378358624907539378/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=7378358624907539378' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/7378358624907539378'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/7378358624907539378'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_08_01_archive.html#7378358624907539378' title='Keterlaluan ( Part 2 )'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-5917394400184091717</id><published>2008-08-04T18:55:00.002+09:00</published><updated>2008-08-04T18:58:13.658+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Luar Negeri'/><title type='text'>Ternyata Negara Timor Leste Kaya Banget Lho !</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_E9AmGCx9bvs/SJbSW6WoV5I/AAAAAAAAAUQ/wr8yaQpeX1g/s1600-h/TL21.gif"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5230599308300539794" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_E9AmGCx9bvs/SJbSW6WoV5I/AAAAAAAAAUQ/wr8yaQpeX1g/s320/TL21.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Itu benar nyata, ternyata negara paling muda didunia ini ternyata negara paling kaya akan sumber daya mineralnya, padahal banyak di media mengatakan bahwa negara ini selain paling muda dan juga paling miskin karena tingkat pendapatannya tidak sesuai dengan kebijakan pendapatan yang dikeluarkan oleh badan PBB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa penulis bilang seperti itu, karena penulis juga baru tahu setelah penulis mendapatkan undangan dan hadir pada acara yang diadakan oleh salahsatu universitas yang lokasinya tepat didepan RumKit Medistra yang berkerjasama dengan Kedutaan Besar Republik Demokrasi Timor Leste yang menghadirkan mantan Perdana Menteri Timor Leste, H.E. Mari Alkatiri. Beliau mengatakan bahwa potensi sumber daya alam dari negara ini terutama sector migas yang berada di sebuah celah yang bernama celah timor bisa menghasilkan uang senilai US$ 30 Juta sedangkan jumlah penduduk dari Timor Leste hanya berpenduduk sekitar 1 juta penduduk, bisa dibayangkan betapa kayanya negara ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalahnya adalah minyak ini tidak sepenuhnya dikelola oleh pemerintahan mereka, melainkan sistem bagi untung yang menyebabkan negara ini terpuruk ke dasar jurang kemiskinan, sehingga banyak kita lihat di berita tentang kondisi negara ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Republik Demokrasi Timor Leste, sebelum menjadi sebuah negara adalah sebuah wilayah yang bergabung dengan negara Republik Indonesia pada tahun 1976 dengan nama Propinsi Timor-Timur lewat perjanjian dan peristiwa yang terkenal yaitu perang seroja, selama bertahun-tahun nasib warga Timtim selalu dianaktirikan oleh pemerintah pusat yaitu Jakarta, sehingga rata-rata penduduk Timtim berada dibawah garis kemiskinan, singkat cerita karena tidak ada perhatian sehingga menyebabkan rakyat Timtim menderita yang memungkinkan menurut penulis, Australia melihat kemungkinan untuk “memprovokasi” karena melihat mungkin berdasarkan analisis intelijent mereka dimana Indonesia tidak pernah melacak minyak di sekitar wilayah Timor-Timur, akhirnya terjadinya jajak pendapat yang diadakan oleh rakyat Timtim dan PBB memutuskan hubungan emosial antar Dili dengan Jakarta sebagai sebuah kesatuan dalam wilayah Republik Indonesia, dan hasil itulah yang menyebabkan nasib Timor Leste hingga saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas apa yang membuat Timor Leste menjadi negara miskin bukannya negara kaya? Mungkin salahsatunya yang diucapkan oleh sang mantan perdana menteri adalah bahwa masih banyak warga TL yang berpendidikan rendah dan tidak ada kemampuan dalam melakukan kegiatan yang ada, yang ada malah disana, banyak pemuda TL setelah menempuh pendidikan langsung di nikahkan dan hidup berkeluarga, kalaupun ada yang sukses biasanya rata-rata berpendidikan diluar TL, dan mereka memilih tidak kembali karena yang tadi penulis bilang kondisi dan sarananya yang jauh dari perkiraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi lanjut sang mantan Perdana Menteri, ketika memimpin TL menjalin kerjasama dengan pemerintah Kuba untuk program studi dimana ada sekitar 700 calon dokter menimba ilmu di Havana dan kemungkinan akan bertambah, sedangkan untuk yang sekolah di luar TL mencapai 500 pemuda dan salahsatunya ada di Kampus yang kemarin menggelar diskusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menjadi pertanyaan adalah sampai kapan Negara Republik Demokrasi Timor Leste seperti ini dan kapan keluar dari keterpurukan dan julukan yang ada saat ini, hanya kepada para pemuda Timor Leste-lah yang bisa menjawab itu semua dan tentunya difasilitasi oleh pemerintah,kalau tidak ada kerjasama ini mungkin nasib di sepuluh tahun atau puluhan tahun mendatang akan sama seperti saat ini, bahkan bisa hilang ? betul tidak? ( ervanca )&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-5917394400184091717?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/5917394400184091717/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=5917394400184091717' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/5917394400184091717'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/5917394400184091717'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_08_01_archive.html#5917394400184091717' title='Ternyata Negara Timor Leste Kaya Banget Lho !'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_E9AmGCx9bvs/SJbSW6WoV5I/AAAAAAAAAUQ/wr8yaQpeX1g/s72-c/TL21.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-2618615282703312584</id><published>2008-08-04T18:19:00.000+09:00</published><updated>2008-08-04T18:47:07.244+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Media Watch'/><title type='text'>Malang Nian Nasibmu Anak Indonesia…</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_E9AmGCx9bvs/SJbQAhUa_8I/AAAAAAAAAUI/eTRrZQ1ysNA/s1600-h/child12.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5230596724600012738" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_E9AmGCx9bvs/SJbQAhUa_8I/AAAAAAAAAUI/eTRrZQ1ysNA/s320/child12.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Pertama-tama penulis ingin mengucapkan walau sudah terlambat, selamat hari anak Indonesia buat semua anak yang ada di Indonesia ini, semoga bisa menjadi anak yang berguna bagi orangtua dan terutama bangsa serta negara ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maksud judul diatas bukan menyudutkan anak Indonesia, tetapi fakta di lapangan dan didepan mata kita sudah membuktikan bahwa anak Indonesia bukanlah anak dalam pengertian sehari-hari, dimana yang namanya anak adalah dunia yang bebas, lucu dan polos tetapi kenyataannya ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita bisa lihat berapa banyak anak yang usia dini dipekerjakan oleh orangtuanya di semua perempatan lampu merah mulai dari ujung Aceh hingga ujung papua, berapa banyak anak usia sekolah yang seharusnya menghirup udara sekolah dan pendidikan harus rela berpanas-panasan dan kedinginan untuk memenuhi kebutuhannya walaupun yang harus memenuhi kebutuhannya adalah orangtuanya, berapa banyak anak yang tidak bisa bermain sepakbola atau bermain petak umpet, karena setiap hari sejengkal tanah mulai dari ujung sumatera hingga papua selalu ditanami beton keras, berapa banyak anak yang melakukan tindakan kriminal dan dimasukkan ke dalam sel orang dewasa bukan sel anak-anak begitu juga pada persidangan yang dijadikan satu dengan persidangan umum dan terbuka, berapa banyak anak-anak dan wanita yang diperdagangkan secara antar kota antar propinsi di Indonesia atau antar negara, berapa banyak anak yang mengalami kekerasan baik secara fisik yang dilakukan didalam luar atau.Kekerasan secara seksual baik pelecehan atau menjadi (maaf) Pelacur Cilik, yang sempat heboh di berbagai media sebelum menjelang perayaan Hari Anak Nasional 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu dari segi psikologisnya kemudian ada lagi pertanyaan yaitu..Berapa banyak anak di Indonesia mulai dari ujung Pulau We hingga Ujung Merauke – Papua yang hapal dan aktif menyanyikan lagu anak-anak seperti Paman datang dari desa, atau Lihat Kebunku, atau nyanyian nasionalisme seperti Hari Merdeka atau Indonesia Raya atau Garuda Pancasila ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawabnya..TIDAK ADA !!!, kenapa tida ada ? ya karena anak jaman sekarang beda dengan jaman penulis atau pembaca serta pengunjung blog ini ketika kecil yang masih memahami akan norma-norma termasuk lagu-lagu yang sesuai dengan usia kita dulu, kalau sekarang ketika kita Tanya kepada adik, sepupu, keponakan atau anak serta cucu tentang lagu anak kecil jawab mereka tidak tahu yang mereka tahu adalah lagu-lagu masa kini seperti Teman Tapi Mesra- Ratu, Jangan selingkuh – Angkasa, atau SMS atau Criminal Cat a.k.a Kucing Garong, itulah anak-anak sekarang yang penulis juluki generasi Breadtalk n J.Co beda dengan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tayangan televisi pun sangat beda dan kontras sekali jika kita bandingkan dengan jaman kita dulu dimana jaman kita kecil ada tayangan, ACI- Aku Cinta Indonesia, Si Unyil, kemudian yang bersifat pendidikan seperti tayangan Cerdas Cermat, atau Si komo, sedangkan sekarang menurut pengamatan penulis tidak ada satupun televisi yang menayangkan acara khusus anak-anak, kalaupun ada pasti unsure anak-anaknya kecil presentasinya ketimbang sinetron, kita tahu banyak sinetron yang sampah kalau menurut penulis karena tidak ada unsure apapun dalam tayangan itu, yang ada hanya menjual mimpi, selangkangan dengan banyaknya adegan ranjang, dan selingkuh, dan mistis, lalu kemana tayangan anak-anak ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini yang menjadi renungan dan perhatian kita khususnya para taipan-taipan media baik televisi, rumah produksi agar buatlah tayangan yang bermutu terutama untuk pasar anak-anak, jangan Cuma sinetron sampah saja demi mengejar rating tiap Rabu dikeluarkan oleh badan survey terpercaya yang kemudian diiklankan di semua Harian yang ada di Indonesia dengan sombong bahwa anda satu-satunya televisi peringkat pertama di Indonesia dengan tayangan sinetron yang ratingnya juga berada di peringkat pertama, kalau ini yang dicari lalu kemana hak anak untuk menonton yang mendapatkan tontonan yang sesuai umurnya ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain media televisi, media industri rekaman juga harus intropeksi dengan nuraninya bagaimana cara menghidupkan kembali industri lagu anak-anak yang sudah lama terkubur, terakhir penulis ingat hanya Tasya yang menyanyikan lagu anak-anak ciptaan bapak A.T. Mahmud selanjutnya tidak ada lagi, padahal menurut riset yang penulis lakukan beberapa tahun lalu, setidaknya kalau tidak salah ada lebih dari dua ratus judul lagu anak-anak baik karangan bapak A.T. Mahmud, Ibu Sud, Bapak dan Ibu Kak Sur dan pencipta lagu anak-anak lainnya yang berinisial NN yang belum di publikasi secara luas kepada khalayak, kalau ke-200 ini bisa ditemukan dan direkam tentunya musik anak-anak yang lebih bervariasi dan tidak lagi menyanyikan lagu orang dewasa seperti lagunya D’Massive Cinta ini membunuhku atau lagunya Yovie- Nuno – Janji Suci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin pertanyaan yang langsung terlontar dari mulut sang taipan industri rekaman dan media adalah, apakah tayangan atau lagu ini berkaitan dengan dunia anak-anak bisa dijual dan menghasilkan banyak untung ? kalau kita percaya pasti bisalah, sekarang kalau bukan kita sebagai orangtua menjadi contoh untuk anak-anak ini, mau jadi apa anak-anak ini kalau haknya sebagai anak sudah terkoyak akibat perkosaan media yang menjadikan anak-anak sebagai korban industri yang bukan seharusnya mereka lakukan dan lihat.apa yang terjadi sekarang ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peran pemerintah yang dipimpin oleh Presiden SBY yang akan segera berakhir ini harus berada di depan daripada masalah ini, memang kita mengakui pemerintah tidak bisa seperti jaman dinasti Cendana yang seenak jidat dan perutnya untuk mengontrol media, tetapi setidaknya pemerintah bisa memperingatkan dan menantang media baik media cetak, elektronik, serta online untuk sama-sama membuat tayangan yang pas untuk dunia anak-anak bukannya seperti saat ini, menurut data yang dilansir oleh sebuah badan internasional khusus anak-anak yang juga penulis baca dan lihat setidaknya ada jutaan paling tidak sekitar 3 juta anak bekerja di lahan yang berbahaya dan mengandung resiko nyawa, setidaknya 75 persen dari komunitas Pekerja Seks Komersial – PSK adalah anak yang berada di bawah umur 18 tahun, sekitar 70-80 ribu anak menjadi korban eksploitasi seksual baik berupa hubungan seksual sampai rekaman video seksual yang sering kita simpan di Handphone dengan format real player 3gp atau yang sering kita tonton dan download lewat facebook, You tube!, lantas dimanakah tanggung jawab pemerintah yang mana pemerintah harus bertanggung jawab terhadap keselamatan warganya termasuk anak-anak yang mana sudah teramanatkan dalam UUD 1945 ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai kapan anak-anak Indonesia tidak bisa merasakan apa yang namanya dunia anak-anak atau dunia mereka yang selalu ceria, bermain dengan fasilitas yang bagus, sekolah tanpa harus bingung bagaimana biayanya atau gedung yang sudah rusak, ini menjadi pelajaran bagi pemerintah yang tentunya bekerjasama dengan sejumlah Lembaga yang concern dengan dunia anak-anak..( RRJ/ R-83/ R-21)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-2618615282703312584?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/2618615282703312584/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=2618615282703312584' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/2618615282703312584'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/2618615282703312584'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_08_01_archive.html#2618615282703312584' title='Malang Nian Nasibmu Anak Indonesia…'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_E9AmGCx9bvs/SJbQAhUa_8I/AAAAAAAAAUI/eTRrZQ1ysNA/s72-c/child12.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-6072582297167397752</id><published>2008-08-02T16:15:00.005+09:00</published><updated>2008-08-02T16:47:15.109+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iklan'/><title type='text'>Futsal For Bibles</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_E9AmGCx9bvs/SJQL-SFhm_I/AAAAAAAAATo/iwxreZPpvqM/s1600-h/Resize+of+Futsal+For+Bible2.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5229818231918795762" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_E9AmGCx9bvs/SJQL-SFhm_I/AAAAAAAAATo/iwxreZPpvqM/s320/Resize+of+Futsal+For+Bible2.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) mempunyai visi dan misi, yaitu menghadirkan Firman Allah kepada sebanyak mungkin orang dengan bahasa yang mudah dimengerti, serta menggalang dukungan bagi penyebaran Firman Allah untuk saudara-saudara yang merindukan Firman Allah namun tidak dapat mengupayakan dengan kekuatannya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjawab misi pelayanan tersebut, LAI bersama Kelompok Kerja Pemuda (KKP), mengajak kaum muda Kristen dan setiap orang yang percaya yang terbeban untuk ikut terlibat dalam penyebaran Firman Allah ini. Salahsatu upaya yang dilakukan adalah dengan mengadakan turnamen Futsal. Kenapa Futsal ? Dan bagaimana pertandingan ini dapat menjadi salah satu cara penyebaran Firman Allah ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Futsal merupakan olahraga yang saat ini sangat digemari oleh kalangan kaum muda. Teamwork, sportivitas, strategi dan kompetitif menjadikan futsal merupakan ajang permainan yang dapat mempersatukan kaum muda dari berbagai kalangan, latar belakang dan denominasi gereja. Melihat peluang yang baik seperti ini LAI akan menggelar Turnament Futsal yang bertema FUTSAL FOR BIBLES pada tanggal 11 &amp;amp; 18 Oktober 2008, bertempat di Futsal City.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain sebagai pemersatu, Futsal For Bibles-FFB ini akan menjadi ajang kegiatan penggalangan dukungan bagi proyek Penerjemahan dan Penerbitan 5,000 eksemplar Kabar Baik Bergambar bahasa Siau yang akan diberikan secara Cuma-Cuma bagi anak-anak di Siau, Sangihe Talaud, Sulawesi Utara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dukungan yang dibutuhkan untuk proyek Penerjemahan dan Penerbitan Kabar Baik Bergambar bahasa Siau adalah &lt;strong&gt;Rp. &lt;span style="font-size:130%;"&gt;194,668,000&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;,-&lt;/span&gt; Bagi saudara yang terpanggil untuk berpartisipasi dan ingin memberikan dukungan, Saudara dapat mengisi formulir yang telah disediakan dan mengembalikannya kepada Lembaga Alkitab Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Turnament ini terbuka &lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;HANYA&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; untuk &lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;PEMUDA GEREJA&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; ( Dengan melampirkan Surat Keterangan yang ditandatangani oleh Pendeta Gereja) dengan Batas Umur &lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;15-30 Tahun&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; dan tempat terbatas &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;HANYA 64 Tim !&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Kabar Baik Bergambar Bahasa Siau&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Siau terletak di perairan Sulawesi Utara, terdiri dari gugusan pulau dan terdapat 128 pulau kecil yang membentang dari Selatan Pulau Biaro, hingga Utara Pulau Miangas. Wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe sebagian besar terdiri dari pegunungan dan tanah berbukit yang dikelilingi oleh lautan dan terbagi atas dua gugusan kepulauan : Gugusan kepulauan Sangihe dan Gugusan Kepulauan Siau-Tagulandang. Mayoritas penduduk Siau beragama Kristen, d&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_E9AmGCx9bvs/SJQLqVl4S5I/AAAAAAAAATg/Huwobq9rGz0/s1600-h/Resize+of+Futsal+For+Bible1.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5229817889262422930" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_E9AmGCx9bvs/SJQLqVl4S5I/AAAAAAAAATg/Huwobq9rGz0/s320/Resize+of+Futsal+For+Bible1.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;imana pekerjaan utama mereka di Siau adalah nelayan dan bercocok tanam.&lt;br /&gt;Menyusul upaya penerjemahan Alkitab ke dalam bahasa Siau, saat ini Lembaga Alkitab Indonesia berencana untuk menerbitkan Kabar Baik Bergambar dalam bahasa Siau yang dimaksudkan untuk menjadi konsumsi khusus anak-anak penutur aktif bahasa ini. Diharapkan semakin banyak anak-anak berbahasa Siau mencintai Firman Tuhan, melalui cerita-cerita Alkitab bergambar yang sesuai dengan dunia mereka. Dukungan dari saudara-saudar seiman untuk kelangsungan proyek ini sangat diharapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terimakasih untuk segala perhatian serta dukungan yang Saudara berikan, dan dimohon partisipasi Saudara untuk kegiatan Futsal For Bibles.( ervanca / R-83 )&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-6072582297167397752?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/6072582297167397752/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=6072582297167397752' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/6072582297167397752'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/6072582297167397752'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_08_01_archive.html#6072582297167397752' title='Futsal For Bibles'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_E9AmGCx9bvs/SJQL-SFhm_I/AAAAAAAAATo/iwxreZPpvqM/s72-c/Resize+of+Futsal+For+Bible2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-8615416822980447666</id><published>2008-07-19T19:16:00.001+09:00</published><updated>2008-07-19T19:18:50.163+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemilu'/><title type='text'>Selamat Berjuang ATM Demokrasi Bangsa</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_E9AmGCx9bvs/SIG_fyTBnlI/AAAAAAAAASU/6gWZCv29-rA/s1600-h/KPU.gif"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5224667595524906578" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_E9AmGCx9bvs/SIG_fyTBnlI/AAAAAAAAASU/6gWZCv29-rA/s320/KPU.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Pertama-tama penulis ingin mengucapkan selamat kepada para partai-partai politik yang dinyatakan lulus verifikasi yang dikeluarkan oleh Komisi Pemilihan Umum, dan tepat tiga hari yang lalu yaitu pada tanggal 12 Juli 2008 telah memasuki masa kampanye yang mana disinilah partai akan merayu ibarat rayuan gombal kepada setiap warga agar memilih mereka karena jika mereka rakyat ini memilih partai mereka maka negara akan makmur dan berubah, ternyata ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa judul diatas penulis tulis, karena partai politik di negara ini tidak lebih dari mesin Anjungan Tunai Mandiri dimana setiap ada event yang mengundang massa banyak pasti UUD-Ujung-Ujungnya Duit dan itulah yang berlaku hingga akhir masa jabatan sampai harus pindah rumah dari rumah dinas ke Hotel Prodeo KPK,apakah ini yang disebut partai ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis setuju dengan apa yang diucapkan oleh pengamat terkemuka dan agak sedikit menggelitik setiap mengeluarkan statementnya yaitu bahwa partai ini selain sudah menjadi ATM Demokrasi dan yang lebih para sudah rusak demokrasi di negara ini dimana kita mengenal semboyan dari Vox Populi Vox Dei yang artinya suara rakyat adalah suara Tuhan tetapi kenyataannya adalah Vox Populi Vox Genum yaitu suara rakyat suara gemericik emas dan itulah yang dijadikan patokan untuk partai menyerap warga untuk menyuruhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tidak usah munafiklah, bagaimana kerja partai politik di Indonesia yang semakin lima tahun pasti bertambah, semua rata-rata adalah berbau UUD- Ujung-ujungnya duit entah itu masuk menjadi anggota partai atau pada saat mendaftar untuk menjadi anggota legislative dan itu semua harus menyertakan beratus-ratus ribu lembar hvs persegi panjang dengan nominal rupiah yang nolnya berderetan panjang..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya apa fungsi dari partai itu sendiri, kalau menurut penulis yang dimaksud dengan partai politik adalah sebuah organisasi yang mana job desknya adalah menyalurkan aspirasi masyarakat terhadap kinerja pemerintah yang berlangsung dan mengawasi jalannya pemerintahannya, tetapi kenyataannya apa ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah atau negara ini hanya berubah pada saat tahun 1998, selanjutnya ? masih hanya ibarat ganti baju saja karena basah tetapi tetap saja tidak ada yang berubah bahkan mundur jauh, kita bisa lihat berapa banyak anak yang putus sekolah, berapa banyak wanita yang sekarang berprofesi sebagai Pekerja Seks Komersial mulai dari yang terang-terangan hingga kamuflase seperti ayam kampus atau ayam putih abu-abu atau sekretaris pribadi plus-plus karena apa ?, trus berapa banyak keluarga yang setiap harinya bingung dan selalu berkata dalam hati “ besok kita makan apa ya ?” lalu berapa banyak pengemis yang berkeliaran di setiap perempatan lampu merah baik di Jakarta maupun di daerah mulai Ujung Pulau Sabang hingga ujung Pulau Merauke apakah hal seperti diperhatikan oleh partai untuk mengkritik pemerintah ? NON SEN !! yang ada mungkin mereka-mereka inilah yang berkerja di Senayan yang membuat ini semua hanya satu UANG itulah malapetakanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena Uang banyak pejabat yang harus menginap atau Check-in di Hotel Prodeo baik yang ada di Kuningan-Jakarta Selatan, atau di Jend. Sudirman atau yang ada disekitar Trunojoyo- Blok M, karena uang juga banyak pejabat kita selalu melakukan pekerjaan dengan instant, kalau seperti ini apalah fungsi dari Partai Politik yang semakin hari semakin banyak saja, kalau begini tidak ubahnya seperti pesta ulangtahun bocah dimana selalu ada pembagian kue yang mana selalu berebutan untuk mendapatkan porsi yang tersebar, dan itulah yang banyak dialami oleh partai politik di negara ini jadinya negara ini bukannya semakin baik malah semakin hancur.&lt;br /&gt;Soal adanya rencana golput pun mengemuka, kalau menurut penulis secara pribadi jika kita melihat seperti sepertinya indeks orang Indonesia untuk melakukan golput untuk pemilu mendatang akan semakin banyak, karena banyak sekali partai yang melakukan kebohongan publik ya ibaratnya sudah memperawani wanita sampai (maaf!) ketagihan wanitanya diawalnya manis akan bertanggung jawab tetapi begitu hamil ditinggal begitu saja..nah seperti itulah partai di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menjadi pertanyaan besar adalah mau sampai kapan partai ini selalu melakukan kebohongan publik ke rakyat demi sesuap nasi dan segenggam berlian segentong perut tanpa memperhatikan negara ini dan tentunya rakyat, dan berapa banyak persentasi golput di negara ini tahun depan pada saat pemilu 2009 melihat hancurnya perilaku partai baik secara perorangan atau secara Lembaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita nantikan saja….&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-8615416822980447666?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/8615416822980447666/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=8615416822980447666' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/8615416822980447666'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/8615416822980447666'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_07_01_archive.html#8615416822980447666' title='Selamat Berjuang ATM Demokrasi Bangsa'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_E9AmGCx9bvs/SIG_fyTBnlI/AAAAAAAAASU/6gWZCv29-rA/s72-c/KPU.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-8107019613796218348</id><published>2008-07-19T19:15:00.000+09:00</published><updated>2008-07-19T19:16:33.105+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BBM'/><title type='text'>Asik Jam Kantor ama Pabrik disamakan !!!</title><content type='html'>Beberapa hari ini di Istana sedang hangat-hangatnya isu adanya krisis listrik dimana setiap daerah diwilayah negara ini seperti negara ketika jaman perang dimana listrik dipadamnkan karena tidak terjangkaunya atau kelebihan pasokan listrik yang mengakibatkan banyak daerah padam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena issue inilah pemerintah membuat sebuah kebijakan yang menurut penulis agak diluar kapasitas orang waras, dimana pemerintah merekomendasikan agar pabrik, kantor, dan pusat hiburan dibatasi jam beroperasinya maksudnya ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya..itu tadi karena tidak ada pasokan listrik oleh PLN dan juga untuk mencanangkan Hari Hemat Nasional sehingga yang penulis tulis tadi, pabrik, kantor dan pusat hiburan bahkan stasiun televisi dibatasi jam operasionalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut penulis apa yang dilakukan oleh pemerintah sangat konyol yang mana pemerintahlah yang harus bertanggung jawab penuh atas listrik di negara ini bukan membatasi jam operasi dari pabrik hingga stasiun televisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tahu bagaimana operasional pabrik dimana mesin-mesin itu baru bisa berjalan dan berkerja mesti satu jam dioperasikan, belum lagi kalau banyak pemesanan. Kemudian soal televisi di sederhanakan siarannya hingga jam 24.00 soal yang satu ini, sudah pernah dicoba tetapi mana hasilnya ? tidak jelas dan berkelanjutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menjadi pertanyaan buat negara dari penulis yaitu, kalau memang nantinya pabrik akan sama rata beroperasi, sudah pasti berapa keuntungan dan kehematan yang di dapat negara ? sedangkan negara kita masih saja merangkak ibarat bayi dua tahun dalam sector industri setelah ditinggal beberapa pabrik besar sebut Sony yang pindah pabrik ke Vietnam, kemudian industri sepatu, sedangkan sekarang ini kabarnya para konglomerat Jepang yang menanamkan investnya di Indonesia akan pasang kuda-kuda untuk pindahan pabrik kalau issue ini benar jadi dilaksanakan, kalau sudah seperti ini bagaimanaekonomi negara ini ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut penulia issue ini adalah penghilangan dosa, karena sebenarnya mereka yang salah karena tidak bisa dan tidak becus mengurus sector listrik dan migas yang berakibat rakyat menjadi sengsara dan tentunya negara ini, dan satu lagi memangnya negara ini menganut sistem komunis sosialis dimana sebuah bidang harus sama rata dan sama rasa, sementara banyak pihak melarang dan mengharamkan komunis hidup dinegara ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah sebenarnya bisa menekan pasokan listrik seminimal mungkin dengan cara mengubah sistem kerja di bidang kelistrikan yang ada selama ini, tingkatkan pengawasan berikan penghargaan dan hukuman bagi karyawan sector ini, karena bagaimanapun listrik bisa pada atau kelebihan pasokan adalah kurang teliti dan seenaknya saja menjual-belikan listrik tanpa ada prosedur, sehingga akibatnya ya seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut penulis kepada para pemimpin bangsa di negara kita yang tercinta ini (?), sebaiknya issu yang anda utarakan lebih baik distop dulu, karena tidak ada manfaatnya dan bahkan lebih menjerumuskan negara ini menjadi negara yang tidak kooperatif dalam sector industri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akankah issue ini akan bergulir dan bagaimana nasib negara ini jika issu ini digulirkan dan dilaksanakan ? kita tunggu saja….&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-8107019613796218348?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/8107019613796218348/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=8107019613796218348' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/8107019613796218348'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/8107019613796218348'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_07_01_archive.html#8107019613796218348' title='Asik Jam Kantor ama Pabrik disamakan !!!'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-3901399770254086023</id><published>2008-07-19T19:02:00.002+09:00</published><updated>2008-07-19T19:15:22.219+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BBM'/><title type='text'>PLN + Pemadaman = Barang rusak, siapa yang ganti ?</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_E9AmGCx9bvs/SIG-Ef6JPRI/AAAAAAAAASM/FkJR81NJ0UM/s1600-h/Lilin.gif"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5224666027220614418" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_E9AmGCx9bvs/SIG-Ef6JPRI/AAAAAAAAASM/FkJR81NJ0UM/s320/Lilin.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Beberapa hari belakangan ini, banyak daerah di Negara ini yang menjadi korban dari kebijakan yang tidak jelas dari perusahaan listrik Negara dimana adanya pemadaman giliran disetiap wilayah dan itu terjadi hampir setiap hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini bukan yang pertama kali PLN melakukan kebijakan yang tidak etis, tapi sudah berulang kali, bahkan di luar pulau Jawa, pemadaman tidak jauh beda daripada orang sakit minum obat dan lebih parah ada yang berminggu-minggu tidak merasakan yang namanya listrik, ketika ditanya kenapa adanya pemadaman, jawaban mereka kalau menurut penulis adalah jawaban anak kecil yaitu adanya kerusakan dan perbaikan penjelasan itu terus yang selalu dikeluarkan dalam press release kepada masyarakat jika PLN mengalami kenaikan jumlah pasokan listrik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benarkah pasokan listrik di Indonesia mengalami kekurangan ? itulah pertanyaan yang harus dan wajib kita tanyakan kepada PLN tetapi kita pun sudah tahu jawaban apa yang terlontar daripada Kepala Biro Humas dari PLN, jawabannya pun pasti sama seperti yang penulis utarakan di atas yaitu adanya kerusakan dan perbaikan pada jaringan distribusi listrik yang mengakibatkan banyaknya daerah mengalami pemadaman, sampai di sinikah permasalahan daripada pemadaman listrik ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata tidak, karena banyak dampak yang sangat luas daripada aksi pemadaman listrik yang dilakukan oleh PLN, salah satunya adalah banyaknya barang elektronik milik rakyat seperti kulkas, AC, Televisi dan sebagainya akibat dari aksi ini banyak yang rusak karena tidak stabilnya ketersediaan pasokan listrik dalam hal ini kapasitas voltasenya, kalau seperti ini kepada siapa rakyat meminta ganti rugi atas kerusakan alat elektronik ini, apakah mau PLN mengganti rugi alat elektronik rakyat dengan yang baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu baru kebutuhan yang digunakan sehari-hari rakyat, bagaimana dengan kebutuhan anak sekolah seperti belajar, dengan adanya pemadaman ini berapa banyak anak sekolah yang harus rela tidak belajar, rela tidak mengerjakan pekerjaan rumahnya karena padamnya listrik kalau anak sekolah tidak ada kegiatan ujian baik ujian semester atau Ujian Akhir, bagaimana kalau ada ujian, apakah PLN mau menggantikan posisi mereka atau merekomendasikan kepada dinas pendidikan bahwa anak-anak yang rumahnya kena pemadaman agar diberi nilai B atau B+ jika mereka tidak lulus atau mendapatkan nilai ? paling juga jawaban mereka sama seperti diatas ( betul tidak ! )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian yang membuat penulis agak sedikit jengkel adalah setiap bulan rakyat membayar dengan susah payah rekening listrik biar tidak diputus secara sepihak, tetapi imbal baliknya adakah PLN memberikan diskon bahkan sampai gratis selama 1 bulan tidak bayar rekening jika rumahnya masuk dalam pemadaman ? jawabnya Tidak. Kemudian bagaimana dengan tagihan Listrik di perkantoran terutama kantor pemerintahan, adakah PLN melakukan pemutusan secara sepihak bahkan sampai puitus total ? seperti inilah yang menyebabkan pasokan listrik tersendat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi kalau menurut penulis ini adalah akal-akalan PLN untuk cuci dosa, karena bagaimanapun penulis lihat para petinggi-petinggi PLN tidak becus dalam mengurus dan menginventasikan kebutuhan PLN kepada rakyat, bagaimana mungkin semua gardu listrik rusak setiap hari dan setiap bulan, memangnya dalam PLN tidak ada pengawasan ? atau jangan-jangan laporannya hanya berdasarkan ABS-Asal Bapak Senang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal penghematan, penulis agak ragu dengan ajakan pemerintah ini, karena bagaimanapun rakyat sudah dari dulu berhemat dalam segi apapun termasuk didalamnya hemat listrik, lalu bagaimana dengan pemerintah sendiri termasuk para pemimpin dan karyawan eselon I di lingkungan PLN sudahkah mereka berhemat listrik ? sekedar intermezzo, penulis pernah melihat Kantor Pusat PLN dengan mewahnya gedung itu bertaburan kilatan cahaya pada malam hari ibarat hotel berbintang internasional, padahal kita tahu kalau malam banyak kantor yang tidak ada lagi karyawannya, akan lebih elegan kalau dimatikan lampu tiap ruangan, tetapi apa yang penulis lihat tidak sesuai dengan anjuran berhemat, begitu juga pada siang hari, jadi sangat munafik, konyol dan naïf pemerintah kita terutama PLN yang berkoar-koar meminta semua pihak termasuk rakyat berhemat tetapi dilingkungan sendiri belum berhemat…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi pesan penulis kepada para pemimpin bangsa ini, dari nurani anda sendirilah berkelakuan baru anda bisa berkoar dan mengajak semua pihak misalnya berhemat, kalau seperti sekarang anda meminta berhemat tapi lacurnya anda tidak berhemat apa kata dunia….&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-3901399770254086023?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/3901399770254086023/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=3901399770254086023' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/3901399770254086023'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/3901399770254086023'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_07_01_archive.html#3901399770254086023' title='PLN + Pemadaman = Barang rusak, siapa yang ganti ?'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_E9AmGCx9bvs/SIG-Ef6JPRI/AAAAAAAAASM/FkJR81NJ0UM/s72-c/Lilin.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-5346162302035637049</id><published>2008-07-19T16:40:00.002+09:00</published><updated>2008-07-19T16:44:56.577+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Media Watch'/><title type='text'>Matinya Kebebasan Pers di Negara ini</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_E9AmGCx9bvs/SIGbanUsigI/AAAAAAAAASE/jWEToRk5l7o/s1600-h/PErs.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5224627924261177858" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_E9AmGCx9bvs/SIGbanUsigI/AAAAAAAAASE/jWEToRk5l7o/s320/PErs.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Beberapa hari yang lalu tepatnya di kantor Pengadilan Negeri Jakarta Selatan digelar sidang atas pemberitaan Koran Tempo dengan Perusahaan Kertas asal Riau dimana Koran Tempo digugat oleh perusahaan kertas ini karena pemberitaan tentang illegal logging yang membuat perusahaan ini merasa terpojokkan dengan pemberitaan itu, menurut Koran Tempo apa yang mereka lakukan dalam hal pemberitaan tidak menyalahi aturan yang dikeluarkan organisasi pers baik didalam negeri sendiri atau global.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata hasil dari sidang perkara itu ? Koran Tempo dinyatakan kalah dan harus membayar uang ganti dan permintaan maaf melalui media cetak yang telah disebutkan dan juga media televisi selama 7 hari berturut-turut.ini untuk kesekian kalinya Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjadi kuburan atau kutukan maut bagi kebebasan pers jika bersengketa dengan pihak terkait dalam hal pemberitaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita bisa lihat sebelum Koran Tempo, ada kasus Majalah Time dengan Dinasti Cendana soal pemberitaan investigasi majalah Time soal harta yang ada dan dipegang oleh Dinasti Cendana, akibat dari pemberitaan ini dan persidangan ditempat yang sama, majalah Time dituntut mengganti kerugian sebesar lebih dari Rp.1 M kepada Dinasti Cendana, dan tentnunya masih banyak lagi kasus yang mana media dijadikan pesakitan di wilayah Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benarkah kebebasan pers dinegara ini sudah runtuh, tapi menururt penulis apa yang dilakukan oleh Pengadilan Jakarta Selatan sangat jelas sekali bahwa para hakim dan penggugat ingin memasung kebebasan bermedia di Negara ini. Memang pers di Negara ini berbeda dengan pers yang ada di luar sana kalau kita mengukur untuk skala regional misalnya di Malaysia, kalau di Malaysia persnya masih saja diawasi oleh pemerintahan, lain lagi dengan pers di Myanmar yang jelas-jelas dikelola dan diawasi secara ketat oleh junta militer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menjadi pertanyaan adalah sesadis itukah pers dalam pemberitaan sehingga banyak pihak yang ingin memasung bahkan membatasi kebebasannya dalam memberitakan suatu kejadian kepada masyarakat? Perlu di ingat Pers adalah satu dari 4 pilar kebebasan demokrasi di suatu Negara, pers memang kaitannya adalah memberitakan suatu kejadian kepada masyarakat, atau dengan kata lain pers adalah memberikan jawaban atas pertanyaan dari semua rakyat, tapi ada satu hal yang tidak diingat atau dilupakan oleh masyarakat adalah Pers bisa membangun Negara ini baik personal atau lembaga menjadi kuat atau meruntuhkan Negara, banyak contoh pers dengan Negara salahsatunya adalah anda tentu ingat dengan kasus WaterGate sebuah konspirasi dimana bocornya pembicaraan antara tim sukses Presiden Amerika Richard Nixon dengan salahsatu partai yang akhirnya membuat Presiden Nixon mundur secara sukarela karena malu, kasus ini terbongkar sehingga menurunkan kredibilitas dari seorang Nixon adalah berkat dua orang jurnalis harian terkemuka ibukota di Amerika dan mereka bekerjasama dengan salahsatu orang dari partai tersebut dengan sandi istilah dalam pornografi deephtroat dan baru beliau telah meninggal identitas sang deepthroat ini terungkap, atau kasus skandal seks yang dilakukan oleh Presiden Amerika ke 42, Bill Clinton terhadap Sekretaris magang di ruang Ouval Gedung Putuh- Marryland Washington DC. Di Negara ini pun jurnalis banyak membongkar berbagai skandal yang memalukan yaitu salahsatunya adalah kasus kekerasan yang terjadi di Institut Pendidikan Dalam Negeri dimana akhirnya Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia kebakaran jenggot, karena mungkin mereka tahu tapi ditutup-tutupi dengan permainan yang sangat cantik, tapi sekali lagi dengan apa yang penulis tulis di atas Jurnalis bisa mengagungkan Negara ini baik secara personal maupun lembaga bisa juga menjatuhkan sampai jatuh sekali Negara ini, dan prediksi penulis sebentar lagi jurnalis dengan kemampuannya akan menjatuhkan Negara ini lewat tulisan yang mereka alami bersama dengan rakyat terhadap Negara ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi saran penulis sich, khususnya kepada para pejabat atau siapapun hormatilah kinerja pers itu sendiri, kalau memang ada tulisan yang membuat anda tersinggung atau terpojok dan tentunya ada bukti-bukti bahwa anda tidak terlibat, anda bisa mengajukan keberatan tulisan dari sang wartawan lewat hak Tanya kepada harian tersebut, dan nantinya dari pihak redaksi akan menjawabnya tentunya lewat mungkin pertemuan langsung atau lewat rubric surat pembaca, kalau seperti itu lebih elegan dan kekeluargaan daripada harus lewat jalur hukum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, akankah Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjadi kuburan lagi bagi para kuli tinta dalam menjalankan tugasnya sebagai jurnalis yang memberikan informasi dan jawaban bagi rakyat yang ingin mengetahui sebuah peristiwa ? kita lihat saja. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-5346162302035637049?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/5346162302035637049/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=5346162302035637049' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/5346162302035637049'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/5346162302035637049'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_07_01_archive.html#5346162302035637049' title='Matinya Kebebasan Pers di Negara ini'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_E9AmGCx9bvs/SIGbanUsigI/AAAAAAAAASE/jWEToRk5l7o/s72-c/PErs.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-2656526897094121037</id><published>2008-07-19T16:30:00.001+09:00</published><updated>2008-07-19T16:40:16.974+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Olahraga'/><title type='text'>Viva La Furia Roja Espana, Danke Austria – Swiss</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_E9AmGCx9bvs/SIGaMC-jIsI/AAAAAAAAAR8/JsH7xC_lE6I/s1600-h/spanyol.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5224626574474814146" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_E9AmGCx9bvs/SIGaMC-jIsI/AAAAAAAAAR8/JsH7xC_lE6I/s320/spanyol.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Hanya satu ungkapan kepada Tim Nasional Spanyol yaitu Perfecto ezcellente dimana, pada awal-awal menjelang turnament ini akan digelar, Iker Casillas dan kawan-kawan tidak diprediksikan untuk menjadi juara, untuk lolos grup saja masih dipandang sebelah mata dikarenakan adanya kontroversi dari sang pelatih Opa Aragones dimana untuk pertama kalinya dalam mungkin sejarah sepakbola Spanyol tidak memasukkan satu pemain yang selalu langganan dan menjadi trademark dari Timnas ini yaitu Raul Gonzalez Blanco.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi itu semua dapat ditepis oleh sang Opa dengan title gelar juara atau yang punya benua biru Eropa sebagai Juara Piala Eropa 2008 mengalahkan tim Der Panzer  dengan cetakan gol pemain Spanyol yang bermain di klub Liverpool – Fernando “ Il Nino “ Torres.&lt;br /&gt;Sekali lagi dalam dunia persepakbolaan tidak ada yang mustahil, semua bisa berubah, setelah Piala Eropa Tahun 2004 di Lisabon-Portugal Negeri 100 dewa – Yunani  dengan keperkasaannya menjadi Juara setelah menyingkirkan sang tuan rumah Portugal dengan Skor 1-0 yang dicetak oleh pemain Angelos Charisteas, dan sejarah itu terulang di Swiss dimana Spanyol yang tidak diunggulkan sama seperti Yunani bisa menaklukkan tim sekuat Jerman hanya dengan skor 1-0&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi Perfecto Excellente Viva La Furia Roja Espana, dan Danke Austria – Swiss, see in Euro 2012 Poland-Ukraine&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Susunan Pemain:Jerman: Lehmann, Friedrich, Metzelder, Mertesacker, Lahm (Jansen 46), Hitzlsperger (Kuranyi 58), Frings, Podolski, Ballack, Schweinsteiger, Klose (Gomez 79).Cadangan: Enke, Adler, Fritz, Westermann, Rolfes, Neuville, Trochowski, Borowski, Odonkor.Kartu kuning: Ballack, Kuranyi.Spanyol: Casillas, Sergio Ramos, Puyol, Marchena, Capdevila, Senna, Iniesta, Fabregas (Alonso 63), Xavi, Silva (Santi Cazorla 66), Torres (Guiza 78).Cadangan: Palop, Reina, Albiol, Fernando Navarro, Villa, Sergio Garcia, Arbeloa, Juanito, De la Red.Kartu kuning: Casillas, Torres.Gol: Fernando Torres 33'.Penonton: 51.428 orangWasit: Roberto Rosetti (Italia)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-2656526897094121037?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/2656526897094121037/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=2656526897094121037' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/2656526897094121037'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/2656526897094121037'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_07_01_archive.html#2656526897094121037' title='Viva La Furia Roja Espana, Danke Austria – Swiss'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_E9AmGCx9bvs/SIGaMC-jIsI/AAAAAAAAAR8/JsH7xC_lE6I/s72-c/spanyol.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-6286178777076681028</id><published>2008-07-04T20:05:00.002+09:00</published><updated>2008-07-04T20:09:38.548+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Subsidi rakyat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BBM'/><title type='text'>SBY… Penghematan apa lagi yang anda mau !</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_E9AmGCx9bvs/SG4E002yPDI/AAAAAAAAARw/jEgz3h-2O-8/s1600-h/SBY5.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_E9AmGCx9bvs/SG4E002yPDI/AAAAAAAAARw/jEgz3h-2O-8/s400/SBY5.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5219114323757120562" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="color:black;"&gt;Beberapa hari ini DKI dan kota-kota di negara ini semakin lama semakin tidak menentu nasibnya karena hampir setiap jam selalu ada saja aksi demo yang dilakukan baik oleh mahasiswa atau masyarakat sehubungan dengan naiknya harga Bahan Bakar Minyak – BBM yang tadinya berkisar di Rp. 4,500 sekarang menjadi Rp. 6,000 untuk satu liter, dan lebih parahnya adalah hari-hari ini harga minyak di pasar dunia menembus level US $ 145 untuk satu liter ( silakan anda konversikan sendiri dari Dollar Amerika ke Rupiah, capek ).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="color:black;"&gt;Setelah harga BBM menembus isu US $ 145, lantas apakah negara akan menaikkan kembali harga minyak setelah pemerintah melakukan kebohongan publik dimana pada tahun 2005 lalu dengan lantangnya sang Presiden di Istana ketika kalau tidak salah selepas melantik Kepala Staff mengatakan bahwa sehubungan dengan harga minyak yang melambung harga kebutuhan minyak di dalam negeri belum ada perubahan, tetapi kenyataannya malah NAIK !! ini jelas sekali kebohongan publik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="color:black;"&gt;Belum lagi kabarnya Indonesia keluar dari induk organisasi penghasil minyak dunia atau OPEC, alasan keluar hanya untuk menekan dan mengawasi aliran minyak untuk kebutuhan dalam negeri tetapi usut punya usut negara kita sebelum menyatakan keluar dari organisasi OPEC sudah membayar uang keanggotaan sampai Desember tahun depan kalau seperti ini jelas rugi donk udah bayar keanggotaan malah keluar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="color:black;"&gt;Ada apa dengan pemerintah yang semakin lama semakin tidak jelas menghadapi badai minyak dunia ini ibarat orang yang kebakaran jenggot. Sebenarnya kalau kita bisa melihat dari dampak harga minyak ini kita tidak perlu pusing karena kita sebagai penghasil minyak seharusnya kita bisa sabar dan bahkan untung karena kita juga mengekspor minyak, tetapi kenyataannya ?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="color:black;"&gt;Mungkin inilah karma yang diterima pemerintah dari Tuhan karena tidak beresnya kinerja daripada para pejabat terutama di sector migas yang seenaknya bahkan di&lt;i&gt;bego-bego-in &lt;/i&gt;sama perusahaan minyak dunia, kita bisa lihat di tiap daerah negara ini pasti ada perusahaan minyak asing yang mana komposisi bagi hasilnya tidak jelas apakah yang untung pemerintah atau perusahaan minyak asing itu yang untung besar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="color:black;"&gt;Seharusnya kita bisa menekan tingkat kegiatan dan bagi hasil dari perusahaan-perusahaan minyak asing itu, bagaimana caranya ? contohlah negara yang dipimpin oleh Presiden yang berlatar belakang petani koka Evo Morales yaitu Bolivia, dimana dalam hari-hari pertamanya menjabat sebagai Presiden Bolivia beliau mengundang semua kepala perwakilan dari perusahaan-perusahaan minyak asing yang sedang mengeksploitasi minyak di negaranya dan meminta mereka menandatangani kesepakatan bagi hasil dimana pemerintah Bolivia mendapatkan keuntungan dari eksploitasi perusahaan minyak asing itu sebanyak 70-85 % sedangkan perusahaan minyak tersebut hanya mendapatkan 15-20% saja, awalnya para perusahaan ini menolak dengan keras tapi lambat laun mereka lulu juga, kenapa juga model seperti ini diterapkan di Indonesia ?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;color:black;"  lang="EN-US"&gt;Penghematan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="color:black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="color:black;"&gt;Akibat dari harga minyak yang melambung ini, pemerintah mengeluarkan kebijakan penghematan yang ditujukan kepada semua lapisan tapi kalau menurut penulis hanya di lapisan bawah saja yang disuruh berhemat, tetapi bagaimana denga lapisan atas ? sudah terbukti lewat sebuah tayangan dimana sejumlah gedung pemerintahan yang pada siang hari yang mana matahari sudah diatas kepala dan masuk ke ruangan masih menyalakan lampu, soal hemat bensin pun penulis masih sangsi dengan apa yang dianjurkan oleh Presiden karena presiden sendiri setiap melakukan kegiatan yang bersifat kenegaran berapa banyak liter bensin yang keluar jika presiden setiap kegiatan selalu dikawal dengan full kawalan paspamres, belum lagi jika keluar negeri untuk kunjungan kenegaraan atau menghadiri sebuah forum atau konfrensi tingkat kepala negara dan pemerintah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="color:black;"&gt;Jadi saran penulis kepada pemerintah, tolong anda berkaca dulu sebelum anda berbicara atau memberikan wejangan kepada masyarakat lewat media, rakyat sudah dari jaman adam dan hawa melakukan yang namanya penghematan mulai dari listrik hingga bingung apalagi yang harus dihemat, maksudnya adalah berikanlah contoh kepada masyarakat negara ini yang jumlah hampir 220 juta jiwa ini bagaimana pengertian hemat dan bukti nyata dari kata hemat itu sendiri, kalau itu sudah bisa dijalankan secara otomatispun rakyat akan percaya dan akan melakukan apa yang pemerintah lakukan dalam hal berhemat bukan seperti saat ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="color:black;"&gt;Apakah benar pemerintah menganjurkan agar semua lapisan berhemat untuk menstabilkan konsumsi minyak bumi di negeri ini ? atau hanya lapisan bawah saja yang berhemat ? kita tunggu saja….&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-6286178777076681028?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/6286178777076681028/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=6286178777076681028' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/6286178777076681028'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/6286178777076681028'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_07_01_archive.html#6286178777076681028' title='SBY… Penghematan apa lagi yang anda mau !'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_E9AmGCx9bvs/SG4E002yPDI/AAAAAAAAARw/jEgz3h-2O-8/s72-c/SBY5.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-1758060375909218240</id><published>2008-07-04T19:53:00.002+09:00</published><updated>2008-07-04T20:05:00.927+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Militer'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Police Watch'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Happy B’ Day Indonesian Police</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_E9AmGCx9bvs/SG4Dyq_s8YI/AAAAAAAAARo/o774ROBy2jk/s1600-h/Polis.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_E9AmGCx9bvs/SG4Dyq_s8YI/AAAAAAAAARo/o774ROBy2jk/s400/Polis.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5219113187238801794" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Pertama-tama penulis ingin mengucapkan selamat ulangtahun kepada institusi Polri yang tanggal satu juli kemarin tepat berumur 62 tahun semoga semakin jaya dan selalu mengutamankan keprofessionalisme dalam bertugas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Umur 62 tahun bukanlah umur yang kemarin sore, tetapi umur yang sudah cukup matang untuk melihat dunia ini tetapi kenyataannya umur 62 tahun didalam tubuh kepolisian Indonesia tidak sama bahkan jauh berbeda ibarat bumi dan langit, kita bisa lihat bagaimana perilaku polisi kita yang dengan terang-terangan didepan mata masyarakat yang melintas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Contoh Polisi yang kelakuannya agak aneh dan tidak menunjukkan keprofessionalisme dari institusi kepolisian yang jelas-jelas melanggar hukum yang penulis saksikan dengan mata dan kepala sendiri tentunya yaitu di daerah Cawang- Jakarta Timur, dimana mulai lepas dari area Markas Kodam sampai putaran halim dekat terowongan banyak aksi polisi menerima uang daripada para timer atau kondektur bis maupun sopir angkutan umum, dan polanya adalah sang timer menghampiri sang petugas sambil salaman tetapi salamannya bukan tipe salaman yang lazim melainkan diselipkannya uang dengan nilai nominal Rp. 5,000 hingga Rp. 20,000 coba anda bayangkan berapa banyak trayek bus kota antar kota dan antar propinsi yang melintas, belum lagi ratusan trayek angkutan kota kalau satu mobil sang polisi mendapatkan jatah paling kecil Rp. 5,000 berapa penghasilan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sang polisi ini selama 1 jam ? &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Belum lagi polisi pada malam hari dengan menggunakan mobil parroli, penulis melihat beberapa kali aksi polisi dalam menjaring upah sampingannya yaitu dengan modus kaca samping sopir diturunkan sedikit yang memungkinkan dua jari masuk, kemudian dengan santainya sang polisi ini jalan pelan untuk menjaring para pedagang atau timer dengan cara mereka memasukkan uang itu seperti memasukkan uang kedalam celengan, kembali lagi coba pengunjung atau pembaca hitung berapa banyak nominal uang yang polisi ini dapat dalam semalam, karena untuk modus operansi mobil ini nominalnya tidak jauh beda dengan polisi yang tidak mengendarai kendaraan mobil patroli. Belum lagi kalau misalnya STNK atau BPKB dan SIM daripada sopir ini di tahan sama polisi, penulis pernah dengar dan melihat ( lagi!) dengan mata dan kepala sendiri hanya dengan uang Rp. 25,000 surat-surat kendaraan bisa kembali ke tangan sopir tanpa harus mengikuti sidang Hebat !!!&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Itu baru kelakuan daripada polisi di wilayah hukum Polsek Kramat Jati dan Makassar, bagaimana dengan Polisi yang dekat langsung dengan Kantor Kepolisian Resort Jakarta Timur a.k.a di kawasan Jatinegara ternyata tidak jauh beda ibaratnya 11-12 lah dengan kelakuan polisi di kawasan Cawang, dimana tepatnya di dekat persis halte bus way pasar Jatinegara dimana dengan mudahnya Polisi menerima &lt;i&gt;Tips&lt;/i&gt; dari kondektur bus kota seperti Kopaja 502 ( Kp. Rambutan – Tanah Abang ) Patas 2 ( Kp. Rambutan – Kota ), Steady Safe 937 ( Kp. Rambutan – Tanah Abang ) dan Bus 115 ( Kp. Rambuatan – Kota) dengan cara sama seperti yang dilakukan di cawang, beginikah sifat dari kepolisian kita atau Cuma di Jakarta saja.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Kalau kita mencoba bertanya kepada mereka setelah mereka melakukan, paling juga jawab mereka adalah kalau tidak seperti ini bagaimana dapur bisa ngebul kalau hanya mengandalkan gaji.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Gaji ? ya masalah itulah yang selalu dibawakan oleh Kapolri dan juga Panglima Jenderal Tentara Nasional Indonesia beserta jajaran staff jika ada rapat dengar pendapat dengan kaum parlement, tetapi yang menjadi pertanyaan adalah kalau sudah dinaikkan gaji para perwira polisi dan tentara ini mereka tidak akan melakukan dunia per-&lt;i&gt;tips-&lt;/i&gt;an lagi ? ini hal yang mustahil bin mustahal.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Bagaimana mengatasinya, ya perlu waktu yang cukup lama dan panjang untuk mengakhiri ini semua, tapi balik lagi yaitu sejahterakan para perwira pangkat bawah ini karena merekalah ujung tombak dari keamanan negara ini BUKAN para jenderal, karena kita tahulah bagaimana jadi dari seorang Letnan hingga Jenderal yang bisa berbandrol hampir Rp.200 juta selama satu bulan ! belum lagi tunjangan-tunjangan sedangkan perwira pangkat berapa ?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Yang kedua adanya penghargaan dan penghukuman bagi para perwira yang berada dilapangan tentunya yang dasar penghargaan dan penghukuman ini berasal dari kalangan masyarakat yang melintas atau yang memang kena mungkin baik disengaja ataupun tidak untuk melihat kinerja mereka,atau mereka menuliskan di sejumlah harian, karena selama ini penulis melihat banyak disejumlah harian terutama di desk surat pembaca yang mengkritik dengan sistem modus operasi dari perwira pangkat bawah yang menyesatkan, jadi tolong diperhatikan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Sebenarnya masih banyak persoalan yang dihadapi polisi menurut mata penulis, tapi hanya sebagian ini yang kiranya sesuai dengan idiom polisi yaitu Melindungi dan Melayani dan sesuai dengan idiom dan kenyataan dilapangan terhadap masyarakat, semoga kedepannya Polisi kita menjadi Polisi yang jujur serta keprofessionalismenya semakin tinggi, jayalah Kepolisian Indonesia….&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-1758060375909218240?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/1758060375909218240/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=1758060375909218240' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/1758060375909218240'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/1758060375909218240'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_07_01_archive.html#1758060375909218240' title='Happy B’ Day Indonesian Police'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_E9AmGCx9bvs/SG4Dyq_s8YI/AAAAAAAAARo/o774ROBy2jk/s72-c/Polis.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-5086150386281849446</id><published>2008-06-22T14:56:00.002+09:00</published><updated>2008-06-22T15:05:45.567+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='about INDONESIA'/><title type='text'>Indonesia Diving, Raja Ampat Island "The incredible reef and fish"</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SF3qn7S9eOI/AAAAAAAAARY/tTCSqFeghVQ/s1600-h/Rajaampat1.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5214581915217918178" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SF3qn7S9eOI/AAAAAAAAARY/tTCSqFeghVQ/s400/Rajaampat1.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;No doubt about it, the Raja Ampat is definitely the richest place for fish, that I have ever been. Dr G.R.Allen" I was like a five-year-old, seeing a reef for the very first time. I was awestruck, held by the incredible power of this richest reef. We must, with all available resources, preserve the beauty of Raja Ampat. This may be the last frontier. Michael Aw&lt;br /&gt;"I love the people, I love the diving, It's super!! I've never been for a second time to the same dive destination but now I'm thinking about going back for the third time!! Should I say more?" Peter van Dalen (Taken from &lt;a href="http://www.iriandive.com/"&gt;http://www.iriandive.com/&lt;/a&gt;)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Raja Ampat Island is the most western district of the Indonesian province of Papua. Raja Ampat consists of an area surrounding four major island off the western coast of Birds Head Panisula of New Guinea Island. The western half of which is Indonesia and the eastern half, Papua New Guinea. The province was called Irian Jaya, and its a cluster of over 1500 small Islands.&lt;br /&gt;Raja Ampat is the most bio-diverse location in the world more than 3000 species of fishes and over 300 species of corals have been identified here, in a single one and half hour dive you can identified more than 282 fish species and more than 400 species. Till this very day the area is virtually unexplored and unknown due to its size. This area as there are still many remnants of WW II.&lt;br /&gt;The Roughest seas and decreased visibility in the Raja Ampat area are from mid-June until the end of August. During the rest of the year, the sea is mostly very smooth whit good visibility. &lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SF3rD9Y4GjI/AAAAAAAAARg/87JPddjiS_s/s1600-h/Rajaampat2.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5214582396815940146" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SF3rD9Y4GjI/AAAAAAAAARg/87JPddjiS_s/s400/Rajaampat2.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dive sites in Raja Ampat Island:&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;Kri Island&lt;/strong&gt;: Kri has several sites and Cape Kri is one of the fishiest. The fish numbers and variety are truly amazing. The site is current dependent. Generally it's a steep slope with beautiful coral growth, lots of reef and schooling fishes, including the giant Queensland Grouper.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;Sardine Reef:&lt;/strong&gt; Sardine Reef has really giant clams at 10m (33ft) but it's all about non-stop fishes here. There's a resident school of bumphead parrotfish in the shallows, colorful soft corals and plenty of critters.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;Kaboei Bay Rock Islands&lt;/strong&gt;: The bay is a labyrinth of rock islands. Visibility isn't great but this is a great place for macro and finding odd nudibranches, mollusks and the pictured dragonet. Bat caves and skeletons are found on some of the islands.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;The Passage&lt;/strong&gt;: This is a drift dive through a narrow channel near Waigeo. Look for archerfish among the mangroves, orange cup corals, seahorses, and percula clownfish.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;Fam Island:&lt;/strong&gt; Several sites near Fam have stunning coral growth. Sponges and soft corals add color and fishes keep it going. Sites include walls, sloping reefs, and muddy bays.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;Misool:&lt;/strong&gt; Misool is awash in fish life and huge sea fans. Caverns and boulders mark several sites. The schooling fishes seem endless and pygmy seahorses live in less than 10m (33ft). Some sites are current dependent.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;At a Glance Irian Diving&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;Reef type:&lt;/strong&gt; Vertical walls, Lagoon channels, caves, platform reefs, etc.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Access:&lt;/strong&gt; By boat from base camps.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Visibility:&lt;/strong&gt; Very good, 20-45 meters.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Current&lt;/strong&gt;: Moderate, excellent for drift diving.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Coral:&lt;/strong&gt; Excellent " abundant &amp;amp; divers.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Fish:&lt;/strong&gt; Variety &amp;amp; abundance guaranteed.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Highlights:&lt;/strong&gt; Snorkeling with dolphins near the Wai base camp (5m); White-tip sharks under P47B wing; finding new wrecks untouched/complete.&lt;br /&gt;It is easiest to fly through to Sorong via Jakarta or via Singapore. Merpati, Pelita and Lion/Wings Airlines operate daily flights from Jakarta to Sorong (with stopovers in Ujung Pandang/Makassar and/or Manado), whereas Silk Air operates regularly from Singapore to Manado. Daily flights to and from Sorong by Airlines Merpati, Lion/Wings or Pelita.&lt;br /&gt;Raja Ampat Island have several accommodations whit traditional design, and there many boat you can rent for a stay. If you using dive operator they will arrange for your base came.&lt;br /&gt;Raja Ampat islands have a very diverse topography with steep mountain shores and deserted white sand beaches. Explore the land on foot. Use a boat to move from one dive site to another dive site.&lt;br /&gt;There are several restaurants and cafes throughout Sorong. Try their specialties: traditional irian foods!&lt;br /&gt;There are many traditional souvenirs made from wood.&lt;br /&gt;You can visit gorgeous waterfalls, ancient burial sites, bat caves and stunning waterways breathtaking limestone landscapes and Manta ray spotting and bird watching.&lt;br /&gt;To enter Papua itself, you need a surat jalan (Travel Permit) which is issued by the local police. Please bring: 3 Passport Photos, 3 Copies of the photo page of your passport and 3 Copies of the passport page with the Indonesian Visa.&lt;br /&gt;Guide Book : Diving Indonesia (a guide to the world's greatest diving), Periplus Action Guide, Kal Muller.&lt;br /&gt;More Information about Irian Jaya Dive, contact: Sorong, Indonesia Office: Papua Diving. Phone: +62 (411) 401 660, Fax: +62 (951) 325 274. &lt;a href="http://www.iriandiving.com/"&gt;www.Iriandiving.com&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-5086150386281849446?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/5086150386281849446/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=5086150386281849446' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/5086150386281849446'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/5086150386281849446'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_06_01_archive.html#5086150386281849446' title='Indonesia Diving, Raja Ampat Island &quot;The incredible reef and fish&quot;'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SF3qn7S9eOI/AAAAAAAAARY/tTCSqFeghVQ/s72-c/Rajaampat1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-7865223074545417051</id><published>2008-06-22T14:53:00.000+09:00</published><updated>2008-06-22T14:55:27.953+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ibukota'/><title type='text'>481</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SF3pLxZ8dgI/AAAAAAAAARQ/H-AfovmdXGU/s1600-h/logo_jakarta_2.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5214580332014892546" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SF3pLxZ8dgI/AAAAAAAAARQ/H-AfovmdXGU/s400/logo_jakarta_2.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Pertama-tama penulis ingin menghaturkan selamat ulang tahun kepada ibukota negara Republik Indonesia yang tercinta yaitu Daerah Khusus Ibukota Jakarta yang pada tanggal 22 Juni 2008 ini menginjak usia yang ke 481, semoga terus menjadi dayatarik bagi penduduk didaerah untuk mencari pekerjaan bukan menjadi ladang kemiskinan dan berbagai macam organisasi kemasyarakatan yang anarkis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;481 adalah angka atau usia yang sudah sangat sepuh, sama halnya dengan usia manusia yang semakin lama semakin dewasa dalam hal pemikiran maupun fisik, tetapi untuk kasus usia DKI ini penulis lihat semakin lama usia DKI bertambah, semakin bertambah juga permasalahannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita bisa lihat bagimana keadaan DKI selepas lebaran tahun lalu hingga saat ini, hampir disetiap ruas jalan di DKI mulai dari jalan protokol hingga mungkin jalan tikus tidak ada yang lancar yang ada seperti bekicot berjalan pelan. Belum lagi intensitas kendaraan yang semakin lama semakin banyak dikarenakan banyaknya program promosi yang digencarkan oleh perusahaan otomotif baik kendaraan roda dua maupun roda empat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara jalanan yang ada di DKI semakin lama semakin kecil bahkan sempit karena tidak ada lahan lagi untuk menampung mobil-mobil dan motor ini di jalan, itu baru permasalahan untuk bidang transportasi, belum lagi soal masalah sosial dimana kita bisa lihat bagaimana DKI dimata penduduk didaerah negara ini masih memiliki daya magis untuk mendapatkan pekerjaan, tetapi kenyataannya? Kita bisa lihat disudut – sudut jalan atau perempatan-perempatan lampu merah bisa kita jumpai beberapa anak kecil yang seharusnya menikmati dunianya tetapi mereka harus mencari uang untuk membantu orangtuanya yang seharusnya yang bertanggung jawab untuk kelangsungan hidup anak ini adalah orangtua mereka. Belum lagi banyaknya penggusuran terhadap rakyat kecil dan jelata yang membuka warung liar untuk menyambung kelangsungan dapur mereka yang kadang-kadang berakhir ricuh bahkan melakukan kekerasaan yang sudah ditetapkan oleh konvensi HAM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain masalah yang selalu mendatangi para aparat Pemprov DKI, ada saja inovasi yang diterapkan oleh para pejabat pemprov DKI seperti untuk mengatasi kemacetan dibuatlah sarana transportasi alternatif yaitu Bus Transjakarta atau lebih dikenal dengan Busway, memang diawal pembuatan sarana penunjang busway ini mengundang banyak reaksi terutama penghilangan satu ruas untuk jalur busway yang dinilai akan bertambah macet, tetapi kenyataannya banyak juga yang menggunakan jasa busway ini, bahkan disalah satu koridor busway, menggunakan busway gandeng untuk bisa menampung lebih para penggunanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang harus dilakukan oleh Pemerintahan Propinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta untuk mengatasi masalah-masalah sosial ini terutama diantaranya kemacetan ini, kita bisa pungkiri dengan banyaknya para pengemis dan gelandangan di Jakarta, karena seperti yang penulis tulis diatas, mereka ini awalnya tidak berniat menjadi pengemis dan gelandang, mereka datang ke Jakarta untuk satu tujuan yaitu merubah kehidupan mereka didesa, tetapi ada daya kemampuan mereka dalam berbagai hal untuk menaklukkan kota ini yang menjadikan mereka menjadi pengemis dan gelandangan, ini selalu bertambah menjelang habisnya cuti bersama lebaran, penulis sependapat dengan kebijakan Gubernur yang akan menjaga pintu masuk ke DKI untuk mengantisipasi masuknya para penduduk diluar Jakarta yang tidak mempunyai kemampuan untuk mencoba peruntungan, tetapi lebih bijaknya lagi kalau pemprov membuka lapangan pekerjaan buat mereka yang sudah terlanjur masuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal penggusuran, penulis menentang keras dengan tindakan-tindakan yang berlebihan yang dilakukan oleh para petugas Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja, apa yang dilakukan oleh Satpol PP ini sudah menjurus kepada pelanggaran HAM, tetapi oleh atasan mereka berdalih mereka hanya menjalankan tugas yang menyalahkan para pedagang ini, sebenarnya menurut penulis maraknya pedagang kaki lima atau yang berjualan sampai menyita sepersekian jalan ini adalah salah dari para satpoll PP ini kenapa penulis bilang, kalau memang tidak boleh berjualan disana kenapa juga masih ada warga yang berjualan disana dan dibiarkan saja oleh anggota Satpol PP bahkan lahan yang seharusnya tidak boleh dipergunakan untuk berjualan mereka jual-belikan dengan asumsi setiap mereka sedang dinas, para pedagang harus setor uang ke mereka, dan ini pernah penulis lihat, dimana dengan gampangnya para petugas ini meminta rokok satu slop berbagai macam merek, disaat para pedagang ini baru buka jualannya dan belum ada yang beli, kalau sudah begini siapa yang salah pedagang atau satpol PP ini ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah saatnya pemprov DKI menata kembali kota tercinta ini seperti dengan semboyannya yaitu kota metropolitan atau yang akan berganti menjadi kota megapolitan dengan menggandeng kota Tangerang, Bogor, Depok dan Bekasi untuk bersatu tanpa ada lagi masalah-masalah seperti pengangguran, penggusuran dan kemacetan yang semakin lama semakin tidak terarah.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Dirgahayu Kota ku Daerah Khusus Ibukota Jakarta tercinta….&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-7865223074545417051?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/7865223074545417051/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=7865223074545417051' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/7865223074545417051'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/7865223074545417051'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_06_01_archive.html#7865223074545417051' title='481'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SF3pLxZ8dgI/AAAAAAAAARQ/H-AfovmdXGU/s72-c/logo_jakarta_2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-79326898363960671</id><published>2008-06-13T21:29:00.000+09:00</published><updated>2008-06-13T21:32:40.163+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama'/><title type='text'>Ciutnya nyali Pemerintah kita</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SFJoq6fOtsI/AAAAAAAAARI/x_AHsCJJGUI/s1600-h/SBY1.gif"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5211342805285123778" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SFJoq6fOtsI/AAAAAAAAARI/x_AHsCJJGUI/s400/SBY1.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Ternyata kata-kata SBY ketika memberikan keterangan terhadap insiden Monas yang terjadi disaat perayaan lahirnya Pancasila yang dilakukan oleh kawan-kawan pasukan berjubah putih terhadap sekelompok orang yang bernama aliansi Kebangsaan yang mengatakan bahwa negara tidak boleh kalah ternyata berbeda yaitu negara boleh kalah dan terbukti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya gara-gara pernyataan dari seorang komandan ( atau lebih dibilang komandan ayan sayur )yang juga pernah menjadi aktivis LBH yang mengatakan bahwa polisi boleh menangkap beliau jika pemerintah sudah membuat surat keputusan pembubaran ahmadiyah dan jangan ganggu anggotanya, pertama setelah beliau menyatakan tersebut penulis Cuma mesem-mesem dan terbukti anggotanya ditangkapi oleh Polisi dengan kekuatan penuh, tapi orang ini sepertinya kayak ayam sayur dan sedikit pengecut dengan menghilang, namun tiba-tiba kemarin (9/6-2008) datang dengan menggunakan taksi ke halaman Polda Metro Jaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang membuat penulis agak sedikit heran dan bingung, kok bisa-bisanya dalam satu hari yaitu pada hari senin tanggal para kelompok yang mengaku berpaham dan berideologi Islam tetapi tidak tahu penerapannya seperti yang dialami FPI berdemo besar-besaran di depan Istana tiba-tiba dikalangan pejabat negeri ini langsung keluar surat keputusan bersama tiga menteri yaitu Menteri Agama, Menteri Dalam Negeri dan Jaksa Agung Republik Indonesia yang melarang ajaran ahmadiyah berkembang di negara ini, dan berkat surat ini sang komando laskar langsung meluncur ke halaman Polda tanpa dosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemana bukti nyata dari kata-kata sang Presiden dalam pernyataan persnya agak sedikit geram dengan menunjukkan bahasa tubuhnya kok bisa-bisanya dikalahkan dengan ormas-ormas yang sebenarnya pemerintah bisa lawan bukan sekedar gertak sambal saja. Menurut penulis apa yang dilakukan oleh para pembantu presiden ini membuat SKB adalah sebuah perhatian atau ingin dianggap mencari muka agar rakyat masih mengakui pemerintah ini masih ada yang jelas-jelas sudah tidak bisa bertahan lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya adakah yang salah dengan ahmadiyah ? kalau menurut penulis apa yang dilakukan oleh ajaran ahmadiyah adalah hal yang wajar (bagi penulis..terserah anggapan orang) mungkin cara penerapannya saja yang mungkin dimata sebagian orang agak janggal, lagipula penulis heran kalau kita lihat soal insiden di Monas dimana nama ahmadiyah dibawah-bawah padahal jelas sekali Aliansi Kebangsaan berdemo di kawasan Monas untuk memperingati hari lahirnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah dalam hal ini menurut penulis agak sedikit ganjil, kenapa? Kok bisa bersamaan antara pemberitahuan sikap pemerintah lewat SKB dengan datangnya Munarman ke halaman Polda Metro Jaya untuk menyerahkan diri, jangan – jangan analisa penulis menyatakan bahwa pemerintah dengan pihak munarman sudah ada deal-deal tertentu sehingga gampang sekali sosok pengacara cap sayur ini pada hari pertama polisi melakukan razia dan penangkapan besar-besaran di Petamburan hingga saat sang pengacara  tiba di halaman Polda tidak ada kontak tetapi bisa bersamaan juga dengan tertibnya SKB ini, bukankah ini menjadi pertanyaan apalagi dikaitkan dengan ucapan Presiden yang mengatakan bahwa negara tidak boleh kalah, kalau sudah seperti ini dengan terbitnya SKB masih adakah negara dikatakan tidak boleh kalah ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagipula pemerintah melakukan tindakan bunuh diri kenapa penulis bilang seperti itu karena kita tahu ada pasal di Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 29 dimana dalam pasal tersebut adalah bahwa negara menjamin kebebasan warganya untuk memeluk dan menyakini apa yang menjadi agamanya, kalau konteksnya sudah seperti ini dimana posisi negara dalam menjamin kebebasan dari warga aliran ahmadiyah dalam menjalankan kegiatannya dalam hal ajaran agama jika mengacu pada isi pasal 29 UUD 1945 itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau memang pemerintah dengan halus atau dengan keras ingin menghentikan kegiatan dari warga Ahmadiyah, hapuskan dulu semua isi dari pasal 29 UUD 1945 yang ada saat ini, kalau itu sudah dihapuskan oleh Pemerintah dan tentunya dengan restu serta rekomendasi dari rakyat bolehlah pemerintah menghentikan bahkan menyeret para pengikut ahmadiyah ke pengadilan, kalau itu belum bisa dihapuskan oleh negara jangan berani membuat keputusan yang nantinya akan menohok pemerintah dan bersikap antipati serta diskrimanasi terhadap agama lain, yang menjadi pertanyaan sekarang adalah beranikah Pemerintah Republik Indonesia dibawah komando Presiden Susilo Bambang Yudhoyono beserta kabinetnya yang terkabung dalam Kabinet Indonesia Bersatu &lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;menghapus Pasal 29 UUD 1945&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;..&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;berani tidak !!!!&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-79326898363960671?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/79326898363960671/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=79326898363960671' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/79326898363960671'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/79326898363960671'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_06_01_archive.html#79326898363960671' title='Ciutnya nyali Pemerintah kita'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SFJoq6fOtsI/AAAAAAAAARI/x_AHsCJJGUI/s72-c/SBY1.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-1330000128195906421</id><published>2008-06-04T20:21:00.002+09:00</published><updated>2008-06-04T20:26:03.268+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama'/><title type='text'>FPI Di Bubarkan ? Kenapa Tidak</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SEZ7uzcCOOI/AAAAAAAAARA/T4w7ecZ6Mog/s1600-h/FPI.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SEZ7uzcCOOI/AAAAAAAAARA/T4w7ecZ6Mog/s400/FPI.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5207986063112550626" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;63 tahun lahirnya ideologi dan paham dari negara ini yaitu Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Juni, tetapi tanggal 1 Juni tahun 2008 adalah perayaan yang sangat berbeda sekali dimana ada sekelompok orang yang menamakan Aliansi Kebangsaan ingin merayakan hari lahirnya Pancasila yang bertempat di halaman Komplek Monumen Nasional-Monas Jakarta harus dirusak kehikmatannya oleh sekelompok yang menamakan dirinya sebagai orang yang paling paham akan agama, dimana dalam kejadian ini banyak anggota dari Aliansi ini yang mengalami cedera yang cukup dan sangat parah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Dan aliran yang mengaku organisasi yang paling paham akan agama adalah yang tidak bukan FPI-Front Pembela Islam, dimana kita tahu bagaimana sepak terjang daripada organisasi ini yang setiap aksinya selalu berkelakuan kontroversi dan merasa dirinya paling benar dan orang sekitarnya dianggap jelmaan iblis dan setan atau kafir.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Yang menjadi pertanyaan adalah inikah yang diajarkan Islam yaitu menganiaya orang yang tidak tahu apa-apa, merusak bahkan sampai rata fasilitas umum atau sarana hiburan yang menurut mereka nista dan hina, merazia tempat – tempat hiburan serta membawa barang yang seharusnya bukan miliknya, INIKAH yang diajarkan oleh Islam ? penulis ingin bertanya adakah yang bisa menjawab ?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Apa yang dilakukan oleh para laskar yang mengaku paling tahu soal agama tetapi kelakuannya tidak sesuai dengan ajaran agama, sangat tidak pantas dan keterlaluan sehingga aksi yang mereka lakukan pada tanggal 1 Juni 2008 di Monas ini harus di usut oleh pihak Kepolisian. Yang menjadi pertanyaan sekarang adalah mampukah Kepala Polisi Daerah Metropolitan Jakarta Raya-Kapolda Metro Jaya menyeret baik secara halus atau paksa orang-orang ini untuk di&lt;i&gt;Check-in&lt;/i&gt; kan di Hotel Prodeo dan menyatakan bahwa organisasi ini adalah terlarang dan harus ditutup, beranikah ?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Kalau menurut penulis, sikap yang diperlihatkan oleh jajaran kepolisian terutama Polda Metro Jaya yang membawahi Polres Jakarta Pusat dan Polsek Petamburan masih dalam tahap hati-hati dan tidak berani mengambil resiko padahal kalau kita ingat, sudah berapa kali dan berapa banyak orang yang terluka akibat aksi mereka ketika setiap menjelang dan selama bulan puasa setiap tahunnya, berapa banyak fasilitas yang mereka rusak, sementara setiap melakukan tindakannya polisi hanya bisa mendampingi tanpa ada tindakan padahal jelas-jelas didepan matanya melakukan pengurasakan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Kalau seperti ini itu berarti menurut penulis, polisi hanya berani bertindak keras kepada mahasiswa seperti yang terjadi di Universitas Nasional, Universitas Mercu Buana, dan Universitas Dr.Moestopo Beragama yang brutal bahkan memakan korban berdarah-darah dan patah-patah tetapi giliran sama FPI Polisi tidak jauh dengan ayam sayur, betul tidak ? apa karena mereka direstui oleh mantan Kapolda Metro Jaya ketika berdiri dan nota bene senior daripada Kapolda sekarang sehingga tidak berani menindak !&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Dan juga penulis agak geram dengan salahsatu komandan daripada laskar ini yang menurut penulis pengecut dan ayam sayur kenapa, pada saat jumpa wartawan untuk klarifikasi soal Monas, beliau ini dengan lantangnya mengatakan apa itu bubar..bubar..tangkap..tangkap, kalau pemerintah membubarkan ahmadyah silakan tangkap saya komando laskar islam, tetapi kenyataannya mana ? terbukti hingga detik ini batang hidung dari seorang mantan pimpinan LBH dan Kontras ini menghilang apakah ini sifat dari seorang pemimpin, jangan-jangan dia dipecat dari LBH dan organisasi lainnya yang dia pernah pimpin karena sifatnya ini, sosok yang seperti ini yang bisa membuat negara ini kacau balau kalau tidak bisa dibungkam, pesan penulis sich simple mulutmu harimaumu…jadi kalau anda lelaki sejati maka tunjukkan jatidirimu menyerahlah kepada aparat Polda..jangan bisanya berkoar-koar di depan media begitu aparat masuk..anda hilang seperti setan..lelakikah dirimu Munarman ???&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Sudah saatnya Kapolri, Kapolda Metro Jaya, Kapolres Jakarta Pusat, Kapolsek Petamburan, Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, serta Jaksa Agung Republik Indonesia menindak lanjuti kasus ini dengan cara menata kembali aturan tentang organisasi kemasyarakatan, kalau berdasarkan criteria yang diucapkan oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia tentang pencabutan atau pembubaran suatu organisasi kemasyarakatan, FPI sudah bisa dikategorikan untuk dibubarkan, bukankah negara ini punya UU Subversi jaman dinasti Cendana, dimana setiap orang atau badan yang melakukan kegiatan yang membahayakan keamanan negara menggunakan pasal ini, kenapa tidak digunakan untuk menjerat dan membubarkan FPI baik organisasi ataupun secara personal.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Inikah klimaks dari kearoganan dan anarkisnya FPI terhadap warga yang menurut mereka iblis atau setan, merusak fasilitas umum dan tempat hiburan yang menurut mereka sangat najis dan hina atau kehidupan mereka masih terus berlangsung karena pejabat keamanan dan pemimpin negara ini tidak berani dan takut seperti ayam sayur dalam membubarkan organisasi ini, hanya Tuhan yang akan membukakan mata mereka dan Ingat !!! rakyat sudah muak dengan kelakuan mereka dan jangankan rakyat kalau bertindak anarkis terhadap organisasi ini karena ya itu pemerintah dan pihak keamanan di negara ini seperti ayam sayur..&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-1330000128195906421?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/1330000128195906421/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=1330000128195906421' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/1330000128195906421'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/1330000128195906421'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_06_01_archive.html#1330000128195906421' title='FPI Di Bubarkan ? Kenapa Tidak'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SEZ7uzcCOOI/AAAAAAAAARA/T4w7ecZ6Mog/s72-c/FPI.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-3139790309775495886</id><published>2008-06-04T20:14:00.002+09:00</published><updated>2008-06-04T20:21:01.654+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Police Watch'/><title type='text'>Lagi…dan lagi..</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SEZ6AX28hOI/AAAAAAAAAQo/E5vFFlXgqQk/s1600-h/Polis1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SEZ6AX28hOI/AAAAAAAAAQo/E5vFFlXgqQk/s400/Polis1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5207984165923620066" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Judul diatas memang sama seperti judul lagu yang dinyanyikan oleh Dedy Alas dari kelompok musik Andra and The Backbone, itu lagi..dan lagi..&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Maksud dari lagi..dan lagi adalah kembali menyangkut kasus tragedi Unas beberapa hari lalu yang sempat membuat geger dunia kampus di Indonesia dan menghujat habis-habisan institusi Kepolisian Republik Indonesia karena tidak becus mendidik para perwiranya, dan berita yang terakhir adalah pihak Propam – (dulu Provost) menetapkan sejumlah prajurit yang dijadikan tersangka terkait dengan kasus Unas ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Yang menjadi perhatian penulis adalah, yang menjadi tersangka dari kasus ini adalah perwira dengan pangkat bawah yaitu setingkat Brigadir atau sersan, lantas kemana para komandan mereka yang pangkatnya dua-lima tingkat diatas mereka apakah mereka juga akan bernasib sama dengan mereka yang akan langsung dipecat dan dipidanakan secara sipil atau hanya ditarik ke pusat duduk manis tanpa jabatan selama tiga bulan, setelah itu dipromosikan lagi ke tingkat lebih tinggi dan daerah yang basah ?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Inilah yang menjadi ironi kalau penulis melihat para perwira polisi pangkat rendah, kita tahu bagaiamana kesejahteraan daripada polisi pangkat rendah dimana mereka harus menjalankan tugas negara seperti berdiri berjam-jam menghadap kepada kerumunan mahasiswa atau massa ditengah cuaca yang sangat panas atau diguyur hujan deras mereka harus berdiri tegap tetapi apa daya ketika terjadi kericuhan atau bentrok yang membabi buta, para perwira inilah yang menjadi sasaran empuk Propam Polri untuk disidang dan langsung dijadikan tersangka dan otomatis ancaman pecat dan pidana sipil didepan mata, lantas kemana peran dari para komandan mereka yang seharusnya mereka juga ikut bertanggung jawab ?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sekedar ilustrasi saja&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pernah penulis lihat dengan mata kepala penulis sendiri, dimana suatu waktu di kawasan Salemba terjadi tawuran mahasiswa bahkan sempat terjadi bentrok dengan polisi wilayah hukum setempat kemudian setelah reda situasi, penulis coba berjalan kearah Megaria tetapi apa yang penulis lihat sekonyong-konyongnya disalahsatu rumahmakan padang disekitar depan gedung Unit Gawat Darurat RSCM terlihatlah para komandan dengan pangkat melati satu (mayor) ada beberapa orang dengan seorang tentara dengan santainya mencongkel sisa daging di sela-sela gigi degan tusuk gigi setelah selesai makan siang sambil mengobrol dengan santai bahkan sampai tertawa, ini sangat konyol sekali di saat anak buahnya mati-matian menahan amukan emosi para mahasiswa ini tanpa memikirkan apakah para perwira pangkat bawah ini sudah makan atau belum, sudah istirahat atau belum, malah sang komandan malah asyik masyuk makan bersama kayak anak TK di Rumah Makan Padang…konyol sekali, ini bukan sekali dua kali penulis melihat kelakuan para komandan polisi ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Sudah saatnya para komandan ini dihukum berat terkait dengan kasus UNAS bahkan kalau perlu di &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PECAT&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; dan dipidanakan secara sipil, jangan hanya prajurit pangkat bawah saja yang dihukum, karena secara logika orang waras dan sehat yang seharusnya di PECAT adalah para komandan ini &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;BUKAN&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; prajurit pangkat bawah, walaupun fakta di lapangan banyak prajurit pangkat bawahlah yang menderita.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Dan jangan budayakan lagi setiap ada perwira mulai tingkat pertama hingga paling puncak mendapatkan masalah, lantas langsung ditarik ke markas utama entah itu Polres atau mungkin ke Polri dengan status jabatan non aktif dan tiga bulan kemudian ketika ada promosi jabatan, perwira yang bermasalah ini langsung dipromosikan secara jabatan maupun pangkat, kalau begini terus mau sampai kapan perwira keamanan bisa intropeksi dan membuka mata hati nurani mereka kalau setiap melakukan kesalahan yang langsung terlintas dipikiran mereka&lt;i&gt; &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ahh paling-paling Cuma 3 bulan abis itu bisa kerja lagi ditempat yang lebih basah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Dan juga satu hal peran media pun harus bisa menjadi anjing pelacak bagi masyarakat untuk mengawasi jalannya daripada permasalahan yang menimpa para perwira polisi ini, apakah ucapan polisi melalu Kadiv HUMAS Mabes Polri yang akan menindak tegas anggota polri sesuai dengan kenyataan dilapangan hingga proses pidanaan secara sipil dan menjalani kehidupan sipilnya di hotel prodeo atau tidak sama sekali hanya janji-janji manis yang terlontar dari mulut manis sang Kadiv HUMAS.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Akankah para prajurit pangkat bawah yang selalu menderita dengan pemecatan atau reformasi di tubuh Polri dengan juga memecat dan mempidanakan secara sipil para perwira pertama hingga tinggi yang melakukan tindak kriminal ?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-3139790309775495886?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/3139790309775495886/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=3139790309775495886' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/3139790309775495886'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/3139790309775495886'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_06_01_archive.html#3139790309775495886' title='Lagi…dan lagi..'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SEZ6AX28hOI/AAAAAAAAAQo/E5vFFlXgqQk/s72-c/Polis1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-2015365614703977310</id><published>2008-06-04T19:49:00.001+09:00</published><updated>2008-06-04T20:14:22.237+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Subsidi rakyat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BBM'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><title type='text'>Murnikah Aksi Mahasiswa ini</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SEZ468C_RAI/AAAAAAAAAQg/UmRyYBm_kuQ/s1600-h/Mahasiswa.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SEZ468C_RAI/AAAAAAAAAQg/UmRyYBm_kuQ/s400/Mahasiswa.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5207982973046965250" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Beberapa minggu ini kita selalu disuguhkan berita-berita disetiap stasiun televisi tentang demonstrasi yang dilakukan oleh mahasiswa dalam menyikapi apa yang pemerintah lakukan yaitu menolak kenaikkan BBM, mulai dari demonstrasi yang biasa saja hingga demonstrasi yang berakibat tragis seperti yang disuguhkan di Universitas Nasional – Pejaten.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Tapi yang menjadi pertanyaan adalah murnikah dari nurani mereka dalam melakukan aksi mereka ini ? kita tahu bahwa beberapa hari setelah aksi demo ini, para pejabat intelejent di negara ini dari kantornya di wilayah Pejaten mengatakan bahwa aksi demo ini di&lt;i&gt;kompori&lt;/i&gt; oleh sejumlah pihak salahsatunya adalah oleh mantan menteri.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Kalau menurut penulis apa yang dilakukan oleh para mahasiswa/.i dalam melakukan aksi misalnya menolak kenaikan BBM adalah murni kenapa ? karena merekalah yang paling utama merasakan dampaknya dari kenaikan BBM ini ketimbang para warga yang bisanya hanya jengkel atau menulis komentar yang menyudutkan aksi mahasiswa di situs-situs berita terkait dengan kegiatan demo mahasiswa, kita tahu hampir 80 % persen mahasiswa di negara ini adalah berasal dari keluarga yang tidak mampu yang mana mereka yang menuntut ilmu ke kota besar misalnya Jakarta, harus bisa menyiasati uang kiriminan yang tidak seberapa dengan keadaan yang tidak sesuai dengan uang yang diterima.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Soal mereka membakar ban, memblokir jalan, mencorat-coret mobil plat merah atau sampai bentrok dengan Polisi itu hanya sebagian efek dari aksi mereka, karena perbuatan mereka seperti itu hanya untuk mendapatkan perhatian masyarakat yang melintas untuk ikut bergabung, tapi banyak juga warga yang merasa jengkel bahkan menyalahkan para mahasiswa karena menghambat serta menghabiskan waktu mereka dijalan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Kalau menurut penulis, memang disatu sisi apa yang dilakukan oleh mahasiswa ini bisa membuat kenyaman, keamanan dan ketertiban masyarakat pengguna jalan jadi terganggu, tapi berkat mahasiswalah negara ini kita bisa bebas dari segala macam peraturan dan pasungan kebebasan yang dilancarkan oleh rezim dinasti cendana, seharusnya kita harus berterimakasih kepada mereka bukan mencibir mereka, memang dulu jaman dinasti Cendana negara ini aman, nyaman dan teratur, tapi keadaan itu justru membunuh demokrasi dan menciptakan korupsi dan berbagai skandal yang ibarat bom atom yang siap meledak, dan bom atom itu sudah meledak besar pada tahun 1998, walaupun semakin hari semakin tidak jelas negara ini, tetapi menurut penulis paling tidak negara ini bukan negara yang munafik, kita bisa lihat bagaimana dulu setiap mengambil kebijakan selalu mengatasnamakan rakyat tetapi hasilnya juga tidak ada untuk rakyat justru makin banyak rakyat miskin pada jaman itu tetapi selalu ditutup-tutupi&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Dan satu lagi yang membuat penulis heran adalah, ketika membaca semua komentar para warga yang ada di setiap situs-situs berita yang berkaitan dengan aksi mahasiswa selalu menyudutkan para mahasiswa, padahal mereka juga sama dengan para mahasiswa menjadi korban dari pemerintah, bukan memberikan solusi yang terbaik bagi para mahasiswa dalam menolak kebijakan pemerintah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Saran penulis kepada para pembaca dan pengunjung situs-situs berita yang selalu menulis komentar, anda janganlah sebagai orang paling munafik sedunia dan akherat dengan menghujat aksi dari para mahasiswa ini lewat komentar-komentar anda di situs-situs berita, kalau anda sama-sama dengan mahasiswa menjadi korban kebijakan pemerintah turunlah ke jalan, beri solusi kepada mahasiswa tindakan apa yang elegant, jangan bisanya menulis komentar yang sinis saja, penulis lebih mengacungi dua jempol kepada mahasiswa karena mereka bukan orang-orang munafik hanya dengan kata-kata tetapi juga dengan perbuatan BUKAN seperti anda…jadi kalau anda memang sebagai korban dari kebijakan pemerintah mari sama-sama kita turun ke jalan seperti pada tahun 1998 lalu…&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Courtessy picture from metrotvnews.com and liputan6.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-2015365614703977310?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/2015365614703977310/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=2015365614703977310' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/2015365614703977310'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/2015365614703977310'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_06_01_archive.html#2015365614703977310' title='Murnikah Aksi Mahasiswa ini'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SEZ468C_RAI/AAAAAAAAAQg/UmRyYBm_kuQ/s72-c/Mahasiswa.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-1921086610545908864</id><published>2008-06-04T19:41:00.002+09:00</published><updated>2008-06-04T19:49:09.109+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Militer'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Police Watch'/><title type='text'>Pengecutnya Polisi Jakarta Selatan ( suruh pake rok perempuan aja )</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SEZy6p27ETI/AAAAAAAAAQY/xgJEkST7be4/s1600-h/Polis1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SEZy6p27ETI/AAAAAAAAAQY/xgJEkST7be4/s400/Polis1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5207976371094753586" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Pertama-tama penulis ingin menghaturkan prihatin dan simpati sedalam-dalamnya kepada kawan-kawan civitas akademik Universitas Nasional terhadap apa yang terjadi di kampus mereka pada tanggal 17 Mei 2008 subuh, dan mengutuk keras apa yang dilakukan oleh aparat terutama aparat Kepolisian Sektor ( Polsek ) Pasar Minggu dan tentunya aparat Kepolisian Resort ( Polres ) Jakarta Selatan yang bisanya main keroyokan dan berlindung dalam baju dinas serta lencana tanpa ada prikemanusiaan dan hati nurani yang ada hanya Perikebinatangan di &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;OTAK&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; para polisi ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Mohon maaf penulis haturkan kepada para pembaca, pengunjung atau pihak-pihak yang merasa tersinggung dengan tulisan penulis mulai dari judul hingga akhir dari tulisan ini, karena tulisan ini adalah kegeraman dan kekesalan penulis terhadap apa yang terjadi di Kampus paling tua kedua di Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Apa yang dilakukan oleh Polisi terhadap kegiatan kampus seperti yang terjadi di Kampus UNAS yang terletak di kawasan Sawo Nila-Pejaten ini sudah diluar batas kewajaran akal orang sehat dan waras, dimana awalnya hanya berdemo menolak kebijakan pemerintah yang selang satu jam pada hari jumat malam menaikkan harga Bahan Bakar Minyak, kemudian terjadilah insiden tersebut dimana polisi mendapatkan perlawanan dari kawan-kawan UNAS dengan batu dan sedikit bom molotov, setelah itu agak sedikit reda tetapi pada pukul 05.00 pagi secara tiba-tiba ratusan polisi merangsek masuk kedalam areal Kampus dan menyisir seluruh kampus dan melakukan tindakan yang menurut ketentuan yang dikeluarkan oleh Komisi Nasional Hak Asasi Manusia sangat bertentangan yaitu Polisi masuk kampus tanpa izin dan sepertinya sudah mempersiapkan secara terencana dengan terbukti terparkirnya dua mobil tahanan ukuran besar , melakukan pengrusakan mulai dari pagar hingga ruangan termasuk kendaraan bermotor dan penganiayaan berat terhadap mahasiswa dan petugas keamanan kampus pun dilecehkan profesinya, dan sepanjang waktu itu setidaknya lebih dari seratus orang ditangkap dan yang konyolnya lagi menurut versi Polda Metropolitan Jakarta Raya ( Polda Metro Jaya ) mereka selain mengangkut para mahasiswa ini dan juga menemukan berbagai macam paketan ganja, puluhan botol minuman keras-Miras,timbangan, obat daftar G, dan mempertanyakan kemurnian demonstrasi mereka yang terjadi malam kemarin dengan barang bukti yang didapatkan oleh Polisi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Selain itu juga para polisi ini tidak memberikan pelayanan yang sudah ada aturannya yang berlaku di seluruh dunia atau dengan kata lain kovensi dimana seseorang diberi hak untuk didampingi oleh seorang pengacara pada saat proses penyidikan dan pembuatan berita acara, kemudian seseorang berhak mendapatkan perawatan yang maksimal karena mendapatkan perlawanan fisik dari aparat, tetapi kenyataannya hak dari seseorang yang dibawa ke kantor polisi untuk diproses tidak diberi yang seharusnya menjadi haknya bahkan mereka diintimasi dan ditekan untuk mengakui apa yang sebenaranya mereka tidak perbuat setiap akan menjalani pemeriksaan dan pembuatan berita acara.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Inikah potret sesungguhnya dari tingkah laku para perwira polisi dalam menangani para demonstran ? ini memang baru segilintir saja kelakuan dari para aparat kepolisian di negara ini, apa yang dilakukan oleh polisi sudah di luar wajar orang normal.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Penulis juga agak heran dan setuju dengan pernyataan yang terlontar dari berbagai kalangan yang mempertanyakan pernyataan daripada Kepala Polisi Daerah Metropolitan Jakarta Raya ( Kapolda Metro Jaya ) Irjen Polisi Adang Firman yang mempertanyakan kemuniran dari para mahasiswa Unas dalam berdemo menolak kenaikkan BBM dengan bukti yang ada. Yang menjadi pertanyaan penulis dan mungkin para pembaca adalah Polisi yang masuk ke kampus itu mencari mahasiswa yang semalam melempar batu dan bom molotov ke arah petugas atau apa ? atau &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;jangan-jangan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; barang bukti yang di temukan di kampus itu sebenarnya sudah di setting oleh polisi dari markas mereka dan mereka bilang ditemukan di kampus tersebut adalah hasil barang bukti kasus lain yang dibawa oleh para petugas dan sampai di dalam di taruh berpencar.sehingga menurut penulis dengan adanya penemuan ini banyak orang berpikir ada apa yang sebenarnya terjadi disana apakah itu benar-benar kampus tempat mendidik calon pemimpin bangsa atau sebagai barak daripada para pengedar dan penikmat minuman yang jelas dengan kondisi ini sudah secara otomatis membuat reputasi kampus ini rusak dan tidak tertutup kemungkinan jumlah mahasiswa yang nantinya akan menimba ilmu mengalihkan OTAKNYA ke kampus lain, kalau sudah seperti ini apakah Polisi terutam Polsek Pasar Minggu dan Polres Jakarta Selatan mau bertanggung jawab ?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Penulis setuju dan mendukung dengan apa yang kawan-kawan civitas akademik Unas melakukan gugatan kepada pihak polisi, menurut penulis apa yang dilakukan oleh para petugas ini sudah diluar batas, kasus ini bukan kali saja menurut catatan penulis setidaknya sudah empat kampus yang pernah di ”acak-acak “ oleh petugas baik tentara atau polisi, pertama, di kampus pencetus reformasi yaitu Universitas Kristen Indonesia – Cawang, Jakarta Timur peristiwa ini lebih dikenal dengan peristiwa Senin Cawang Berdarah ( SeCaRah ) dimana tentara merangsek masuk kedalam komplek kampus dengan menggunakan peralatan perang serta menggunakan panser dan melakukan penyisiran yang agak berlebihan, itu berlangsung disaat akan menjelang reformasi, kemudian anda tidak akan lupa dengan kejadian di Kampus Universitas Muslim Indonesia di Makassar-Sulawesi Selatan, dimana Polisi masuk kedalam kampus dan menyisir ke setiap kelas, dan menganiaya para mahasiswa yang mereka lihat, lalu di Papua dimana mahasiswa Universitas Cendrawasih tawuran dengan para aparat TNI-Polri yang mengakibatkan tiga petugas tewas ditempat, dan yang terakhir adalah di Unas sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Hukuman apa yang pantas bagi para petugas ini, kalau menurut penulis yang harus diperhatikan saat ini adalah bagaimana peran daripada Komisi Polisi Nasional-Kompolnas selaku badan yang bertugas mengawasi kinerja dari polisi ini, dan juga Komisi Nasional Hak Asasi Manusia karena didalamnya banyak terkandung unsur HAM, saran penulis sich, kalau penulis jadi Ketua Komisi Kepolisiam Nasional adalah setelah menyelidiki apa yang terjadi dengan fakta yang ada, penulis akan langsung merekomendasikan kepada Kapolri untuk segera dalam waktu 7 x 24 jam dari hasil laporan rekomendasi yang terima Kapolri &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;MEMBUBARKAN &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;atau &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;MENUTUP&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; Kantor Kepolisian Resor Jakarta selatan dan Kantor Kepolisian Sektor Pasar Minggu dan mengganti dengan personil yang baru bukan pindahan karena kasus, dan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;MEMECAT&lt;/span&gt; serta &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;MEMPIDANAKAN&lt;/span&gt; secara sipil para aparatnya tanpa terkecuali, termasuk &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kapolres &lt;/span&gt;berikut &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kasat Intelkam&lt;/span&gt; serta &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kasat Provost Polres Jakarta Selatan&lt;/span&gt; dan juga &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kapolsek&lt;/span&gt; serta &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kanit IntelKam &lt;/span&gt;serta &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kanit Provost Polsek Pasar Minggu&lt;/span&gt;, karena tidak bisa mengawasi kerja daripada anak buahnya dilapangan serta mengganti rugi dengan yang baru semua fasilitas yang ada di kampus termasuk kendaraan bermotor dan dana diambil BUKAN dari Mabes atau Polda Metro Jaya melainkan PATUNGAN dari semua aparat yang bertugas di dua kantor polisi itu serta merekomendasikan agar Kapolda Metro Jaya untuk MUNDUR dari Jabatan dan Profesi sebagai Polisi, kenapa penulis merekomendasikan jika menjadi Ketua Komisi Kepolisian Nasional karena ini sudah kelewatan dan sekalian memberi efek jera walaupun agak sedikit melanggar HAM, tapi apa boleh buat, karena selama ini setiap petugas dan perwira polisi di negara ini melakukan kesalahan hukumannya ‘ringan’ yaitu kalau tidak ditunda kepangkatannya, terus dimutasi ke pusat tanpa jabatan tapi hanya beberapa bulan saja, kemudian ketika ada promosi sang perwira dan petugas yang bermasalah langsung &lt;span style="font-size:130%;"&gt;‘&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; cuci dosa’&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; dan ditempati ke tempat yang baru, kalau seperti ini kapan maju dan sadarnya para perwira dan petugas ini akan kesalahannya, kalau soal &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;contoh&lt;/span&gt; rekomendasi penulis kepada Komisi Kepolisian Nasional yang diatas, tentunya anda ingat dengan tawuran perang antara salahsatu divisi tentara dengan Polisi di Binjai-Sumatera Utara dimana tawuran tersebut bukan lagi dikatakan tawuran melainkan pra perang, dan klimaks dari akhir tawuran itu Kepala Staff Angkatan Darat (KSAD) ketika itu Jenderal Ryamizard Ryacudu langsung MENUTUP dan MEMBUBARKAN divisi tersebut dan beberapa bulan kemudian divisi itu dibuka lagi dengan nama dan personel yang baru sementara yang lama di PECAT dan diperkarakan secara militer dan sipil.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Tetapi yang menjadi permasalahannya adalah &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Apakah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; Kepala Polisi Republik Indonesia Yang Mulia Jenderal Polisi Sutanto mau memecat Kapolda Metro Jaya, Kapolres Jakarta Selatan dan Kapolsek Pasar Minggu beserta jajarannya dan menyeret mereka di pengadilan sipil untuk membuktikan bahwa Kapolri tidak hanya alergi yang namanya JUDI tapi juga alergi dengan anak buah yang seenaknya menggunakan jabatan dan profesi untuk menindas rakyat sipil ? kita bisa lihat dua-tiga bulan kedepan apakah sikap alerginya terhadap JUDI bisa menular kepada anak buahnya yang melakukan kesalahan terhadap warga sipil, atau hanya omongan kosong saja demi kepuasan masyarakat sipil karena jengkel melihat kelakuan daripada para petugas dan aparat ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="EN-US" &gt;INGAT !!! KAMPUS TEMPAT PENDIDIKAN BUKAN SARANA PELAMPIASAN KEKESALAN APARAT KARENA MASALAH SEPELE ATAU KALAH DENGAN MAHASISWA DALAM BENTROKAN DEMO ATAU APAPUN BENTUKNYA …..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-1921086610545908864?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/1921086610545908864/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=1921086610545908864' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/1921086610545908864'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/1921086610545908864'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_06_01_archive.html#1921086610545908864' title='Pengecutnya Polisi Jakarta Selatan ( suruh pake rok perempuan aja )'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SEZy6p27ETI/AAAAAAAAAQY/xgJEkST7be4/s72-c/Polis1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-6322699922449766570</id><published>2008-06-04T19:31:00.003+09:00</published><updated>2008-06-04T19:39:59.855+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Subsidi rakyat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BBM'/><title type='text'>Pengumuman BBM : Di Mana Kau Presiden RI..ngumpet ya ?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SEZwtVLU0II/AAAAAAAAAQQ/9tSvhT6ovUY/s1600-h/SBY1.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SEZwtVLU0II/AAAAAAAAAQQ/9tSvhT6ovUY/s400/SBY1.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5207973943181627522" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Walaupun banyak ditentang oleh semua lapisan masyarakat terutama mahasiswa sampai turun ke jalan besar-besaran akhirnya Pemerintah menaikkan juga harga minyak yang selama ini di subsidi yaitu mulai tanggal 24 Juni 2008 pkl.00.00 Waktu Indonesia Barat, Premium dengan harga Rp.6,000 kemudian Solar dengan harga Rp.5,500 dan minyak tanah Rp.2,500.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;div style="text-align: center; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;blockquote&gt;"Kita cari akal yang lain untuk tidak buru-buru menaikkan,"&lt;br /&gt;Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Tetapi setelah pengumuman kenaikan harga bahan bakar minyak ini ada dua kampus yang menggelar aksi tersebut di depan kampus mereka yaitu kawan-kawan dari Universitas Nasional, Jakarta Timur dan Universitas Kristen Indonesia-Jakarta, walaupun sempat terjadi kejadian yang menurut penulis polisi terlalu &lt;i&gt;lebay&lt;/i&gt; dalam mengamankan tempat mereka bertugas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Kita hanya bisa pasrah saja dengan kenaikan harga minyak ini, kita bisa pahami bagaimana kesulitannya pemerintah dalam mensejajarkan harga kebutuhan minyak kita dengan kebutuhan minyak dunia, penulis bukan mendukung kebijakan pemerintah justru penulis dalam kehidupan sehari-hari sama seperti rakyat yang terus memikirkan besok apakah bisa makan dengan kondisi saat ini, tapi apa salahnya pemerintah melihat lagi bagaimana kondisi rakyat sekarang dimana harus menunggu selama hampir 12 jam di depot hanya untuk mendapatkan 1-2 liter minyak tanah, belum lagi di luar pulau Jawa yang nasibnya tidak jauh beda dengan nasib para penunggu minyak tanah, bahkan berhari-hari.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Tetapi yang ada mengganjal dalam hati penulis ketika pengumuman itu berlangsung dan di jadikan &lt;i&gt;Breaking News&lt;/i&gt; di stasiun televisi yaitu DI MANA PRESIDEN BERADA ? bukankah &lt;b&gt;seharusnya&lt;/b&gt; Presiden Republik Indonesia Yang Mulia Bapak Susilo Bambang Yudhoyono yang mengumumkan dan menjelaskan kepada rakyat Indonesia kenapa Indonesia harus menaikkan harga bahan bakar minyak, &lt;b&gt;KENAPA&lt;/b&gt; Menteri Keuangan Republik Indonesia Yang Mulia Ibu Sri Mulyani, dan kenapa juga pengumuman itu berlangsung di Kantor Kementerian Keuangan Republik Indonesia kawasan Lapangan Banteng &lt;b&gt;BUKAN &lt;/b&gt;di Istana Negara Kawasan Medan Merdeka ?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;div style="text-align: center; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;blockquote&gt;“&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dengan sangat berat dan terpaksa pemerintah menempuh opsi mengurangi subsidi BBM “&lt;br /&gt;Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono&lt;br /&gt;( Sabtu 24/5-2008 )&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Menurut analisa awam penulis, Presiden sudah kehilangan pamornya sehingga supaya tidak hilang dan terperosok pamornya di depan rakyat atau konstituennya yang rata-rata orang miskin yang tahun 2004 memilihnya sebagai RI1 dan RI2 lebih baik bersembunyi dan duduk manis didepan televisi menyaksikan dan mendengarkan komunikasi politik dari pembantunya mungkin ditemani secangkir kopi hitam atau teh manis dengan sepiring kacang goreng atau pisang goreng, karena kalau sampai Presiden yang memberikan pernyataan, itu berarti Presiden &lt;i&gt;menelan ludah sendiri&lt;/i&gt; karena pada tahun 2005 ketika krisis minyak dunia seperti sekarang Presiden secara terbuka dan direkam oleh sejumlah pihak termasuk wartawan cetak dan televisi serta online ( silakan kawan-kawan wartawan, buka kembali isi kaset yang anda rekam dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;beritahu masyarakat luas melalui kaset itu apa yang terucap oleh SBY dari mulutnya ketika memberikan pernyataan soal isu harga minyak dunia naik ) yang mengatakan bahwa bahan bakar minyak di Indonesia TIDAK AKAN naik, tetapi kenyataan sekarang ? apakah ini sifat dari seorang pemimpin ?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;BBM sudah naik itu berarti program Bantuan Tunai Langsung Plus- BLT Plus segera keluar dengan dana satu keluarga dihargai Rp.100,000 untuk satu bulan selama setahun dan ditambah beras serta kebutuhan pokok lainya, yang menjadi pertanyaan adalah apakah efektif dana itu untuk kebutuhan sehari-hari rakyat miskin bila kita bandingkan dengan kebutuhan yang ada diluar rumah mereka, sementara pemerintah berasumsi dengan adanya BLT jilid dua rakyat akan semakain terbantu, masalahnya adalah bagaimana kalau data yang digunakan pada BLT jilid satu berbeda jauh dengan keadaan sekarang, dimana mungkin yang kemarin menerima sekarang sudah meninggal atau sudah pindah, lalu kemana itu dana untuk orang yang sekarang mungkin sudah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;meninggal atau pindahan apakah disimpan dalam kas negara atau masuk kantong pegawai pos ? sementara jumlah rakyat miskin baru semakin hari dalam hitungan jam semakin bertambah&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Menurut penulis, apa yang dilakukan oleh pemerintah sepertinya hanya bersifat (maaf) &lt;i&gt;hangat-hangat tahi ayam &lt;/i&gt;dimana tiga bulan awal saja kegiatan ini berlangsung dan direkam oleh kalangan media, dan para pemimpin bangsa ini bangga bisa menyelamatkan nasib rakyat miskin, tetapi bagaimana dengan tiga-bulan setelah itu apakah masih seperti tiga bulan diawal ?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Memang yang dibutuhkan rakyat terutama kaum miskin dan papa adalah mereka bisa mendapatkan kebutuhan mereka terutama sembako dengan layak dan terjangkau, bukan seperti saat ini dimana semua kebutuhan mahal dan kalaupun ada bantuan misalnya beras raskin, kondisi dari beras itu tidak sesuai dengan kondisi beras yang sebenarnya malahan yang ada kondisi beras yang sangat tidak wajar untuk di konsumsi walaupun itu sering dibantah oleh pemerintah melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Apakah program pemerintah jilid kedua ini akan lancar dan mencapai sasaran walaupun sejumlah daerah ada yang menolak kebijakan dari pusat ini melihat pengalaman dari jilid satu yang tidak mencapai sasaran ? kita lihat saja perkembangannya apakah rakyat miskin di negara ini sudah berkurang hingga tidak ada lagi karena program ini yang tepat sasaran atau malah makin banyak rakyat miskin baru dalam hitungan jam-nya di negara ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Dan catatan buat para aparat yang selalu menjaga garis depan dan selalu berhadapan satu lawan satu setiap rekan-rekan mahasiswa berdemo dan tentunya para komandan lapangan INGAT !!! Baju dinas anda, Celana cokelat dinas anda, sepatu dan kaus kaki anda, mobil dan motor patroli, HT, pentungan, pistol dan peluru termasuk senapan Gas Air mata itu anda dapat DARI UANG RAKYAT termasuk mahasiswa yang membayar pajak, jadi JANGAN CARI MUKA !!! kita sama – sama tahulah anda sebenarnya juga menolak kebijakan yang dikeluarkan dari panglima tertinggi anda, tapi karena tugas negara yang mewajibkan anda tegas, tapi TOLONG !! Hargailah Demokrasi dan kegiatan apresiasi dari kawan-kawan mahasiswa terhadap suatu isu, jangan asal main tangkap, pelintir leher mahasiswa, sekarang kalau ternyata yang anda pelintir adalah anak dari komandan anda atau anak dari kawan anda atau anak anda dipelintir oleh kawan anda bagaimana penjelasan anda ?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Negara ini Belum Bangkit dan Merdeka dari arti sebenarnya di lapangan dan dimata masyarakat miskin dan kaum papa….&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-6322699922449766570?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/6322699922449766570/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=6322699922449766570' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/6322699922449766570'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/6322699922449766570'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_06_01_archive.html#6322699922449766570' title='Pengumuman BBM : Di Mana Kau Presiden RI..ngumpet ya ?'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SEZwtVLU0II/AAAAAAAAAQQ/9tSvhT6ovUY/s72-c/SBY1.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-1800136166262862681</id><published>2008-05-23T18:38:00.002+09:00</published><updated>2008-05-23T18:44:52.850+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='In Memory'/><title type='text'>In Memoriam : Inilah Tokoh-Tokoh Kebangkitan Nasional yang Sebenarnya</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SDaRxTj1L8I/AAAAAAAAAQI/iBkBR6y-SJE/s1600-h/Tokohkebangkitan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SDaRxTj1L8I/AAAAAAAAAQI/iBkBR6y-SJE/s400/Tokohkebangkitan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5203506695723364290" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Republikrakyatjelata.blogspot.com&lt;/span&gt; ingin menghaturkan turut berduka cita kepada&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style="font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;Sophan Sophian&lt;/span&gt; ( Makassar, 4 April 1944 – Ngawi-Jawa Timur, 17 Mei 2008 ) tokoh politik mantan Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia – Perjuangan Majelis Perwakilan Rakyat Republik Indonesia ( F-PDIP) yang meninggal akibat kecelakaan pada tanggal 17 Mei 2008 di daerah Sragen.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;2. &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;Letnan Jenderal &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=KKO-AL&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="KKO-AL (belum dibuat)"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;color:#000000;" &gt;KKO-AL&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;  (Korps Komando Angkatan Laut) yang juga mantan Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta selama 10 tahun dari tahun 1966- 1977 &lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ali Sadikin&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; ( Sumedang, Jawa Barat, 7 Juli 1927 – Singapore, 20 May 2008 ) akibat sakit komplikasi lever.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;3. &lt;span style="font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;Soerastri Karma Trimurti&lt;/span&gt; atau sering kita dengar dengan nama &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;S.K.Trimurti,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; beliau ini adalah istri dari pengetik teks proklamasi, Sayuti Melik, ketika pemerintahan Ir.Soekarno pernah menjabat sebagai Menteri Buruh dalam &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabinet_Amir_Sjarifuddin_I" title="Kabinet Amir Sjarifuddin I"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;color:#000000;" &gt;Kabinet Amir Sjarifuddin I&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabinet_Amir_Sjarifuddin_II" title="Kabinet Amir Sjarifuddin II"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;color:#000000;" &gt;Kabinet Amir Sjarifuddin II&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;.(lahir 11 Mei 1912 dan meninggal Selasa, 20 Mei 2008 di RS Gatot Soebroto Jakarta ) &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Semoga ketiga tokoh ini mendapatkan tempat di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan tidak larut dalam kesedihan, dan kita sebagai penerus bangsa sepatutnya meniru dan melaksanakan apa yang di impikan ketiga tokoh ini sebelum ajalnya dalam membangun negara ini, dan mereka layak di beri gelar Pahlawan Nasional.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Selamat jalan Bang dan Ibu, jasa dan pemikiranmu untuk negara ini akan kami lanjutkan….&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-1800136166262862681?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/1800136166262862681/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=1800136166262862681' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/1800136166262862681'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/1800136166262862681'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_05_01_archive.html#1800136166262862681' title='In Memoriam : Inilah Tokoh-Tokoh Kebangkitan Nasional yang Sebenarnya'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SDaRxTj1L8I/AAAAAAAAAQI/iBkBR6y-SJE/s72-c/Tokohkebangkitan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-3356826155822034995</id><published>2008-05-23T18:16:00.003+09:00</published><updated>2008-05-23T18:37:29.435+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nasionalisme'/><title type='text'>Belum Bangkitnya Negara Kita ini</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SDaP4Dj1L7I/AAAAAAAAAQA/F0A_cccBOyo/s1600-h/untitled56.bmp"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SDaP4Dj1L7I/AAAAAAAAAQA/F0A_cccBOyo/s400/untitled56.bmp" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5203504612664225714" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Tanggal 20 Mei 2008 adalah hari bersejarah bagi bangsa &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;, selain tanggal itu diperingati sebagai hari lahirnya sang Buddha yaitu Hari Raya Waisak, adalah Hari Kebangkitan Nasional..&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Tanggal 20 Mei 2008 adalah hari bersejarah karena tahun ini adalah memasuki usia ke 100 tahun kebangkitan nasional yang dulu dipelopori oleh tokoh-tokoh muda seperti Boedi Oetomo dan kawan-kawan dimana tujuan mereka mempelopori usaha kebangkitan ini bahwa negara ini harus bangkit dan membentuk negara dari segala macam penjajahan kepada rakyat menuju negara yang merdeka..itulah maksud dari para tokoh muda kala itu.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Yang menjadi pertanyaan &lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;benarkah negara ini sudah bangkit ?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Menurut penulis negara ini belum seluruhnya bangkit dan merdeka secara artian sebenarnya dimana arti bangkit menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia edisi kedua cetakan kedua terbitan Balai Pustaka-Jakarta tahun 1993 dimana tertulis Bangkit adalah 1) bangun (dr tidur, bangun ) lalu berdiri, 2).bangun (hidup) kembali; 3). Timbul atau terbit (tt marah); 4). Kambuh (tt penyakit); 5). Beterbangan ke udara (tt debu,dsb); 6).mulai memuai (tt adonan).&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Sedangkan artian kata merdeka dari kamus yang sama adalah 1).Bebas (dr perhambaan, penjajahan,dsb ), berdiri sendiri. 2). Tidak terkena atau lepas dari tuntutan, 3) tidak terikat, tidak bergantung kpd orang lain atau pihak tertentu;leluasa.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Yang menjadi pertanyaan penulis lagi kepada para pembaca dan pengunjung blog ini untuk direnungkan adalah, apakah arti dari dua kata itu yang penulis kutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia sudah sesuai atau bisa disandingkan dengan keadaan yang ada saat ini didepan mata anda ?&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Jawabnya &lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;BELUM !!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kalau menurut penulis, yang namanya bangkit negara ini tidak ada lagi yang namanya kemiskinan atau orang-orang yang tinggal di bantaran-bantaran kali, pinggir rel kereta api atau kolong-kolong jembatan, tidak ada lagi anak-anak usia produktif yang setiap hari harus memarkirkan badannya di setiap badan mobil dengan tangan mengadah ke arah jendela berharap jendela mobil itu diturunkan dan keluarlah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;selembar kertas berwarna dengan gambar tokoh pahlawan negeri ini yang berarti bagi mereka sepanjang hari itu, tidak ada lagi pekerja yang di phk seenaknya dan pemilik modal pergi begitu saja ibarat lelaki hidung belang yang habis menikmati mangsanya, tidak ada lagi masyarakat harus antre sepanjang hari hanya untuk menikmati seliter- dua liter bahan bakar, tidak ada lagi banjir bandang atau tsunami kecil di setiap daerah, tidak ada lagi budaya amplop terimakasih setiap ada kegiatan&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Tapi kenyataan di lapangan apa ?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Karena setiap tahun selalu ada saja rakyat Indonesia yang masuk dalam kategori Miskin dan tinggal di bantaran-bantaran kali atau dibawah-bawah kolong jembatan dan pintu air, setiap tahun banyak anak-anak Indonesia yang tidak bisa melanjutkan cita-citanya melalui bangku sekolah karena tidak ada biaya karena mahalnya biaya sekolah, setiap tahun ada saja rakyat Indonesia yang kehilangan pekerjaan karena tempat mereka bekerja tidak mampu lagi berproduksi karena bahan-bahan serta keperluan sampingannya semakin hari semakin bertambah tidak sesuai dengan kebutuhan dari produksi pabrik itu, setiap jam hutan kita di&lt;i&gt;perkosa&lt;/i&gt; oleh orang-orang tidak bertanggungjawab untuk kekayaan pribadi dan perusahaannya tanpa memikirkan lingkungan sekitar, setiap hari ada saja individu yang diperiksa terkait dengan korupsi,&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Inikah yang disebut BANGKIT !!!&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Bagaimana cara kita bangkit dari semua ini dan benar-benar bangkit sesuai dengan arti kata itu, menurut penulis ada beberapa hal yaitu :&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;b&gt;Pertama&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;, adalah mulailah dari kita lebih peka terhadap sesama yang ada disekitar kita, dengan cara misalnya kita yang berpendapatan lebih bisa menjadi kakak asuh atau orangtua asuh bagi anak-anak yang hidup mencari nafkah untuk orangtua dan pendidikannya yang sering kita temui di perempatan lampu lalu lintas walaupun itu sebenarnya sudah menjadi kewajiban dari orangtua sang anak, tapi apa salahnya kita membantu, &lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;b&gt;kedua&lt;/b&gt;,&lt;/span&gt; pemerintah kiranya bersikap tegas dalam hal menata negara ini salahsatunya adalah memelihara aset-aset nasional yang selama diabadaikan seperti kasus yang sudah ada contohnya kasus lepasnya sipadan-ligitan oleh Malaysia, yang kemudian negara petronas ini mencoba lagi memanas-manasi Indonesia dengan mengudarakan pesawat dan kapal militernya disepanjang perairan Ambalat-Kalimantan, tetapi itu hanya sementara tetapi yang dongkol adalah adanya beberapa aset tradisional Indonesia diklaim oleh negara itu sebagai warisan budaya mereka seperti reog ponorogo, batik, bunga anggrek hingga yang terakhir adalah lagu Rasa Sayange dan Angklung, tapi sikap pemerintah hanya dingin dan mulai bereaksi jika itu sudah dimasukkan kedalam rilis media mereka melalui web site seperti yang terjadi ketika peristiwa reog ponorogo. Kembali soal aset kiranya pemerintah kita ini harus meniru kebijakan yang dikeluarkan oleh negara-negara yang berada dikawasan latin seperti Bolivia, Chile, Cuba dan masih banyak lagi dalam memelihara aset mereka, mereka dengan lantang menuntut perusahaan minyak luar negeri untuk menurut kebijakan yang mereka minta seperti dalam hal prosentasi keuntungan dimana pemerintah berhak 80 persen sementara perusahaan minyak tersebut hanya mendapatkan sisanya atau lebih ekstrem lagi perusahaan asing ini dinasionalisasi oleh pemerintah, seharusnya pemerintah seperti ini bukan yang ada sekarang dimana pemerintah mau saja tunduk kepada perusahaan minyak asing saking nurutnya jadinya seperti ini, Indonesia sebagai negara penghasil minyak harus mengimpor minyak dari luar untuk memenuhi kebutuhan rakyatnya.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;b&gt;Ketiga&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;, dalam hal bidang hukum kiranya pemerintah menerapkan kebijakan yang seadil-adilnya dan tanpa memandang apa dan siapa dia, ini terbukti selama ini banyak pejabat yang terindikasi melakukan suatu kejahatan tidak bisa diproses dikarenakan harus ada surat ijin dari kepala negara selaku atasan mereka yang mengangkat mereka, sehingga banyak kasus-kasus yang melibatkan pejabat negara kandas begitu saja ditengah jalan karena tidak adanya surat ijin, selain itu juga dalam kasus-kasus HAM eperti kasus Munir, 27 Juli 1996, Talangsari, Trisakti dan Semanggi I dan II, Kerusuhan Mei’98, penggusuran kaki lima, sampai pada kasus-kasus yang melibatkan orang-orang jaman orde baru termasuk didalamnya sang God Father berikut keluarganya, pemerintah harus tegas dan keras walaupun nantinya kepopuleran anda sebagai pemimpin luntur, tapi tingkat kepopuleran anda naik atau turun ditentukan oleh sikap anda dalam membela rakyat dan kaum tertindas, karena selama ini kasus-kasus yang penulis sebutkan diatas dibiarkan begitu saja oleh aparat penyidik dengan alasan kurang bukti dan tidak bisa disidangkan karena tidak ada tempat untuk memprosesnya misal Pengadilan HAM, kalau pemerintah bersikap tegas dan keras, penulis yakin rakyat akan mendukung sikap anda ini demi yang namanya keadilan bagi semua.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kalau itu semua sudah dilaksanakan oleh para pemimpin di negara ini mulai dari Kepala Negara hingga Kepala Desa termasuk pemimpin TNI-POLRI mulai dari Pangkat Jenderal hinggal Prajurit Dua, maka negara ini bisa dibilang BANGKIT kalau tidak ada niat itu berarti negara ini Belum Bangkit a.k.a Masih Tidur lelap mimpi ketemu artis terkenal !!!&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-3356826155822034995?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/3356826155822034995/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=3356826155822034995' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/3356826155822034995'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/3356826155822034995'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_05_01_archive.html#3356826155822034995' title='Belum Bangkitnya Negara Kita ini'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SDaP4Dj1L7I/AAAAAAAAAQA/F0A_cccBOyo/s72-c/untitled56.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-7935269885599126025</id><published>2008-05-23T17:44:00.003+09:00</published><updated>2008-05-23T17:55:36.225+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='In Memory'/><title type='text'>In Memoriam : 100 Tahun Kebangkitan Nasional…Bersama Kita Bangkit, Apa Bisa ?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SDaGBzj1L6I/AAAAAAAAAP4/O7U_pEXJcL0/s1600-h/Bangkit.bmp"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SDaGBzj1L6I/AAAAAAAAAP4/O7U_pEXJcL0/s400/Bangkit.bmp" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5203493785051672482" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Tanggal 20 Mei setiap tahun kita selalu memperingati sebagai hari kebangkitan nasional dimana tanggal 20 Mei 1908, para tokoh pergerakan memproklamirkan supaya tiap rakyat untuk bangkit dan membangun negeri untuk lebih maju.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Tanggal 20 Mei 2008 adalah tepat satu abad atau 100 hari kebangkitan nasional, tapi yang menjadi pertanyaan adalah apakah negara ini sudah benar-benar bangkit sesuai dengan harapan daripada tokoh-tokoh muda dahulu yang memproklamirkan tanggal 20 Mei sebagai hari kebangkitan nasional ?&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Tetapi apakah yang ada dibenak para Fouding Father kita ini sudah direalisasikan kedalam kehidupan masyarakat yang ada saat ini yaitu tahun 2008 ? ternyata impian para bapak-bapak bangsa ini hanya sekedar ucapan saja tanpa ada perbuatan.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kita bisa lihat dimana masih banyak rakyat Indonesia yang masih hidup di bantara-bantaran kali di Indonesia, banyak anak-anak produktif yang tidak bisa sekolah karena biaya mahal, banyaknya petani dan nelayan yang sampai saat ini belum bisa hidup layak, masih banyak sarjana yang sampai sekarang belum mendapatkan pekerjaan, kalaupun dapat pekerjaan loyalitas mereka tidak dihargai atau sepadan, hal ini yang dirasakan oleh kawan-kawan buruh.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Apakah ini yang disebut dengan Kebangkitan Nasional ? semoga 100 tahun kebangkitan nasional ini mampu memaju kita sebagai anak bangsa dapat berbuat dengan positif dan nyata dalam mengembalikan kejayaan negara kita seperti dahulu walaupun yang dahulu itu terbongkar saat ini akibat keserakahan pihak-pihak tertentu…&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Bangkitlah dari sekarang….!!!&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-7935269885599126025?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/7935269885599126025/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=7935269885599126025' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/7935269885599126025'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/7935269885599126025'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_05_01_archive.html#7935269885599126025' title='In Memoriam : 100 Tahun Kebangkitan Nasional…Bersama Kita Bangkit, Apa Bisa ?'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SDaGBzj1L6I/AAAAAAAAAP4/O7U_pEXJcL0/s72-c/Bangkit.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-4839485726019094727</id><published>2008-05-23T17:17:00.002+09:00</published><updated>2008-05-23T17:42:23.056+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Subsidi rakyat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BBM'/><title type='text'>Rp.100,000/bulan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SDaDVjj1L5I/AAAAAAAAAPw/BpZwJkQ4Ppw/s1600-h/Uang2.bmp"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SDaDVjj1L5I/AAAAAAAAAPw/BpZwJkQ4Ppw/s400/Uang2.bmp" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5203490825819205522" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Nominal Rupiah diatas adalah harga yang di tampar pemerintah kepada rakyat &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; yang masuk kategori miskin sebagai imbal balik atau ganti rugi (?) dari kenaikkan harga Bahan Bakar Minyak-BBM yang pemerintah akan canangkan jika harus naik dengan melihat kondisi pasar minyak dunia.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Yang menjadi pertanyaan saat ini yang membuat penulis agak heran adalah, Apakah bisa dengan uang Rp.100,000 digunakan untuk dunia perdapuran rakyat miskin walaupun nantinya juga akan diberikan beras untuk rakyat miskin-raskin serta minyak goreng, apa bisa ? secara kita tahu bagaimana harga kebutuhan pokok saat ini yang mana semakin hari semakin tidak menentu harganya.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Menurut penulis harga yang diberikan oleh pemerintah yaitu Rp.100,000/ bulan dan akan diberikan selama 1 tahun terlalu kecil dan penulis melihat sepertinya pemerintah tidak berniat untuk membantu rakyat miskin yang kesannya main-main, padahal rakyat miskin inilah ujung tombak dari keberhasilan sang RI 1 dan 2 duduk manis memimpin negara ini tapi nyatanya ?&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Selain itu juga syarat dan ketentuan yang dikeluarkan pemerintah seperti berbau diskriminasi dimana hanya keluarga yang tercatat saja yang mendapatkan dana itu, itu berarti bahwa pemerintah menggunakan data lama ketika pemerintah membuat kebijakan tentang BLT-Bantuan Langsung Tunai yang sebesar Rp.300,000/bulan selama tiga bulan sekali, dan tertutup untuk keluarga yang baru mendapatkan predikat miskin.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kalau benar itu berarti pemerintah melakukan kesalahan untuk kedua kalinya ( binatang saja tidak mau masuk ke lubang yang sama untuk kedua kalinya ) kita bisa lihat bagaimana gagal totalnya program Bantuan Langsung Tunai-BLT jilid satu dimana rakyat yang masuk kategori miskin yang mana Rp.300,000 itu untuk tiga bulan jadi selama satu tahun rakyat misin mendapatkan dana Rp.900,000 dari program BLT jilid satu, kenapa pemerintah gagal dalam program ini dikarenakan pemerintah tidak bisa menjelaskan pengertian yang seperti apa rakyat yang masuk kategori Miskin, apakah pendapatannya kurang dari Rp.10,000 atau rumahnya beralaskan tanah atau apa, tetapi kenyataan dilapangan banyak kupon BLT itu berada ditangan orang-orang yang menurut penulis tidak seharusnya dapat, apakah bisa dikategorikan miskin jika mereka mengambil dana itu dengan menggunakan sepeda motor.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Sekarang program BLT jilid dua akan segera diluncurkan dengan harga yang lebih murah lagi yaitu Rp.100,000/ bulan walaupun jangkauannya selama 1 tahun dan yang menerima hanya orang miskin yang sudah terdata, sementara orang miskin baru tidak akan mendapatkannya, lalu bagimana dengan nasib orang miskin baru yang tidak dapat kompensasi ini apakah harus menunggu untuk di data atau menunggu sampai ada BLT jilid ketiga yang entah kapan dilaksanakan.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Sudahlah.. pemerintah tidak usah lagi membuat kebijakan dengan mengatasnamakan untuk kepentingan rakyat kecil, karena kita tahu program yang baru ini tidak akan jauh berbeda dengan program yang sudah ada paling ujung-ujungnya gatot alias gagal total.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Lebih baik benahi dulu sarana untuk membuat program itu, seperti data kependudukan jangan sampai data kependudukan versi pemerintah yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik dalam kategori miskin berbeda sangat jauh dengan data yang dikeluarkan sejumlah badan atau LSM, selain itu juga harus ditetapkan apa pengertian dan dasar daripada kata kemiskinan itu sendiri, kalau menurut penulis yang dimaksud dengan kemiskinan adalah, pertama, pendapatan dalam sehari kurang dari Rp.10,000; kedua, didalam rumah tidak terdapat peralatan yang kapasitas listriknya kurang dari standarisasi yang dikeluarkan perusahaan listrik atau kata lain belum ada listrik, &lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kalau ini sudah dijalankan, rakyat akan mendukungnya bukan seperti saat ini….&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-4839485726019094727?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/4839485726019094727/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=4839485726019094727' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/4839485726019094727'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/4839485726019094727'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_05_01_archive.html#4839485726019094727' title='Rp.100,000/bulan'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SDaDVjj1L5I/AAAAAAAAAPw/BpZwJkQ4Ppw/s72-c/Uang2.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-8709186891850404110</id><published>2008-05-23T17:08:00.001+09:00</published><updated>2008-05-23T17:17:01.697+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Subsidi rakyat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BBM'/><title type='text'>BBM Vs Rakyat Miskin</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SDZ9KTj1L4I/AAAAAAAAAPo/pny6l-hFFdw/s1600-h/34.bmp"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SDZ9KTj1L4I/AAAAAAAAAPo/pny6l-hFFdw/s400/34.bmp" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5203484035475910530" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;Beberapa hari ini tensi perpolitikan di negara ini semakin lama semakin panas hampir sama panasnya dengan isue pemanasan global, dimana berkaitan dengan semakin tingginya harga minyak dunia yang hampir menembus angka US$ 120 membuat negara-negara berkembang termasuk Indonesia harus pasang kuda-kuda untuk menyesuaikan dengan harga itu yaitu dengan sedikit menaikkan harga minyak didalam negeri.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; font-weight: bold;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;“ Jadi setiap ada demonstrasi menyatakan tidak setuju ( kenaikan harga BBM), sama dengan mengurangi rejeki orang miskin “ Jusuf Kalla&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Tapi dengan sedikit menaikkan harga minyak di dalam negeri supaya tidak &lt;i&gt;tekor&lt;/i&gt; dengan harga minyak dunia apakah bisa menjamin segala kebutuhan minyak dalam negeri terutama kebutuhan pokok masyarakat, ternyata tidak karena jauh sebelum isue kenaikan BBM saja kebutuhan rumahtangga sudah melonjak sangat tinggi sekali apalagi ketika isue ini di benar diluapkan bukan lagi sekedar isapan jempol saja.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Akibat dari isue ini banyak kejadian dibeberapa daerah di Indonesia, dimana sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum ( SPBU ) mengalami kelangkaan BBM sehingga ratusan kilometer kendaraan bermotor antre untuk mendapatkan beberapa liter saja, belum lagi banyaknya demonstrasi yang digalang oleh kawan-kawan mahasiswa untuk memperlambat dan mengkaji ulang kebijakan pemerintah soal adanya kenaikkan BBM ini. Disaat maraknya demonstrasi menentang pemerintah menaikkan harga BBM secara tidak terduga sang pedagang RI 2 mengeluarkan pendapatnya yang menurut penulis agak konyol dengan apa yang diucapkan dengan realita yang ada yaitu dimana jika kenaikan BBM dibatalkan, sama artinya dengan membatalkan kebijakan pemerintah memberikan bantuan langsung tunai kepada masyarakat miskin.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;blockquote style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;“ Selama ini subsidi untuk BBM, khususnya Bensin, justru lebih dinikmati masyarakat mampu “&lt;br /&gt;Jusuf Kall – Wakil Presiden Republik &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Adakah yang salah dengan ucapan-ucapan yang terlontar (mungkin) langsung tanpa dipikir dari mulut sang Wapres ini ? kalau menurut penulis ada sedikit kurang beres dari ucapan sang pedagang ini yaitu kalau dilihat komunikasi politik (&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;gaya&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; banget ya kayak ngerti aja apa itu komunikasi politik) kurang enak didengar dimana sang pedagang mengatakan bahwa banyak demonstrasi yang menentang kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM berarti menghambat kerja pemerintah untuk memberikan bantuan langsung tunai kepada masyarakat miskin.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Tunggu dulu, masyarakat miskin yang mana menurut pemerintah dalam hal pandangan dan pikiran dari sang wapres, dimana bantuan pemerintah hanya berhak diterima rakyat jika harga BBM dinaikkan, itu artinya rakyat harus baru berhak mendapatkan dari pemerintah setelah pemerintah terlebih dahulu mengambil dari rakyat miskin, dalam pikiran orang waras bahwa apa yang pemerintah lakukan adalah NOL besar dalam artian sebenarnya pemerintah tidak melakukan program apa-apa untuk kesejahteraan rakyat miskin.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kita bisa lihat program Bantuan Langsung Tunai-BLT beberapa tahun lalu, apakah semua rakyat miskin mendapatkannya ? ternyata tidak semua bahkan ada satu wilayah yang benar-benar masuk kategori miskin tidak mendapatkan selembar kertas yang terdiri dari tiga kupon yang isinya masing-masing Rp.300,000 untuk tiga bulan, justru yang berkategori mapan misalnya memiliki kendaraan roda dua yang mendapatkan ini atau keluarga dari para raja kecil diwilayah itu.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;BLT Rp.300,000 saja masih saja belum ada yang mendapatkannya apalagi BLT jilid kedua yang kabarnya akan keluar dengan nominal Rp.100,000 sebulan (?), pertanyaannya adalah apakah BLT jilid dua ini bisa sukses dan merata jika kita melihat peristiwa jilid satu ini secara jumlah orang miskin ketika BLT jilid satu berbeda atau bertambah banyak dengan sekarang? Jadi jangan berdasarkan data yang dikeluarkan oleh BPS saja, coba lihat data miskin rakyat &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; yang dikeluarkan oleh badan-badan internasional.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Menurut penulis sudahlah pemerintah jangan lagi memberikan angin surga kepada masyarakat tetapi kenyataannya apa, rakyat juga yang sengsara bukan, lagipula Pemerintah melalui pernyataannya yang disaksikan oleh lebih dari 220 juta jiwa rakyat dari ujung Sumatera hingga ujung Papua dan direkam oleh sejumlah wartawan baik cetak maupun elektronik baik dalam maupun luar negeri yang biasa bertugas di Istana yang mengatakan bahwa BBM tidak akan naik lagi setelah dua kali naik yaitu pada bulan Maret dan Oktober 2005.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Alasan yang diberikan pemerintah ketika dua kali menaikkan BBM adalah ini adalah solusi terakhir, tapi apakah masyarakat mendapatkan hasil nyata dan nikmat dari solusi dan kebijkan pemerintah dalam dua kali menaikkan BBM ini ?&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Sebenarnya bisa saja kok menahan agar BBM tidak naik yaitu dengan cara penghematan, seperti penghapusan tunjangan bensin yang ditujukan kepada para pejabat mulai dari Presiden hingga anggota dewan baik pusat maupun daerah, supaya mereka bisa merasakan bagaimana rakyat susah mencari BBM, karena selama ini para pejabat sudah otomatis setiap bulan tangki bensinnya diisi langsung oleh pertamina, kedua, lebih tingkatkan lagi pengawasan internal dari Pertamina, karena kita sering mendengar dan membaca di media bahwa banyak penyimpangan pengiriman BBM yang sebenarnya untuk rakyat digunakan untuk bisnis dan ketika tertangkap para pelaku selalu menyebutkan bahwa ini semua ada peran dari dalam, walaupun sering di bantah oleh Humas Perusahaan itu.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kalau memang harus dinaikkan, sebelum dinaikkan pemerintah melalui kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia menata kembali sarana prasarana yang ada diperusahaan migas tersebut, jangan sampai kenaikkan itu terjadi tetapi pasokan minyak di seluruh Indonesia terutama di luar pulau jawa terbengkalai sama seperti sebelum naik, atau seperti sekarang ini, kalau itu sudah dilaksanakan maka rakyat pun tidak akan marah dengan kenaikkan harga BBM ini.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Akankah Harga BBM ini menjadikan jumlah penduduk kategori miskin akan bertambah atau sebaliknya…kita lihat saja nanti ?&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-8709186891850404110?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/8709186891850404110/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=8709186891850404110' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/8709186891850404110'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/8709186891850404110'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_05_01_archive.html#8709186891850404110' title='BBM Vs Rakyat Miskin'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SDZ9KTj1L4I/AAAAAAAAAPo/pny6l-hFFdw/s72-c/34.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-5195287182867233642</id><published>2008-05-12T22:33:00.001+09:00</published><updated>2008-05-12T22:35:53.884+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='In Memory'/><title type='text'>In Memoriam : Sebuah Tragedi di Tanggal 12 Mei 1998 sore di Trisaksi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SChHf9-rP2I/AAAAAAAAAPg/7c07rG3-ZH4/s1600-h/Trisakti23.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 560px; height: 171px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SChHf9-rP2I/AAAAAAAAAPg/7c07rG3-ZH4/s400/Trisakti23.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5199484384338198370" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Hari ini 12 Mei 1998 sore tepat 10 tahun peristiwa berdarah dan titik nadir daripada dunia perpolitikan Indonesia berubah menuju lebih baik, walaupun sampai saat ini belum menunjukkan baik.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Ya..Tanggal 12 Mei 1998 adalah sebuah peristiwa dimana 4 anak muda () yang tinggal menunggu status mereka sebagai sarjana untuk mengabdi kepada negara dan bangsa lewat ilmu yang mereka dapat di kampus harus bersimbah darah akibat peluru tajam yang dilontarkan dari ujung selonsong senapan milik prajuri Polri dari arah jembatan Flyover Grogol ke arah parkiran kampus mereka secara brutal dan sembarang tanpa memikirkan bahwa peluru yang dilontarkan itu berasal dari dana rakyat termasuk dari para mahasiswa ini melalui pajak.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Mereka harus bersimbah darah dengan lubang yang berdiameter tidak kecil yang menembus hingga belakang kepala mereka, dikarenakan mereka simpati, prihatin dan membela&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;nasib rakyat kecil karena sudahnya mendapatkan kebutuhan pokok karena terlalu mahal harganya dan juga tidak adanya kepedulian dari pada para pejabat pemerintah dan ini terbukti ketika kebutuhan pokok yang setinggi langit, sang pemimpin malah “ melarikan diri “ ke Cairo-Mesir untuk menghadiri suatu forum internasional.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Tidak terasa 10 tahun sudah peristiwa ini yang menandai babak baru dunia politik di Indonesia, tetapi 10 tahun sudah juga peristiwa ini tidak tuntas dalam hal pelanggaran HAM, karena 10 tahun sudah juga tokoh-tokoh di balik peristiwa ini yang memberikan perintah untuk menembakkan menggunakan peluru tajam walaupun dibantah oleh para pejabat militer tetapi bukti di lapangan menunjukkan dengan adanya hasil otopsi dan visum korban disaksikan oleh banyak pihak, kepada para prajurit mulai pangkat rendah hingga pejabat tinggi berpangkat jenderal belum bisa diseret ke pengadilan dan dipesankan kamarnya di Hotel Prodeo karena banyaknya yang membela mereka.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Sampai kapan orangtua mereka harus menangis setiap memasuki bulan Mei dan tanggal 12 setiap tahunnya, dan sampai kapan para korban kerusuhan Mei setelah peristiwa ini menangis harus menunggu sia-sia orang terkasihnya karena tidak kunjung balik kedalam dekapan kasih mereka, sampai kapan para prajurit mulai dari pangkat terendah hingga pejabat tinggi militer ini yang sekarang sudah purnawirawan ini mau memberikan kesaksian dan juga mengakui perbuatan mereka di depan keluarga korban ? mungkin hanya Tuhanlah yang bisa membukakan mata hati mereka dan kita hanya bisa menunggu keajaiban itu semua.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-5195287182867233642?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/5195287182867233642/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=5195287182867233642' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/5195287182867233642'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/5195287182867233642'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_05_01_archive.html#5195287182867233642' title='In Memoriam : Sebuah Tragedi di Tanggal 12 Mei 1998 sore di Trisaksi'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SChHf9-rP2I/AAAAAAAAAPg/7c07rG3-ZH4/s72-c/Trisakti23.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-874696018380601450</id><published>2008-05-12T22:28:00.002+09:00</published><updated>2008-05-12T22:32:55.970+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Olahraga'/><title type='text'>Bulutangkis + Sepakbola Indonesia + Tiket = Rusuh</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SChG4t-rP1I/AAAAAAAAAPY/AU1v_csqBIU/s1600-h/ThomasUber2008.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SChG4t-rP1I/AAAAAAAAAPY/AU1v_csqBIU/s400/ThomasUber2008.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5199483710028332882" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Lagi-lagi kejadian tidak mengenakkan terjadi lagi pada hari pertama pestanya para atlet bulutangkis dunia, yaitu perhelatan kejuaraan dunia Piala Thomas dan Uber yang mana Indonesia menjadi tuan rumah.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Ini terjadi hampir sama ketika hari pertama pestanya para maniac sepakbola asia yaitu Piala Asia Juli 2007 lalu dimana Indonesia dalam hal ini Jakarta sebagai tuan rumah, permasalahannya juga sama yaitu masalah Tiket..&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kalau diajang Piala Asia, penikmat sepakbola kesal karena tidak mendapatkan tiket dikarenakan kurangnya informasi yang mereka terima serta adanya aksi borong daripada jaringan calo di sekitar Senayan, sehingga para hari pertama sempat terjadi kericuhan di depan kantor PSSI di pintu IX Komplek Gelora Bung Karno-Senayan dan itu sampai beberapa hari.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Sedangkan untuk kasus Piala Thomas dan Uber, para penonton kecewa karena tidak mendapatkan tiket, serta tidak adanya informasi soal tiket dan berapa tiket yang tersedia untuk dibeli, sehingga yang terjadi seperti kemarin banyak penonton yang ingin merangsek masuk kedalam arena.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kalau kita bisa dilihat dari dua kasus ini, inti dari masalah ini adalah kurangnya informasi tentang tiket kepada masyarakat yang ingin menonton dan ini juga yang dialami oleh penulis. Seharusnya kalau untuk event seperti ini penyebaran informasi soal tiket sebisa mungkin paling lama sebulan di umumkan dan paling cepat H-14 supaya tidak terjadi seperti sekarang.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Penulis pun juga heran dengan ulah panitia di dua event berbeda ini dalam hal tiket, sudah tahu masyarakat Indonesia itu adalah masyarakat yang selalu haus akan hiburan apalagi yang berbau olahraga, tetapi kok selalu saja ada hambatan, ini terbukti ketika penulis ingin menonton event akbar bulutangkis ini, mencari tahu dimana tempat penjualan tiket tetapi hasilnya nihil dan baru keluar info tentang harga tiket pun 3 hari sebelum hari H, kalaupun ada infonya seperti di layar televisi hanya berlaku kepada para anggota pemegang kartu dari Bank yang menjadi Official Sponsor, sementara yang tidak mempunyai kartu kredit dan nasabah dari bank itu harus mencari sendiri infonya.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Seharusnya jika ingin mengadakan event akbar olahraga dengan skala internasional, para panitia ini mencontoh sistem kerja dari pada promotor musik yang ada di Indonesia, kita bisa lihat bagaimana kerja mereka ketika akan menggelar acara musik dimana jauh-jauh hari bahkan sebulan sebelumnya sudah mengumumkan artis yang akan datang dan sistem penjualan tiketnya sehingga pada hari H lancar dan terbukti tidak ada berita konser musik artis luar diwarnai kericuhan karena tidak mendapat tiket dan memaksa masuk untuk menonton, seharusnya sistem kerja seperti inilah yang harus dicontoh semua pihak termasuk pihak yang ingin menggelar acara olahraga skala internasional, bukan yang terjadi kemarin.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Apakah masalah tiket cukup sampai disini dan tidak ada lagi ketika kota-kota di Indonesia menjadi tuan rumah dari sebuah event penting skala internasional masalah tidak adanya informasi dan jumlah tiket yang terbatas menjadi ricuh dan masuk berita sampai ke telinga dan mata penduduk dunia yang mungkin hanya tersenyum hanya gara-gara sepele ? kita lihat saja nanti..&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Bravo…rebut dan sandingkan dua Piala itu kawan-kawan Timnas Thomber ( Thomas-Uber ) Indonesia !!!&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-874696018380601450?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/874696018380601450/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=874696018380601450' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/874696018380601450'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/874696018380601450'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_05_01_archive.html#874696018380601450' title='Bulutangkis + Sepakbola Indonesia + Tiket = Rusuh'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SChG4t-rP1I/AAAAAAAAAPY/AU1v_csqBIU/s72-c/ThomasUber2008.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-5836101092352104997</id><published>2008-05-12T22:23:00.001+09:00</published><updated>2008-05-12T22:27:56.016+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HAM'/><title type='text'>Kapitalis Vs kesejahteraan Karyawan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SChFsN-rP0I/AAAAAAAAAPQ/wvVRo81U_N4/s1600-h/Logo1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SChFsN-rP0I/AAAAAAAAAPQ/wvVRo81U_N4/s400/Logo1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5199482395768340290" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Pertama-tama penulis ingin mengucapkan salut dan simpati kepada Ketua Serikat Pekerja Angkasa Pura I Bandara Sepinggan-Balikpapan yang merancang acara pemogokan nasional seluruh pekerja yang masuk dalam lingkup Serikat Pekerja Angkasa Pura unit I beberapa hari yang lalu meskipun keesokkan harinya nasibnya sebagai karyawan Bandara Sepinggan dan Ketua Serikat Pekerja Angkasa Pura I dicopot atau di pecat oleh para pejabat Angkasa Pura I.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Apa yang dilakukan oleh kawan-kawan pekerja Angkasa Pura I ini adalah bentuk puncak kekecewaan mereka karena tidak pernah diperhatikan kesejahteraan dan juga kinerja mereka sementara para atasan mereka hanya mementingkan pencitraan saja tanpa mendengarkan apa yang karyawan mereka rasakan.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kita tahu bagaimana susahnya bekerja di Bandara apalagi dibagian Air Trafic Control yang selalu awas selama 24 jam memandu pesawat yang akan datang ke bandara dan yang akan tinggal landas, lalu bagaimana cara mereka memandu pesawat-pesawat itu yang nota bene nasib hidup-mati dari para penumpang dipesawat itu kalau alat-alat yang digunakan sudah uzur dimakan usia dan banyaknya yang tidak berfungsi. Belum lagi tidak adanya regenerasi karyawan sehingga mereka terus bekerja tanpa ada penggantinya.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kita tahu bahwa Bandar Udara adalah satu dari sekian ciri suatu negara untuk dikenal oleh orang lain dalam hal ini kalangan wisatawan asings, semakin bagus bandara itu termasuk didalamnya pelayanan para petugas dalam melayani para wisatawan ini begitu mendarat di bandara hingga kepada sarana fisik seperti bangunan yang salahsatu paling kecil atau sepele tapi penting yaitu toilet, semakin terkenallah negara itu dan pastinya selalu akan didatangi oleh wisatawan itu.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Lalu bagaimana dengan bandara di seluruh Indonesia, kalau penilaian penulis bandara kita kondisinya sangat memprihatinkan dalam segala hal bila kita bandingkan dengan negara lain taruhlah Malaysia, kita bisa melihat atau bertanya dalam sebulan atau paling lama tiga bulan ada berapa kali surat yang masuk ke redaksi surat kabar di Indonesia taruhlah di Jakarta yang mempersoalkan masalah bandara, entah itu masalah dengan maskapai atau dengan sarana yang ada misalnya kondisi toilet yang rusak dari sang penulis itu datang ke Jakarta pertama kali hingga datang lagi dari suatu negara kondisinya masih seperti itu, dan dimuat di surat kabar ? dan adakah tanggapan dari para pengelola bandara serta tindakan nyata dilapangan ? ternyata sepengetahuan penulis belum ada tindakan nyata dari para pengelola, kalau memang ada tindakan nyata tidak mungkin setiap hari selalu memasukkan keluhan mereka ke redaksi surat kabar dan dimuat.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Jadi saran penulis sich, biar sama – sama berkepentingan lebih baik para pengelola bandara dan termasuk Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia mengabulkan tuntutan daripada para karyawan ini bukannya memecatnya karena bagaimanapun mereka inilah ujung tombak daripada indentitas negara ini, memangnya kalau mereka ini tidak ada alias anda pecat semua, apakah anda selaku pimpinan termasuk sang menteri bisa menuntun pesawat yang akan mendarat dan tinggal landas di bandara dengan sempurna dan sesuai prosedur yang sudah ada ? benar bukan… dan satu lagi negara kita ini negara demokrasi bukan negara otoriter kayak seperti jaman dinasti cendana dimana tidak ada yang sepaham langsung diasingkan, seperti yang terjadi di Balikpapan, watak dari pimpinan pengelola bandara adalah watak orang-orang jaman dinasti cendana yang tidak mengerti akan artinya demokrasi dan itu harus segera meninggalkan dunia ini karena model yang seperti itulah negara akan hancur.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-5836101092352104997?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/5836101092352104997/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=5836101092352104997' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/5836101092352104997'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/5836101092352104997'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_05_01_archive.html#5836101092352104997' title='Kapitalis Vs kesejahteraan Karyawan'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SChFsN-rP0I/AAAAAAAAAPQ/wvVRo81U_N4/s72-c/Logo1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-327241848023065540</id><published>2008-05-12T22:19:00.001+09:00</published><updated>2008-05-12T22:23:23.705+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Subsidi rakyat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BBM'/><title type='text'>SBY-JK, Apa Kerja Kalian untuk Rakyat !</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SChEmN-rPzI/AAAAAAAAAPI/5e77kzx297Q/s1600-h/SBY-JK.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SChEmN-rPzI/AAAAAAAAAPI/5e77kzx297Q/s400/SBY-JK.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5199481193177497394" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoBodyText"&gt;Tidak terasa satu tahun menuju tahun 2009 tinggal menghitung enam bulan lagi, memangnya ada apa di tahun 2009 ini ?&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Tahun 2009 adalah tahun terakhir Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berada dilingkungan Istana Merdeka, yang digunakan sebagai tempat kerja dan tempat tinggal karena akan diisi oleh seseorang yang telah dipilih oleh 224 juta jiwa penduduk Indonesia termasuk beliau dan keluarga melalui pesta demokrasi yaitu Pemilu.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SBY-JK..Apa kerja Kalian untuk rakyat? &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Mungkin itu pertanyaan yang ada dibenak penulis ketika melihat nasib bangsa ini terutama rakyatnya yang tidak menentu dari hari ke hari. Kita bisa lihat di koran selalu ada saja rakyat yang merasa didiskriminasikan terutama dalam hal ekonomi.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Anda semuanya tentu ingat tentang berita kematian seorang ibu beserta anak-anaknya diatas tempat tidur dirumahnya di Makassar karena tidak ada dana untuk membeli makanan untuk dimakan, sebenarnya ini menjadi tanggung jawab pemerintah terutama pemerintah kota Makassar walaupun pihak Pemda berkelit dengan menuduhkan sang suaminya yang tidak bisa menjalankan perannya sebagai kepala keluarga karena sering mabuk-mabukkan, tetapi bagaimana suami bisa menjalankan sebagai kepala keluarga kalau dalam mencari nafkah saja susah karena tuntutan kebutuhan yang mau dipenuhi harus di naikkan oleh pemerintah..itu berarti kesalahan ada di pemerintah tidak bisa melindungi dan mensejahterakan rakyatnya.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Belum lagi ada tiga ibu di Pulau Jawa dengan tega dan meyakinkan meracun diri bersama anak mereka karena ya seperti di Makassar tidak mampu lagi bertahan hidup dengan situasi ekonomi rumah mereka bersaing dengan ekonomi diluar rumah mereka..&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SBY-JK..Apa Kerja Kalian Untuk Rakyat…?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Naiknya harga kebutuhan pokok dan juga langkanya bahan bakar minyak dalam hal ini minyak tanah membuat sebagian keluarga harus hidup dengan super sangat sederhana, untuk makan saja mereka harus berhemat bahkan harus makan nasi aking, sampai ada calon presiden yang mengatakan didepan rakyat kecil dan ditayangkan serta direkam oleh sejumlah wartawan bahwa nasi aking itu enak walaupun itu diralat.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Belum lagi banyaknya buruh pabrik dan karyawan yang di PHK secara sepihak dengan alasan tidak untungnya usaha perusahaan tempat buruh dan karyawan ini bekerja, tetapi hak-hak dari karyawan dan buruh ini setelah di PHK tidak pernah diberikan bahkan ditinggal begitu saja oleh pemilik saham perusahaan itu.&lt;/p&gt;      &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SBY-JK…Apa Kerja Kalian Untuk Rakyat..?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; disaat pemimpin bangsa ini meneriakkan lawan korupsi tetapi masih banyak koruptor berkeliaran diluar sana yang membawa uang yang seharusnya untuk rakyat miskin tanpa ada usaha ditangkap dan diadili. Kemudian adanya kerusakan alam yang dibuat oleh perusahaan yang pemiliknya masuk dalam list orang terkaya di Indonesia versi majalah ekonomi internasional, tetapi pemerintah malah kemayu membiarkan perusahaan ini tidak menepati janjinya untuk ganti rugi malah menyuruh pemerintah yang menggantinya dengan alasan perusahaan ini tidak punya dana lagi (?), dan jangan salah bila sekarang ini banyak praktek-praktek atau maraknya industri pornografi termasuk makin banyaknya PSK, Gigolo, yang hasilnya mereka dapat dari para pejabat dan orang berduit karena ya itu tadi derasnya aliran dana korupsi dan juga tuntutan kebutuhan perut dan dapur sehingga banyak wanita dan pria Indonesia mulai dari usia produktif sudah harus memikirkan nasib dapur ibunya dan kebutuhan perutnya dengan cara yang seperti yang penulis tuliskan di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; SBY-JK..Apa Kerja Kalian Untuk Rakyat… ?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Banyak siswa sekolah lanjutan dan menengah yang pusing ketika memasuki tahun terakhir mereka karena harus dituntut lulus dengan angka tertentu yang dikeluarkan pemerintah secara sama rata dari ujung sumatera hingga ujung papua tanpa melihat bagaimana potensi anak itu bisa atau tidak mengerjakan dan memahami dari soal yang diberikan pada saat ujian dengan pada saat belajar sehari-hari di sekolahnya.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SBY-JK apa kerja kalian untuk rakyat…&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; mungkin itulah kesimpulan yang ada untuk bertanya kepada mereka berdua yang tahun 2004 terpilih secara meyakinkan oleh 220 juta jiwa rakyat Indonesia untuk menggantikan RI 1 sebelumnya yaitu Megawati Soekarnoputri.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Karena selama duet pemimpin ini memimpin negara ini pengamatan penulis tidak ada kejutan yang sangat fantastis terutama berkaitan dengan rakyat kecil, yang ada hanya bergerak di tempatnya saja atau kalau boleh mengutip ucapan sang mantan RI 1 mbak Mega mengatakan bahwa negara ini adalah negara poco-poco dimana ada satu kemajuan tetapi dilain pihak malah mengalami kemunduran dan itulah yang terjadi.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Apakah sampai ujung berakhirnya duet ini memimpin negara ini sampai ada penggantinya, duet ini bisa mengangkat rakyat jelata untuk bisa hidup mapan dan angka kemiskinan menurun atau bertambah ? hanya mereka berdua yang tahu…&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;SBY-JK…Apa Kerja Kalian untuk Rakyat !&lt;/span&gt; ( bersambung )&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-327241848023065540?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/327241848023065540/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=327241848023065540' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/327241848023065540'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/327241848023065540'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_05_01_archive.html#327241848023065540' title='SBY-JK, Apa Kerja Kalian untuk Rakyat !'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SChEmN-rPzI/AAAAAAAAAPI/5e77kzx297Q/s72-c/SBY-JK.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-1834678641820039602</id><published>2008-05-12T22:14:00.001+09:00</published><updated>2008-05-12T22:17:53.074+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Subsidi rakyat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BBM'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ibukota'/><title type='text'>15,68 Juta Jiwa</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Angka diatas bukan sekedar angka yang iseng penulis tuliskan sebagai judul, tetapi angka diatas adalah jumlah penduduk Indonesia mendatang yang masuk kategori orang miskin baru, maksudnya ?&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Iya 15,68 Juta Jiwa nantinya tergabung dalam kelompok orang miskin baru angka itu dikeluarkan oleh suatu badan atau lembaga kajian berkaitan dengan adanya upaya Pemerintah Kabinet Indonesia Bersatu pimpinan RI 1 untuk menaikkan harga Bahan Bakar Minyak-BBM yang kabarnya akan mencapai 30 % dikarenakan harga minyak dunia yang sudah menembus angka US$120 perbarel.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Sedangkan kalau membandingkan dengan angka yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik-BPS bahwa angka orang miskin versi badan bentukan pemerintah ini adalah16,85 persen dari total populasi atau sekitar 36,8 juta jiwa..WOW !! beda sekali jumlahnya…&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Memang kita tidak bisa pungkiri bagaimana krisisnya dunia ini yang dimulai dari negaranya Bush dimana kredit Kepemilikan rumah atau KPR disana mengalami penurunan sehingga berdampak juga kepada harga minyak dunia yang naik-turun bahkan sempat naik ke level 120 dollar perbarel sehingga seluruh negara di dunia merasakan dampaknya termasuk negara berkembang seperti Indonesia.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Seperti kasus ini, pemerintah sebenarnya dilema dan ibarat makan buah simalakama dimana jika harga minyak terutama bensin dinaikkan maka makin banyak rakyat yang sudah miskin makin jatuh miskin lagi, tetapi kalau tidak dinaikkan maka semua sektor akan mengalami kerugian atau nombok karena harus menanggung segala biaya produksi.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Saran penulis kepada para pemimpin bangsa ini, kalau memang mau menaikkan harga minyak naikkan saja tetapi dengan catatan tidak ada lagi penyimpangan seperti yang ada sekarang dimana masih ada saja spekulan yang menimbun minyak demi kepentingan perutnya saja tanpa memikirkan nasib rakyat yang sudah berjam-jam mengantre tanpa membawa hasil.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Dan juga harus dilihat lagi bagaimana dengan rakyat kecil, apakah mereka masih bisa mendapatkan dan menikmati minyak itu dengan terjangkau dan tersedia dimana walaupun harganya mahal, jangan sampai seperti beberapa tahun lalu dimana pemerintah membentuk program Bantuan Langsung Tunai-BLT dimana setiap bulan orang miskin mendapatkan dana Rp.300,000 untuk kebutuhannya termasuk minyak tetapi kenyataannya masih banyak yang tidak mendapatkannya bahkan orang berduit bisa dapat kupon itu, ini sangat aneh dan janggal.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Apakah angka kemiskinan di negara kita ini bertambah banyak bahkan lebih banyak orang miskinnya daripada orang kaya atau sebaliknya sama rata dengan segala permasalahan yang ada saat ini, hanya Tuhan dan pemerintah kitalah yang tahu bagaimana melayani rakyat, jangan hanya pada kampanye dan pemilu saja mereka melayani dan mendengarkan rakyat tetapi begitu duduk nyaman di kursi empuk semua yang mereka dengarkan dan janji serta rayuan gombalnya yang setinggi langit tidak di realisasikan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-1834678641820039602?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/1834678641820039602/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=1834678641820039602' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/1834678641820039602'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/1834678641820039602'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_05_01_archive.html#1834678641820039602' title='15,68 Juta Jiwa'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-7692084729897171456</id><published>2008-05-12T22:05:00.002+09:00</published><updated>2008-05-12T22:12:55.063+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ibukota'/><title type='text'>Parkir VS Gembok</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SChB1d-rPyI/AAAAAAAAAPA/osWiShnG6XI/s1600-h/Gembok.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SChB1d-rPyI/AAAAAAAAAPA/osWiShnG6XI/s400/Gembok.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5199478156635619106" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoBodyText"&gt;Akhir-akhir ini masyarakat DKI was-was ketika berpergian ke suatu tempat jika tidak ada tempat parkir resmi atau penuhnya tempat parkir sehingga harus parkir kendaraan dipinggir jalan, kenapa ?&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Karena sejak tanggal 2 Mei 2008, Pemerintah Propinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta menerapkan peraturan baru dimana setiap kendaraan yang diparkir tidak sesuai dengan tempatnya (baca:parkir liar) maka akan digembok dengan rincian, pada 15 menit pertama mobil yang terparkir tidak pada tempatnya akan ditilang, jika dalam 15-20 menit kedua tidak ada tanggapan dan masih terpakir disana, maka sang eksekutor dalam hal ini Kantor Dinas Perhubungan DKI akan melakukan penggembokkan kepada tiga ban dari kendaraan itu, dan meminta pemilik mobil untuk menebus dan mengambil kunci gembok tersebut ke kantor Dishub atau kantor polisi yang ditetapkan dengan membayar administrasi tilang, dan yang terakhir jika sampai pukul 17.00 lebih atau jam 5 sore tidak ada reaksi dari pemilik mobil maka mobil akan di derek ke penampungan mobil.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Sudah benarkah tindakan dari Dinas Perhubungan DKI soal penertiban parkir liar ? menurut penulis ada dua hal yang harus dicatat, yaitu yang &lt;b&gt;pertama &lt;/b&gt;soal tindakan yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan DKI sudah benar karena jika tida dilakukan ini maka jalanan di DKI yang sudah macet akan bertambah macet dikarenakan jalanan yang seadanya ditambah banyak mobil yang terparkir, tetapi disatu sisi kenapa ada parkir liar karena tidak adanya lahan yang luas disetiap ruang seperti pusat pembelanjaan, sarana pendidikan dan sebagainya untuk menampung mobil yang setiap hari semakin banyak saja mobil keluaran terbaru sehingga tidak heran banyak kita jumpai parkir-parkir liar di setiap jalan. &lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kita tahu donk daerah mana saja yang banyak parkir liarnya, seperti depan stasiun Kereta Api Jatinegara, Jl.Diponegoro terutama di area depan RSCM dan Universitas YAI dan yang paling menakjubkan adalah untuk wilayah Jakarta Pusat adalah mulai dari Kantor Pertamina hingga depan kantor Organisasi agama dan sekolah swasta agama, dimana di pinggir jalan tersebut banyak sekali mobil parkir terutama mobil-mobil dinas Kepolisian Resort Jakarta Pusat misalnya mobil patroli dan mobil tahanan jenis tronton dan yang parahnya adalah semua berpusat di depan Markas Kepolisian Jakarta Pusat apalagi jenis motor yang parkir hingga dua jalur pinggir dipakai untuk parkir kendaraan jenis roda dua.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Tetapi adakah tindakan aparat Dishub DKI menertibkan itu semua yang jelas-jelas melanggar aturan yang jelas-jelas dibuat oleh pihak Dinas Perhubungan dan tentunya dari Kepolisian ? jawabnya tidak ada. kemudian yang menjadi pertanyaan kita adalah kalau memang parkir liar itu dilarang &lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;b&gt;bisakah&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;Dinas Perhubungan DKI &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;memperlihatkan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; kepada warga DKI tempat parkir yang terdekat dengan area parkir liar ?&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Menurut penulis, apa yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan ini sebenarnya tidak efektif dalam menertibkan parkir liar dan juga memperlancar perjalanan karena selama ini jalan-jalan di DKI terhambat dan macet dikarenakan adanya atau banyak parkir liar yang ada.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Seharusnya sebelum melakukan penertiban ini, pihak Dishub mensurvey terlebih dahulu apa yang menjadi permasalahan dari maraknya parkir liar ini, setelah tahu masalahnya dan ada alternatif yang keluar dari pihak Dishub dan tentunya disosialisasikan kepada masyarakat barulah usaha penggembokkan ini bisa dilakukan, jangan seperti sekarang asal gembok saja tanpa melihat alasan mereka pengguna kendaraan memarkir kendaraannya tidak pada tempatnya.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Dan juga kalau memang ini gerakan penggembokkan untuk menyadarkan warga DKI untuk tidak parkir di area yang bukan menjadi lahan parkir seharusnya Dishub harus sudah mempersiapkan sarana dan prasarananya jangan seperti sekarang yang kesannya setengah mati melakukannya dan juga harus sama rata dan pandang bulu, jangan seperti sekarang penulis melihat sepertinya hanya daerah tertentu saja terutama depan pusat bisnis atau mall, penulis ingin &lt;b&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;MENANTANG&lt;/span&gt; &lt;/b&gt;para pejabat Dishub baik kepala Dishub di 5 wilayah DKI hingga petugas di lapangan &lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;b&gt;BERANIKAH&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; anda menggembok mobil dan mengkempiskan ban motor baik berplat Hitam maupun Merah dan milik TNI-POLRI serta anggota DPR dan Pejabat tinggi negara yang terpakir dipinggir jalan depan Kantor pemerintahan ataupun Kantor Kepolisian misalnya yang ada di sepanjang jalan Kramat Raya tepatnya di depan Markas Kepolisian Resort Jakarta Pusat ? &lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kalau itu anda berani menggemboknya, itu berarti peraturan yang anda buat memang untuk semua pemilik kendaraan bermotor baik roda dua ataupun roda empat tanpa melihat profesi apa yang punya mobil. Betul tidak !&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-7692084729897171456?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/7692084729897171456/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=7692084729897171456' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/7692084729897171456'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/7692084729897171456'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_05_01_archive.html#7692084729897171456' title='Parkir VS Gembok'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SChB1d-rPyI/AAAAAAAAAPA/osWiShnG6XI/s72-c/Gembok.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-1024080329892258954</id><published>2008-05-12T21:44:00.002+09:00</published><updated>2008-05-12T22:04:28.898+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Militer'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HAM'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Purnawirawan VS Komnas HAM…part2</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SChAAd-rPxI/AAAAAAAAAO4/BdPDdCZueGg/s1600-h/a23.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SChAAd-rPxI/AAAAAAAAAO4/BdPDdCZueGg/s400/a23.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5199476146590924562" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoBodyText"&gt;Baru-baru ini penulis secara tidak sengaja browsing internet dengan mengakses salahsatu website dari harian terkemuka dengan oplah nasional, dan ada yang membuat penulis tertarik yaitu dengan judul dan isi berkaitan dengan isu yang sedang beredar saat ini.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Ya..tentang polekmik antara Komisi Nasional Hak Asasi Manusia dengan para purnawirawan Jenderal TNI yang tersangkut berbagai kasus mengenai HAM yang dibuka kembali setelah lama mengendap di lemari besi. Yang membuat penulis heran dan geleng kepala dengan berita yang ditampilkan di website itu tentang sebuah pernyataan yang terlontar dari seorang purnawirawan mantan KSAD yang mengatakan bahwa kalau memanggil para purnawirawan jenderal itu harus sopan, kalau memanggilnya sopan sudah pasti para purnawirawan ini akan mendatangi kantor Komnas.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Pertanyaan buat sang mantan KSAD adalah memangnya para purnawirawan ini pangkatnya apa, lebih tinggi dari Tuhan dan sejajar dewa sehingga orang-orang Komnas HAM harus sopan, terus kalau sudah sopan sudah pasti mereka datang, kalau ternyata tidak juga bagaimana ? &lt;b&gt;mikir donk&lt;/b&gt;….&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;blockquote style="font-weight: bold;"&gt;&lt;i&gt;“"Kalau misalnya (para purnawirawan jenderal) itu dipanggil secara baik-baik dengan aturan jelas, saya rasa itu baik, dan saya setuju. Tapi harus jelas, aturan jelas dan harus sopan santun dong. Mereka itu kan orang tua dan para pendiri negara ini dan banyak sekali jasannya," &lt;/i&gt;Ryamizard Ryacudu – Mantan Kepala Staf Angkatan Darat Republik Indonesia.&lt;/blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kalau melihat kutipan dari pernyataan sang purnawirawan ini yang penulis kutip dari website tersebut adalah &lt;i&gt;mereka itu kan orang tua dan pendiri negara ini dan banyak jasanya,&lt;/i&gt; pertanyaannya adalah apa jasa para purnawirawan yang masuk list Komnas HAM untuk dipanggil terhadap negara ini terutama rakyat sipil ? soal pendiri penulis keberatan dengan pernyataan sang purna jenderal, menurut penulis yang menjadi pendiri negara ini adalah Ir.Soekarno, Bung Hatta, Sutan Sharir, Moh.Asaat, Prawiranegara, Agus Salim dan tentara satu-satunya hanya Jenderal Soedirman dan tentunya para legiun veteran yang diabaikan oleh negara termasuk institusi mereka TNI-AD, AL, AU sehingga mereka dimasa tuanya harus bekerja sebagai kuli panggul, tukang sapu pasar BUKAN para jenderal yang diminta datang ke Komnas HAM &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;b&gt;susahnya minta ampun&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;, mereka menurut penulis lebih kepada &lt;b&gt;PENGECUT !!!&lt;/b&gt; bukan Ksatria apalagi pendiri lembaga pertahanan negara ini, Jenderal Soedirman kalau detik ini masih sehat bugar mungkin akan menangis dan geram dengan kelakuan daripada junior-junior penerusnya, karena tidak sesuai dengan kaidah yang dibuat oleh Soedirman ketika akan merintis tentara yang sekarang menjadi TNI.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kalau menurut penulis sich, apa yang sudah dilakukan oleh para anggota Komnas HAM sudah pada tatanan atau istilah kerennya adalah sudah sesuai dengan SOP-Standar Operasional Prosedur yang artinya didalamnya tentunya mereka meminta kesediaan para purnawirawan ini untuk datang dimintai keterangan seputar kejadian yang berkaitan dengan HAM ketika mereka memimpin dan itu pastinya dengan baik-baik &lt;b&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;BUKAN&lt;/span&gt; &lt;/b&gt;dengan paksaan atau hujatan.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Soal dendam-mendendam penulis yakin kok, para anggota Komnas HAM ini tidak mempunyai dendam terhadap para purnawirawan yang ketika aktif mungkin sering menteror bahkan menginjak-injak para anggota Komnas HAM dan keluarga ketika masih menjadi aktivis baik di Kampus atau organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan, tugas mereka lebih kepada keingin tahuan daripada keluarga korban yang mana anggota keluarga mereka entah itu suaminya, orangtua, anaknya atau lainnya yang saat kejadian itu mungkin ditangkap oleh aparat tapi sampai sekarang tidak tahu keberadaannya apakah sudah meninggal tetapi bukti otentik seperti kuburannya tidak ada, masih hidup tapi sampai sekarang belum juga kembali ke rumah, itu saja kok.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kalau masih seperti ini para purnawirawan ini tidak mau datang ke kawasan Latuharhari-Menteng untuk dimintai keterangan soal peristiwa itu berarti secara tidak langsung menurut pandangan dan pemikiran penulis dan mungkin diamini oleh rakyat yang juga korban mengatakan bahwa para perwira ini bisa dikategorikan terlibat langsung dalam peristiwa yang diangkat oleh Komnas HAM, walaupun dalam berbagai kesempatan para purnawirawan ketika ditanya pasti mengelak tapi buktinya mana kalau mereka tidak bersalah tetapi Komnas HAM punya bukti walau menurut mereka ada rekayasa, yang bisa membuktikan bahwa purnawirawan yang terdaftar di list Komnas HAM untuk dimintai keterangan adalah &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;b&gt;apa susahnya DATANG!!&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; ke kantor Komnas HAM dan beberkan semua yang anda tahu, paling tidak rakyat terutama keluarga korban bisa pasrah kalau memang ini sudah jalan nasibnya kehilangan anggota keluarga yang disayangi.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Bukankah ketika anda menjadi perwira muda selalu mendapatkan nasihat bahwa seorang prajurit adalah seorang ksatria yang berani membela kebenaran dan keadilan demi bangsa dan negara, kalau menurut penulis kelakuan yang ditujukan para purnawirawan tidak sesuai dengan ajaran yang mereka dapat di akmil yaitu ksatria…&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Jenderal…tolong jangan tambah masalah lagi terhadap negara ini di mata dunia internasional, negara ini kalau penulis ibaratkan orang terkena kanker ganas stadium akhir yang mana tinggal menunggu hari untuk diputuskan kontrak hidupnya oleh sang kuasa, kita bisa lihat bagaimana sikap Uni Eropa yang melarang roda ban maskapai kita mencium landasan pacu semua bandara negara anggota Uni Eropa dan non anggota Uni Eropa walaupun akhirnya HANYA Air Force One-nya Indonesia yang boleh mencium semua landasan bandara Eropa, kemudian kasus diracunnya Munir, sehingga dalam setahun PBB terutama pakar hukum dari dewan HAM harus datang tiga kali dengan tiga orang berbeda ke Indonesia untuk memantau kegiatan HAM walaupun hasilnya hanya untuk mungkin menyenangkan dunia internasional dan Indonesia bahwa penegakkan HAM sudah maju padahal..? ini sangat langka dan tidak pernah ditemui di negara manapun di dunia.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kalau memang para anggota Komnas HAM ini akan melaporkan kepada Dewan HAM PBB tentang kelakuan para purnawirawan dan tentunya sang pembelanya yaitu Menteri Pertahanan Republik Indonesia dan ternyata Dewan HAM merespon Komnas HAM dan memberikan sanksi apakah para purnawirawan ini MAU bertanggung jawab, pemerintah seharusnya tegas walaupun sang Presiden adalah junior daripada purnawirawan ini, jangan ada rasa segan, yang namanya keadilan dan kebenaran tidak mengenal kata segan atau tidak enak hati, contohlah negara Kamboja mereka berani memperadilkan para purnawirawan jenderal Khamer walaupun mereka sudah sepuh, tapi demi kebenaran dan keadilan mereka menjalankan walaupun nantinya ada pengampunan tetapi itu harus dijalani dulu hukuman dan pengakuan mereka yang sejujurnya, tapi di Indonesia mana ?&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-1024080329892258954?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/1024080329892258954/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=1024080329892258954' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/1024080329892258954'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/1024080329892258954'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_05_01_archive.html#1024080329892258954' title='Purnawirawan VS Komnas HAM…part2'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SChAAd-rPxI/AAAAAAAAAO4/BdPDdCZueGg/s72-c/a23.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-8048766507007102310</id><published>2008-05-05T22:31:00.001+09:00</published><updated>2008-05-05T22:37:08.873+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Korupsi'/><title type='text'>Kalla: Banyak yang Muak..Emang betul sich !!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SB8NTt2q-II/AAAAAAAAAOw/CJATxITGPBA/s1600-h/GOlkar.bmp"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SB8NTt2q-II/AAAAAAAAAOw/CJATxITGPBA/s400/GOlkar.bmp" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5196887127386421378" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Judul diatas penulis kutip dari sebuah harian pagi oplah nasional dengan sedikit penambahan dari penulis, judul tersebut terkait dengan keluhan sang RI 2 yang juga Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar tentang anak buahnya atau kader partainya harus &lt;i&gt;check-in&lt;/i&gt; di Hotel Prodeo atas pesenan KPK karena kasus korupsi.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Pernyataan itu terlontar oleh JK ketika memberikan pengarahan dalam acara Rapat Konsultasi Nasional Partai Golkar di sebuah hotel di Jakarta hari Jumat (2/5) lalu. Menurut JK dalam paparannya mengatakan bahwa Partai Golkar tidak akan serampangan membela kadernya yang dituduh berbuat korupsi.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; font-weight: bold;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;“ Sebab,Partai Golkar bukan benteng korupsi di Indonesia. Partai Golkar juga komponen bangsa yang harus ikut memerangi korupsi “ Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla.&lt;/blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Pernyataan Kalla soal banyak yang muak melihat Partai Golkar kalau menurut penulis ada benarnya karena siapa yang tidak kenal dengan yang nama Partai Golkar ini pada jaman dinasti cendana, rajanya pemerintahan setiap orang yang ada dinegara ini ingin sukses harus masuk di Partai Golkar kalau tidak jangan harap bisa menduduki posisi yang strategis atau basah, setiap pemilu semua rakyat Indonesia yang sudah berusia 17tahun ke atas atau sudah menikah harus memilih partai Golkar, walaupun sistem pemilu ini Jujur, Adil dan Rahasia dan tidak tahu bagaimana sistemnya pasti suara Golkar selalu juara bahkan mereke bisa tahu siapa misalnya PNS yang tidak milih partai ini, maka besoknya dia sudah dipecat jadi PNS begitu juga karyawan swasta.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Bahkan pada tahun 1998, ketika ratusan ribu mahasiswa se-Jabodetabek berkumpul di komplek DPR Senayan untuk menuntut reformasi (walaupun sudah 10 tahun tetapi arti dan makna nyata dari reformasi itu belum nampak) dimana salahsatu dari beberapa point reformasi adalah pembubaran Partai Golkar walaupun point dari reformasi itu tidak terlaksana hingga sekarang.&lt;/p&gt;    &lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;blockquote&gt;“ Bagaimana caranya agar tidak dituduh korupsi dan dipenjarakan, ya, tidak usah berbuat KKN. Hanya itu satu-satunya cara. Tidak ada cara lain untuk menghindari penjara “ Jusuf Kalla.&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-weight: bold;"&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Berdasarkan catatan, kader Golkar yang harus berurusan dengan aparat hingga dipesankan kamar khusus di Hotel Prodeo ada enam orang yaitu Syaukani Hasan Rais dengan jabatan Bupati Kutai Kertanegara dengan kasus Korupsi pembebasan lahan untuk bandar Loa Kulu Kutai Kertanegara, seluas 256 hektar, kemudian Antony Zeidra Abidin dengan jabatan Wakil Gubernur Jambi periode 2005-2010 dan sebelum menjabat Wagub menjadi anggota DPR periode 2004-2009 Daerah Pemilihan Jambi, terkena kasus dana aliran Bank Indonesia, lalu ada Hamka Yandhu anggota DPR dari daerah pemilihan Sumatera Selatan 1 bersama dengan Antony terkait dengan aliran dana Bank Indonesia, kemudian Saleh Djasit Anggota DPR dari daerah pemilihan Riau terkait kasus pengadaan 20 mobil pemadam kebakaran ketika masih menjabat Gubernur Riau periode 1998-2004, kemudian sang Ketum PSSI yang tidak mau lengser walaupun sudah ditampar dua kali oleh FIFA dan AFC untuk diulang pemilihan ketum yang baru, siapa lagi dan siapa bukan Nurdin Halid, beliau tersandung Korupsi dana distribusi minyak goreng, dan yang terakhir adalah Adiwarsita Adinegoro Anggota DPR dari daerah pemilihan Jawa Barat III ini tersangkut kasus korupsi dana Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI).&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Memang benar ada pendapat beberapa pakar politik terhadap partai yang dipimpin RI 2 ini, kalau pemimpinnya seorang politikus sejati partainya tidak akan mungkin melakukan korupsi tapi kalau pemimpin partainya berasal dari kalangan ekonom atau saudagar besar kemungkinan anak buahnya berkorupsi pasti ada dan itu sudah terjadi setidaknya takaran porsi kader partai ini yang menginap di Hotel Prodeo pesanan KPK dan Kejaksaan sudah membuktikan daripada partai lain yang “ hanya” menyumbang satu orang saja.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Akankah partai lambang rumahnya para setan ini berjaya di pesta demokrasi 2009 dengan masalah yang sedang dihadapi dan juga rakyat terutama kaum muda yang mungkin kata Kalla tadi muak dengan partainya terealisasikan…kita lihat saja nanti apakah kadernya yang diinapkan KPK di hotel Prodeo hanya segitu atau hampir separuh kadernya dari total anggota partai ini secara nasional harus menginap di Hotel pesanan KPK dan Kejaksaan di seluruh Indonesia ? kita lihat saja…&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-8048766507007102310?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/8048766507007102310/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=8048766507007102310' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/8048766507007102310'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/8048766507007102310'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_05_01_archive.html#8048766507007102310' title='Kalla: Banyak yang Muak..Emang betul sich !!'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SB8NTt2q-II/AAAAAAAAAOw/CJATxITGPBA/s72-c/GOlkar.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-1780776772255501948</id><published>2008-05-05T22:20:00.002+09:00</published><updated>2008-05-05T22:27:32.516+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DPR watch'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Korupsi'/><title type='text'>DPR Vs KPK part 2</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SB8LFt2q-HI/AAAAAAAAAOo/lVBcRxBN9AQ/s1600-h/KPK23.bmp"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SB8LFt2q-HI/AAAAAAAAAOo/lVBcRxBN9AQ/s400/KPK23.bmp" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5196884687844997234" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Komisi Pemberantasan Korupsi-KPK kembali membuat berita yang heboh lagi yang terkait dengan penduduk elegan yang ada di Senayan, kali ini anggota komisi IV dari Fraksi Partai pembentukan sang Presiden yaitu Demokrat, Sarjan Tahir&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi setelah menjalani pemeriksaan yang berlangsung di kawasan Kuningan-Jakarta Selatan, beliau ditangkap dengan tuduhan kasus korupsi alih fungsi lahan mangrove menjadi pelabuhan Tanjung Api-Api di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Setelah ditetapkan menjadi tersangka selanjutnya KPK mendaftarkan namanya untuk beristirahat selama 20 hari di Hotel Prodeo milik Kepolisian Resort Metropolitan Jakarta Utara.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Ada apa dengan DPR dengan KPK ? kita tahu sebelum sang anggota komisi IV ini harus berurusan dengan DPR setidaknya ada empat anggota DPR yang terlebih dahulu merasakan dinginnya kamar di Hotel Prodeo yang dibangun oleh Kepolisian Negara Indonesia yaitu Anthony Zeidra Abidin yang sekarang menjabat Wakil Gubernur Jambi periode 2005-2010 yang sebelumnya pernah menjadi anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar tahun 2004-2009 dari daerah pemilihan Jambi walau diganti, karena tersangkut pasal korupsi karena menerima&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;aliran dana Bank Indonesia ke sejumlah anggota DPR dan institusi pemerintah lainnya, rekan beliau yang satu pasal dengannya yaitu Hamka Yandhu anggota DPR periode 2004-2009 dari daerah pemilihan Sulawesi Selatan 1 harus dipesankan kamar oleh KPK di dua Hotel Prodeo berbeda, kalau Anthony dipesankan di Hotel Prodeo milik Polres Jakarta Timur, sedangkan Hamkah di Hotel Prodeo milik Polres Jakarta Barat, kemudian ada lagi anggota DPR dari daerah pemilihan Riau yaitu Saleh Djasit beliau menjadi tersangka atas kasus korupsi pengadaan 20 mobil pemadam kebakaran ketika masih menjabat sebagai Gubernur Riau periode 1998-2004, yang uniknya ketiga anggota DPR ini yang penulis sebutkan berasal dari satu Fraksi yaitu Fraksi partai pimpinan RI 2.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kemudian inilah yang menjadi fenomenal yaitu anggota DPR dari Komisi Kehutanan yang juga suami dari selebritis dangdut ternama yaitu Al Amin Nur Nasution yang tertangkap disebuah Hotel yang konon termahal di Dunia, beliau ditangkap oleh KPK dengan kasus sama dengan saudara Sarjan Tahir yaitu menerima suap pengalihan fungsi hutan lindung di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Pasal yang dikenakan Sarjan Tahir oleh Komisi Pemberantasan Korupsi adalah Pasal 12a, Pasal 12e, atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Kalau menurut penulis apa yang dilakukan oleh KPK dengan menahan sejumlah anggota dewan yang tersangkut korupsi sudah benar dan patut diacungin dua jempol atas kinerja mereka.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Penulis pun tahu bahwa sebenarnya ujung dari masalah korupsi yang ada di negara ini adalah di Senayan kenapa demikian ? karena kita tahu dan mafum bagaimana kerja dan kelakuan dari pada para anggota dewan yang notabene perpanjangan suara kita untuk perubahan, kalau soal &lt;i&gt;hepeng, money &lt;/i&gt;dan apapun namanya yang penting uang para anggota dewan ini pakarnya, penulis beberapa kali membaca sebuah berita atau semacam investigasi yang dibuat oleh beberapa media bahwa anggota dewan ini pertama digaji sepuluh kali lipat atau ratusan kali lipat bila kita bandingkan dengan gaji buruh kontrak itu selama satu bulan dan itu baru gaji pokok, belum lagi tunjangan-tunjangan mulai dari yang wajar hingga tidak wajar, belum lagi uang-uang sidang misalnya sidang atau rapat dengar pendapat dengan pemerintah dan itu jumlah tidak sekedar ribuan bahkan lebih dari ratusan ribu, intinya satu kepala anggota DPR pasti setiap bulannya dari total semuanya mendapatkan kalau tidak salah lebih dari 50 juta, dan itu masih ditambah lagi dengan amplop-amplop coklat yang isinya mungkin lembaran kertas hvs berwarna-warni dengan nominal puluhan keluaran Perum Peruri dan Bank Indonesia atau lembar kertas Hvs yang dikeluarkan oleh sebuah bank dengan nominal yang puluhan juga yang berkeliaran di setiap ruangan untuk menegosiasikan supaya apa yang telah dibicarakan atau direncanakan bisa disahkan.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Itu baru soal perkara uang belum lagi urusan lain seperti banyaknya para anggota dewan yang membolos pada saat sidang baik sidang komisi, sidang Fraksi atau yang lebih tinggi sidang paripurna dengan alasan menemui konstituen tetapi anehnya ketika sidang itu selesai daftar berita acara pengambilan dana sidang penuh dengan tanda tangan para anggota padahal kalau dibandingkan dengan daftar absen mungkin nama anggota ini kosong melompong aneh bukan (?), penulis sering kesal adalah setiap mau mengambil keputusan selalu mengatasnamakan rakyat tetapi nyatanya tidak ada rakyat yang merasakan hasil yang menguntungkan bagi mereka yang ada malah tambah beban.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Penulis sependapat dan setuju dengan apa yang diucapkan oleh mantan Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur yang mengatakan bahwa DPR tidak lain dan tidak bukan seperti taman kanak-kanak bahkan di tahun berikutnya predikat mereka bukannya naik menjadi anak sekolah dasar malah turun menjadi playgroup, karena ya anda bisa lihat dan bandingkan tidak jauh bedakan antara kelakuan anak tk atau playgroup dengan mereka ini.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Para anggota dewan sadarlah percuma anda terus-terusan &lt;i&gt;kejar setoran&lt;/i&gt; dengan mengatasnamakan rakyat, toch buktinya sudah ada rakyat tidak mendapatkan hasil apapun dari keputusan anda seperti harga sembako masih saja naik, apakah anda mau bertanggungjawab terhadap kasus-kasus yang menimpa rakyat Indonesia seperti ada seorang ibu yang tega membunuh anaknya karena himpitan ekonomi sementara anda asyik-asyikan menikmati uang yang seharusnya milik rakyat yang telah memilih anda.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Sudah saatnya Komisi Pemilihan Umum menseleksi ketat para individu yang ingin menjadi anggota dewan pada pemilihan 2009 mendatang, dengan cara menjalin kerjasama dengan pihak KPK, Kejaksaan, Kepolisian Negara Indonesia, serta LSM yang konsisten terhadap Korupsi termasuk media begitu pendaftaraan untuk anggota legislatif yang didaftarkan oleh partai politik dibuka, setelah data masuk KPU bersama-sama dengan institusi tersebut melakukan investigasi kalau memang benar ada indikasi ke arah KKN, KPU harus tegas mendaftar hitamkan para caleg ini serta mencekalnya untuk mendaftarkan menjadi caleg paling tidak untuk 2 kali pemilu dan kalau perlu langsung mempidanakan mereka kepada pihak yang bertanggung jawab, sehingga negara ini tidak penuh dengan para penghisap uang rakyat yang kerjanya hanya 4 D 1 T ( Duduk, Diam, Dengar, Duit dan Tidur ).&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Adakah lagi para penghuni Senayan yang katanya intelektual tinggi dengan banyak gelar pendidikan tapi nyatanya &lt;i&gt;MARUK &lt;/i&gt;dengan Rupiah yang dipesankan tempat istirahatnya di Hotel Prodeo atas nama KPK ? kita nantikan saja episode selanjutnya dengan Judul &lt;i&gt;Runtuhnya Tembok Senayan&lt;/i&gt; atau &lt;i&gt;Korupsi Daku maka KPK menangkapku &lt;/i&gt;haha..haha..&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kerja Bagus KPK…kami mendukung mu demi bersihnya negara ini dari para drakula rupiah….&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-1780776772255501948?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/1780776772255501948/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=1780776772255501948' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/1780776772255501948'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/1780776772255501948'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_05_01_archive.html#1780776772255501948' title='DPR Vs KPK part 2'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SB8LFt2q-HI/AAAAAAAAAOo/lVBcRxBN9AQ/s72-c/KPK23.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-5582706771004761702</id><published>2008-05-05T21:57:00.003+09:00</published><updated>2008-05-05T22:29:27.293+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><title type='text'>Nasibmu Oemar Bakrie</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SB8JHd2q-GI/AAAAAAAAAOg/SvDCcwRZyRM/s1600-h/Diknas1.bmp"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 120px; height: 107px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SB8JHd2q-GI/AAAAAAAAAOg/SvDCcwRZyRM/s400/Diknas1.bmp" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5196882518886512738" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/usr/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot-1.jpg" alt="" /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/usr/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot.jpg" alt="" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Tanggal 2 Mei 2008 lalu bangsa Indonesia memperingati Hari Kelahiran dari tokoh pendidikan yang juga Menteri Pendidikan Pertama yaitu Ki Hajar Dewantara yang juga menjadi Hari Pendidikan Nasional, tanggal inilah ketika penulis masih duduk di bangku sekolah dasar selalu di isi dengan upacara bendera.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Lalu bagaimana nasib pendidikan kita termasuk perangkatnya salahsatunya adalah peran guru saat ini ? kita tidak bisa menutup sebelah mata atau dua-duanya karena nasib pendidikan kita tidak jauh beda dengan nasib di semua bidang yang ada di negara kita ini.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Penulis agak miris dan sedikit bertanya dalam hati ketika pada saat Ujian Nasional tingkat SMU beberapa pekan lalu diakhir bulan April dimana di dua kota di Indonesia yaitu Deli Serdang-Sumatera Utara dan Makassar-Sulawesi Selatan tersandung kasus yang sepele hanya ingin membantu siswa supaya lulus tapi berujung kepada Hotel Prodeo dengan pasal penipuan, dan yang melakukannya adalah para guru-guru mereka yang rata-rata adalah ibu-ibu dan jumlahnya pun tidak sedikit&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bila digabungkan dengan dua kota ini adalah 30 guru dimana 15 di Makassar dan 18 di Deli Serdang, yang lebih memprihatinkan adalah di Deli Serdang para guru ini ditangkap bukan oleh satuan kepolisian yang biasa menangkap maling ayam atau copet terminal, tetapi satuan khusus yang sering kita dengar yang pekerjaannya menangkap para maling yang sering mengganggu ketentraman dan ingin memecah belah negara ini ya siapa lagi kalau bukan satuan khusus anti teroris Detasemen Khusus 88.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kok bisa ? itulah yang menjadi pertanyaan bagi kita semua, tetapi itulah kenyataan dan fakta yang ada bahwa pendidikan kita sebenarnya sudah mati dan tidak ada gunanya dipertahankan kalau menurut penulis, kenapa bisa begitu kita bisa lihat jangankan soal Ujian Nasional yang tiap tahun mau memasuki bulan Januari pemerintah dan kita semua selalu dipusingkan dengan metode dan cara Ujian Nasional yang sebenarnya menurut penulis sudah tidak ada gunanya lagi tetapi pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Nasional Republik Indonesia selalu menutup mata dan telinga mereka dan malah menaikkan lagi standar kelulusan tanpa melihat kemampuan dari sang murid dan tentunya sarana penunjang.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Soal sarana penunjang, kita bisa merenung sejenak sudah berapa banyak bangunan sekolah terutama sekolah dasar yang kondisinya memprihatinkan misalnya langit-langit gedung sudah ada yang bolong sampai ada yang rubuh ketika sedang berlangsung kegiatan belajar-mengajar sehingga mengakibatkan banyak adik-adik kita yang mengalami luka-luka, tetapi adakah tanggapan nyata misalnya memperbaiki sekolah yang rusak ? ternyata sampai detik ini penulis tidak mendapatkan berita di sejumlah surat kabar yang wartawannya menulis bahwa Kementerian Pendidikan Nasional Republik Indonesia lewat Kantor Dinas Pendidikannya didaerah memberikan bantuan untuk merenovasi gedung sekolah yang ada hanya penjelasan yang sifatnya hanya tebar pesona dan omong kosong saja, termasuk para pejabatnya yang ada di gedung kawasan Sudirman-Jakarta.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Bagaimana bisa yang menentukan sukses atau tidaknya para pemimpin dan negara ini maju adalah berawal dari bangku sekolah serta yang paling utamanya adalah para gurunya, tetapi begitu melihat kasus yang menimpa di dua daerah ini para pejabat di Diknas termasuk Menterinya tidak membantu dan membel bahkan mengutuknya dengan meminta pihak kepolisian untuk mempidanakan mereka (?) dan yang lebih konyolnya lagi adalah merekomendasikan kepada semua sekolah maupun perguruan tinggi baik negeri dan swasta untuk tidak menerima siswa yang terkait dengan kasus-kasus berhubungan dengan pelanggaran UN, konyol bukan.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Tentang perangkat UN termasuk soal dimana Kemendiknas RI melalui kantor dinas pendidikan dan kebudayaannya mengatakan bahwa soal mulai dari susun hingga sampai ke tingkat sekolah terutama sampai ke tangan murid untuk dikerjakan adalah rahasia dan selalu diawasi oleh berbagai pihak termasuk pihak kepolisian negara, tetapi kenapa juga kasus di dua kota itu bisa lolos dan juga banyaknya praktek-praktek dimana hanya dengan uang selembar yang berwarna biru dengan gambar tokoh pencipta lagu Indonesia Raya kita bisa mendapatkan soal berikut jawabannya secara lengkap, kalau seperti ini yang salah siapa ?&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Saran penulis sebenarnya adalah benar apa yang di katakan oleh beberapa rektor yang mengatakan bahwa UN bukanlah patokan dasar dari otak murid ini untuk lulus atau tidak, lebih baik diserahkan kepada misalnya dengan cara soal ditulis oleh pihak terkait sesuai dengan regionalnya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;misalnya untuk semua propinsi yang terletak di wilayah Sumatera yang menjadi pusat bank soal adalah di Medan soalnya itu sesuai dengan materi pembelajaran yang ada atau dipelajari para pelajar di wilayah itu, kemudian wilayah Jawa dipusatkan di Jakarta, maksud penulis adalah mengingat kasus-kasus UN dimana ada beberapa soal yang mungkin di wilayah kota-kota besar dapat mengerti dan paham karena akses mereka mendapatkan materi belajar dan sarananya mudah dan terjangkau, sementara di kota-kota kecil dan pedalaman misalnya di wilayah papua untuk mencapai ke sekolahnya saja mesti melewati sungai, pegunungan dan rintangan lainnya ( anda tentunya ingat dengan film Denias, dimana seorang anak berjuang mati-matian demi mendapatkan pendidikan ) belum lagi akses mereka untuk mendapatkan materi belajar dan sarananya seperti buku-buku pelajaran yang harganya setinggi langit beda dengan harga buku pelajaran di kota-kota di Pulau Jawa yang terjangkau, mestinya para pejabat ini berpikir pake otaknya bukannya menyamaratakan semua.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Memang disatu sisi ada semacam diskriminasi tetapi model soal UN yang lalu terus dilakukan dengan satu bank soal misalnya di Jakarta dan kemudian disebar ke penjuru nusantara, penulis yakin semakin tinggi standar kelulusan yang diketuk palu antara Kementerian Pendidikan Nasional Republik Indonesia mewakili Pemerintah dan Komisi Pendidikan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) semakin tinggi pula anak yang tidak lulus dan semakin tinggi pula tingkat kebocoran itu karena ya tadi dari awalnya saja sudah ada diskriminasi dalam hal akses pendidikan yang beda antara pelajar di kota-kota besar dengan pelajar di pedalaman. Dan penulis tidak menyalahkan ke-30 guru di dua daerah yang tertangkap oleh Polisi karena mereka membantu siswanya supaya lulus, karena… ya tadi mereka ingin mensejajarkan diri dengan sekolah unggulan yang ada di luar tetapi mereka tidak sadar bahwa mereka kekurangan banyak termasuk dalam hal materi dan akses pendidikan yang terbatas bahkan jauh dibawah standar yang mungkin dikeluarkan oleh suatu badan internasional yang concern dengan pendidikan.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Yang menjadi pertanyaan penutup adalah saat ini memang belum ada pengumuman tentang berapa presentasi siswa yang ada di Indonesia yang lulus dengan yang tidak lulus bila dibandingkan tahun kemarin dan tahun-tahun sebelumnya, andai kata tingkat tidak lulusnya mencapai 85 persen dalam radius 1 km dari satu sekolah disetiap kota di Indonesia, apa yang akan dikatakan oleh para pejabat ini apakah akan lanjut menerapkan pola ujian seperti ini atau mencoba pola seperti tahun-tahun lampau seperti Ebtanas atau dikembalikan lagi kepada sekolah ?&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Semoga Hari Pendidikan Nasional tahun ini menjadi refleksi bagi kita semua, supaya pendidikan kita bisa maju dan disegani serta menjadi contoh untuk negara lain seperti pendidikan tahun ketika jaman dinasti cendana yang mampu mencerdaskan negara tetangga walaupun negara tetangga kita akhirnya menginjak-injak kedaulatan kita, Selamat Hari Pendidikan.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-5582706771004761702?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/5582706771004761702/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=5582706771004761702' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/5582706771004761702'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/5582706771004761702'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_05_01_archive.html#5582706771004761702' title='Nasibmu Oemar Bakrie'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SB8JHd2q-GI/AAAAAAAAAOg/SvDCcwRZyRM/s72-c/Diknas1.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-7977138877832799219</id><published>2008-05-02T22:43:00.001+09:00</published><updated>2008-05-02T22:46:35.556+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Subsidi rakyat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BBM'/><title type='text'>Berkacalah SBY Sebelum Kaca Meng-Kacai Anda</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SBsa6d2q-FI/AAAAAAAAAOY/7S9iULyp9aw/s1600-h/SBY.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SBsa6d2q-FI/AAAAAAAAAOY/7S9iULyp9aw/s400/SBY.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5195776186850670674" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Hari Rabu (30/4/2008) malam kemarin pukul 20.30 waktu Indonesia barat, disebuah stasiun televisi penulis menyaksikan pidato Presiden SBY dipodium kebanggaannya yang disiarkan langsung dari Istana Negara.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Presiden berpidato soal isu yang beredar saat ini dimana hampir seluruh dunia merasakan dampak dari kegagalan ekonomi dari negara adikuasa Amerika Serikat, seperti harga pangan yang semakin lama semakin mencekik leher dan masih banyak lagi. Tapi Presiden secara khusu mengimbau dan menginstruksikan jajarannya seperti institusi negara dan pemerintahan serta swasta untuk melakukan langkah penghematan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Adakah yang salah dari pernyataan Presiden soal penghematan seperti penghematan BBM, listrik dan lainnya ? menurut penulis tidak ada yang salah dengan pernyataan Presiden tapi hanya geli dan tersenyum miris mendengarkan pernyataan presiden ini jika dilihat kenyataan ibarat bumi dan langit atau tong kosong nyaring bunyinya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; font-weight: bold;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;blockquote&gt;“ Saya juga berharap karena besarnya subsidi yang dikeluarkan untuk BBM dan listrik tempat-tempat hiburan, belanja, mall dan sebagainya dapat melakukan penghematan yang sungguh-sungguh”&lt;br /&gt;Presiden Susilo Bambang Yudhoyono&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Soal penghematan sendiri, baik penghematan listrik, BBM dan sebagainya rakyat termasuk penulis sudah melakukan sehemat mungkin dengan anjuran yang diterapkan pemerintah, seperti mematikan dua lampu yang berdaya 100 watt pada pukul 17.00-22.00 terus menggunakan lampu hemat energi, tetapi yang menjadi pertanyaan sekarang adalah sudahkah para institusi ini baik perkantoran mereka atau secara individu misalnya rumah dan kendaraan mereka melakukan penghematan baik listrik maupun BBM ?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Kita bisa lihat bagaimana kantor-kantor pemerintahan baik setingkat Departement hingga lembaga setingkat menteri negara disetiap ruangannya masih terdapat lampu menyala padahal matahari sudah diatas kepala kita, kemudian pada saat jam istirahat baik makan siang atau jumaatan, kita bisa lihat bagaiaman ruangan-ruangan kantor pemerintahan masih ada lampu, AC yang dinyalakan serta komputer dan televisi yang hanya di switch-of bukan dimatikan total, bahkan masih menyala inikah bentuk penghematan dari pada kantor instusi pemerintahan?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Ini sudah yang kedua kalinya Presiden menghimbau agar semua lapisan melakukan penghematan disemua bidang, tapi mana kenyataannya ?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Soal penghematan BBM, penulis justru ingin mensentil dan memberikan kaca besar sekali kepada Presiden jika dikasih waktu untuk berkunjung ke Istana ? kenapa ingin mensentil dan memberikan kaca besar ? karena apa yang diucapkan Presiden SBY soal penghematan BBM membuat penulis tertawa terbahak-bahak, kenapa kaca besar karena mungkin Presiden tidak punya kaca yang sangat besar sekali di Istana atau di Cikeas agar bisa berkaca dan meresapi ucapannya dengan keadaan disekitarnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Soal penghematan BBM coba sekarang &lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;b&gt;mari kita berhitung&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;khususnya kepada Presiden dan Wakil Presiden baik, &lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;b&gt;berapa banyak&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; kendaraan baik roda dua dan roda empat yang digunakan untuk mengawal Presiden dan Wakil Presiden di jalan raya ketika melakukan kunjungan baik resmi maupun tidak dalam satu hari atau dalam satu bulan? &lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;b&gt;berapa liter&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;BBM yang dituang kedalam tangki mobil para pengawal dan mobil resmi Presiden dan Wakil Presiden setiap Presiden dan Wakil Presiden berkunjung, &lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;b&gt;berapa liter&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; BBM yang dituang ke dalam tangki bensin berbagai jenis pesawat jika Presiden dan Wakil Presiden berkunjung baik ke daerah maupun ke mancanegara untuk sekali jalan belum termasuk transit disatu negara atau pulang ke tanah air ? &lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;b&gt;silakan hitung&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; dan itu jumlahnya sangat besar sekali karena kapasitas mesin dari setiap jenis kendaraan berbeda dan diatas kapitas mesin kendaraan yang beredar di jalan saat ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Bukankah itu jenis &lt;b&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;pemborosan&lt;/span&gt; &lt;/b&gt;? lalu apa gunanya ucapan Presiden soal hemat BBM kalau yang menganjurkannya justru melakukan pemborosan ? betul tidak ?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Saran penulis sich kepada pemerintah soal penghematan segala jenis yaitu, pertama untuk penghematan BBM pemerintah tidak lagi memberikan bantuan atau dispensasi kepada para pejabat negara ini mulai dari mungkin Paspampres, pejabat negara mulai dari Presiden hingga kepala daerah yang selama ini mendapatkan tunjangan Bensin setiap bulan berupa karcis per-150 liter agar DI &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;b&gt;STOP&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; dan harus bisa merogoh kocek dari dompetnya untuk membeli bensin sendiri sama seperti rakyat jelata yang antre bensin dan minyak tanah serta gas elpiji di SPBU-SPBU, bukankah gaji para pejabat ini mulai dari Presiden hingga Bupati termasuk para pejabat militer &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;b&gt;diatas&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; Rp.5 juta perbulan baru gaji pokok, Termasuk diantaranya juga dispensasi dan tunjangan listrik yang selama ini rumah pejabat disetiap bulannya dibayarkan langsung oleh pemerintah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Soal mobil kawalan Presiden dan Wakil Presiden jika berkunjung yang panjangnya hampir sama panjangnya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan ular Boa, menurut penulis bisa dikurangi, memangnya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;negara kita negara yang setiap hari penuh dengan bom dan rentetan tembakan yang tidak jelas arahnya seperti yang terjadi di Afganistan, Irak, Palestina kalau negara kita seperti tiga negara yang penulis sebutkan tadi, banyaknya mobil kawalan tidak menjadi masalah, tapi kalau negara kita adem ayem lebih baik dikurangi memangnya semakin banyak kawalan yang melindungi mobil Presiden dan Wakil Presiden yang berkunjung semakin aman, tetapi semakin marah juga emosi pengendara yang tiba-tiba harus menunggu belasan menit bahkan satu jam hanya untuk memberikan jalan kepada para pengawal ini dan tentunya menambah kemacetan yang mana jalan-jalan di Jakarta sudah macet dengan adanya rombongan ini makin tambah macet&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Jadi pesan penulis kepada pemerintah, sebelum melakukan atau membuat pernyataan yang nantinya disiarkan dan direkam disemua media baik elektronik maupun cetak maupun online baik dinegara sendiri atau negara luar agar dipikir terlebih dahulu apakah lingkungan sekitar sudah melakukan atau belum jangan sampai ya..tadi tong kosong nyaring bunyinya. Betul tidak !&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-7977138877832799219?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/7977138877832799219/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=7977138877832799219' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/7977138877832799219'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/7977138877832799219'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_05_01_archive.html#7977138877832799219' title='Berkacalah SBY Sebelum Kaca Meng-Kacai Anda'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SBsa6d2q-FI/AAAAAAAAAOY/7S9iULyp9aw/s72-c/SBY.gif' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-7864183313684690704</id><published>2008-05-02T22:24:00.002+09:00</published><updated>2008-05-02T22:31:37.409+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Olahraga'/><title type='text'>Tidak Konsistennya Menteri Olahraga Kita</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SBsXEt2q-DI/AAAAAAAAAOI/Mz7mcw1JTiA/s1600-h/kabinet_adhyaksa.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SBsXEt2q-DI/AAAAAAAAAOI/Mz7mcw1JTiA/s400/kabinet_adhyaksa.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5195771964897818674" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Ajang prestise jagat sepakbola nasional akan mulai memasuki musim kompetisi baru yang berubah nama dari Liga Indonesia menjadi Liga Super dimana liga ini nantinya menjadi ajang gengsi tingkat tinggi dari semua klub yang ikut serta dan tidak adanya lagi suapan aliran dana dari APBD yang selama ini menjadi napas kehidupan dari klub untuk membayar semua operasional termasuk gaji pemain asingnya karena ketatnya seleksi klub yang diseleksi oleh Badan Liga Indonesia-BLI.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Disaat proses seleksi yang dilakukan oleh Tim Seleksi buatan dari Badan Liga Indonesia-BLI, ternyata menyimpan kekecewaan penulis kenapa? Karena ketika proses seleksi terhadap klub Persija, BLI tidak merekomendasikan stadion Pelita Pesanggrahan Lebak Bulus yang selama ini menjadi &lt;i&gt;HomeBase&lt;/i&gt; dari Persija untuk digunakan dalam ajang Liga Super karena tidak memadai syarat yang diminta seperti lahan parkir yang kurang memadai, serta fasilitas yang ada didalam stadion itu tidak layak.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Karena itu menurut beberapa pengurus Persija yang penulis baca disebuah media mengatakan bahwa mereka (Persija-ed) siap turun kasta dalam hal ini bermain dalam divisi satu karena syarat yang diterapkan oleh BLI tidak sesuai dengan ketetapan yang diterapkan, tetapi kagetnya penulis ketika beberapa hari setelah para pengurus Persija membuat pernyataan, tiba-tiba ada berita yang mengatakan bahwa Persija akan menggunakan Stadion Gelora Bung Karno-Senayan yang nota bene &lt;i&gt;Wembley-&lt;/i&gt;nya Indonesia untuk dijadikan &lt;i&gt;HomeBase &lt;/i&gt;dari Persija untuk menjamu tim-tim yang berlaga dalam laga Liga Super untuk meminta ijin pemakaian stadion para pengurus mendatangi Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, dalam pembicaraan itu ternyata Menegpora mengijinkan Persija menggunakan Stadion Gelora Bung Karno untuk berlaga di Liga Super, konon beredar untuk menyewa Stadion termegah ini Persija rela mengeluarkan koceknya sebesar Rp.3 Milyar untuk satu tahu itu berarti selama satu musim kompetisi, Persija melakoni semua pertandingan kandang di Stadion GBK-Senayan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Alasan Persija menggunakan stadion GBK dikarenakan stadion mereka tidak layak untuk digunakan versi BLI, kemudian tidak adanya pilihan untuk memindahkan &lt;i&gt;home base&lt;/i&gt; ke luar kota mengingat Persija adalah hanya satu, icon dari kota Jakarta tidak mungkin pindah sehingga Stadion GBK-lah yang digunakan. Yang menjadi pertanyaan sekarang adalah bukankah Stadion GBK hanya digunakan untuk kegiatan Tim Nasional Indonesia ketika menjamu tim-tim yang akan melakukan pertandingan persahabatan Internasional atau event internasional seperti Penyisihan Pra Piala Dunia atau Piala Asia, dan kalaupun untuk acara sepakbola dalam negeri hanya sebagai tempat final bukan kandang klub ?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Penulis juga sedikit kecewa dengan sikap dari Bapak Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia dimana bisa-bisanya mengijinkan Persija menggunakan Stadion GBK sebagai kandang mereka dalam laga Liga Super, bukankah dalam pernyataan beliau setelah kejadian tawuran antar suporter dalam ajang final Liga Djarum Indonesia 2007 yang mengakibatkan suporter Persija tewas sia-sia disekitar lingkaran luar stadion sang menteri mengatakan bahwa Stadion GBK-Senayan untuk sementara tidak untuk kegiatan sepak bola dalam negeri dan HANYA untuk kegiatan Timnas dalam kejuaraan sepakbola internasional, kalau sudah seperti ini tanggapan bapak apa, itu berarti bapak menjilat ludah bapak sendiri melihat kebijakan bapak memberikan ijin kepada Persija jika kita ingat dengan pernyataan bapak setelah kasus tawuran yang berujung maut dengan korban meninggal ?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Saran penulis sich kepada Persija, kalau memang Stadion Pelita Pesanggrahan Lebak Bulus dinyatakan atau direkomendasi tidak bisa digunakan untuk ajang Liga Super ya..bersikap ksatria saja lah daripada harus mengeluarkan dana Rp.3 Milyar untuk satu musim, kalau selama satu musim itu pendukung anda adem ayem dan sportif nontonnya, kalau sampai ada kerusuhan seperti kejadian 8 besar final liga kemarin sampai membakar bangku dan atribut serta fasilitas yang ada didalam dan sekitar stadion, sementara 3 hari kemudian ada ajang internasional dimana Timnas kita harus melakukan pertandingan dengan Timnas luar (kalau kapasitasnya persahabatan tidak masalah, tapi kalau event seperti penyisihan Pra Piala Dunia atau ajang Piala ASEAN ), kalau sampai Indonesia harus menerima hukuman dari AFC atau FIFA karena tidak bisa menggelar pertandingan internasional dan tidak bisa memberikan keamanan dan kenyamanan yang sudah menjadi standar serta acuan dan masuk dalam laporan ke AFC dan FIFA bahwa pertandingan internasional itu akan dilangsungkan di Stadion GBK dan tidak mungkin dipindahkan ke Stadion lain, apakah anda bersedia menjelaskan, mempertanggungjawabkan kepada publik termasuk AFC dan FIFA, serta mengganti kerugian dan BERANI menghukum secara administrasi dan mem-PIDANA serta PENJARA-kan para pendukung anda ke pihak berwajib bahkan lebih eksterm yaitu membubarkan Jak Mania, berani&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Jangan terlalu beranilah Persija menggunakan Stadion Senayan sebagai Kandang anda selama Liga Super 2008, karena bagaimanapun yang namanya Stadion Gelora Bung Karno- Senayan, Jakarta adalah stadion kebanggaan 220 juta rakyat Indonesia penggemar sepakbola nasional dan juga rumah dari Tim Nasional Indonesia, jadi kalaupun anda menggunakan itu berarti dunia akan memperhatikan gerak-gerik anda jangan sampai ada Timnas luar yang ingin datang ke Indonesia untuk beradu tanding dengan Timnas Indonesia harus urung niat datang karena kelakuan anda ketika bertindak menjadi tuan rumah dalam Liga Super dan pendukung anda melakukan kesalahan yang fatal …&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Dan buat Bapak Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, tolong kalau mau membuat pernyataan sikap harus di lihat dulu dan konsisten donk, jangan seperti sekarang, kemarin pada saat kerusuhan suporter 8 besar final Liga Djarum Indonesia 2007 anda mengatakan bahwa Stadion GBK tertutup untuk kegiatan sepakbola dalam negeri tetapi kenyataannya anda mengijinkan Persija menggunakan yang nota bene itu kegiatan sepakbola dalam negeri, penulis mencatat ini sudah kedua kalinya anda tidak konsisten dengan ucapan yang keluar dari mulut anda, yang pertama anda akan memperkarakan kasus perataan stadion Persija Menteng yang dilakukan oleh Gubernur saat itu Bang Yos TAPI kenyataannya mana sampai sekarang penulis tidak pernah mendengar atau membaca kelanjutan nyata dilapangan dari ucapan anda, tolong pak, anda pejabat yang mana gerak-gerik dan ucapan anda diawasi oleh semua rakyat termasuk penulis jangan sampai seperti sekarang, kalau sudah begini tanggapan anda apa kepada rakyat ?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-7864183313684690704?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/7864183313684690704/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=7864183313684690704' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/7864183313684690704'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/7864183313684690704'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_05_01_archive.html#7864183313684690704' title='Tidak Konsistennya Menteri Olahraga Kita'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SBsXEt2q-DI/AAAAAAAAAOI/Mz7mcw1JTiA/s72-c/kabinet_adhyaksa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-5746438523805666140</id><published>2008-05-02T22:14:00.002+09:00</published><updated>2008-05-02T22:42:25.457+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lain-lain'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Mayday…Mayday….</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SBsZmd2q-EI/AAAAAAAAAOQ/UOS1X1Qqgsc/s1600-h/mayday.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SBsZmd2q-EI/AAAAAAAAAOQ/UOS1X1Qqgsc/s400/mayday.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5195774743741659202" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Tanggal 1 Mei kemarin adalalah hari penting bagi semua buruh yang ada dijagat raya ini, karena mereka merayakan hari kemenangan mereka sebagai buruh, tapi yang menjadi pertanyaan adalah khususnya bagi buruh yang ada dinegara ini, apa kabar mereka saat ini apakah nasib mereka bisa disejajarkan dengan buruh-buruh yang ada di negara luar sana paling tidak setara dengan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;buruh Asia misalnya di Jepang atau korea?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Ternyata nasib buruh kita masih boleh dikatakan tidak layak dan kesejahteraannya minim bahkan miris melihatnya, dimana mereka harus bekerja sepanjang hari tapi pendapatan yang diterima tidak sesuai dengan kenyataan yang ada.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Kita tahu jumlah pendapatan para buruh di seluruh Indonesia kalau diratakan yaitu Rp.800,000 per bulan, atau kurang dari US$ 3 perhari dan ini masih jauh sekali dari standar ibarat bagai bumi dan langit bila kita lihat upah buruh di Vietnam, dimana saat ini upah mereka mencapai US$ 3,1 per hari sedangkan di negara yang penduduknya paling besar didunia yaitu China, upah buruhnya sekitar US$ 5,4 per hari dan negara yang dipimpin oleh Presiden Perempuan Gloria Magapacal Arroyo dimana sejak tahun 2006 gaji buruh di negaranya meningkat sampai US$ 200 per bulan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Prihatin itulah perasaan penulis dan mungkin rakyat Indonesia yang melihat nasib para buruh ini bila kita lihat pernyataan-pernyataan daripada para pejabat yang menyatakan bahwa perekonomian negara kita maju, apanya yang maju kalau nasib kesejahteraan buruh dan pekerja diabaikan demi yang namanya gengsi pertumbuhan negara dengan negara lain.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Yang harus kita persalahkan tehadap prihatinnya nasib kesejahteraan para buruh dan tenaga kerja kita adalah pemerintah itu sendiri terutama kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia dan tentunya Komisi Tenaga Kerja Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia (DPR-RI), karena menurut penulis kedua institusi ini semakin lama semakin tidak bisa melindungi hak-hak daripada para pekerja, kita bisa lihat berapa banyak pengusaha terutama dari kebangsaan Korea dan RRC yang meninggalkan begitu saja pabrik dan perusahaan mereka tanpa ada dosa dan pertanggungjawaban kepada para buruh yang telah lama bekerja, kemudian negara dalam hal ini Depnakertrans juga tidak ada upaya memanggil paksa pengusaha itu untuk diadili, yang ada hanya bentuk koordinasi dan dialog yang tidak ada ujung penyelesaian dalam hal kesejahteraan para pekerja ini sementara para pengusahanya kabur dan menanam investasinya dinegara lain tanpa merasa bersalah betul tidak ?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Menurut penulis percuma ada Undang –Undang tentang ketenaga kerjaan yaitu UU No.13/2003 kalau nasib para tenaga kerja ini tidak sejahtera yang ada mungkin hak keistimewaan para pengusaha untuk mempekerjakan para tenaga kerja negara ini dengan sesuka hati mereka terutama dalam hal penggajian. Sebenarnya kalau mau mensejahterahkan para tenaga kerja dinegara ini gampang yaitu revisi atau bentuk UU tenaga kerja yang baru dimana kementerian tenaga kerja melibatkan berbagai macam elemen serikat tenaga kerja tetapi yang penulis lihat adalah mungkin serikat tenaga kerja yang ikut mengerjakan UU itu kemarin adalah serikat tenaga kerja yang ABS-Asal Bapak Senang, bukan yang frontal atau yang benar-benar merasakan bagaimana gaji yang didapat untuk membeli susu anaknya untuk jatah seminggu belum lagi keperluan yang selalu terhidang di meja makan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Soal isu yang beredar saat ini adalah penolakan penggunaan Outsearching atau sistem kerja kontrak, sebenarnya sistem ini ada untung dan ruginya kalau menurut penulis. Kalau untungnya adalah para perusahaan akan mencari-cari kita layaknya selebritis dikejar penggemar untuk bergabung ke perusahaan mereka tetapi ruginya untuk negara kita ini adalah program ini justru memiskinkan para tenaga kerja yang diminta bergabung dengan cara-cara yang tidak halal misalnya, bisa diputus kontrak sepihak atau gaji yang ditawarkan tidak sesuai dengan wawancara sebelum memulai pekerjaan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Pemerintah dalam hal ini Kementerian Tenaga Kerja Republik Indonesia, harus bisa tegas bahkan memPENJARA-kan para pengusaha yang tidak bisa mensejahterakan para pekerjanya yaitu dengan cara sebelum mereka menanamkan investasinya ke Indonesia, terlebih dahulu membuat perjanjian antara Kementerian Tenaga Kerja Republik Indonesia dengan semua serikat tenaga kerja yang ada di negara ini baik yang bersifat ABS tadi atau yang frontal agar mereka mau menaati semua peraturan yang berlaku di Indonesia dan tidak mentelantarkan para pekerjanya jika usahanya tidak berkembang dan siap di PENJARA kalau menelantarkan para pekerjanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Sebisa mungkin segala kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah melalui parlement harus bisa menyenangkan para buruh bukan kepada para pengusaha atau pemegang saham, karena yang bekerja dan membangun negara ini adalah kaum buruh BUKAN pengusaha, memangnya para pengusaha ini mau mengaduk semen, mengangkat semen sama batu bata ?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Soal tidak nyamannya berinvestasi di Indonesia oleh kalangan pengusaha luar negeri karena banyaknya birokrasi, menurut penulis sebenarnya mereka saja yang mau di tuntun oleh para pelaku-pelaku birokrasi yang hobi “makan” uang haram, kalau mereka mau melaporkan ke pihak terkait termasuk Presiden, penulis yakin sebenarnya iklim investasi di negara ini sangat maju.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Apakah Mayday tahun depan, para buruh ini turun ke jalan masih dengan isu yang di bawa pada saat Mayday saat ini atau turun ke jalan dengan suka cita karena apa yang diimpikan terutama hal kesejahteraan bisa tercapai bahkan buruh kita bisa merasakan yang namanya kehidupan yang sebenarnya dalam hal ekonomi ? kita lihat saja bagaimana reaksi Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia dalam menindak,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;melaporkan, dan mem-PENJARA-kan para pengusaha dan pemilik saham yang seenaknya menginjak-injak hak daripada para buruh..&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Selamat Hari Buruh kawan….rakyat jelata berada dibelakangmu demi terangkatnya harkat dan derajat buruh .&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Courtessy Picture : Metrotvnews.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-5746438523805666140?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/5746438523805666140/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=5746438523805666140' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/5746438523805666140'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/5746438523805666140'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_05_01_archive.html#5746438523805666140' title='Mayday…Mayday….'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SBsZmd2q-EI/AAAAAAAAAOQ/UOS1X1Qqgsc/s72-c/mayday.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-7525313447676745800</id><published>2008-05-02T22:02:00.001+09:00</published><updated>2008-05-02T22:14:09.090+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Olahraga'/><title type='text'>Saatnya Kita rebut lagi Piala Thomas dan Uber ke Cipayung</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SBsTed2q-CI/AAAAAAAAAOA/1oyreVIGnao/s1600-h/ThomasUber2008.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SBsTed2q-CI/AAAAAAAAAOA/1oyreVIGnao/s400/ThomasUber2008.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5195768009232939042" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Bulan Mei adalah mungkin bulan paling berat bagi para pemain bulutangkis yang masuk dalam skuad tim inti dari hajatan olahraga bulutangkis.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Ya…tanggal 11-18 Mei 2008 di Komplek Olahraga Gelora Bung Karno Senayan-Jakarta Indonesia mendapatkan kepercayaan menjadi tuan rumah ajang perebutan supremasi tinggi bulutangkis dunia yaitu Piala Thomas dan Piala Uber, ajang ini diikuti oleh negara-negara kuat dalam hal bulutangkis seperti China, Korea, Denmark dan masih banyak lagi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Lalu bagaimana dengan kekuatan dari para pasukan shuttlechock merah putih kita apakah mereka sudah siap melibas para pesaingnya untuk memperebutkan dan menaruh kedua piala itu di markas mereka di Cipayung- Jawa Barat? Kalau dilihat dari peta kekuatan sebenarnya negara kita masih bisa diperhitungkan terutama dari segi putranya tetapi penulis agak sedikit tidak yakin dengan kemampuan para pemain putri yang penulis lihat semenjak pebulutangkis putri Susi Susanti menggantung raket serta ganti paspornya pebulutangkis yang tadinya diorientasikan menggantikan Susi yaitu Mia Audina menjadi tidak berkembang bahkan mati suri tetapi penulis melihat masih ada rasa optimis kepada tim putri.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Kalau kita berkaca dan melirik ke belakang sebentar, negara kita sering diperhitungkan dalam segi apapun termasuk olahraga yang salahsatunya adalah Bulutangkis, kita bisa lihat bagaimana atlet –atlet bulutangkis ketika penulis kecil yaitu Rudi Hartono, Icuk Sugiarto, Haryanto Arbi, Arbi B.W, Alan Budikusuma, Susi Susanti, Sarwendah, Joko Suprianto, Gunawan, Ricky-Rexy dan masih banyak lagi mampu membawa Merah Putih dan Indonesia ke podium tertinggi lewat ajang dunia seperti kejuaraan skala dunia misalnya mulai dari All England hingga Olimpiade, tetapi yang menjadi pertanyaan saat ini adalah kenapa para pemain bulutangkis saat ini jarang menghiasi pemberitaan olahraga jika bertanding dalam sebuah kejuaraan kategori bintang lima atau dunia dengan berita gembira misalnya membawa gelar lebih dari satu atau juara umum, tetapi yang ada kalah, kalaupun ada yang membawa gelar hanya bisa dihitung jari dan lolos dari target yang dibuat para pimpinan dari Cipayung sebelum berangkat ke arena.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Adakah yang salah dengan pembinaan para atlet bulutangkis ini, sehingga spirit dan cerita kemenangan yang ditorehkan para senior mereka tidak bisa masuk dan memacu semangat daripada para pemain ini?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Penulis melihat (maaf kalau salah) ada sedikit pergeseran dalam hal pembinaan dimana, kalau melihat prestasi dari senior mereka karena adanya tekad dan disiplin kuat tanpa memikirkan apapun yang penting bagaiaman caranya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;memberikan terbaik bagi Indonesia dan terdengarlah lagu Indonesia Raya dibarengi dengan berkibarnya Merah Putih di dalam arena sehingga bisa memacu mereka berjuang dan membuahkan hasil, sementara atlet yang ada sekarang ini lebih terbuai (mungkin) bonus dan fasilitas yang disediakan tanpa bisa membalasnya dengan sebuah penghargaan seperti menjadi yang terbaik.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Yang penting sekarang adalah kita sebagai rakyat Indonesia dan penikmat bulutangkis berikan dukungan kepada para pasukan Shuttlechock Merah Putih yang akan berjuang di arena demi dua piala bergengsi dan juga tumbuhkan spirit bangkit disaat tahun ini 100 tahun kebangkitan Indonesia, jangan mau jadi pecundang bangkit dan rebut kembali dua piala bergengsi ke markas kalian di Cipayung.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Timnas Schuttlechock Merah Putih berjuanglah..doa dan dukungan 224 juta rakyat Indonesia menyertai anda dibelakang anda…selamat bertanding dan berikan yang terbaik bagi merah putih dan rakyat mu…. PASTI BISA !!!&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-7525313447676745800?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/7525313447676745800/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=7525313447676745800' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/7525313447676745800'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/7525313447676745800'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_05_01_archive.html#7525313447676745800' title='Saatnya Kita rebut lagi Piala Thomas dan Uber ke Cipayung'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SBsTed2q-CI/AAAAAAAAAOA/1oyreVIGnao/s72-c/ThomasUber2008.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-6021342650500257061</id><published>2008-04-29T20:39:00.003+09:00</published><updated>2008-04-29T21:00:52.267+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Militer'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Paspampres Vs Perda Lingkungan DKI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SBcNxt2q-BI/AAAAAAAAAN4/r1bg57_zAww/s1600-h/BowoVSJK.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SBcNxt2q-BI/AAAAAAAAAN4/r1bg57_zAww/s400/BowoVSJK.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5194635842968811538" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Hari Minggu kemarin (27/4) di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin ada semacam fenomena dimana pada hari itu sedang dilaksanakan program Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau istilah kerennya Car Free Day untuk mengurangi emisi karbon dan lebih memberikan udara yang segar kepada masyarakat walaupun hanya diadakan setiap hari minggu keempat setiap bulan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Tapi program ini khusus hari minggu kemarin sedikit tercemar polusi dari puluhan knalpot rombongan kendaraan VVIP RI 2 yang melintas jalan itu menuju rumah dinasnya di Jl.Diponegoro Jakarta Pusat, yang menjadi pertanyaan kita semua adalah apakah sang VVIP berserta rombongan badan tegap-tegap ini tahu bahwa jalan yang mereka sedang lewati sedang dikosong untuk program hari bebas kendaraan bermotor ? atau jangan-jangan mereka sebenarnya sudah tahu tapi pura-pura tidak tahu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Soal protokol-protokolan sebenarnya penulis agak sedikit paham, tapi paling tidak ikut aturan yang sudah ditetapkan jangan sampai mentang-mentang pejabat tinggi yang pengawasan keamanannya tingkat tinggi harus didahulukan sementara masyarakat kecil dan jelata yang sedang menikmati udara bersih harus terganggu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Bukankah pejabat itu tokoh panutan yang sikap dan perilakunya di lihat dan dicontoh oleh rakyat tetapi kalau sudah begini seperti kasus minggu kemarin apakah pejabat ini bisa dicontoh ? sebenarnya bukan pejabatnya yang kita salahkan tetapi para pengawalnya yang tidak tahu aturan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Sudah banyak contoh kearoganan daripada para pengawal pejabat ini seperti menerobos lampu lalu lintas bahkan jalur Busway walaupun sekarang sudah dilarang, meminta pengendara melalui congor toa agar meminggirkan kendaraannya tetapi tidak sopan melainkan dengan marah-marah, bahkan dengan enaknya menendang badan mobil hingga penyok dan memaki kalau tidak dikasih jalan padahal kondisi jalanan waktu pejabat ini lewat macet total tidak bergerak sama sekali, kalau sudah seperti kita apakah kita masih respek terhadap pejabat ini ? &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Penulis tidak sependapat bahkan menolak tegas dengan pembelaan yang dilontarkan komandan pengawal dari RI 2 yang menyatakan bahwa setiap tempat ada aturannya tetapi kalau VVIP lewat atau berada disuatu tempat, maka aturan otoritas itu berada di bawah aturan VVIP konyol sekali, memangnya VVIP itu dewa atau anak Tuhan sehingga kita yang rakyat jelata harus nurut begitu saja, bukankah kita semua mau kaya-miskin, pejabat tinggi-pemulung dihadapan Tuhan dan Hukum sama !! jadi tolong ya anda semua digaji dari pajak orang-orang yang sedang menikmati udara segar di sepanjang Sudirman-Thamrin minggu kemarin lewat pajak, jangan seenaknya donk.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Kalau memang di sepanjang jalan Sudirman-Thamrin atau jalan-jalan yang akan dilalui oleh Pejabat mau itu setingkat VVVIP ataupun walikota sekalipun ada sedang kegiatan yang memang sudah ada perangkat hukumnya seperti kasus minggu kemarin Hari Bebas Kendaraan Bermotor itu kan ada peraturan daerahnya kiranya bisa mencari jalan alternatif, bukannya para pengawal VVVIP ini memiliki HandyTalky (HT) yang mobile ke setiap HT petugas setiap bidangnya yang ada di jalan misalnya HT petugas Lalu Lintas atau HT Dinas Perhubungan betul tidak, dan juga Pemerintah Propinsi DKI Jakarta harus tegas menindak para pengawal RI 2 ini dengan cara mendatangi sang RI 2 untuk meminta konfirmasi tentang kejadian ini dan meminta izin untuk memanggi para pengawal ini untuk dimintai keterangan oleh pihak berwajib dan kalau memang bersalah &lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pidana dan PENJARAKAN !!! &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;karena menurut penulis para pengawal ini jelas-jelas bersalah, jangan sampai ada ucapan sinis masyarakat kalau para pengawal ini imun atau &lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;anti hukum&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; karena mereka dalam kegiatannya selalu berpayung kepada pengabdian dan melindungi aset negara dalam hal ini VVIP sehingga tindak tanduk mereka selalu dibenarkan walaupun salah dan mengakibatkan orang lain teraniaya..&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-6021342650500257061?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/6021342650500257061/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=6021342650500257061' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/6021342650500257061'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/6021342650500257061'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_04_01_archive.html#6021342650500257061' title='Paspampres Vs Perda Lingkungan DKI'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SBcNxt2q-BI/AAAAAAAAAN4/r1bg57_zAww/s72-c/BowoVSJK.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-3843320554268550520</id><published>2008-04-29T19:16:00.003+09:00</published><updated>2008-04-29T20:34:12.179+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Militer'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HAM'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Old Soldier Vs Human Right tragedy</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SBcG7d2q-AI/AAAAAAAAANw/bMfVVGbqa5g/s1600-h/1r5.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SBcG7d2q-AI/AAAAAAAAANw/bMfVVGbqa5g/s400/1r5.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5194628313891141634" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Beberapa minggu belakangan ini, di hampir setiap harian yang ada di negara ini menampilkan berita tentang adanya keengganan daripada kalangan purnawirawan TNI-POLRI untuk memenuhi panggilan dari Komisi Nasional Hak Asasi Manusia ( Komnas HAM ) terkait dengan dibukanya beberapa kasus HAM yang melibatkan beberapa purnawirawan yang terindikasi terlibat ketika mereka aktif dan menduduki posisi strategis.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Memang penulis akui sejak personel dari Komisi Nasional Hak Asasi Manusia diisi dari kalangan aktivis HAM ada perubahan yang sangat drastis, dimana kasus-kasus HAM yang pada jaman dinasti cendana ditutup rapat-rapat bahkan rakyat dibuat lupa ingatan oleh mereka dibongkar paksa untuk dilihat lagi apakah ada indikasi pelanggaran HAM oleh militer kepada sipil atau tidak, apa yang dilakukan oleh para anggota Komnas HAM ini patut diacungi jempol dan terbukti sudah para purnawirawan ini kalau menurut penulis agak sedikit ketakutan dan nyalinya sedikit ciut (?) karena kelakuan mereka terhadap sipil sudah mulai tercium, sehingga membuat Menteri Pertahanan Republik Indonesia turun tangan untuk mungkin melindungi mereka dari serangan anggota KomNas HAM, yang mungkin ketika jaman dinasti cendana mereka diinjak-injak haknya oleh militer yang menguasai negeri ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; font-weight: bold;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;blockquote&gt;“ Kami prihatin Komnas HAM disalahgunakan para oknum anggotanya sendiri yang secara provokatif dan arogan mencoba menafsirkan secara sepihak aturan UU tentang penegakkan HAM "&lt;br /&gt;- Sekjen Forum Komunikasi Purnawirawan TNI-POLRI –&lt;br /&gt;Letjen (Purn) Saiful Sulun&lt;/blockquote&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Tentunya anda masih ingat dengan kasus-kasus pada jaman dinasti cendana seperti Wamena-Wasior, peristiwa Trisakti dan Semanggi I-II, kerusuhan Mei 1998, penghilangan orang secara paksa, Daerah Operasi Militer (DOM) Aceh dan Papua, kasus 27 Juli 1996, Talangsari, TanjungPriok yang semuanya itu ada hubungan dengan para perwira baju loreng-loreng.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Sebenarnya gampang aja kok untuk kasus ini, kalau memang para purnawirawan loreng-loreng ini merasa tidak bersalah kenapa juga mesti takut dan mempertanyakan alasan Komnas membuka lagi, bukankah para pengabdi rakyat ini dalam salah satu isi sumpahnya ketika mereka akan dilantik menjadi prajurit agar menekankan bahwa menjunjung tinggi keadilan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Penulis agak keberatan dengan pernyataan mantan Menhan/Pangab yang juga mantan ajudan daripada sang almarhum penjahat kemanusiaan Wiranto yang menyatakan bahwa TNI merupakan tugas negara dan lebih bertanggung jawab adalah pimpinan negara yang notabene kala itu adalah H.M.Soeharto, kalau itu terus dilakukan setiap komnas HAM memanggil para perwira baik aktif maupun purna ketika ada kasus pelanggaran HAM, menurut penulis itu berarti TNI tidak bisa membedakan antara membela kepentingan negara dengan keadilan, kalau seperti ini berarti TNI mau saja jadi maaf KACUNG daripada Soeharto, kita tahu bagaimana kelakuan daripada sang penjahat kemanusiaan ini mulai dari merebut kursi dari sang proklamator hingga dilengserkan oleh mahasiswa,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kalau ada beberapa kelompok atau orang yang tidak suka dan sejalan dengan isi otak sang beliau, mereka langsung ditarik dari peredaran dan yang melakukan ini tidak lain dan tidak bukan adalah para aparat.bukankah itu sifat dari KACUNG selalu melayani dan memuaskan sang majikan, sangat disayangkan sekali kalau ini benar adanya kalau begitu hilangkan saja sumpah prajurit itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Apakah para purnawirawan ini masih tetap keras kepala tidak mau mendatangi panggilan komnas HAM terkait dengan kasus-kasus yang dibuka oleh komnas HAM atau dengan sukarela mereka mendatangi kantor komnas HAM, itu hanya Tuhan dan para purnawirawan serta hati keci dan nurani mereka yang tahu, kita hanya berharap kasus HAM yang dahulu supaya bisa diungkap kejelasannya dan tentunya membuat para keluarga korban bisa tidur nyenyak dan pulas tidak seperti saat ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-3843320554268550520?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/3843320554268550520/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=3843320554268550520' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/3843320554268550520'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/3843320554268550520'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_04_01_archive.html#3843320554268550520' title='Old Soldier Vs Human Right tragedy'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SBcG7d2q-AI/AAAAAAAAANw/bMfVVGbqa5g/s72-c/1r5.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-271129436873786936</id><published>2008-04-29T18:18:00.001+09:00</published><updated>2008-04-29T18:36:01.010+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='about INDONESIA'/><title type='text'>Handicraft &amp; Choices Of Souvenirs</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SBbrzN2q9_I/AAAAAAAAANo/zqilzfXO7Sc/s1600-h/_big_paper-article3365-img4268_SouvenirwestKalimantan.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SBbrzN2q9_I/AAAAAAAAANo/zqilzfXO7Sc/s400/_big_paper-article3365-img4268_SouvenirwestKalimantan.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5194598485343270898" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p style="font-family: georgia;"&gt;Handicraft &amp;amp; Choices Of Souvenirs. The most conspicuous handicrafts of West Kalimantan. The most well known cloth in the region of West Kalimantan with its various motif in vibrant colors.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;"&gt;Kain Sambas (Weaving cloth) and the Dayak weaving cloth of Ensaik Panjang, Sintang. Cual, Corak Insang, Lunggi Woven, Kalengkang embroidery, and West Kalimantan’s batik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;"&gt;Choices of handicraft, woven material, rattan, philodendron and wood of West Kalimantan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Pandanus Plaited bag, bamboo plaited baskets, dishes covers, mat, souvenirs Khatulistiwa monument miniature, bandong traditional boat miniatures, Dayak scimitar, key holders, and woodcarving, ceramics, tie woven beads. It is advisable to come over the Indonesia National Crafts Council (DEKRANASDA) at Jl. Hasanudin Pontianak, Souvenir Shop at Jl. Pattimura, Koperasi KERTA at Jl. Adi Sucipto Pontianak. Further Sambas is renowned with its Weaving Cloth. The most well-known cloth in the region of West Kalimantan with its various kinds of motif in vibrant colors. Meanwhile, Dayak weaving cloth is made by locals Dayak at Ensaid village in Sintang Regency becomes the most wanted by Europe countries and other overseas countries. Dayak Scimitar, or locals Mandau made by the Dayak people in Melawi Regency. This unique replica of Mandau with its scabbard made in big scale of more than 2m x 0,5 height by the Dayak in Melawi Regency creates the best souvenir as its unique style, intricate paintings, design and carving.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Courtessy from Ministry of Culture n Tourism Republic Of Indonesia&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-271129436873786936?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/271129436873786936/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=271129436873786936' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/271129436873786936'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/271129436873786936'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_04_01_archive.html#271129436873786936' title='Handicraft &amp; Choices Of Souvenirs'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SBbrzN2q9_I/AAAAAAAAANo/zqilzfXO7Sc/s72-c/_big_paper-article3365-img4268_SouvenirwestKalimantan.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-8564110017373386274</id><published>2008-04-18T23:54:00.002+09:00</published><updated>2008-04-19T00:04:00.312+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PSSI Watch'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Olahraga'/><title type='text'>Apa Lagi Yang Kau Cari NH.</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SAi3iSxpS2I/AAAAAAAAANY/E-tr11T4kxM/s1600-h/Nurdin_halid.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SAi3iSxpS2I/AAAAAAAAANY/E-tr11T4kxM/s400/Nurdin_halid.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5190600370327997282" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Setelah FIFA menampar PSSI soalnya NH yang terlibat dalam kasus Distribusi Minyak Goreng dan akhirnya harus menginap dihotel prodeo Cipinang, kali ini AFC sebagai bos langsung PSSI kembali menamparnya kali ini dengan keras menolak laporan hasil amandemen Pedoman Dasar (PD) atau statuta PSSI yang dimintakan oleh FIFA dan AFC yang dibawa oleh PSSI yang diwakilkan oleh Nirwan Bakrie selaku Wakil Ketua Umum PSSI, Nugraha Besoes selaku Sekretaris Jenderal PSSI, dan Ketua Tim Revisi PD PSSI Dali Taher.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Dalam keterangannya bahwa PSSI melobi agar dipertahankannya 627 jumlah anggota PSSI tapi itu ditolak mentah-mentah AFC,selain itu AFC meminta agar PSSI menyesuaikan statuta barunya sesuai dengan statuta yang dikeluarkan oleh FIFA.&lt;/p&gt;    &lt;h1 style="font-weight: bold; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;“ Indonesia Tidak Akan Dihukum FIFA “ Nurdin Halid,Ketum PSSI&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;AFC juga meminta proses pemilihan Ketua Umum dan anggota Exco hanya bisa ditentukan dalam Kongres ( istilah di Indonesia adalah Munas ) sementara Exco yang ada saat ini adalah hasil pilihan sang Ketum NH, dimana Ketum memiliki hak prerogatif dan itu tidak sah.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;blockquote style="font-weight: bold;"&gt;“ Ini penting bagi semua pemegang kebijakan di sepakbola Indonesia untuk memahami perubahan statuta tersebut “&lt;br /&gt;Presiden AFC, Mohamed Bin Hammam.&lt;/blockquote&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;Menurut penulis mungkin hanya dengan hukuman dan penghilangan nama Indonesia sementara di Peta Dunia yang terpampang di ruangan Presiden FIFA, Sepp Blatter yang bisa membukakan mata pengurus PSSI lebar-lebar kalau dilihat sulitnya PSSI ini menerima kritikan.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Soal munas dan ketentuan berdasarkan aturan FIFA penulis yakin semua Pengurus Daerah-Pengda PSSI mau menerimanya dengan dasar dikemudian hari PSSI bisa menjadi organisasi yang solid dan terhormat sejajar dengan FIFA soal suara pun menurut penulis tidak ada masalah saran penulis sich lebih baik suara itu lebih disatukan melalui wilayah maksudnya bukan lagi perpropinsi melainkan perpulau misalnya 8-10 propinsi di Sumatera disatukan jadi satu suara kesimpulan kemudian Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali dan Duo Nusa tenggara, Maluku dan Papua jadi bisa efisien daripada saat ini.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tetapi masalahnya atau kunci sentral dari masalah ini adalah dari kursi sang Ketum dimana dengan kepala batunya dan yakinnya bahwa Indonesia tidak akan dihukum oleh FIFA dan menolak mundur bahkan bahasa politiknya akan mundur dengan cara kalau menurut penulis tidak etis adalah mengulur waktu yang nantinya FIFA dan AFC akan lupa dengan kasus yang sedang dialami oleh NH.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Siapapun tahu bahwa ideologi dari olahraga itu adalah, universal yang artinya adalah umum tanpa ada tekanan atau apapun yang dapat mengganggu, kemudian adalah sportif,dua hal ini yang menurut penulis belum disadari oleh NH dan semua pengurus PSSI, dan itu terbukti dimana bendahara PSSI yang juga anggota Exco dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat-DPR RI ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi-KPK dengan dugaan menerima sejumlah uang dari Bank Indonesia ketika menjadi anggota DPR periode 1999-2004, dari sini jelas sekali bukan kalau PSSI isinya hanya terdiri kalangan birokrat dan partai yang melihat menjadi anggota pengurus PSSI adalah pekerjaan sampingan.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;blockquote style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;“&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dengan begitu mereka memiliki struktur organisasi yang baik dan akan menguntungkan sepakbola mereka juga. Kami ingin agar pengurus ditingkat regional ( baca: kabupaten / kota ) dan provinsi memiliki kekuatan yang lebih baik dibandingkan sebelumnya.Idealnya, mereka itulah yang menjadi wakil provinsi dalam asosiasi sepakbola nasional.Ini akan mengurangi jumlah pemilih “ Presiden AFC&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Apalagi yang engkau cari lagi NH ? itulah pertanyaan penulis dan juga mungkin 200 juta penikmat sepakbola nasional kepada NH dan konco-konconya karena keras kepalanya dan percaya diri yang tinggi melihat kasus ini yang kemungkinan Indonesia dikenai sanksi bahkan dihapuskan dari Peta sepakbola Dunia,sanksi ini hanya terjadi kalau ada intervensi dari pemerintahlah yang bisa dikenai sanksi, lalu bagaimana kalau ancaman FIFA benar jadinya, apakah NH dan semua penghuni yang ada di Pintu IX Gelora Bung Karno-Senayan, Jakarta tanpa terkecuali mau mempertanggungjawabkan kepada 200 juta penikmat sepakbola nasional dan meminta maaf atas keras kepala dan kepercayaan diri mereka yang tinggi berakibat sanksi, disaat euforia Piala Asia 2007 masih menggema dan semangat dari para pemain Timnas untuk menunjukkan hasil yang bagus dan tentunya mengangkat peringkat Indonesia menuju 50 besar dan masuk final Piala Dunia&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Sadarlah para penghuni Pintu IX Gelora Bung Karno nasib sepakbola nasional ada ditangan anda, akan lebih Gentle, Ksatria, Jantan bila anda mengakui kesalahan anda, mengundurkan diri dan menolak mencalonkan dan dicalonkan sebagai pengurus PSSI, membuat munaslub yang sesuai dengan aturan yang dikeluarkan dan dipedomankan oleh FIFA dan AFC dari pada seperti sekarang kalau sudah kejadian anda sendiri yang malu, lalu dihujat lalu bagaimana dengan anggota keluarga anda yang tidak tahu permasalahan ikut menjadi imbas dalam setiap kegiatannya menjadi omongan orang banyak, malu bukan ? jadi pikirkan kembali…..&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;200 juta penikmat sepakbola nasional menunggu seperti lyrik lagu ciptaan Melly Goeslaw yaitu …Menghitung hari detik demi detik kapan PSSI sadar dan kapan FIFA menjatuhkan sanksi kalau melihat kelakuan daripada pengurus PSSI&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;SADARLAH… NH dan semua penghuni Pintu IX.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-8564110017373386274?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/8564110017373386274/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=8564110017373386274' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/8564110017373386274'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/8564110017373386274'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_04_01_archive.html#8564110017373386274' title='Apa Lagi Yang Kau Cari NH.'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SAi3iSxpS2I/AAAAAAAAANY/E-tr11T4kxM/s72-c/Nurdin_halid.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-6462243635978657991</id><published>2008-04-18T23:47:00.002+09:00</published><updated>2008-04-18T23:51:26.012+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Ahmadiah Sesat? Kata siapa</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SAi1QCxpS1I/AAAAAAAAANQ/Yn5_6PGLnwQ/s1600-h/Quran_cover.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SAi1QCxpS1I/AAAAAAAAANQ/Yn5_6PGLnwQ/s400/Quran_cover.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5190597857772129106" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/usr/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot.jpg" alt="" /&gt;&lt;p class="MsoBodyText"&gt;Beberapa hari yang lalu berdasarkan hasil yang dihimpun dari sebuah kelompok yang berkecimpung dalam urusan aliran-aliran merekomendasikan kepada Pemerintah dalam hal ini Kejaksaan Agung Republik Indonesia dan Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Republik Indonesia yang mengatakan bahwa kepercayaan Ahmadiah adalah aliran sesat dan tidak diakui dinegara ini agar segera pemerintah membuat semacam keputusan yang ditandatangani oleh sejumlah pejabat negara.&lt;/p&gt;    &lt;p style="text-align: center; font-weight: bold;" class="MsoBodyText2"&gt;&lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;“ Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaan itu “ Pasal 29 ayat 2 UUD 1945 ( sebelum di amandemen )&lt;/blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Yang menjadi pertanyaan penulis karena penulis dalam hal pemahaman agama tidak terlalu menohok atau hatam, adalah apa dasar dari para pengurus atau observer kelompok pemantau aliran ini menyimpulkan bahwa aliran ahmadiah adalah aliran sesat? Lalu bagaimana hubungannya rekomendasi ini dengan perangkat hukum yang berlaku di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia-NKRI yang berkaitan dengan Hak Asasi Manusia yaitu UUD 1945 pasal 29 tentang Agama ?&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Penulis bukan ahli agama yang selalu dimintai keterangannya oleh sejumlah tokoh atau wartawan tetapi seorang warga yang memiliki rasa pluralisme dan demokrasi tanpa merusak daripada tatanan yang namanya Hak Asasi Manusia. Kita tahu apa isi dari Pasal 29 UUD 1945 (sebelum diamandemen yang menurut penulis sangat tidak etis dan pemborosan) ada dua catatan penting yang ditorehkan para bapak bangsa kita sebelum (maaf,ini menurut pemikiran penulis )dirusak oleh bapak bangsa sekarang yang orientasinya hanya terdapat kepentingan sendiri bukan kepentingan kesejahteraan rakyat dan negara, tetapi kalau dilihat dari segi kasus ini maka yang menjadi sangat penting adalah bahwa negara menjamin kebebasan tiap penduduk yang ada di negara ini untuk memeluk dan beribadat sesuai dengan agama dan kepercayaannya.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Menurut penulis apa yang direkomendasikan oleh kelompok itu oleh Ahmadyah kepada Pemerintah lewat sejumlah institusi dan kalau ini dihasilkan kesepakatan bersama dan disana juga terdapat tanda tangan yang dikeluarkan dari ujung pena dari sang Presiden maka penulis langsung menyimpulkan bahwa pemerintah tidak bisa melindungi warganya dalam memeluk dan melaksanakan aliran dan agama yang dianutnya sesuai dengan petunjuk yang telah digariskan oleh para bapak bangsa dulu, atau dengan kata lain pemerintah telah melakukan pelanggaran HAM yaitu Kebebasan dalam beragama,lalu jawaban dari pemerintah apa ?&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kalau memang jemaat ahmadyah ini dinyatakan sesat, sebelum mengeluarkan rekomendasi itu kiranya para pemantau ini berpikir dulu apakah sudah pantas para pemantau ini dalam hal imannya paling benar terutama perilaku dari sebagaian orang yang menurut penulis (bukan membela ) lebih etis dan bermoral kaum ahmadyah ketimbang yang radikal, mestinya yang radikal itu direkomendasikan kepada pemerintah, apa benar sekelompok orang dengan lantang menyebut nama Tuhannya sambil mengacak-acak tempat hiburan yang disatu sisi memang ada unsur maksiatnya tapi disisi lain kan para pekerjanya butuh uang untuk makan, mereka pun sebenarnya tidak mau bekerja didunia itu tetapi karena faktor kesejahteraanlah mereka melakukan itu lantas langsung dihakimi dan dirusak tempatnya apakah ini yang disebut beriman dan bermoral sesuai dengan ajaran agama? Seharusnya organisasi atau kelompok yang modelnya hanya mengaku beragama atau istilah kerennya agama KTP tetapi tingkahlakunya dilapangan tidak lebih bahkan lebih parah daripada preman pasar yang belum dapat jatah preman tiga tahun yang harus direkomendasikan kepada pemerintah untuk dibuat sebuah keputusan yang langsung ditandatangani oleh Presiden Republik Indonesia. Atau kasarnya sebelum melakukan rekomendasi terhadap ahmadyah lebih baik merekomendasikan saja pasal 29 kepada Pemerintah melalui Kementerian Hukum dan Ham, Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Kementerian Agama dan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia untuk dihapuskan karena tuntutan jaman dan keadaan, kalau ini sudah direkomendasikan dan dikabulkan barulah rekomendasi tentang jemaat Ahmadyah boleh diberlakukan, betul tidak apa tidak betul ?&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Saran penulis sich, biarkan saja para jemaat ahmadiah ini melakukan ritual yang menurut mereka benar tapi menurut sekelompok orang agak tidak masuk akal, toch mereka ini kan tidak mengganggu dan mempengaruhi masyarakat, hanya masyarakatlah saja yang mungkin risih tetapi balik lagi kepada iman dan hati kecil kita kalau memang ajaran Ahmadyah itu tidak sesuai dengan perkataan hati kecil dan nurani kita yang biarkan saja tanpa harus merusak dan menuntut para anggota dari jemaat ahmadyah untuk mengikuti kata hati kita, simple kan…gitu aja kok repot.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-6462243635978657991?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/6462243635978657991/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=6462243635978657991' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/6462243635978657991'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/6462243635978657991'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_04_01_archive.html#6462243635978657991' title='Ahmadiah Sesat? Kata siapa'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SAi1QCxpS1I/AAAAAAAAANQ/Yn5_6PGLnwQ/s72-c/Quran_cover.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-4492678099167273779</id><published>2008-04-18T23:31:00.002+09:00</published><updated>2008-04-18T23:42:20.672+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Korupsi'/><title type='text'>BI 1 Check-in di Prodeo KPK, Besan RI 1 lenggang kangkung…kok bisa ?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SAizHCxpS0I/AAAAAAAAANI/aDdqQd9-LK0/s1600-h/KPK3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SAizHCxpS0I/AAAAAAAAANI/aDdqQd9-LK0/s400/KPK3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5190595504130050882" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Teka-teki siapa selanjutnya yang akan check-in di Hotel Prodeo Mabes Polri-Trunojoyo dengan biaya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam dugaan aliran dana Bank Indonesia setelah dua pegawai dari Bank Sentral Rusli Simanjuntak dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Oey Hoey Tiong sudah menikmati fasilitas yang diberikan oleh KPK&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Ya..adalah Gubernur Bank Indonesia Burhanuddin Abdullah menjadi orang ketiga dari Komplek Bank Indonesia- Kebon Sirih yang harus menikmati hidupnya di Hotel Prodeo. Tetapi dalam hal penangkapan sang Gubernur oleh KPK ada yang ganjil menurut pemikiran dan penilaian penulis.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kenapa ? kalau dilihat lagi kronologis dari kasus ini bahwa berawal dari ada dugaan banyaknya laporan keuangan atau aliran dana yang keluar dari gedung Bank Sentral ke Senayan dengan keterangan yang mungkin menurut KPK tidak wajar dalam akal sehat, sehingga beberapa pegawai yang berkaitan dengan kasus ini dipanggil ke Kawasan Kuningan-Jakarta untuk dimintai keterangan, singkat cerita dua orang pegawai ditetapkan sebagai tersangka sampai pada hari Kamis (10/04/08) kemarin KPK menetapkan dan men&lt;i&gt;check-in&lt;/i&gt; kan sang Gubernur kedalam hotel Prodeo.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Lalu apa hubungannya antara Gubernur Bank Sentral dengan Besan RI 1 ? kita tahu siapa besan RI1 yaitu Aulia Pohan, Pohan selama karier hidupnya bekerja di Bank Sentral dengan pangkat terakhir sebelum pensiun dan bersiap-siap momong cucu adalah Deputy Gubernur Senior bersama dengan Miranda Goeltom, Bun Bunan E.J.Hutapea dan Anwar Nasution yang sekarang duduk manis sebagai Ketua Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia ( BPK ), hanya Miranda Goeltomlah yang sampai saat ini masih menduduki posisi Deputy Gubernur BI.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kalau dilihat dari permasalahan ini adalah menurut penulis yang seharusnya masuk kedalam hotel prodeo adalah para Deputy Gubernur Senior termasuk sang besan RI1 bukannya sang Gubernur, karena kejadian ini sudah ada sejak Burhan belum menduduki kursi empuk sebagai Gubernur Bank Sentral, ketika Burhan baru 13 hari menduduki kursi itu langsung dihadapkan dengan persoalan tanda-tangan yang sebelumnya sudah disetujui oleh para Dewan Gubernur untuk mengucurkan aliran dana itu ke Senayan.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Yang menjadi pertanyaan buat KPK adalah kenapa Gubernur BI yang ditangkap dan ditahan bukan sang besan RI 1 yang jelas-jelas sudah lebih tahu dan melakukannya sebelum anggaran itu ditandatangani oleh Gubernur, apakah KPK takut kepada sang presiden jika sang besan ini ditangkap maka KPK akan digoyang atau ekstremnya adalah dibubarkan ? lalu kemudian kasus ini melibatkan dua institusi kenegaraan yaitu Bank Sentral sendiri dan Parlement, kenapa baru manusia-manusia dari Bank Sentral saja yang sudah diungkap dan ditangkap sedangkan anggota Parlement yang sebanyak itu belum ada satu hidungpun yang dibawa ke kantor KPK dan diinapkan ke Hotel Prodeo,jawaban anda sebagai Pejabat KPK ?&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;KPK sebagai lembaga independent yang tidak bisa diintervensi pihak manapun walaupun dalam pertanggungjawaban kerjanya diberikan kepada sang RI1 harus bisa dalam posisi netral, walaupun yang dijadikan tersangka adalah kawan dekat pejabat KPK sendiri atau yang seperti ini besan RI1.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Beranikah KPK menangkap dan memasukkan sang Besan RI1 ini ke Hotel Prodeo dan juga para anggota dewan yang menikmati hasil aliran dana itu ? hanya Tuhan dan para pejabat yang bekerja di KPK yang bisa menjawab itu kepada para 224 juta jiwa rakyat Indonesia…&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-4492678099167273779?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/4492678099167273779/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=4492678099167273779' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/4492678099167273779'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/4492678099167273779'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_04_01_archive.html#4492678099167273779' title='BI 1 Check-in di Prodeo KPK, Besan RI 1 lenggang kangkung…kok bisa ?'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SAizHCxpS0I/AAAAAAAAANI/aDdqQd9-LK0/s72-c/KPK3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-913874995450446070</id><published>2008-04-18T23:16:00.000+09:00</published><updated>2008-04-18T23:18:23.713+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Media Watch'/><title type='text'>Talent VS Social issue n SMS</title><content type='html'>&lt;p class="MsoBodyText"&gt;Ajang pencaharian bakat – bakat seperti menyanyi, akting, lawak, terpendam dari seluruh Indonesia kembali lagi marak setelah hampir setahun lebih gaungnya tidak terdengar setelah habis diumumkan juara dari masing – masing variety dan talent show.sekarang kembali lagi.banyak sekali program – program acara yang intinya mewujudkan impian seseorang menjadi kenyataan misalya berbakat menyanyi ketika mengikuti kegiatan talent show atau variety show kemudian menjadi penyanyi yang terkenal walaupun kemampuannya terbatas.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kita tahu ada banyak puluhan bahkan ratusan program acara yang berbau talent atau variety show disemua stasiun televisi yang ada dinegara ini tapi yang menjadi pertanyaan adalah, sejauh mana program ini bisa menjadi seseorang yang awam menjadi proffesional tanpa ada embel – embel lainnya.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Tidak usah penulis utarakan maksud atau contoh dari pertanyaan tadi karena kita sudah tahu bagaiamana proses talent-variety show ini diadakan yaitu dengan cara SMS!! memang diera teknologi modern ini siapa yang tidak kenal dengan yang namanya SMS atau telepon selular, tapi apakah hanya dengan patokan SMS dan produk telepon selular serta kartu provider itu menjadi acuan dari seseorang itu menjadi juara yang menurut penulis justru kita sebagai penonton atau pecinta dari acara mimpi yang semu itu telah dibohongi, atau mengambil istilah dari LSM adalah mereka ini telah melakukan tindakan kebohongan publik dan hukumnya adalah Penjara !!&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kalau mau jujur, kita sebenarnya dari awal sudah ditipu dengan program talent show, terutama melalui program sms, sebenarnya dana yang kita keluarkan hanya sebesar &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;b&gt;Rp.700 perak&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; ( maaf kalau ada karyawan provider kartu merah mukanya kalau baca ini ! &lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;) tapi kenapa bisa Rp.2000 perak ? sebenarnya kita mengirimkan sms dikenakan biaya sms normal yaitu Rp.350 begitu juga kiriman laporan tentang sms kita dihargai Rp.350 sisanya adalah bagi keuntungan antara sang pemilik kartu dengan pemilik acara, dari sini saja kita bisa lihat bagaimana televisi telah menipu kita.betul tidak !&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;Soal talent show itu sendiri, penulis melihat sudah lebih mengarah kepada sejenis rekayasa karena bagaimana bisa seorang yang jelas – jelas tidak ada kemampuan vokal yang bagus dan mungkin hanya mengandalkan status sosialnya yang mungkin minta dikasihani dan diperhatikan seperti contoh dia hidup hanya bergantung kepada toko kecil atau ada anggota keluarganya yang masuk penjara sehingga ia dimata masyarakat sama seperti anggota keluarganya hal seperti ini yang membuat 224 juta jiwa rakyat Indonesia merasa iba dan tersentuh sampai menitikkan airmata sampai mungkin seember sehingga mau – mau saja mengeluarkan pulsa Rp.2000 perak berpuluh – puluh bahkan ratusan hingga ribuan kali mengirim dengan mengetik namanya dia, tanpa memikirkan apa kualitas suara mereka sesuai atau tidak.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kemudian kalau penulis bertanya kepada para pencetus ide dari acara-acara talent dan variety show ini,bagaimana kelanjutan kehidupan dari para konsestan acara ini apakah tersalurkan atau tidak ? kenapa penulis bertanya seperti ini karena penulis tersentuh dengan tulisan yang dibuat oleh seorang wartawan sebuah harian ibukota bertiras nasional dimana tulisannya mengangkat tentang seorang yang dulu ikutan ajang talent show musik dangdut ketika acara itu usai, usai juga impian dia yang telah ia rancang didalam otaknya dan kembali bahkan berbalik 180 derajat dari apa yang ia pikirkan sebelum akan mengikuti kontes itu, yang ada sekarang ia menumpang hidup dirumah seorang kawannya yang pada saat kompetisi ini juga ikut dan mungkin satu mimpi tapi selesai acara ini mimpi mereka berdua sama-sama tidak mulus, dan memulai hidupnya sebagai kurir catering dari rumah ke rumah, apakah ini hasil dari acara yang berbau talent dan sms ?&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Menurut saya, sudahlah &lt;b&gt;hentikan &lt;/b&gt;acara–acara yang bersifat membantu orang – orang yang memiliki bakat terpendam, tetapi dikemudian hari orang-orang yang memiliki bakat terpendam ini harus kembali lagi ke titik nadir atau bahkan lebih tragis, kalau sudah seperti ini kepada siapa kita salahkan ?&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-913874995450446070?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/913874995450446070/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=913874995450446070' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/913874995450446070'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/913874995450446070'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_04_01_archive.html#913874995450446070' title='Talent VS Social issue n SMS'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-6243334813639421360</id><published>2008-04-18T23:08:00.002+09:00</published><updated>2008-04-18T23:16:22.864+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DPR watch'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Korupsi'/><title type='text'>DPR VS Slank = Kebebasan Berpendapat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SAitBixpSxI/AAAAAAAAAMw/QVNKnnd8vHA/s1600-h/KPK.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SAitBixpSxI/AAAAAAAAAMw/QVNKnnd8vHA/s400/KPK.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5190588812571003666" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoBodyText"&gt;Buntut dari kunjungan kelompok musik Slank ke kantor Komisi Pemberantasan Korupsi dikawasan Kuningan untuk menyatakan sikap bahwa Slank mendukung apa yang dilakukan KPK dalam memberantas dan menyelamatkan uang negara dari tindakan korupsi dan tentunya sekalian konser kecil-kecilan di depan lobby Kantor KPK, kalangan Parlement meradang dan kenapa Parlement meradang dengan kunjungan Slank ke Kantor KPK.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Ini berkaitan dengan salahsatu judul dan isi dari lagu Slank yang dibawakan Slank ketika berkunjung ke kantor KPK yang menurut para anggota dewan, apa yang ada dilirik dari lagu tersebut yang berjudul Gosip Jalanan telah menyinggung perasaan dari anggota parlement dan juga keluarganya.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; font-weight: bold;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;“ Di Senayan ada Mafia yang kerjanya bikin UUD…Ujung-Ujungnya Duit “ Gossip Jalanan – Slank&lt;/blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kita tahu bagaimana proses kreativitas group band Slank dalam membuat lagu yang selalu terinspirasi dengan kehidupan sosial yang ada disekitar mereka entah itu tentang kondisi bagaimana susahnya mencari minyak tanah, dan itu semua diaspirasikan melalui lagu dan kena dimasyarakat. Kita juga tahu bagaimana kerja daripada anggota dewan yang dipilih rakyat karena rakyat percaya dengan kinerja mereka.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Adakah yang salah dari lyric lagu ini ?, kalau menurut penulis apa yang dinyanyikan serta ditulis oleh Slank adalah kondisi real atau nyata dilapangan dengan yang dilakukan oleh para anggota dewan kita dan itu sudah ada buktinya setidaknya yang ketahuan di media untuk kasus korupsi adalah pengadaan mobil pemadam kebaran tender yang dilakukan oleh Kementerian Dalam Negeri era Hari Sabarno menyeret mantan gubernur Riau yang sekarang menjabat sebagai anggota DPR dari F-PG yaitu Saleh Djasit dan yang terbaru atau ibaratnya &lt;i&gt;Fresh from the oven&lt;/i&gt; yaitu kasus ditangkapnya suami dari pedangdut Kristina di salahsatu hotel yang tercap sebagai hotel paling mahal didunia dengan sangkaan adanya tindakan penyuapan dalam hal kasus alihfungsi hutan di Pulau Bintan.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Tentu anda masih ingat dengan kasus aliran dana Departemen Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia dimana sang Menteri yang dijadikan tersangka mengatakan bahwa aliran dana itu mengalir deras ke sejumlah anggota dewan yang sedang duduk manis di Senayan dan juga partai politik. Belum lagi kasus dana aliran yang disalurkan Bank Sentral kepada para &lt;i&gt;Mafia Senayan&lt;/i&gt; untuk kepentingan yang agak tidak masuk akal orang sehat &lt;a href="http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_04_01_archive.html#8112345053658108981"&gt;&lt;b&gt;(silakan baca disini )&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Penulis agak jengkel dengan kelakuan daripada Ketua Badan Kehormatan DPR yang penulis tonton diacara suatu dialog di stasiun yang digawangi oleh Rossi dimana sudah jelas – jelas &lt;i&gt;mati kutu&lt;/i&gt; oleh saudara Fadjroel Rahman tentang lyric lagu itu tetapi masih saja membela diri.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Sebenarnya menurut penulis yang harus menjadi kuping panas dari anggota dewan adalah lyric tentang kata-kata Mafia Senayan dan UUD atau Ujung-Ujungnya Duit, bukan lagu itu secara keseluruhan, sebenarnya banyak pihak kok yang protes dengan lyrik itu seperti Kepala Polisi Negara beserta jajarannya di Jl.Trunojoyo dan perwira BNN, kemudian para kalangan agamawan dan tentunya DPR sendiri tetapi kenapa hanya anggota DPR saja yang marah sementara pihak-pihak yang terkait dalam lirik lagu itu tidak merasa keberatan, bahkan ada anggota dewan yang tidak keberatan dengan lirik lagu Slank itu, jadi sang Ketua Badan Kehormatan DPR itu protes kapasitasnya sebagai apa ? apakah atas nama institusi DPR, atau institusi Badan Kehormatan, atau Fraksi atau atas nama pribadi dan Keluarganya ?&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Sudahlah apa yang sudah terjadi terjadilah, mau dibilang apa kalau memang kondisi Senayan tidak jauh berbeda dengan kehidupan Mafioso yang ada di kota Palermo dan Sisilia-Italia, sudah banyak bukti didepan mata 224 juta jiwa rakyat Indonesia, seperti setiap sidang banyak anggota yang tidak masuk, banyak anggota yang sibuk menelepon, sms, video call dengan seseorang yang mungkin pasti bukan keluarganya, sudah banyak anggota yang sering tidur nyenyak sambil mimpi kunjungan daerah ditemani dewi persik,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menolak calon Gubernur Bank Sentral yang disodorkan oleh Presiden dengan alasan kurang mengenal kehidupan dari Bank Sentral padahal kalau menurut penulis ini hanya ketakutan belaka, karena kalau satu dari dua tokoh yang disodorkan proposalnya dari SBY terpilih maka tidak ada lagi aliran dana dari lemari superbaja Bank Sentral ke kantong-kantong baik pribadi maupun ke komisi dan fraksi.betul tidak ?&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Apakah ada mafia seperti yang ada di Italia mirip dengan di Senayan…?&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-6243334813639421360?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/6243334813639421360/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=6243334813639421360' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/6243334813639421360'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/6243334813639421360'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_04_01_archive.html#6243334813639421360' title='DPR VS Slank = Kebebasan Berpendapat'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SAitBixpSxI/AAAAAAAAAMw/QVNKnnd8vHA/s72-c/KPK.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-5624830057061913051</id><published>2008-04-18T22:40:00.003+09:00</published><updated>2008-04-18T23:00:11.353+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik'/><title type='text'>Susahnya Menjadi Anak Buah SBY</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SAipDSxpSwI/AAAAAAAAAMo/PL5GN24iaC8/s1600-h/SBY.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SAipDSxpSwI/AAAAAAAAAMo/PL5GN24iaC8/s400/SBY.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5190584444589263618" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Susahnya Menjadi Anak Buah SBY, mungkin jawaban seperti ini ketika kita melihat kinerja daripada SBY yang tanpa letih dan lelah bekerja untuk rakyat walaupun sekarang ini banyak kalangan mengkritik beliau karena program-programnya tidak ada peningkatan khususnya untuk rakyat jelata.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kenapa penulis menulis judul diatas, karena ini berkaitan dengan kegiatan SBY pada hari selasa (8/4-08) kemarin ketika memberikan pengarahan didepan para Bupati, Walikota dan anggota DPRD se-Indonesia, ketika sedang memberikan pengarahan tiba-tiba mata SBY mengawasi gerak-gerik daripada para peserta ternyata ada yang tertidur spontan SBY dengan nada geram menegur dan menyindir para peserta dengan mengatakan bahwa kita harus selalu melayani rakyat bukan sekedar tidur pulas.&lt;/p&gt;    &lt;div style="text-align: center; font-weight: bold;"&gt;&lt;blockquote&gt;Itu coba bangunkan yang tidur itu. Kalau tidur,di luar saja !&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Presiden SBY&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;h2&gt;&lt;/h2&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Menurut penulis apa yang disampaikan SBY ketika menegur para peserta yang notabene adalah abdi rakyat ada benarnya tapi juga ada kekurangannya kenapa? Apa yang disampaikan SBY ini memiliki beberapa aspek dimana satu aspek kita melihat ada benarnya bahwa mereka sebagai abdi rakyat harus bisa 24 jam penuh tanpa lelah melayani rakyat, tetapi bagaimana dengan pidato yang membosankan, lagipula menurut para anggota dewan rakyat daerah, Bupati, Walikota se-Indonesia apa yang disampaikan oleh SBY mungkin tidak berkenan karena yang menjalan roda pemerintahan dan yang tahu pemerintahan dari daerah itu adalah para anggota dewan rakyat daerah, Bupati, Walikota bukan SBY, sang presiden mungkin hanya tahu laporan perkembangannya saja baik itu bagus atau kurang serta jika ada konflik, memang walaupun dalam kenyataan dilapangan banyak sekali para abdi rakyat tidak pernah melakukan pelayanan untuk rakyat yang ada mana rakyat yang selalu rugi jika mengurus suatu keperluan contohnya bagaimana kerja dari para PNS ini apakah mereka bekerja secara full ternyata hanya sebagian saja, kemudian ketika akan mengurus KTP atau surat-surat yang berkaitan pribadi banyak pegawai sepertinya ogah-ogahan melayaninya kalau dipancing dengan selembar kertas bernominal, kalau seperti ini penulis sangat setuju dengan ucapan sang Presiden ini,tapi disatu sisi para abdi rakyat ini adalah manusia biasa bukan robot yang tentunya butuh istirahat, kalau urusan seperti ini mungkin bagi SBY pribadi tidak ada masalah dengan kondisi tubuhnya lalu bagaimana dengan anak buahnya, kita tahu bagaimana kondisi Mantan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, M.Ma’aruf yang menderita penyakit stroke yang mungkin penyakit ini muncul karena tidak kuatnya pertahanan tubuh serta saraf otak dengan kenyataan yang harus dijalani beliau sebagai pembantu Presiden yang mungkin sang Majikan mempunyai motto &lt;i&gt;time is money anda loyalty &lt;/i&gt;sehingga tubuh dan kesehatan tidak diperhatikan &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;dua hal seperti ini yang mungkin menimpa sang mantan Mendagri, sebelum dengan berita kondisi kesehatan dari sang mantan Mendagri, setidaknya kalau tidak salah ada beberapa menteri yang harus masuk rumahsakit beberapa jam karena ya itu tadi badan menolak dengan kenyataan yang harus dijalani, anda tentunya masih ingat dengan kejadian jatuh dan pingsannya Menteri Negara Lingkungan Hidup ketika mendengarkan pidato dari Kepala Staff Angkatan Laut Republik Indonesia dalam acara kerjasama antara Kementerian Negara Lingkungan Hidup dengan Angkatan Laut Republik Indonesia yang ketika itu berlangsung di atas Kapal Perang Republik Indonesia.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: center; font-weight: bold; font-style: italic;" class="MsoBodyText2"&gt;&lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;Pimpinan bagaimana dapat memimpin rakyat kalau tidur! Malu dengan rakyat yang memilih. Untuk mendengar pembicaraan untuk rakyat saja tidur! Jangan main-main dengan tanggung jawab. Berdosa, bersalah dengan rakyat –Presiden SBY.&lt;/blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Saran penulis kepada SBY, Pak bekerja untuk melayani rakyat sich sah-sah saja pak, tapi lihat lagi memang tubuh ini ibarat handphone atau accu mobil yang mana setiap periodenya bisa diganti dengan yang baru, lihatlah kondisi sang pembantu anda karena begitu setia bekerja untuk anda sehingga tidak memperhatikan kondisi kesehatannya dan terjadilah yang namanya stroke. Kalau sudah seperti ini apakah anda mau bertanggung jawab tetapi yang ada anda malah menggantinya dengan alasan pekerjaan yang banyak..akan lebih baik kalau anda menegur pejabat yang tidur ketika memaparkan penjelasan anda yang di Senayan karena banyak wakil rakyat yang selalu tidur jika ada misalnya rapat paripurna..&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Memang susah menjadi anak buah SBY..&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; *)ket gambar diambil dari Metrotvnews.com&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-5624830057061913051?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/5624830057061913051/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=5624830057061913051' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/5624830057061913051'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/5624830057061913051'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_04_01_archive.html#5624830057061913051' title='Susahnya Menjadi Anak Buah SBY'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SAipDSxpSwI/AAAAAAAAAMo/PL5GN24iaC8/s72-c/SBY.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-2515931350130257376</id><published>2008-04-18T22:38:00.001+09:00</published><updated>2008-04-18T22:40:44.182+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama'/><title type='text'>Fitna</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SAikzixpSvI/AAAAAAAAAMg/XHLE75g8U48/s1600-h/200px-Fitnathemovie.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SAikzixpSvI/AAAAAAAAAMg/XHLE75g8U48/s400/200px-Fitnathemovie.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5190579775959812850" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoBodyText"&gt;Dalam beberapa minggu belakangan ini, ada dua film yang cukup heboh dan menggembarkan dinegara ini bahkan dunia yaitu yang pertama adanya suksesnya film karya Hanung Bramantyo yang berlatarbelakang nuansa timur tengah dan Islam yaitu Ayat-Ayat Cinta.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Sudah banyak tokoh-tokoh atau pejabat negara yang menonton ini bahkan Presiden RI SBY pun menyempatkan diri untuk menonton film ini walaupun rakyat harus menjadi korban dari rasa penasaran sang Presiden dengan cara men-sterilisasi ruangan bioskop yang akan ditontonnya mulai dari pagi padahal sang penguasa negara ini baru akan nonton bersama keluarnya dan 80 kolega internasionalnya beserta undangan pada malam hari jam 20.00.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Itu tentang film yang sedang laku keras disemua jaringan Bioskop &lt;i&gt;21&lt;/i&gt; Indonesia hingga di pelosok desa di Sumatera dengan fasilitas layar tancep yang dipermasalahkan ijinnya,bagaiamana dengan film satunya yang katanya sedang marak juga..&lt;/p&gt;      &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Iya nama film itu Fitna…anda kenal dengan judul dan isi dari film ini ? memang film ini hanya bisa ditonton lewat jaringan online yang dibuat khusus untuk mempromosikan film ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Film fitnah sendiri adalah film garapan dari seorang anggota dewan parlement Belanda yang bernama Geert Wilders, dimana pada awal atau intro dari film yang berdurasi 17 menit ini adalah menggambarkan wajah dari Nabi Muhammad S.A.W dengan memakai sorban diatas kepalanya serta adanya semacam dinamit yang menyala menandakan waktu dari film itu dan lantunan isi dari Al-Quran yang pemahamannya tidak sesuai dengan isi aslinya.lalu disambung dengan potongan tayangan tragedy WTC dan kekerasan yang terjadi di Timur Tengah serta cuplikan-cuplikan dari kegiatan syiar para mungkin ustadz atau imam masjid yang sedang berkotbah dengan menghina atau menjelek-jelekkan bangsa Yahudi bahkan ada di cuplikan tersebut seorang ulama diatas nimbar berkotbah dengan semangat berkobar-kobar sambil membentangkan pedang atau samurai berbarengan dengan kata-kata yang menghina serta tidak pantas untuk dikeluarkan dari mulut sang pengkhotbah dari atas nimbar kepada jemaatnya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;blockquote style="font-weight: bold;"&gt;&lt;i&gt;“&lt;/i&gt;Saya tidak membenci kaum muslim, yang saya benci adalah agama Islam."&lt;br /&gt;- Geert Wilders -&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Sebenarnya film ini sebelum diedarkan sudah mendapat kecaman dari pemerintah Kerajaan Belanda sendiri karena nantinya menurut pemerintah jika ini jadi diedarkan maka Belanda akan mendapatkan semacam sanksi moral dari kalangan muslim dunia karena membiarkan rakyatnya menghina suatu agama dengan tidak pantas atau etis. Bahkan sang PM Belanda Belkenende berkomentar bahwa pemerintahnya tidak setuju dengan pesan yang disampaikan melalui film ini serta tidak menggambarkan daripada kehidupan dan pandangan warga belanda seluruhnya, tetapi di tingkat Eropa banyak pemimpin hanya bisa menyampaikan pesan tanpa ada reaksi karena mereka terbentur dengan yang namanya kebebasan berpendapat.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kalau menurut penulis pribadi, apa yang disampaikan oleh sang anggota dewan ini ada benarnya dan menjadi semacam instropeksi diri kita sendiri sebagai umat beragama terutama yang merasa menjadi panutan, apakah kita sudah bisa dikatakan sebagai agamis sejati, penulis bertanya apakah ada seorang pengkhotbah dengan enaknya membawa pedang dan menunjukkan kepada jemaat sambil berkata atau mengajak atau lebih tepatnya memprovokasi untuk melakukan anarki kepada kelompok tertentu yang mungkin telah merusak kelompok mereka, apakah tindakan itu dibenarkan dan ada dalam kitab suci ?&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Setahu penulis setiap isi dari semua kitab suci agama yang ada di dunia, tidak pernah dan tidak akan ada yang dituliskan dikitab suci bahwa jika engkau dipojokkan, atau dihina, atau dizalimi maka bunulah orang yang telah melakukan itu kepadamu dan engkau akan masuk surga, yang ada malahan adalah kasihilah musuhmu seperti engkau mengasihi dirimu sendiri.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Soal pecah mempecah belah hanya gara-gara film ini adalah tindakan yang sangat bodoh, masak sebuah film bisa memecah belah idieologi dari seseorang dan terjadi konflik, itu kemabali lagi ke diri kita, apakah kita sama seperti di film itu apa tidak, seharusnya pemerintah menjelaskan kepada orang awam terutama kalangan non muslim bahwa pemahaman Islam yang terdapat dalam film Fitna itu tidak sesuai dengan kehidupan sehari – hari walaupun ada yang ekstrim dan radikal, bukannya menghujat bahkan mencekal sang sutradar untuk jika ada niat berkunjung ke Indonesia.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Soal boikot produk Belanda, penulis kira sangat tidak wajar dan akan menimbulkan pertanyaan produk Belanda yang mana yang akan diboikot, apakah produk yang sering dikonsumsi rakyat misalnya kebutuhan pokok atau semua, kalau jawabannya semua itu berarti kelompok yang mengusulkan adanya pemboikotan produk Belanda akan menenggelamkan negara ini, karena kita tahu hampir 98% yang ada dinegara kita ini adalah hasil produk Belanda misalnya segi hukum, memangnya perangkat hukum seperti KUHAP, KUHP, KUHPerdata serta susunan Ketatanegaraan bukan hasil dari produk Belanda yang dibawa oleh para perwira tinggi Belanda ketika menjajah Indonesia selama 350 tahun lamanya.,belum lagi bidang lainnya kalau ini terlaksana siapa yang bisa mengganti itu semua dalam waktu singkat ?&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Jadi intropeksi diri sendiri dan ikutilah kata hati mu sebelum orang lain mengintropeksi dirimu….&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-2515931350130257376?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/2515931350130257376/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=2515931350130257376' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/2515931350130257376'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/2515931350130257376'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_04_01_archive.html#2515931350130257376' title='Fitna'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SAikzixpSvI/AAAAAAAAAMg/XHLE75g8U48/s72-c/200px-Fitnathemovie.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-8112345053658108981</id><published>2008-04-14T22:28:00.003+09:00</published><updated>2008-04-18T22:36:47.022+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DPR watch'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Korupsi'/><title type='text'>DPR – Dewan Pemakan (uang) Rakyat !!!</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SANeOCxpSuI/AAAAAAAAAMY/OJzN_RPS-q4/s1600-h/DPR3.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5189094791017220834" style="margin: 0px 10px 10px 0px; float: left;" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SANeOCxpSuI/AAAAAAAAAMY/OJzN_RPS-q4/s400/DPR3.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Mungkin diantara pembaca dan pengunjung dari blog ini ada yang pekerjaannya sebagai anggota DPR atau istri dan anak dari Suami dan Bapak dari seorang anggota DPR atau mungkin (maaf!) simpanan atau gigolo dari seorang anggota DPR yang membaca ini mukanya merah atau malah ketawa-ketawi sampai saking perut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa penulis menjabarkan kepanjangan dari DPR dengan arti yang sangat mungkin tidak etis, tetapi inilah yang benar menurut pemikiran dan nalar penulis karena penulis sudah gerah dengan tindak tanduk daripada para anggota yang katanya dipilih oleh rakyat dan bekerja untuk rakyat tetapi mana hasil nyata? Omong kosong semua !!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini bermula ketika penulis membaca headline berita dari surat kabar terkemuka, dimana pada headlinenya menulis bahwa banyak uang dengan kisaran miliaran rupiah yang tersimpan di lemari super baja dikawasan Kebon Sirih keluar dengan lancarnya menuju saku – saku daripada anggota DPR baik perorangan maupun tingkat fraksi dan komisi, kalau komisi tentunya komisi Perbankan DPR.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ke hal-hal apa saja dana miliaran rupiah yang tersimpan dalam lemari superbaja Bank Sentral mengalir ke saku anggota DPR? Paling tidak ada sembilan pokok yang penting untuk diperhatikan walaupun kita hanya bisa geleng kepala jika membandingkan kesejahteraan mereka dengan warga yang sekarang mempunyai hobi makan nasi aking ketimbang beras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Total uang yang dikeluarkan dari lemari superbaja Bank Sentral mencapai lebih dari &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Rp.2,309 miliar&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; atau sekitar &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;US$ 142.380&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; itu selama periode 2006 – 2007 yang dikumpulkan oleh harian yang penulis baca, WOW!! Kalau itu dibagi-bagikan kepada rakyat jelata, mungkin negara ini bukan masuk kategori negara berkembang miskin kali ya!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun rinciannya adalah pada urutan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pertama&lt;/span&gt;, uang ini sebesar &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Rp.265 Juta &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;dikeluarkan untuk keperluan kunjungan kerja Anggota dewan ke Daerah mulai dari Lampung hingga Banjarmasin dan itupun berkali-kali, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kedua&lt;/span&gt;, dana sebesar &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;US$ 60 ribu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; atau jika dikurskan ke rupiah, &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Rp.1,165 Miliar&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; dikeluarkan untuk kebutuhan membina hubungan baik (?) dengan Senayan atau lebih kita dengar dengan nama dana representasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ketiga,&lt;/span&gt; inilah yang menurut penulis agak kesal dan jengkel karena disangkut pautkan dengan masalah agama kenapa, untuk urusan nomor tiga ini bank sentral mengeluarkan dana &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Rp.704 juta&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; dengan label Silaturahmi/buka puasa (?) dengan anggota dewan atau parpai politik, konyol !!!. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keempat&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Rp.125 juta&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; sebagai bantuan gempa tetapi bantuan ini ditujukan kepada salahsatu partai politik.&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kelima&lt;/span&gt;, ini lebih konyol daripada kasus nomor empat tadi yaitu bahwa Bank Sentral harus mengeluarkan dana sebesar &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Rp.30 juta &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;untuk memesan dan membagi-bagikan cendera mata (?) kepada para pengusaha serta pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keenam&lt;/span&gt;, ini lebih parah daripada kasus nomor tiga tadi yaitu untuk meniatkan para anggota dewan melaksanakan perintah Allah yang ke-lima, Bank Sentral harus memberikan uang saku ( memangnya Bank Sentral diibaratkan orangtua yang setiap hari memberikan uang jajan kepada anaknya ketika akan berangkat sekolah ) tiap kepala dengan nominalnya &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;US$ 1,000&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; (silakan hitung sendiri ke mata uang rupiah ). &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ketujuh,&lt;/span&gt; dimana setiap anggota dewan ada yang sakit baik itu benar- benar sakit atau sekedar ingin mempertebal dompet kulit bermerek itu, setiap anggota mendapatkan jatah uang sakit dari Bank Sentral sebesar &lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;US$ 16 ribu.&lt;/span&gt; Kedelapan, ini menjadi sarapan wajib bagi para anggota dewan walaupun dari tindakan ini hasilnya tidak ada untuk rakyat yaitu kunjungan ke Luarnegeri dimana Bank Sentral seperti layaknya orangtua memberikan uang saku kepada tiap anggota dewan yaitu sebesar &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;US$ 55,500 &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;dan &lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;Rp.120 juta.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan yang terakhir adalah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kesembilan&lt;/span&gt; dimana Bank Sentral harus mengeluarkan tiap anggota dewan sebesar &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;US$ 9,880&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; jika ada anggota dewan yang ingin mengikuti kegiatan seperti forum-forum atau seminar dan itu uang itu full dibayarkan untuk semua bidang mulai dari transportasi hingga mungkin sampai kembali ke bangkunya yang nyaman di Senayan tanpa ada hasil nyata dan konkrit bagi rakyat jelata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah sembilan pelayanan ++ yang diberikan Bank Sentral kepada para anggota dewan yang terhormat tapi tidak ada hasil bagi rakyat jelata. Yang menjadi pertanyaan sekarang adalah memangnya masih kurang gaji yang diterima para anggota dewan ini yang nominalnya puluhan ribu dengan enam digit dibelakangnya setiap bulan, itu baru gaji bulanannya belum lagi tunjangan-tunjangan mulai dari uang rapat, uang UU hingga uang untuk membeli mesin cuci atau mungkin uang pulsa yang nominalnya mungkin hampir seperempat nominal dari nominal gajinya, apakah itu masih kurang ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut penulis sudah saatnya para anggota dewan lebih serius, fokus terhadap keberadaan rakyat di negeri ini yang semakin lama, semakin hari semakin tidak menentu hidupnya, karena ya tadi kelakuan daripada anggota dewan hingga para pejabat negara yang dalam pekerjaannya selalu mengatasnamakan untuk kepentingan rakyat kecil dan jelata, tetapi hasilnya mana tidak ada sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau memang seperti ini cara-cara para anggota dewan menjerat atau istilahnya Jatah Preman kepada setiap instansi pemerintah, kiranya KPK tanpa perlu lagi adanya laporan dari masyarakat karena sudah ada didepan mata melalui peran pemberitaan dari media massa segera menjeratnya dengan pasal korupsi dan memperkaya diri sendiri, selain itu penulis melihat peran BPK dalam memeriksa buku keuangan dari Bank Sentral sepertinya tidak akurat, kenapa hal seperti ini yang mungkin bagi Gubernur, Deputy Gubernur dan Dewan Gubernur dengan para anggota dewan menggunakan sandi “86 “ sehingga laporan keluar-masuk dana dari lemari superbaja Bank Sentral tidak terdeteksi oleh BPK ketika akan diperiksa buku keuangannya tetapi malah terdeteksi melalui media massa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai kapan DPR menjadi Drakula Hijau bagi semua instansi yang dalam bekerja dalam pelayanan masyarakat, ketika akan berurusan dengan yang namanya perangkat-perangkat operasional entah itu perangkat hukum atau lainnya harus menyetorkan sepersekian nominal Rupiah yang masuk ke kantong anggota dewan yang jelas-jelas tingkat kesejahteraannya sudah lebih dan sangat jauh mencukupi bahkan mungkin bisa membiayai keluarga orang lain? Hanya hati nurani dari para anggota dewan ini dan Tuhan yang tahu kapan ini akan berakhir.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-8112345053658108981?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/8112345053658108981/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=8112345053658108981' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/8112345053658108981'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/8112345053658108981'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_04_01_archive.html#8112345053658108981' title='DPR – Dewan Pemakan (uang) Rakyat !!!'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SANeOCxpSuI/AAAAAAAAAMY/OJzN_RPS-q4/s72-c/DPR3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-2032984721181486782</id><published>2008-04-14T22:15:00.003+09:00</published><updated>2008-04-14T22:26:58.058+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lain-lain'/><title type='text'>Ego Vs Prihatin</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SANbgyxpStI/AAAAAAAAAMQ/ReN9uTjM85A/s1600-h/sby1.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5189091814604884690" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SANbgyxpStI/AAAAAAAAAMQ/ReN9uTjM85A/s400/sby1.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Semua orang entah itu kaya – miskin, Tua-Muda, disetiap sudut kota ini dinegara ini, ya…kalau bukan membicarakan film keluaran MD.Entertainment besutan karya sineas muda berbakat, Hanung Bramantyo yaitu Ayat – Ayat Cinta (AAC ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Film yang bercerita segi empat antara seorang Pelajar Indonesia dengan tiga wanita berbagai macam latarbelakang ini tidak hanya ditonton lebih dari 3 juta penduduk Indonesia berdasarkan hasil penjualan tiket yang dihitung oleh jaringan bioskop 21 tetapi terdengar hingga orang – orang yang ada di kawasan Jl.Medan Merdeka – Jakarta, siapa lagi kalau bukan duo pemimpin kita H.Susilo Bambang Yudhoyono dan H.Jusuf Kalla, sang Wapres sudah terlebih dahulu nyolong start menonton film yang diambil dari Novel dengan judul yang sama karya Habiburrahman El Shirazy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Wapres, langsung beberapa pejabat dan mantan pejabat mulai nonton film ini tercatat beberapa nama seperti Ketua MPR, Mantan Presiden RI Ke-5 Burhanuddi Jusuf “BJ” Habibie lalu kemudian sang orang nomor wahid di negara ini menonton setelah selama sepekan lebih melakukan tour negara ke sejumlah negara – negara di Asia dan Afrika termasuk diantaranya menghadiri Forum Organisasi Konfrensi Islam ( OKI ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis menulis ini bukan menyoroti tentang isi dan tetekbengek dari Film ini, tetapi penulis ingin menyorot daripada persiapan sebelum yang mimpin negara ini menonton, yang kabarnya harus rela ditutup mulai dari sore hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang SBY mengambil tempat untuk menonton film bersama dengan 80 orang Kolega Internasionalnya disalahsatu pusat hiburan yang ada di kawasan sekitar Stadion Gelora Bung Karno ( tidak usah menyebutkan nama, anda tentu sudah tahu nama tempat hiburan itu ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi apakah dengan mengajak kolega Internasionalnya lantas harus menutup area hiburan tersebut khususnya aea bioskop dari pagi, kita tahu jam berapa jaringan bioskop yang nempel dengan mall buka dagangannya yaitu antara jam 11 hingga jam 12 atau dengan kata lain satu jam sebelum jam pertama film yang diputar di bioskop tersebut, kemudian SBY akan menonton film AAC di tempat itu jam pemutaran jam 20.00 itu berarti hampir sembilan jam bioskop tersebut tutup dan silakan hitung sendiri berapa kalkulasi mungkin kerugian dari pengelola bioskop tempat SBY nonton bila satu kepala dihargai dengan nominal Rp.35.000,-.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mengerti kok dengan sistem protokoler dari secret service-nya Istana, karena saya juga pernah mempelajarinya dibangku kuliah, tapi kan bisa donk pengsterilisasi dari tempat itu empat jam sebelum sang punya hajatan datang, paling tidak kasih kesempatan kepada rakyat yang ingin menonton mungkin film itu, yang menjadi pertanyaan sekarang adalah siapa yang membooking bioskop tersebut hingga bisa sampai ditutup, apakah dari dompet kulit SBY sendiri yang membayar semua kolega Internasionalnya termasuk staff secret service serta logisticnya seperti popcorn atau makanan kecil lainnya, atau jangan – jangan diambil dari dompet keperluan rumah tangga dan dapur Istana lagi, wah!! ( silakan berkomentar sendiri )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bukan memojokkan atau membandingkan tetapi jika saya membandingkan perilaku SBY dan JK dalam menonton film AAC, saya lebih baik memilih JK karena apa ? karena saya lihat JK tidak mau menonton dengan fasilitas yang VVIP, dan itu terbukti dua kali yang pertama ketika menonton hajatannya penikmat musik yang diinspirasi oleh kaum pekerja di Amrik yaitu Jazz JK menonton pertunjukkan itu bersamaan dengan para rakyat yang menyukai pagelaran itu, dan yang kedua adalah ketika menonton film AAC, JK bersama beberapa tamu dan wartawan juga menonton tanpa (mungkin penulis tidak tahu ) ada sterilisasi dari protokoler.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi tolonglah kepada para pemimpin bangsa, anda bisa duduk nyaman dengan fasilitas yang memadai karena dan oleh siapa ? karena rakyatlah yang telah memilih anda karena anda dimata 224 juta jiwa penduduk rakyat negeri termasuk penulis pantas untuk memimpin negara ini,jangan sampai karena anda sudah duduk nyaman diruangan AC yang mirip dengan udara pantai lupa dengan rakyat hanya karena menyalurkan hobi atau penasaran dengan fenomena alam seperti menonton film dibioskop.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-2032984721181486782?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/2032984721181486782/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=2032984721181486782' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/2032984721181486782'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/2032984721181486782'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_04_01_archive.html#2032984721181486782' title='Ego Vs Prihatin'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/SANbgyxpStI/AAAAAAAAAMQ/ReN9uTjM85A/s72-c/sby1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-3781144432593943785</id><published>2008-03-28T20:49:00.005+09:00</published><updated>2008-03-28T21:09:38.642+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='about INDONESIA'/><title type='text'>Dive in Banda Islands</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/R-zcdd_-leI/AAAAAAAAAL4/Th4crXktiQU/s1600-h/Banda2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/R-zcdd_-leI/AAAAAAAAAL4/Th4crXktiQU/s400/Banda2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5182759670023886306" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;The Banda Islands are one of Indonesias top destinations for divers. Both experts and beginners will enjoy themselves here, as the diving ranges from the shallow lagoon between Banda Neira and Gunung Api to the vertical walls of Hatta Island, the most easterly in the group. The Bandas offer stunning tropical scenery, a remarkable history, friendly villages, and some of the globe's most pristine, biologically diverse coral reefs. Scuba is new here, but the pioneering divers didn't have to work hard for their thrills. The undersea world around Ambon and the nearby island of Saparua have top-rate dive sites. Highlights among reef walls here are the presence of large marine life - sharks, enormous turtles, schools of Napoleon Wrasse, giant groupers, tuna, rays, and huge lobsters - neighbors to generous schools of reef fish.&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;The Banda Islands, about 132 kilometers southeast of Ambon, consists of three larger islands and seven smaller ones, perched on the rim of Indonesia's deepest sea, the Banda Sea. Near the island Manuk, the water reaches a depth of more than 6,500 meters. Of the three biggest islands Banda, Banda-Neira and Gunung Api, the first two are covered with nutmeg trees and other vegetation. The third however, is entirely bare and highly volcanic. The seas around Banda are the site of the famous Maluku sea gardens with their bright corals and colorful fish darting through the crystal- clear waters and makes it suited to dive, snorkel or even just sightseeing.&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Sonegat&lt;/span&gt;:&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; The nearest site for a decent dive is just five minutes by boat from the hotels. It is in the sonegat-sea arm- between Banda Neira and Gunung Api, just offshore from a little seaside house owned by Des Alwi, the Bandas most famous son. The drop off here is steep and the wall extends down 25 meters to a grey, sandy bottom. There were few fish around, but a good sized dogtooth tuna cruised by and some beautiful blue girdled and emperor angelfish.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Keraka Island:&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;Pulau Keraka or Crab Island is just a few minutes further out, and protects the north entrance of the Neira " Gunung Api sea passage. A nice sandy stretch on the north coast is perfect for picnic. At the south shore, there are some 18 meters down a mini-wall covered with hundreds of large blue-and-yellow tunicates. To the east shore, you may see at 10 meters a good assortment of reef fish and a school of half meter long barracudas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Sjahrir Island and Batu Kapal:&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; Sjahrir Island or formerly known as Pisang Island (Banana Island) and Batu Kapal (Boat Stone) are just 20 minutes by boat from the hotels on Banda Neira. These two sites combine well for a morning dive, a picnic on the beach, and an afternoon dive.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;Gunung Api:&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; In May 1988, the explosion from this mountain has killed of most of the off-shore coral formations around Gunung Api, but amazingly spared many sponges. Some corals are beginning to to grow back, but by and large the seascape remains bleak. There are no walls off Gunung Api. The bottom slopes gradually to 30-35 meters.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;Lontar Island:&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; The outer edge of Lontar Island, which represents part of the rim of a sunken caldera, offers several good dive sites.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;Batu Belanda:&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; On this site, you will find many barrel and tube sponges and small caves and cracks. The fish were varied and plentiful: a school of snappers, large emperor and blue-girdled angelfish, wrasses, a large pinnate bat-fish and numerous bannerfish&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;Ai Island:&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; &lt;/span&gt;Together with Hatta Island, this island offers Bandas best diving. Both the north coast and the south "west of Ai are ringed with flawless coral walls, which are rugged and full of caves, the kind of habitat that harbors fish.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;Hatta Island:&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; Hatta Island is about 25 km by sea from Banda Neira. Skaru atoll, a barely submerged reef a few hundred meters off the southern point of Hatta. On a coral outcrop, watch the passing parade of Unicornfish, Fusiliersm Jack Fish and Rainbow Runners, often seen Whitetip Sharks (almost 2 meters) and Dogtoothed Tuna, Napolean Wrasse, and Hawksbill Turtles. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;Getting There&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;To Ambon &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;:usually fly from Denpasar Bali via Ujung Pandang.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;To Banda Islands&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; :fly from Ambon by small plane/Merpati Airlines. Or you could try this one :&lt;br /&gt;Flying from Ujung Pandang to Ambon. Then you'd have to wait for the ferry (once every two weeks), and stay at the Bandas for 17 days until the ferry returned.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;&lt;span style=""&gt;Where to Stay&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;"&gt;&lt;span style=""&gt;There are plenty of small, very inexpensive places to stay around Bandas that you can choose to stay with varied price and facilities&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/usr/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot.jpg" alt="" /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/R-zffN_-lgI/AAAAAAAAAMI/tX1mfS5ychs/s1600-h/Banda1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/R-zffN_-lgI/AAAAAAAAAMI/tX1mfS5ychs/s400/Banda1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5182762998623540738" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p style="font-family: georgia;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Moving Around&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;"&gt;&lt;span style=""&gt;Many days can be spent around these lush islands. Spices are still grown here and the local people still make traditional food and snacks using these once very rare and sought after spices. Short walks to see the forts left behind by the Dutch, visits plantations of nutmeg. The trek up Gunung Api will surely leave a lasting impression with amazing panoramic views if the islands surrounding Banda Niera.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Dining Guide&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;"&gt;&lt;span style=""&gt;There are only a few small restaurants with varied of Indonesian foods.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;&lt;span style=""&gt;Souvenir Tips&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;"&gt;&lt;span style=""&gt;Try to buy some local souvenirs here or traditional foods and snacks.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;Other Things to See or Do&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: georgia;"&gt;For non divers need not worry about boredom, beside snorkeling in the lagoon right off Banda Neira, there are tennis courts and go on a short pleasure trip around Banda Neira. For those who bring their children, they can swim in calm waters or watch the sharks, fish and turtles in two enclosures in the lagoon.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Travel Tips&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Diving is possible all year      round, but the monsoon may restrict your choice of dive sites from July to      September,&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Diving is usually      comfortable, with good visibility and calm waters, but some of the dive      sites are subject to conditions that make them suitable for experienced      divers only,&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Don't forget to equipped      yourself with diving equipments, surf board and snorkel,&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Try to hire equipment from      larger firms as these tend to be more reliable, but remember the responsibility      of checking the equipment is ultimately yours.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt;"&gt;Bring a bathing suit and      extra clothings.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;        &lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Courtessy : Ministry of Culture and Tourism Republik of Indonesia&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-3781144432593943785?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/3781144432593943785/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=3781144432593943785' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/3781144432593943785'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/3781144432593943785'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_03_01_archive.html#3781144432593943785' title='Dive in Banda Islands'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/R-zcdd_-leI/AAAAAAAAAL4/Th4crXktiQU/s72-c/Banda2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-6580335073853889042</id><published>2008-03-25T18:33:00.003+09:00</published><updated>2008-03-25T19:02:18.235+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Militer'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Konyolnya Menhan Negara ini …</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/R-jNEt_-lZI/AAAAAAAAALQ/o3nvojS9pvQ/s1600-h/Komnas.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/R-jNEt_-lZI/AAAAAAAAALQ/o3nvojS9pvQ/s400/Komnas.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5181616852240864658" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Itulah kenyataan yang ada terutama dalam diri Menhan dimana , seperti yang penulis baca disalahsatu surat kabar pagi skala nasional disana tertulis bahwa Menteri Pertahanan Republik Indonesia,Juwono Sudarsono mengatakan bahwa para purnawirawan TNI – Polri dimasa mendatang terutama mereka yang diduga terkait atau melakukan pelanggaran HAM,diimbau tidak usah hadir memenuhi panggilan dari Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Republik Indonesia – KomNas HAM.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Pernyataan sang Menhan ini keluar ketika bertemu dengan Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat – Hanura yang juga mantan Menteri Pertahanan/Panglima Angkatan Bersenjata , Wiranto serta Kepala Badan Pembinaan Hukum Mabes TNI,Laksamana Muda Henry Williem di Kantor Kementerian Pertahanan pada Senin ( 17/3 ) lalu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Apa yang dikatakan oleh sang Menhan ini kalau penulis baca,ini sangat menguntungkan sekali bagi para purnawirawan yang dulunya ketika menjabat suatu jabatan di baraknya melakukan suatu tindakan yang melanggar HAM,seperti kita tahu bagaiamana para pejabat loreng – loreng ini di jaman dinasti cendana,begitu kejam terhadap rakyat sipil sudah banyak sejarah kelam dimana rakyat sipil dijadikan “sol “ daripada tentara,seperti kasus DOM Aceh hingga pasca Referendum Helsinki Agustus 2005 , Santa Cruz – Dili Timor-Timur , Talang sari , Tanjung Priok , penculikkan aktivisi dan Mahasiswa , Mei’98 , Semanggi I dan II ,Marsinah , Udin hingga Munir.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p style="text-align: center;" class="MsoBodyText"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;blockquote&gt;“ Nanti kalau datang,keterangan yang diberikan malah bisa dijadikan proses verbal berita acara,yang malah bisa menjadi perkara hukum “ – Juwono Sudarsono , Menhan RI –&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Yang menjadi pertanyaan saat ini adalah jika memang benar para purnawirawan ini tidak memenuhi panggilan daripada anggota Komnas HAM dikarenakan adanya rekomendasi dari Menhan lalu bagaimana dengan nasib para korban yang bertahun – tahun menderita dan tidak mendapatkan keadilan sementara pedoman negara kita ini adalah negara hukum?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Saran penulis memang apa yang dikatakan oleh Menhan disatu sisi ada benarnya,tetapi kiranya para purnawirawan ini tentunya masih punya dan tertanam dengan manis didalam tubuhnya yang namanya hati nurani,sejahat – jahatnya orang tetapi kalau hati nuraninya berkata yang benar dan salah kita tidak bisa menyalahkannya,jadi kita serahkan saja masalah ini kepada para purnawirawan itu,apakah mereka bisa melawan yang namanya hati nurani atau tidak hasil dari sanalah yang membuktikan apakah sesuai dengan ucapan dari sang Proklamator kita yaitu Jas Merah – Jangan Sekali – kali Melupakan Sejarah…&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-6580335073853889042?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/6580335073853889042/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=6580335073853889042' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/6580335073853889042'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/6580335073853889042'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_03_01_archive.html#6580335073853889042' title='Konyolnya Menhan Negara ini …'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/R-jNEt_-lZI/AAAAAAAAALQ/o3nvojS9pvQ/s72-c/Komnas.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-4098543437197710951</id><published>2008-03-24T21:27:00.002+09:00</published><updated>2008-03-24T21:33:09.135+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Luar Negeri'/><title type='text'>Republik Protes</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/R-efVd_-lYI/AAAAAAAAALI/_YfRBHcrv_I/s1600-h/singa.bmp"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/R-efVd_-lYI/AAAAAAAAALI/_YfRBHcrv_I/s400/singa.bmp" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5181285087492085122" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoBodyText"&gt;Kenapa penulis menulis judul diatas,dikarenakan adanya berita tentang dua warga negara Indonesia yang berkunjung ke Singapura tetapi begitu sampai di Bandara Internasional Changi – Singapore dua warga negara ini langsung digiring ke kantor otoritas imigrasi Singapore untuk ditanyai beberapa keterangan,tetapi kemudian dilepaskan dan mungkin disertai permintaan maaf dari pihak yang menginterogasi dua pejabat ini.&lt;/p&gt;    &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoBodyText"&gt;Yang menjadi masalahnya adalah dua warga negara Indonesia yang diinterogasi oleh pihak otoritas Bandara Changi adalah pejabat atau orang terkemuka di Negara ini yaitu Pengacara senior yang juga menjabat sebagai salahsatu dari Dewan Pertimbangan Presiden – Watimpres,Adnan Buyung Nasution dan Mantan Jaksa Agung Abdulrahman saleh alasan mereka ke Singapore menurut versi dari Adnan adalah menemani Jagung M.A.Rahman untuk berobat mata karena menurutnya kenapa memilih Singapore karena direkomendasikan oleh anaknya yang pernah terkena Glukoma dan berobat disalahsatu rumahsakit di Singapore dan sembuh.&lt;/p&gt;    &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoBodyText"&gt;Begitu isu penahanan dua pejabat Indonesia selama dua jam oleh otoritas bandara, menyebar di kalangan media serta membuat semacam opini yang intinya adalah apa yang dilakukan otorita bandara Singapore adalah suatu penghinaan bagi bangsa ini,sehingga dari kalangan pejabat terutama para kalangan Parlement mendesak agak pihak otoritas bandara meminta maaf dan memanggil Menteri Luar Negeri Indonesia serta Duta Besar Singapore di Jakarta untuk dimintai keterangan seputar hal ini.&lt;/p&gt;    &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoBodyText"&gt;Kalau menurut penulis sich apa yang dilakukan oleh pihak keamanan bandara Changi-Singapore adalah hal yang wajar dan itu memang sudah menjadi kewajiban dari lembaga keamanan terutama di Bandara yang mungkin saat ini sejak kejadian tragedi WTC 11 September 2001 agak semakin ketat,hanya kitanya saja sebagai orang Indonesia yang mungkin baru &lt;i&gt;melek&lt;/i&gt; dengan situasi ini sehingga terkesan agak menjadi semacam penghinaan.&lt;/p&gt;    &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoBodyText"&gt;Kita seharusnya berkaca pada diri kita sendiri,sudahkah pihak keamanan kita terutama di Bandara seluruh Indonesia melakukan apa yang dilakukan oleh Keamanan Bandara Changi-Singapore ? jawabnya masih setengah – setengah,yang herannya kenapa sich jika ada masalah menyangkut kebangsaan kita diinjak – injak pasti langsung naik pitam sementara kalau negara orang yang kebetulan bermasalah di negara kita,warga negara yang bermasalah dengan negara kita tidak pernah ribut seperti kasus ini.&lt;/p&gt;    &lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoBodyText"&gt;Seharusnya kita sadar pada diri sendiri,banyak kok contoh kasus yang sebenarnya kita sebagai warga negara malu,seperti kasus cerobohnya para aparat terutama aparat satpol PP dalam melakukan razia selalu menyamaratakan semua warga yang sedang melintas diarea yang menjadi TKP razia tanpa ditanya terlebih dahulu kepentingan dan keperluan dari warga itu,yang ada malah dibawa dan langsung dikenai sanksi,begitu tahu yang dibawanya bukan sasaran dari razia mereka tanpa dosa mereka tidak melakukan paling tidak permintaan maaf dari semua aparat keamanan yang kebetulan bertugas pada saat razia dan nama baik dari korban salah tangkap ini dipulihkan karena mungkin nantinya mereka akan menjadi aib walaupun mereka tidak bersalah,betul tidak ?&lt;/p&gt;    &lt;span style=";font-family:georgia;font-size:12;"  &gt;Kasus Changi ini menjadi pelajaran bagi kita yaitu sebelum melakukan protes atau apapun namanya sebaiknya kita intropeksi dulu latar belakang dari suatu peristiwa itu serta kembali ke kita apakah negara kita sudah menerapkan itu atau belum,kalau itu sudah terjawab boleh lah kita melakukan protes tapi dengan yang elegant bukan malah menghancurkan dan memalukan harkat dan derajat negara ini dimata dunia.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-4098543437197710951?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/4098543437197710951/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=4098543437197710951' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/4098543437197710951'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/4098543437197710951'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_03_01_archive.html#4098543437197710951' title='Republik Protes'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/R-efVd_-lYI/AAAAAAAAALI/_YfRBHcrv_I/s72-c/singa.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-8700659277948498371</id><published>2008-03-24T21:20:00.002+09:00</published><updated>2008-03-24T21:26:53.672+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik'/><title type='text'>Nasi Aking Enak ? Kata siapa….</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/R-ediN_-lXI/AAAAAAAAALA/ILuBp51wJdc/s1600-h/Wiranto.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/R-ediN_-lXI/AAAAAAAAALA/ILuBp51wJdc/s400/Wiranto.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5181283107512161650" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoBodyText2" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;Ini mungkin peringatan bagi para petinggi di negara ini yang ingin mencoba mendekati rakyat kecil supaya membela para petinggi ini jika ada hajatan dan pejabat ini yang ikut serta tetapi nantinya kalau terpilih sang rakyat kecil pun akan ditinggal.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText2" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;Kembali ke peristiwa nasi aking,peristiwa ini terjadi pada saat salahsatu ketum partai dimana ketum ini dijaman era mafia cendana menjabat posisi penting dimiliter dan sekaligus dikalangan aktivis HAM sebagai penjahat kemanusiaan berkunjung ke salahsatu desa didaerah Serang Propinsi Banten,ketika berkunjung sang jenderal ini masuk ke salahsatu rumah penduduk yang mungkin pada saat itu sedang makan siang,singkat cerita sang jenderal ini ikut menyantap hidangan siang ini yang ternyata menunya adalah nasi aking,mungkin karena penasaran sang jenderal ini mencicipi nasi aking dengan menyertakan sambal hijau yang banyak langsung melahapnya bahkan sempat menyuapi anak dari sang tuan rumah nasi yang berada di piring sang jenderal,lantas ditanya apakah enak makan nasi aking,kemudian oleh sang jenderal dijawab bahwa nasi aking enak dan nikmat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText2" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;Nasi Aking Enak ? kata siapa…kalau membaca dan melihat siaran televisi tentang berita sang jenderal ini makan dan menikmati nasi aking yang menurut sebagian orang tidak enak,menurut penulis ada yang salah dalam komunikasi politik dari sang jenderal ini.bahwa dikatakan oleh sang jenderal diawal ketika selesai berkunjung ke salahsatu rumah tersebut dan menyatakan bahwa nasi aking &lt;b&gt;enak&lt;/b&gt; langsung mengundang reaksi dari berbagai kalangan menyatakan bahwa sang jenderal ini berbohong,ya..jelas bagaimana asal dari nasi aking ini sediri,nasi aking adalah nasi sisa yang kemudian dikeringkan dan dimasak kembali dan dihidangkan bersamaan dengan sambal.walaupun setelah pernyataan wiranto ini mengundang kehebohan , sang jenderal ini pun mengklarifikasi pernyataan yang sempat mengundang kontroversi tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText2" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;Seharusnya sang Jenderal dalam membentu suatu opini kepada khalayak luas harus bisa melihat situasinya,kalau seperti apa yang dilakukan sang jenderal mustahil tahun depan sang jenderal ini yang selalu mengusung isu kemiskinan serta rating miskin dan pengangguran di Indonesia ini bisa menjadi pemimpin,contohlah sang mantan pemimpin perempuan pertama yang dimiliki Indonesia ini salahsatu selalu menggunakan kata – kata dalam komunikasi politik yang sangat pas dan santun untuk menyindir kalangan birokrat terkait isu – isu terkini dan menyangkut rakyat kecil.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Apakah dengan cara mendekati para masyarakat terutama yang hidup dalam garis kemiskinan bisa meluluhkan hati mereka untuk memilih anda nanti pada saat pesta demokrasi yang semakin dekat ? penulis dan semua rakyat Indonesia tahu bagaiamana kelakukan dan sifat dari para calon pemimpin kita mulai dari tingkat bawah hingga elite teratas kalau ingin menang mereka selalu mengobral bak jualan obat yang sering kita temui di pasar – pasar supaya rakyat tertarik,tetapi apa yang dijualkan oleh para calon pemimpin ketika sudah duduk manis terjanjikan dan terealisasikan dengan nyata kepada rakyat yang telah memilihnya ? TIDAK !! bahkan rakyat semakin menderita akibat dari jualan mimpi dari para pemimpin kita ini.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Jadi sebelum bermimpi untuk duduk manis,kiranya para pemimpin kita ini berkaca dan berintropeksi dengan nuraninya apakah saya pantas untuk memimpin dari sebuah negara yang berpenduduk 220 juta jiwa dimana hampir 49 persennya hidup dalam kemiskinan dan membawa negara ini lebih maju baik maju dalam hal industri maupun maju dalam hal individunya termasuk diantaranya yang berada di dalam garis kemiskinan,kalau itu sudah diyakini penuh oleh para calon pemimpin negeri ini menuju pesta demokrasi tahun 2009 yang semakin menghitung hari maka rakyat akan senang memilih anda…&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-8700659277948498371?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/8700659277948498371/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=8700659277948498371' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/8700659277948498371'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/8700659277948498371'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_03_01_archive.html#8700659277948498371' title='Nasi Aking Enak ? Kata siapa….'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/R-ediN_-lXI/AAAAAAAAALA/ILuBp51wJdc/s72-c/Wiranto.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-3632021137857585241</id><published>2008-03-24T21:14:00.008+09:00</published><updated>2008-03-24T21:17:27.141+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Stop Global Warming'/><title type='text'>Kok 50 : 50 ?</title><content type='html'>&lt;p class="MsoBodyText"&gt;Kejutan terjadi ketika Menteri Negara Riset dan Teknologi Republik Indonesia Kusmayanto dalam Rapat Kerja ( Raker ) dengan Komisi VII DPR – RI digedung DPR-RI ,Senayan Senin ( 17 / 03 / 2008 ) mengatakan bahwa kasus Lumpur Lapindo yang terjadi di Sidoarjo – JawaTimur adalah &lt;i&gt;fifty – fifty&lt;/i&gt; dimana 50 % dari kejadian ini dalam sisi akademik adalah kesalahan manusia atau human error serta 50 % lainnya adalah akibat dari fenomena alam atau dengan kata lain bencana alam.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;GILA !! itulah jawaban spontanitas dari penulis ketika membaca berita yang tersaji disalah satu situs berita , memang kita akui sudah hampir dua tahun peristiwa Lapindo ini tidak surut – surut dan berhenti tetapi yang ada malahan sekarang semakin banyak bukan hanya satu titik yang mengeluarkan lumpur tetapi mungkin sudah satu Sidoarjo yang terkena dampak ini,itu baru lumpur belum lagi ada issue tentang banyaknya gas – gas yang keluar dari bawah permukaan tanah yang merembet ke dinding rumah warga , kalau ini benar maka sudah dipastikan dalam beberapa waktu dalam hitungan tahun mungkin nama Sidoarjo akan menjadi sejarah atau bahkan hilang dari peta bagian dari NKRI karena kasus ini karena terlalu bahaya jika ada penghuninya.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;Sebenarnya penulis agak keberatan dan protes dengan pernyataan dari Menristek tersebut walaupun beliau mengatakan dari segi akademik yang beliau dapat dari tim yang menangani kasus ini,kenapa keberatan ? &lt;b&gt;Pertama &lt;/b&gt;apa yang terjadi disana adalah MURNI perbuatan manusia,kalau banyak yang mengatakan itu fenomena alam atau bencana alam &lt;i&gt;ngapain &lt;/i&gt;ada kegiatan pekerja di sekitar itu serta peralatan keperluan yang ada disana.&lt;b&gt;Kedua&lt;/b&gt; soal kasus ini masuk dalam kategori Bencana Alam setahu penulis bencana alam adalah suatu fenoma alam dimana alam mengalami pergeseran rotasi bumi terhadap matahari,tetapi kenapa kasus Lapindo bisa masuk kategori bencana alam.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText2" style="text-align: center;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“ dalam kajian akademik  kami menyebutkan fenomena ini fifty – fifty.10 persen bencana alam,50 persen human error “ &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;- Menteri Negara Ristek dan Teknologi RI  Kusmayanto -&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText2" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;Penulis bisa melihat kenapa sampai sekarang kasus ini tidak selesai – selesai,karena pemerintah tidak tegas dalam menindak perusahaan yang jelas – jelas masuk dalam kategori penjahat kemanusiaan karena telah merampas hak dari warga Sidoarjo untuk hidup,tetapi malahan membantu perusahaan ini dalam hal ganti rugi sehingga yang menjadi pertanyaan siapa sebenarnya yang menjadi dalang dari peristiwa ini apakah pemerintah atau perusahaan itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText2" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;Sudahlah sekarang ini yang dibutuhkan oleh warga itu adalah kepastian dari masalah ganti rugi,sebenarnya menurut penulis pemerintah tidak usah dan peduli kepada perusahaan ini yang sebagian besar sahamnya dimiliki oleh orang paling kaya seantero jagat Merah Putih ini,walaupun yang menjadi korban adalah rakyat kecil sehingga menurut pemerintah dalam pandangan penulis jika pemerintah tidak turun tangan itu berarti pemerintah cuek dengan nasib rakyat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoBodyText2" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;Inilah yang salah dari pemerintah kita,sebenarnya pemerintah bisa kok membantu rakyat Sidoarjo yang menjadi korban yaitu caranya adalah menjadi mediator dari rakyat baik yang terkena peta dampak bencana ataupun yang baru – baru ini kepada perusahaan ini dalam hal ganti rugi dan meminta kepastian hukum kapan masalah ini selesai tanpa ada lagi syarat dan ketentuan yang kadang – kadang dibuat seperti sampai saat ini soal kepemilikan tanah yang terkena dampak lumpur,bagaiamana bisa menunjukkan bukti asli bahwa tanah itu miliknya kalau pada saat kejadian itu berlangsung yang ada dipikiran korban adalah bagaimana menyelamatkan diri dari kepungan lumpur daripada menyelematkan harta benda termasuk surat – surat tanah,tetapi masalah ini masih terus didebatkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText2" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;Jika memang perusahaan ini sampai tenggak waktu yang disepekati oleh pemerintah sebagai wakil dari korban,tidak ada perubahan dan terkesan lambat pemerintah secara langsung tanpa menunggu kepastian melaporkan dan membuat gugatan atas nama korban Lapindo ke jalur hukum mulai dari laporan perdata hingga kalau perlu pidana.kalauperlu mencantumkan gugatan pailit,dan kalau memang pemerintah dimata korban lumpur ini akan dijadikan pahlawan mereka,dan tidak menutup kemungkinan hajatan rakyat Indonesia tahun 2009 akan memilih kembali pasangan saat ini karena mampu menyenangkan rakyat kecil dan miskin dari himpitan para kapitalis yang selalu mencari muka kepada pemerintah dengan alasan rakyat sebagai topeng.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText2" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;Sampai kapan nasib rakyat Sidoarjo terlepas dari masalah ini , dan sampai kapan perusahaan yang dimiliki oleh saudagar paling kaya ini mampu bertanggung jawab atas apa yang diperbuatnya,mungkin hanya Tuhan yang tahu ini semua dan kita yang bersimpati hanya bisa berharap kejadian ini yang pertama dan terakhir..semoga…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-3632021137857585241?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/3632021137857585241/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=3632021137857585241' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/3632021137857585241'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/3632021137857585241'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_03_01_archive.html#3632021137857585241' title='Kok 50 : 50 ?'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-1303312905810579916</id><published>2008-03-24T21:04:00.002+09:00</published><updated>2008-03-24T21:10:20.546+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik'/><title type='text'>Adam Air Sayang Adam Air Malang..</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/R-eZnN_-lWI/AAAAAAAAAK4/nWB8csT6jYI/s1600-h/Adam+Air.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/R-eZnN_-lWI/AAAAAAAAAK4/nWB8csT6jYI/s400/Adam+Air.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5181278795364996450" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoBodyText"&gt;Entah ini termasuk berita bagus atau berita sedih yaitu Adam Air akan berhenti terbang untuk sementara waktu karena suatu hal yang kabarnya karena kekuarangan dana operasional,berhenti terbang ini akan efektif pada tanggal 20 Maret 2008.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;Kalau menurut penulis tentang Adam Air ini ada dua hal yang perlu dicatat,&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pertama&lt;/span&gt; dengan adanya isu ini yang kemudian dibenarkan oleh salah satu petinggi dari Adam Air itu berarti Adam Air secara &lt;i&gt;gentle &lt;/i&gt;kepada masyarakat terutama para pelanggan setia maskapai ini bahwa Adam Air sedang mengalami kesulitan dan satu – satunya cara adalah dengan berhenti beroperasi,penulis mengacungi dua jempol untuk keberanian Maskapai ini walau dengan berat hati,sikap ini lebih bagus ketimbang ditutup – tutupi dan akhirnya para penumpanglah yang menjadi korban jika terjadi kecelakaan.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kedua,&lt;/span&gt; Pemerintah dalam hal ini Kantor Kementerian Perhubungan terlebih Perhubungan Udara lebih intropeksi ke dalam terutama hal pemberian izin operasional ketika ada kelompok yang ingin membuka usaha penerbangan jangan sampai seperti kejadian Adam Air ini serta bagaimana caranya agar larangan maskapai Indonesia untuk menginjakkan roda ban pesawatnya diseluruh permukaan landasan bandara di seluruh Wilayah negara anggota dari Uni Eropa agak sedikit dilepaskan &lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;Kita tahu bagaimana kondisi Penerbangan kita baik Penerbangan yang dikelola militer dalam hal ini Angkatan Udara serta Sipil yang sering kita baca dan saksikan di media sering terjadi kecelakaan , pesawat yang tua dan usang ,keterlambatan penerbangan yang berjam – jam dan masih banyak lagi kasusnya,tapi inilah kondisi penerbangan kita,dan kita tidak bisa menutupinya , bangkai atau makanan basi saja kalau kita tutup – tutupi pasti akan tercium juga dan ini juga berlaku di dunia penerbangan.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;Apa yang harus diperhatikan para maskapai penerbangan supaya tidak seperti kejadian ini,menurut penulis adalah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pertama&lt;/span&gt; , jika ada suatu kelompok usaha ingin membuka usaha penerbangan sekiranya harus sudah mempersiapkan segalanya baik infrastruktur fisik seperti pesawat yang harus benar – benar layak terbang serta kondisinya juga yang layak sesuai dengan ketentuan yang dikeluarkan oleh otitoritas atau federasi Internasional yang menangani khusus penerbangan.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kedua&lt;/span&gt;, adanya disiplin dalam apapun karena selama ini penulis lihat semua maskapai di Indonesia tidak disiplin terutama dalam pengorganisasian jadwal keberangkatan dan tiba pesawat dalam suatu rute dan itu memakan tidak dalam kajian menit tetapi sudah ber-jam – jam sehingga banyak penumpang terlantar dan kurangnya informasi alasan terlambat dari maskapai kepada para calon penumpang , dan yang selalu diucapkan oleh para karyawan maskapai yang biasa menangani urusan tiket kepada calon penumpang adalah kata “ maaf “.Ketiga Pemerintah selaku pihak yang memberikan ijin kepada sebuah perusahaan yang akan “berjualan” di Bandara harus menyeleksi ketat serta tegas karena selama ini penulis melihat dan membaca kenapa banyak terjadi kecelakaan pesawat ya tadi dikarenakan tidak ketatnya pengawasan baik saat pesawat akan digunakan hingga istirahat karena perbaikan.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;Apakah dengan adanya penghentian operasional terbang dari maskapai Adam Air akan membuka para pengusaha penerbangan untuk lebih giat memperhatikan struktur fisik dari penerbangan itu sendiri seperti “kesejahteraan” dari pesawat itu serta pelayanan kepada para pelanggannya atau menepikan sisi yang penulis diatas dan hanya mementingkan bagaimana usaha ini lebih untuk dalam hal pemasukan tanpa memikirikan para penumpang dan “ kesejahteraan “ dari pesawat itu,kita lihat saja nanti apakah hanya Adam Air serta salahsatu anak perusahaan penerbangan negara yang berhenti beroperasi atau masih ada lagi..ini menjadi tugas dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia serta Perhubungan Udara dan tentunya para pengusaha maskapai yang ada dinegara ini.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-1303312905810579916?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/1303312905810579916/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=1303312905810579916' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/1303312905810579916'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/1303312905810579916'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_03_01_archive.html#1303312905810579916' title='Adam Air Sayang Adam Air Malang..'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/R-eZnN_-lWI/AAAAAAAAAK4/nWB8csT6jYI/s72-c/Adam+Air.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-5572554500664551604</id><published>2008-03-24T21:02:00.000+09:00</published><updated>2008-03-24T21:03:52.394+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ibukota'/><title type='text'>Jalanan Rusak siapa yang salah ?</title><content type='html'>&lt;p class="MsoBodyText"&gt;Kota – kota baik besar atau kecil yang ada dibumi Merah Putih saat ini mengalami masa – masa yang sangat menyedihkan yaitu datangnya musim banjir,dimana tidak hanyak rumah saja yang terendam oleh fenomena alam ini tetapi merendamkan semua dari impian orang – orang seperti petani yang harus rela tidak memanen hasil garapannya karena musim hujan disertai banjir.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;Ya..semenjak hari raya Lebaran tahun lalu,wilayah Indonesia saban hari diguyur oleh hujan yang intensitasnya tidak menentu akibat dari intensitas itu maka terjadinya banjir, akibat dari hujan dan banjir hampir semua jalan – jalan baik jalan kota , jalan propinsi sampai jalan negara rusak parah dengan ditandai banyaknya kubangan layaknya tempat mandi kerbau.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;Kalau penulis tidak salah tercatat lebih dari 40 titik lubang besar diseputar jalan DKI yang rusak akibat hujan yang sangat lebat sekali intensitasnya yang mengakibatkan timbulnya kemacetan.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;Yang menjadi pertanyaan sekarang adalah,siapa yang salah dalam hal ini&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan siapa yang bertanggung jawab atas hal ini,kalau menurut penulis sich dalam hal ini kita semua salah kenapa ? seperti contoh di DKI ada beberapa titik jalan rusak akibat dari hujan, effect dari kejadian ini timbul kemacetan yang sangat luar biasa,tapi para pengendara ini tidak tahu akan prosesnya tetapi malahan minta semua jalan yang rusak harus diperbaiki seperti sedia kala.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;Kita tahu yang bertanggung jawab atas jalan baik pengelolaan maupun perbaikan adalah Departemen Pekerjaan Umum yang memiliki perwakilan di setiap wilayah di negara ini,tetapi dalam hal pengerjaan itu harus membutuhkan dana dimana yang berhak mengucurkan kran dana ini adalah anggota dewan yang tahun 2004 kemarin kita pilih tanpa ada ijin dari mereka,jangan harap jalan itu bisa benar dan mulus tanpa cacat.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoBodyText"&gt;Penulis juga prihatin dengan kondisi ini dan kecewa dengan para pemakai jalan yang tidak sadar dipikiran dan perbuatan tetapi asal ngomong aja,banyak pengendara yang selalu menggerutu dengan kondisi jalan yang parah bak tempat mandi kerbau,tetapi mereka tidak sadar apakah bisa mulus dan rapi jalan itu dengan aspal kalau hujan masih terus turun intensitas bukankah sifat dari aspal itu jika terkena air sedikit saja akan mengelupas ? dan kalaupun itu dilaksanakan akan sia – sia nantinya dalam hal pengeluaran Rupiah untuk membeli perangkat jalan itu , lagipula bukankah salah kita juga sebagai warga yang dengan sok-nya membawa kendaraan mereka sebagai lambang dari kemakmuran bahwa kalau dengan mobil yang bermerek derajat kita akan terangkat,tanpa memikirkan dampak dari banyaknya kendaraan yang beredar di jalan,terutama dari segi kesehatan dan lingkungan? Anda ingat tentang Global Warming tidak yang sekarang menjadi jelas penampakannya !&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;Sudahlah kerjaan kita jangan hanya meminta-minta kepada pemerintah agar permintaan kita selalu dipenuhi,sekali–sekali kita pahami apa yang sedang dihadapi oleh pemerintah soal jalan pun,kita harus maklum apa iya kita bisa mengalahkan fenomena alam ini jadi tolonglah hargai pemerintah dalam memanjakan kita sebagai warganya.yang penting dari sekarang kita harus menjaga lingkungan kita dari dampak global warming salahsatu contohnya adalah jika didalam satu rumah terdapat beberapa mobil kiranya kita hanya mengeluarkan satu mobil untuk ramai – ramai ketimbang satu kepala satu mobil,betul tidak ?&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-5572554500664551604?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/5572554500664551604/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=5572554500664551604' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/5572554500664551604'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/5572554500664551604'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_03_01_archive.html#5572554500664551604' title='Jalanan Rusak siapa yang salah ?'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-8111427292340706654</id><published>2008-03-24T20:32:00.002+09:00</published><updated>2008-03-24T21:02:23.371+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Korupsi'/><title type='text'>Jaksa Kok Korup</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/R-eYGN_-lVI/AAAAAAAAAKw/pfAuYYKfwK4/s1600-h/Kejaksaan.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/R-eYGN_-lVI/AAAAAAAAAKw/pfAuYYKfwK4/s400/Kejaksaan.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5181277128917685586" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Penulis tidak kaget atau tidak terkejut bahkan tersenyum manis tentang apa yang terjadi dalam minggu – minggu ini terhadap berita yang terjadi yaitu tentang adanya penangkapan seorang Jaksa yang bertugas sehari – hari di Gedung Bundar Kejaksaan Agung Republik Indonesia dikawasan Blok M oleh Komisi Pemberantasan Korupsi – KPK,Jaksa yang bernama &lt;a href="http://www.liputan6.com/hukrim/?id=155668"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;color:#000000;" &gt;Urip Tri Gunawan&lt;/span&gt; &lt;/a&gt;ini terkena pasal atau tuduhan menerima suap sebesar US$660 ribu. Urip adalah Ketua Tim Jaksa Pemeriksa Kasus BLBI (Bantuan Likuiditas Bank Indonesia) yang menangani kasus Syamsul Nursalim, terkait Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI). Sehingga sudah bisa diduga, uang suap senilai Rp6,1 miliar itu.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;Menurut KPK sendiri dugaan itu ada kaitannya dengan kasus BLBI yang ditangani oleh sang Jaksa , sementara itu sang Jaksa dalam pembelaan dirinya ketika ditanya soal darimana asal – muasal dana US$ 600 ribu itu mengatakan bahwa uang itu hasil dari jual beli permata (?) serta tidak ada kaitannya dengan masalah BLBI , akibat dari penangkapan ini Jaksa Agung RI pun agak sedikit naik pitam dengan apa yang diperbuat anak buahnya dibelakangnya ( kayak lirik lagu peterpan aja…,// &lt;i&gt;apa yang kau lakukan dibelakang ku….&lt;/i&gt;)&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;Penangkapan sang Jaksa ini pun bertepatan dengan adanya agenda dari Kejaksaan Agung RI tentang penghentian kasus BLBI sehingga akibat dari agenda ini semua anggota Parlement kita yang membidangi masalah hukum dan keuangan sempat berang dengan kebijakan dari Kejaksaan Agung sehingga akan mengancam pemerintah dengan mengatakan bahwa Parlement akan mengeluarkan jurus interpelasi dan hak angket untuk masalah ini.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;Kenapa penulis tidak kaget dengan kasus ini ? karena kasus seperti sudah menjadi santapan sehari – hari bagi rakyat Indonesia betul tidak ? kenapa begitu karena ini baru segelintir orang yang kebetulan hari itu sedang apes nasibnya.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;Kita bisa lihat bagaimana korupsi itu sekarang ini sudah sangat dekat dan familiar dengan kita seperti contoh pada saat mengurus KTP , akta kelahiran , SIM , Pasport dikantor keimingrasian atau administrasi pernikahan atau dapat kita simpulkan mulai kita muncul di dunia ini sampai kita harus berpisah dengan dunia karena kontrak hidup kita sudah habis pasti selalu berkaitan dengan yang namanya KORUPSI !!! tidak perlu muna atau ditutup – tutupi tetapi kenyataan itu ada sekarang didepan mata kita.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;Walaupun itu semua setiap lembaga dan pejabat selalu berkilah dan bersilat lidah bahwa setiap warga yang akan berhubungan dengan segala hal tentang data akan dilayani dengan tanpa dipungut biaya tetapi kenyataan banyak juga anak buah dari pejabat itu kembali bersilat lidah dengan mengatakan bahwa kesejahteraan mereka yang resmi tidak cukup untuk membeli sekarung beras dan segenggam berlian jadinya mereka berkreatif sendiri dan rakyat harus menanggungnya.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;Kita sebagai rakyat tidak perlu marah atau tersinggung jika dalam periode enam bulan hingga tahunan banyak lembaga Asing baik independent maupun berorganisasi dunia menempelkan nama Indonesia sebagai satu dari sekian banyak negara yang sering melakukan tindakan korupsi serta banyak lembaga asing mengatakan bahwa budaya Indonesia selain keanekaragaman tradisionalnya yang unik ternyata korupsinya juga bisa sejajar,memang budaya korupsi ini sudah dimulai pada jaman kerajaan atau sebelum nama Indonesia ada dan Indonesia merdeka dimana banyak kerajaan melakukan upeti kepada pihak – pihak sebagai balas jasa atau budi hingga jaman penjajahan dan kemerdekaan, jadi yang namanya korupsi sekarang bukan lagi dimasukkan dalam koridor hukum melainkan sudah memasuki koridor atau permasalahan yang sangat komplek seperti sosial , ekonomi ,hingga agama dan itu bisa kita dapatkan dalam kehidupan sehari – hari kita seperti contoh diatas..&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;Yang menjadi pertanyaan saat ini adalah SIAPA yang paling bertanggung jawab atas maraknya korupsi di negara ini ? jawabannya ya sudah pasti dan siapa lagi adalah 220 juta rakyat Indonesia mulai dari ujung Pulau Weh di NAD hingga ujung Merauke di Papua harus bertanggung jawab TAK terkecuali bayi – bayi imut yang baru saja keluar dari rahim sang ibu masih dengan berlumuran darah harus menanggung korupsi padahal mereka ini tidak tahu apa – apa soal itu.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;Penulis juga meragukan dan mempertanyakan bentuk – bentuk yang dibuat oleh segelintir orang – orang untuk mengatasi bahaya korupsi ini seperti menganjurkan agar semua penduduk Indonesia melakukan Tobat Nasional atau Dzikir Nasional ,tetapi siapa yang bisa mengawasi dan apakah dengan melakukan ini semua penduduk Indonesia bebas dari Korupsi ?&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;Yang lebih penting adalah balik lagi kepada kita sendiri,apakah kita masih punya yang namanya hati nurani atau hati kecil kita , kalau itu masih ada , niatan untuk berkorupsi pun tidak akan dilakukan.betul tidak…&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;Kapan indeks Prestasi Korupsi negara ini menduduki peringkat paling bersih dan kooperatif yang dikeluarkan oleh semua badan yang mengurusi anti korupsi baik dari negara kita seperti ICW atau dari laur negeri hingga PBB, hanya Tuhan dan orang – orang yang belum sadar akan bahaya dari Korupsi ini…&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-8111427292340706654?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/8111427292340706654/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=8111427292340706654' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/8111427292340706654'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/8111427292340706654'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_03_01_archive.html#8111427292340706654' title='Jaksa Kok Korup'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/R-eYGN_-lVI/AAAAAAAAAKw/pfAuYYKfwK4/s72-c/Kejaksaan.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-8936948721996554447</id><published>2008-03-03T18:12:00.007+09:00</published><updated>2008-03-03T18:40:03.365+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PSSI Watch'/><title type='text'>Akankah Juventus VS Timnas Indonesia , Indonesia VS Brazil U-23 Olympic menjadi Kenyataan ?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/R8vFx9yXgtI/AAAAAAAAAKk/GWz5WTWMj7c/s1600-h/CBF_logo.svg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/R8vFx9yXgtI/AAAAAAAAAKk/GWz5WTWMj7c/s400/CBF_logo.svg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5173446059155227346" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/R8vE5dyXgsI/AAAAAAAAAKc/TnY9wvh3q2M/s1600-h/-Juventus-FC.png"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/R8vE5dyXgsI/AAAAAAAAAKc/TnY9wvh3q2M/s400/-Juventus-FC.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5173445088492618434" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="text-align: center;" class="MsoBodyText"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Akankah Juventus VS Timnas Indonesia , Indonesia VS Brazil U-23 Olympic Berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno Senayan , Jakarta – Indonesia menjadi Kenyataan BUKAN Mimpi di Siang Bolong ?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Tidak disangka – sangka Indonesia tepatnya Jakarta akan menjadi pelabuhan bagi satu klub Eropa yang sudah sangat familiar dan mendunia serta Timnas yang melahirkan banyak talenta sepakbola yang sekarang tersebar di berbagai klub didunia dengan gaji yang fantastis pula..&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Ya Klub itu adalah Juventus FC klub asal Kota Turin akan datang ke Indonesia pada medio bulan Mei,kunjungan trazeguet dan kawan – kawan ke Jakarta dalam rangka tur asia saat jeda kompetisi selain Indonesia Juventus akan melancong ke negara yang masih dalam kandidat mereka adalah Hongkong , Singapura dan Sydney ( Australia ) yang uniknya bahwa Juventuslah lewat agennya yang menawarkan diri dan dengan harga penawaran sekitar Rp. 7 Miliar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Itu baru Juventus FC , lain halnya dengan Timnas U-23 Olympic Brazil, Kaka dan Kawan – kawan serta Carlos Dunga akan datang ke Singapura untuk mempersiapkan diri untuk tampil di Kompetisi sepakbola di ajang Pesta Olahraga Dunia – Olimpiade yang diadakan di Beijing tahun ini,tetapi Singapura ketika ditawarkan menolak dengan alasan tidak siap,kemudian Singapura merekomendasikan dan menelepon Indonesia untuk menawarkan apakah mau Brazil datang dan bertanding persahabatan di Jakarta dengan harga yang ditawarkan sekitar Rp.5 Miliar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p style="text-align: center; font-weight: bold;" class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;blockquote&gt;“ Agen Juventus menawarkan harga sekitar Rp.7 Miliar untuk bermain di Indonesia pada Mei mendatang “&lt;br /&gt;- Direktur Pemasaran Banda Industri Sepak Bola Indonesia ( Bisni ) Hasani Abdulgani -&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Kalau ini terjadi bukan hanya isapan jempol berarti Indonesia bisa disejajarkan dengan negara Malaysia dan Thailand dimana setiap tutup musim liga Eropa , klub Eropa selalu datang untuk sekedar menghilangkan kepenatan selama satu musim terus berkompetisi dan mencoba sejauh kemampuan dan taktik dari Timnas negara itu serta klubnya apakah bisa bersaing atau tidak dengan klub Eropa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Sebenarnya Jakarta sudah mulai dilirik klub Eropa seperti medio Desember 2007 lalu disaat kompetisi liga Eropa hanya libur Natal dan akhir tahun kedatangan satu klub besar anggota Bundes Liga – Liga Jerman yaitu Borrusia Dortmund dalam rangka memperkenalkan atau menjual Bundes Liga di Asia dan juga mencoba kemampuan dari Timnas Indonesia dan hasil yang diraih Firman Utina dan kawan – kawan dalam menjajal Klub Jerman yang pernah menjadi Jawaranya Tanah Eropa tingkat Klub pada tahun 1997 ini tidak sia – sia walaupun kalah tipis 1 – 0 tapi penampilan Timnas bisa memberikan berita ke Eropa bahwa Indonesia selain budaya dan Exotic Bali-nya ternyata kemampuan Timnas bisa diajak berkompetisi walaupun Federasinya sekarang sedang tahap sekarat karena FIFA mengancam statusnya..&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;blockquote&gt;“ Pihak Singapura kemudian menghubungi kami dan menawarkan apakah Indonesia berminat menerima Brazil.Harga yang ditawarkan sekitar Rp.5 Miliar “ - Hasani -&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Tetapi ada kendala yang tak lain dan tak bukan adalah masalah &lt;i&gt;doku&lt;/i&gt; a.k.a duit atau kerennya hepeng karena tidak mungkin dalam hitungan bulan bisa mendapatkan dana segar paling sedikit Rp.12 Miliar untuk menggabulkan permintaan dari dua tim yang sudah familiar di negara ini jika datang ke Jakarta,bagi PSSI ini sangat berat sekali walaupun disatu sisi dengan kedatangan dari Juventus FC dan Timnas U-23 Olympic Brazil ke Jakarta bisa meningkatkan kemampuan dari pemain Timnas paling tidak ilmu yang mereka dapat dari pertandingan ini dan tentunya para penonton akan terhibur yang sudah lama mendambakan ada tim besar datang dan bermain di Indonesia .&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Sebenarnya menurut penulis bisa saja kok PSSI mendatangkan dua tim ini,memang disatu sisi uang yang memegang peranan tapi demi harga diri dan terpandangnya negara kita dimata dunia paling tidak menguntungkan kenapa tidak yaitu..&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; font-weight: bold;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;blockquote&gt;“ Tawaran itu sangat menarik.Tapi, kami tak punya kemampuan dana yang mencukupi. Untuk mengadakan bisnis serupa yang sifatnya &lt;i&gt;single event &lt;/i&gt;saja kemampuan kami maksimal hanya Rp.3 Miliar “&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;Pertama &lt;/span&gt;, dengan datangnya Juventus FC yang nota bene berasal dari Italia yang juga anggota Uni Eropa - UE kita bisa menunjukkan kepada UE yang mana sekarang mengskorsing semua Maskapai Indonesia untuk tidak mendarat di semua Bandara Eropa serta dunia ,bahwa penerbangan kita aman dengan cara PSSI menggandeng salahsatu maskapai udara untuk mengantarkan para Pemain dan Official Juventus FC ke negara selanjutnya setelah Indonesia dalam rangka turnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kedua &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, Timnas kita bisa belajar bagaimana taktik dan cara bermain sepakbola yang sesungguhnya karena selama ini penulis lihat banyak pemain sepakbola kita yang bermain sepakbola seenaknya saja tanpa ada aturan seperti bermain kasar dan masih banyak lagi yang negatifnya dengan hadirnya Juventus FC dan Timnas U-23 Olimpiade Brazil ini kalau jadi maka akan kita bisa bandingkan mana sepakbola yang sesungguhnya sekalipun hiburan dan mana sepakbola yang tidak sesungguhnya..&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;Ketiga&lt;/span&gt; , dengan kedatangan Juventus FC dan Timnas U-23 Olimpiade Brazil paling tidak negara kita mulai dilirik banyak pihak dan sudah lupa dengan berbagai macam kejadian politik dan keamanan yang menimpa negara kita seperti travel warning, dan juga lewat ajang ini siapa tahu ada pemain kita yang dilirik mereka atau pemandu bakat dari klub lain yang kebetulan datang untuk mengintai untuk di kontrak bermain…&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Dalam hal pendanaan , kita sebenarnya bisa kok.Memang disatu sisi kondisi keuangan negara kita belum menampakkan tanda – tanda kemajuan tapi jangan salah , kata NH sang ketum mengatakan bahwa sepakbola adalah olahraga seluruh rakyat dari segala golongan, kenapa tidak dicoba toch ini sebagai hiburan bagi rakyat Indonesia terutama penggila sepakbola yang mungkin sekarang sudah muak dengan kelakuan daripada tokoh – tokoh politik yang hanya bisanya jualan kecap saja tanpa ada bukti, toch PSSI kan bisa menggandeng KBRI di Roma dan Sao Paolo untuk mengurus surat – surat mereka serta akomodasi mereka dari Turin ke Jakarta serta Kedutaan Italia dan Federasi Brazil di Jakarta untuk dijadikan sponsor siapa tahu bisa lebih murah contohlah kasus Dortmund,selain itu program ini ditenderkan kepada sejumlah media yang akan meliputnya secara eksklusif, kerjasama dengan vendor – vendor SIM Card GSM atau CDMA lewat kuis – kuis premium, &lt;i&gt;sponsor kit&lt;/i&gt; Timnas Indonesia-kan sama dengan Sponsor Juventus FC dan Timnas Brazil kenapa tidak dicoba kerjasamanya,soal tiket pun walaupun mahal bisa kerjasama dengan komunitas penggila sepakbola seperti Juventini Indonesia atau komunitas masyarakat Italia dan Brazil di Jakarta dengan memberi discount sementara diluar itu baru dikenakan harga..kalau masih susah kenapa juga dalam hal tiket ditekan semakin murah mengikuti metode ekonomi dimana harga barang yang ditekan semakin murah maka barang itu akan semakin dicari..betul tidak ?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Apakah dua nama besar itu akan datang ke Indonesia dengan kekuatan penuh dan kabarnya Kaka dan Pato akan bermain dalam Timnas Olimpiade Brazil didepan mata kita langsung tidak seperti yang bisa kita lihat hanya di televisi setiap akhir pekan menjadi kenyataan ? kita lihat saja kinerja dari PSSI apakah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sadar tentang sebuah pengorbanan demi cita – cita Indonesia dipentas dunia atau sebaliknya Cita – cita dan mimpi itu hanya sekedar retorika ….kita tunggu…&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoBodyText"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-8936948721996554447?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/8936948721996554447/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=8936948721996554447' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/8936948721996554447'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/8936948721996554447'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_03_01_archive.html#8936948721996554447' title='Akankah Juventus VS Timnas Indonesia , Indonesia VS Brazil U-23 Olympic menjadi Kenyataan ?'/><author><name>RepublikRakyatJelata</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/R8vFx9yXgtI/AAAAAAAAAKk/GWz5WTWMj7c/s72-c/CBF_logo.svg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1132727644986788744.post-5565842406449817200</id><published>2008-03-03T18:01:00.002+09:00</published><updated>2008-03-03T18:12:07.261+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Korupsi'/><title type='text'>Siapa BI 1 selanjutnya ?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/R8vAy9yXgrI/AAAAAAAAAKU/yy7V5r0QjyY/s1600-h/1.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_E9AmGCx9bvs/R8vAy9yXgrI/AAAAAAAAAKU/yy7V5r0QjyY/s400/1.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5173440578776957618" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Setelah ramai – ramai publik membaca dan mendengar diberbagai media tentang masalah yang terkait dengan Bank Sentral , sekarang timbul lagi sebuah issue hangat sehangat kopi manis yang selalu tersedia diwarung kopi adalah tentang siapa yang akan duduk manis di Kursi empuk sebagai Gubernur Bank Sentral selanjutnya ? Memang Gubernur BI saat ini Burhanudin Abdulah akan mengakhiri masa tugasnya di kantor yang berlokasi di Kebon Sirih ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Tetapi issu yang berkembang adalah bukan akhir dinas sang Gubernur ini terkait dengan kasus yang sedang menimpa BI sendiri melainkan siapa yang akan menggantikannya apakah calon ini berasal dari dalam Komplek BI atau dari luar Komplek ?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Memang beberapa minggu ini dari keterangan yang keluar dari Kantor Kepresidenan bahwa Presiden SBY sudah menetapkan dua tokoh yang akan diberikan kepada anggota dewan untuk di wawancarai apakah dua tokoh yang direkomendasikan oleh Pemerintah layak untuk duduk manis dan memantau perkembangan industri bank serta perjalanan Rupiah terhadap berbagai mata uang yang ada didunia atau tidak ?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Tetapi kenyataannya , sejumlah fraksi yang ada di Senayan berikut anggota dewan meminta agar Presiden mau mengirimkan lagi beberapa calon dari dua calon yang diberikan oleh Presiden.Memang Presiden hanya mengirimkan berkas berupa rekomendasi kepada para anggota dewan yang duduk di komisi – komisi dan fraksi yang berhubungan langsung dengan masalah – masalah keuangan dan perbankan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Kenapa sebagian anggota dewan sepertinya keberatan dan tidak senang dengan dua nama yang direkomendasikan oleh Istana untuk menduduki kursi empuk di Kebon Sirih ? kalau menurut penulis ini lebih dikarenakan anggota dewan merasa yang berhak menduduki kursi itu adalah orang yang mengerti dengan kondisi yang ada di gedung tersebut dengan kata lain orang itu adalah pejabat atau pegawai dari Bank Indonesia itu sendiri bukan dari luar ?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Kenapa harus orang dalam yang berhak duduk di kursi itu ? memangnya orang luar tidak boleh ? bagaimana kalau nantinya orang luar yang bisa menstabilkan nilai rupiah dan suku bunga Indonesia dari serangan – serangan mata uang dunia dan saham – saham perusahaan asing terkait dengan isu transnasional ? itu mungkin sejumlah pertanyaan yang dilontarkan oleh rakyat di bumi ini terhadap isu yang berkembang di sejumlah media..&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Penulis berpendapat kenapa juga Dewan harus bersikap sepertinya kurang setuju dengan rekomendasi Presiden , ada apa ini ? kita tahu bagaimana kondisi dari bank sentral kita ini beberapa minggu ini terkait dengan kasus “ kue “ itu yang melibatkan dua institusi strategis di negara ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Seorang Gubernur Bank Sentral harus bisa bekerja dibawah tekanan dan harus menciptakan suatu resolusi bahkan revolusi demi amannya pasaran terutama perbandingan harga mata uang nasional terhadap mata uang dunia yang sekarang ini penulis ibaratnya ingus yang kadang turun kadang naik secara tidak menentu , belum lagi laju ekonomi yang ada di negara ini yang semakin hari menurut penulis bisa dibilang setengah – setengah kenapa ? memang disatu sisi ekonomi kita semakin lama semakin menunjukkan hasil yang positif tapi di sisi lain maraknya praktek suap – menyuap serta pungutan – pungutan yang dibilang “aspal “ yang membuat banyak investor asing lari dari bumi ini karena kalkulasi ekonomi mereka jika berjualan di negara kita lebih banyak pengeluaran yang tidak jelas dan resmi ketimbang keuntungan yang selama ini mereka dambakan sebelum masuk ke negara ini betul tidak…?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Soal orang dalam BI sendiri atau luar dari Gedung BI sendiri , kalau menurut penulis apalah bedanya tapi yang pantas untuk sekarang ini melihat kondisi BI minggu – minggu ini ada baiknya kalau yang memimpin Bank Sentral adalah orang luar yang istilahnya tidak pernah bekerja didalam gedung tersebut kenapa ? kita bisa lihat sendiri bagaimana kasus “ kue “ ini yang melibatkan orang dalam BI sendiri , bagaimana masa depan BI di tangan orang – orang dalam BI yang nantinya menjadi orang nomor satu di sana , kalau sekarang saja sudah ada masalah , bukan maksud untuk menyudutkan dan menghakimi para karyawan/ti BI tapi hanya untuk penyegaranlah , pasti ada rasa bosan kalau dipimpin dengan orang yang sekantor atau pernah satu ruangan , toch para karyawan BI ini pun membutuhkan tokoh yang benar – benar berkompeten dan mau bersama – sama mengangkat Rupiah menjadi mata uang yang disegani di kawasan perdagangan dunia setelah atau mungkin diatas Dollar Amerika dan Poundsterling serta Euro.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Kenapa anggota dewan bersikukuh menolak rekomendasi dari Istana , mungkin menurut penulis ini lebih dikarenakan ( maaf ! ) faktor “ delapan enam – 86 “ antara anggota dewan dengan BI atau lebih “ halus “ adalah uang pelicin.kenapa bisa begitu kita bisa melihat dari kasus yang melibatkan anggota dewan periode kerja 1999 – 2004 dengan para petinggi BI dimana ada sejumlah uang yang mengalir deras dari Kebon Sirih ke Rekening bank yang terdapat di Senayan yang jumlahnya mungkin satu koper besi besar yang sering kita lihat di televisi kalau ada berita tentang kondisi keuangan negara dimana latar gambar kesibukan beberapa karyawan BI yang sedang membongkar koper besi besar yang berisi tumpukan uang untuk dimasukkan kedalam lemari besi khusus,untuk meluluskan RUU yang dibuat pemerintah lewat Bank Indonesia tentang Perbankan dengan kata lain kalau Gubernur BI berasal dari orang dalam berarti peluang anggota dewan untuk melakukan ( maaf ! ) permintaan “ kue ” bisa enak dan mengalir lancar ketimbang harus berhadapan dengan orang luar yang mungkin sifatnya tidak seperti sifat dari anggota dewan ini..&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="EN-US" &gt; &lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Jadi siapa yang memimpin Bank Indonesia menggantikan Burhanudin Abdullah apakah satu dari dua tokoh yang direkomendasikan Istana atau rekomendasi sendiri dari Dewan yang berarti orang dalam BI sendiri atau anda yang membaca dan mengunjungi blog ini mendaftarkan diri sebagai calon Gubernur BI yang baru ? lumayan satu bulan gaji seorang Gubernur BI sekitar Rp.262.000.000,- sebelum dipotong menjadi sekitar Rp.160.000.000,- itu baru gaji belum lagi tunjangan – tunjangan lainnya yang nominalnya tidak jauh beda dengan gajinya sendiri..berminat ?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1132727644986788744-5565842406449817200?l=republikrakyatjelata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/feeds/5565842406449817200/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1132727644986788744&amp;postID=5565842406449817200' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/5565842406449817200'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1132727644986788744/posts/default/5565842406449817200'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://republikrakyatjelata.blogspot.com/2008_03_01_archive.html#5565842406449
